E-Journal Universitas Dhyana Pura

E-Journal Universitas Dhyana Pura
Not a member yet
    3121 research outputs found

    Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Bayi Usia 6 – 12 Bulan di Wilayah UPTD Puskesmas Abiansemal II Kabupaten Badung

    No full text
    Air Susu Ibu (ASI) merupakan salah satu kebutuhan bayi yang harus dipenuhi oleh ibu selama bayi baru lahir hingga setidaknya bayi berusia enam bulan. Kabupaten Badung menjadi salah satu daerah dengan cakupan pemberian ASI eksklusif terendah di Provinsi Bali. Menurut cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Badung Tahun 2021 2.583 bayi atau sebesar 77,9%. sedangkan di tahun 2020 sebanyak 4.358 bayi dari target total sebanyak 6346 bayi di bawah usia 6 bulan, sehingga cakupannya sebesar 68,67 %. Distribusi pencapaian cakupan pemberian ASI eksklusif menurut Puskesmas di Kabupaten Badung Tahun 2021 daerah dengan capaian terendah adalah Abiansemal II dengan 66,4% sedangkan capaian tertinggi terdapat pada daerah Petang II dengan 87,8%. Bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemberian asi eksklusif pada bayi usia 6- 12 bulan di wilayah Puskesmas Abiansemal II. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Variabel pada penelitian ini adalah kelompok ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α < 0,05. Hasil uji statistik chi-square faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi 6-12 bulan di wilayah UPT Puskesmas Abiansemal II Kabupaten Badung masing-masing menunjukkan nilai p value tingkat pengetahuan sebesar 0,000, p value sikap ibu terhadap pemberian ASI eksklusif sebesar 0,000, p value hubungan dukungan dengan keluarga sebesar 0,000. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap ibu, dan dukungan keluarga

    Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Tenaga Perawat di Puskesmas I Denpasar Timur

    No full text
    Beban kerja yang tinggi dalam pemberian keperawatan apabila tidak diimbangi dengan ketersediaan tenaga yang cukup maka akan memengaruhi kualitas tenaga dalam pemberian pelayanan. Beban kerja sebagai salah satu komponen penting dalam perhitungan kebutuhan tenaga dengan metode Workload Indicator of Staffing Need (WISN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja dan kebutuhan tenaga perawat di Puskesmas 1 Denpasar Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan analisis data kuantitatif dengan metode WISN. Penentuan responden dilakukan dengan teknik total population sampling sebanyak 16 responden yang merupakan tenaga perawat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. Hasil penelitian didapatkan waktu kerja tersedia perawat adalah 241 hari/tahun atau 90.375 menit/tahun. Penggunaan waktu kerja perawat untuk kegiatan produktif sebesar 89,75% yang terdiri dari kegiatan produktif langsung sebesar 50,71% dan kegiatan produktif tidak langsung sebesar 39,04%, yang berarti sudah melebihi standar optimal yakni sebesar 80%. Kesimpulan dari penelitian ini, didapatkan kebutuhan tenaga perawat di Puskesmas I Denpasar Timur sebanyak 23 orang, sedangkan jumlah tenaga perawat yang tersedia sebanyak 16 orang sehingga masih terdapat kekurangan tenaga perawat sebanyak 7 orang. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi beban kerja yaitu memanfaatkan teknologi dan sistem informasi dalam manajemen pelayanan keperawatan

    Analisis Beban Kerja Petugas Rekam Medis Menggunakan Metode FTE di Puskesmas X Majalengka Tahun 2025

    No full text
    Analisis beban kerja dilakukan untuk mengukur efisiensi serta efektivitas organisasi melalui jumlah pekerjaan yang dilakukan. Teknik ini menjadi tolok ukur pembagian tugas bagi petugas dan unit organisasi, memastikan distribusi kerja secara adil, memaksimalkan potensi sumber daya manusia, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan, termasuk rekam medis yang akurat. Penelitian ini bertujuan menganalisis beban kerja petugas rekam medis di Puskesmas X Kota Majalengka menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) guna memberikan rekomendasi terkait pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi, populasi dalam penelitian ini adalah 3 (tiga) petugas unit rekam medis Puskesmas X Kota Majalengka dengan cara pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perhitungan indeks Full Time Equivalent (FTE) pada petugas registrasi pasien dan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) yaitu 0 yang berarti tidak perlu ada penambahan petugas dikarenakan beban kerja yang tergolong underload. Oleh karena itu, tidak perlu ada penambahan tenaga rekam medis di Puskesmas X Kota Majalengka untuk tahun 2025

    Evaluasi Penggunaan Aplikasi Mobile JKN Menggunakan Metode Eucs di Puskesmas Watubelah Kabupaten Cirebon

    No full text
    BPJS Kesehatan meluncurkan Aplikasi Mobile JKN pada tanggal 15 November 2017. Tujuan dari peluncuran aplikasi ini adalah untuk memfasilitasi akses peserta terhadap layanan publik terutama yang berkaitan dengan jaminan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah. Namun, penggunaan Mobile JKN masih terdapat beberapa hambatan dalam penggunaanya, seperti dari segi content pada saat login sistem mengindikasikan bahwa nomor tersebut telah digunakan oleh orang lain, meskipun pengguna tersebut belum pernah melakukan registrasi, segi accuracy terdapat kesalahan pengelompokkan data keluarga, dari segi Easy of use untuk menerima kode OTP harus mengeluarkan pulsa untuk menerima kode tersebut, segi timeliness terdapat masalah lamanya mendapatkan kode OTP. Sehingga dalam implementasi Aplikasi Mobile JKN perlu adanya pelaksanaan evaluasi oleh pengguna. Evaluasi pada penelitian ini menggunakan metode EUCS. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi pengguna Aplikasi Mobile JKN. Pengambilan sampel menggunakan Quota Sampling, jumlah sampel sebanyak 56 orang dengan menggunakan rumus Slovin. Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji korelasi pearson atau rank spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel content memiliki hubungan korelasi yang sangat kuat user satisfaction (p value 0,000 dan r hitung 0,940), accuracy memiliki hubungan korelasi yang sangat kuat user satisfaction (p value 0,000 dan r hitung 0,933), format memiliki hubungan korelasi yang sangat kuat user satisfaction (p value 0,000 dan r hitung 0,888), easy of use memiliki hubungan korelasi yang sangat kuat user satisfaction (p value 0,000 dan r hitung 0,918), timeliness memiliki hubungan korelasi yang sangat kuat user satisfaction (p value 0,000 dan r hitung 0,935)

    Tinjauan Ketepatan Kode Diagnosis Kasus Fraktur pada Pasien Rawat Inap Berdasarkan ICD-10 di Rumah Sakit X

    No full text
    Fraktur merupakan kondisi patah tulang yang memerlukan penanganan medis dan dokumentasi diagnosis yang tepat. Pada kasus fraktur, pengkodean memerlukan kecermatan karena struktur kode ICD-10 memiliki karakter tambahan yang menentukan jenis fraktur, seperti terbuka atau tertutup. Kode yang tidak sesuai dengan pedoman ICD-10 dapat berdampak pada klaim pembiayaan dan mutu pelaporan rumah sakit. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah rekam medis pasien rawat inap dengan diagnosis utama fraktur periode Juli-Desember 2024. Jumlah sampel sebanyak 147 dengan menggunakan rumus Slovin. Data diolah menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 147 rekam medis rawat inap kasus fraktur terdapat sebanyak 40% kode diagnosis fraktur termasuk kedalam kategori tepat dan 60% kode dengan kategori tidak tepat, yang sebagian besar terjadi dikarenakan kesalahan pada digit keempat. Faktor penyebab ketidaktepatan salah satunya adalah kesalahan pada karakter keempat dan tidak menerapkan karakter kelima

    The Relationship between Medical Surgical Patients' Perceptions and Nurses' Caring Behavior in the Emergency Room of Hospital X in Jakarta

    No full text
    Caring behavior is at the core of nursing practice and significantly influences patient satisfaction and perceptions of nursing care. The Emergency Department (ED) is a high-pressure unit that requires nurses to be clinically responsive and consistently demonstrate Caring attitudes. This study aimed to investigate the relationship between medical-surgical patients' perceptions and nurses' Caring behavior in the ED at Hospital X in Jakarta. The study employs a descriptive analytical design with a cross-sectional approach. A total of 91 medical-surgical patients admitted to the ED were selected via porposive sampling. A closed-ended questionnaire was used to measure patients' perceptions of nurses' Caring behavior. Data analysis was performed using the Chi-square test. The results showed that most patients were female (58.2%), between 40 and 49 years old, and had a high school or vocational school education (40.7%). Most patients worked as employees or laborers (38.5%). The Chi-square test results revealed a significant correlation between patients' perceptions and nurses' Caring behavior (p = 0.000). It can be concluded that patients' perceptions of nurses' Caring behavior are influenced by the quality of nurses' interpersonal interactions, empathy, and communication during service delivery. Therefore, improving nurses' Caring behavior in the ED should be a priority to enhance the quality of nursing care

    The Factors Associated with Early Complementary Feeding in Infants under Six months of Age in Fajar Mulya Public Health Center of Pringsewu Regency

    No full text
    The provision of complementary feeding (MP-ASI) before infants reach six months of age remains common in the community, despite its potential risks, including health problems such as diarrhea, impaired growth and development, and decreased infant immunity. In the working area of Fajar Mulya Public Health Center, the coverage of exclusive breastfeeding is relatively low, while the prevalence of early complementary feeding remains high. This study aimed to identify factors associated with early complementary feeding in infants under six months of age in the working area of Fajar Mulya Public Health Center of Pringsewu Regency. This research employed an analytical design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 216 respondents, from which 76 samples were selected using purposive sampling in the working area of Fajar Mulya Public Health Center of Pringsewu Regency on May 7th, 2025. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the Spearman test. The results showed a significant relationship between maternal attitude (p = 0.000 < 0.05), occupation (p = 0.000 < 0.05), and husband’s support (p = 0.000 < 0.05) with early complementary feeding in infants under six months of age in the working area of Fajar Mulya Public Health Center of Pringsewu Regency. This study suggests that the public health center should conduct regular health education programs in collaboration with its nutrition team. By providing routine counseling, it is expected that maternal motivation for early complementary feeding can be reduced

    Analisis Pengendalian Internal Piutang Pada Departemen Akuntansi Hotel Intercontinental Bali Sanur Resort

    No full text
    Saat ini industri perhotelan merupakan salah satu sektor yang paling berkembang. Setiap industry perhotelan ingin mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki perusahaan untuk memperoleh laba maksimal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal yang diterapkan dalam mengelola piutang, termasuk penagihan dan evaluasi risiko. Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan staff Account Receivable dan Cost Control dan analisis dokumen terkait. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis pendekatan kualitatif dengan data berupa data primer. Dapat ditunjukkan bahwa meskipun sistem pengendalian internal yang ada telah berjalan dengan baik, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti pemisahan tugas antara divisi penagihan dan akuntansi, meningkatkan pengawasan dalam pengelolaan piutang serta peningkatan komunikasi dalam proses penagihan. Selain itu, penerapan prinsip-prinsip pengendalian internal berdasarkan kerangka COSO juga diidentifikasi sebagai faktor penting dalam meminimalkan risiko piutang tak tertagih. Rekomendasi diberikan untuk memperkuat prosedur penagihan dan meningkatkan pelatihan bagian internal guna menjaga kestabilan keuangan dan efisiensi operasional hotel

    Analisis Pengawasan Internal Pada Dinas Koperasi Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan dan Kepercayaan Anggota

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan internal pada Dinas Koperasi dalam meningkatkan kualitas layanan dan membangun kepercayaan anggota. Pengawasan internal adalah suatu mekanisme penting yang berfungsi sebagai kontrol dan pengawasan terhadap berbagai aktivitas organisasi guna memastikan pencapaian tujuan yang diharapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada Dinas Koperasi sebagai objek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan internal yang dilakukan oleh Dinas Koperasi telah memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan yang diberikan. Pengawasan internal yang efektif mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelayanan kepada anggota koperasi, sehingga meningkatkan kepercayaan mereka terhadap lembaga tersebut. Selain itu, adanya sistem pengawasan yang baik juga meminimalkan risiko kesalahan dan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan dan administrasi. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan agar Dinas Koperasi terus mengembangkan mekanisme pengawasan yang lebih sistematis dan berkelanjutan untuk memastikan layanan yang berkualitas dan terjaganya kepercayaan anggota dalam jangka panjang

    Fenomena Ghosting dalam Proses Rekrutment: Faktor Pendorong, Strategi, dan Solusi Mendapatkan Kandidat dari Kalangan Gen Z

    No full text
    Fenomena ghosting dalam proses rekrutmen oleh kandidat dari Gen Z semakin banyak terjadi dan menimbulkan tantangan bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendorong terjadinya ghosting pada kandidat Gen Z, serta merumuskan strategi dan solusi yang efektif untuk mengurangi kejadian tersebut. Penelitian merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan analisis eksploratif dengan maksud untuk memahami fenomena yang dirasakan oleh subyek penelitian, seperti perilaku, persepsi, tindakan yang dinarasikan. Penelitian ini menemukan hasil bahwasanya proses rekrutmen yang panjang, kurangnya komunikasi, ketidaksesuaian ekspetasi, serta reputasi negatif perusahaan menjadi faktor utama penyebab fenonema ghosting ini terjadi. Strategi efektif yang diidentifikasi mencakup transparansi informasi sejak awal, penggunaan teknologi digital, serta komunikasi yang konsisten selama proses rekrutmen berlangsung. Selain itu, solusi seperti mempercepat atau mempersingkat proses rekrutmen, membangun reputasi ataupun citra positif perusahaan, menggunakan platform atau sosial media yang familier bagi Gen Z juga disarankan untuk menarik perhatian serta meningkatkan kepuasan dari Gen Z sehingga dianggap mampu mengurangi angka ghosting. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendekatan rekrutmen yang responsif, sederhana, dan adaptif terhadap teknologi dapat menjadi kunci untuk menarik perhatian serta mempertahankan minat kandidat dari kalangan Gen Z. Untuk mengurangi ghosting dalam rekrutmen, perusahaan perlu mempercepat proses seleksi, meningkatkan komunikasi yang transparan dan responsif, serta memanfaatkan teknologi digital seperti wawancara online. Membangun citra positif melalui media sosial juga penting untuk menarik minat kandidat. Sebaliknya, Generasi Z diharapkan menjaga profesionalisme dengan memberi tahu jika mundur dari seleksi, memastikan ekspektasi realistis sejak awal, dan memanfaatkan platform digital untuk memahami reputasi perusahaan

    866

    full texts

    3,121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dhyana Pura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage E-Journal Universitas Dhyana Pura? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!