3121 research outputs found
Sort by
PENERAPAN TEKNIK ROLE PLAY DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI BERBICARA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS SEBELAS TERHADAP KEANEKARAGAMAN PERSONALITY TYPES DI SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA BADUNG
ABSTRAKPenelitian ini membahas Tipe Kepribadian pada kompetensi berbicara. Secara khusus,penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada siswa yang membantunya menggunakanperan bermain dan teknik konvensional yang ia miliki (a) perbedaan signifikan dalamkompetensi berbicara, (b) perbedaan signifikan dalam kompetensi berbicara siswa ekstrovertdan introvert, ( c) efek interaksi antara teknik kompetensi berbicara pada kompetensi berbicara,(d) perbedaan signifikan dalam kompetensi berbicara siswa ekstrovert dan (e) perbedaansignifikan dalam kompetensi berbicara siswa introvert. Penelitian ini akan dilakukan diAkademi Komunitas Manajemen Perhotelan Indonesia. Sebutkan bahwa desain kelompokkontrol Post-test only mempertimbangkan dua kelompok di mana salah satu dari merekamenerima bantuan eksperimental, sedangkan yang lain tidak. Pada akhirnya, kedua kelompokdiberi post-test. Setelah disetujui, siswa diberi perhatian. Kelompok eksperimen yang berjudulPeran Teknik Bermain dan kelompok kontrol menang dengan teknik konvensional dalambentuk mata bor. Perawatan berlangsung selama 8 pertemuan. Pada akhir kelas kedua teskompetensi berbicara diberikan. Setelah itu, data akan digabungkan dan dianalisis secarainferensial. Analisis inferensial dilakukan untuk menguji hipotesis penelitian dan untukmenjawab pertanyaan penelitian untuk penelitian ini.Kata Kunci: Role Play, Kompetensi Berbicara Bahasa Inggris, Tipe Kepribadian.ABSTRACTThis study discusses Personality Type on speaking competence. Specifically, this studyaims to investigate whether any of the students helped him use the role of play and theconventional techniques he possessed (a) significant differences in speaking competency, (b)significant differences in the speaking competence of extroverted and introverted students, (c)the interaction effect between speaking competency techniques on speaking competencies, (d)significant differences in speaking competence of extroverted students and (e) significantdifferences in speaking competencies of introverted students. This research will be conductedon Akademi Komunitas Manajemen Perhotelan Indonesia. State that Post-test only controlgroup design considers two groups where one of them receives experimental assistance, whilethe other does not. In the end, the two groups were given a post-test. After approval, studentsare given care. The experimental group entitled Role of Playing Techniques and control groupswon with conventional techniques in the form of drill bits. The treatment lasts for 8 meetings.At the end of the second class a speaking competency test was given. After that, the data willbe combined and analyzed inferentially. Inferential analysis is done to test the researchhypothesis and to answer the research questions for this study.Keywords: Role Play, English Speaking Competency, Personality Type
ANALISIS BIAYA PRODUKSI NASI JINGGO KUBU SARI, BANJAR GERENCENG, DENPASAR
ABSTRACT The informal sector plays an important role in the economic life of urban and rural communities. One of the economic sectors in the culinary field that is widely involved in the community around Gajah Mada street, Denpasar, precisely in Banjar Gerenceng, is as a Jinggo rice trader. Jinggo Kubu Sari Rice is one of the many jinggo rice that is sold around Gajah Mada street,Denpasar which in fact is the forerunner of the Denpasar Jinggo community. The informal sector, especially the Jinggo rice traders, often has not calculated the total production costs incurred in processing rice. The costs taken into account in the production costs are only the raw material costs while the Direct Labor Costs and Factory Overhead Costs have not been taken into account because the two costs are difficult to determine as a result of the small cost of the product and become one with costs incurred for household needs. Limitations of knowledge and time lead to reluctance to collect actual production costs that affect later on the results of calculation of profits. Keywords: Production Costs, Jinggo Rice ABSTRAK Sektor informal memegang peranan penting dalam kehidupan perekonomian masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Salah satu sektor perekonomian di bidang kuliner yang banyak digeluti masyarakat di seputaran Jalan Gajah Mada Denpasar tepatnya di Banjar Gerenceng adalah sebagai pedagang nasi jinggo. Nasi Jinggo Kubu Sari adalah salah satu dari sekian banyak nasi jinggo yang dijual di seputaran Jalan Gajah Mada Denpasar yang notabene merupakan cikal bakal dikenalnya nasi jinggo oleh masyarakat Denpasar. Sektor informal khususnya pedagang nasi jinggo seringkali belum menghitung keseluruhan biaya produksi yang dikeluarkan dalam mengolah nasi jinggo. Biaya yang diperhitungkan dalam biaya produksinya hanya biaya bahan bakunya saja sedangkan Biaya Tenaga Kerja Langsung dan Biaya Overhead Pabrik belum diperhitungkan karena kedua biaya tersebut sulit ditentukan sebagai akibat kandungan biayanya kecil dalam produk dan menjadi satu dengan biaya – biaya yang dikeluarkan untuk keperluan rumah tangga. Keterbatasan pengetahuan dan waktu menyebabkan keengganan untuk mengumpulkan biaya produksi yang sebenarnya yang berpengaruh nantinya pada hasil perhitungan laba . Kata Kunci : Biaya Produksi, Nasi Jingg
KESALAHAN SINTAKSIS PADA TULISAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA JURUSAN SASTRA JEPANG
BSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan sintaksis pada paragraf bahasa Inggris yang ditulis mahasiswa, dan (2)menganalisa faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebab kesalahan tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupaparagraf dalam bahasa Inggris mengenai “kegemaranâ€. Data dikumpulkan dengancara tes tulis. Data dianalisis dengan menggunakan taksonomi kategori linguistik,taksonomi siasat permukaan, taksonomi komparatif dan taksonomi efekkomunikatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) kesalahan sintaksis yangditemukan berupa kesalahan pada frase kata benda, frase kata kerja, transformasiklausa dan struktur kalimat, dan kesalahan miscellaneous. Berdasarkan taksonomisiasat permukaan, kesalahan yang ditemukan adalah kesalahan penambahan,kesalahan pembentukan, dan kesalahan pengurutan. Berkaitan dengan kategoritaksonomi komunikatif, kesalahan yang ditemukan adalah kesalahan lokal, tidakmemengaruhi pesan yang ingin disampaikan penulis, isi pesan masih dapatdimengerti oleh pembaca meskipun terdapat kesalahan-kesalahan sintaksis padatulisan. (2) Kesalahan tersebut dapat disebabkan oleh faktor kelelahan, keletihan,dan kurangnya perhatian dan faktor dari kurangnya pengetahuan mengenai kaidahkaidahbahasa.Kesalahanini merupakan penyimpangan-penyimpangan sistematisyang disebabkan oleh pengetahuan pelajar yang sedang berkembang mengenaisistem bahasa kedua.Kata kunci: Kesalahan Sintaksis, Paragraf, Bahasa Inggri
ENTREPRENEURIAL INTELLIGENCE BASED ON BUSINESS MOTIVATION
ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah membandingkan kecerdasan kewirausahaan antara mahasiswa yang ingin memiliki motivasi bisnis dan mahasiswa yang tidak memiliki motivasi bisnis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah komparatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan pada sampel penelitian ini sebanyak 186 orang secara online (melalui google form). Kuesioner mencakup motivasi bisnis dan kecerdasan kewirausahaan. Data dianalisis dengan teknik uji t untuk menemukan perbedaan antara 2 kelompok yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tingkat kesalahan 0,05 terdapat perbedaan kecerdasan kewirausahaan antara mahasiswa yang memiliki motivasi bisnis dan mahasiswa yang tidak memiliki motivasi bisnis. Kecerdasan kewirausahaan mahasiswa yang memiliki motivasi bisnis lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak memiliki motivasi bisnis.Kata kunci: Kecerdasan kewirausahaan, motivasi bisnis.ABSTRACTThe aim of this research is comparing student’s entrepreneurial intelligence between students who want to be business man/woman and students who don’t want to be business man/woman. This research uses quantitative method. Comparative strategy is using in this research. The data collected by questionnaire that give to sample of this research (186 students) by online way (google form). The questionnaire consists of business motivation and entrepreneurial intelligence. The data analyzed by t-test to find the different between 2 groups. The result of this research show that in alpha of 0,05 there are differences entrepreneurial intelligence between students who want to be business man/woman and students who don’t want to be business man/woman. Entrepreneurial intelligence of students who want to be business man/woman are higher than students who don’t want to be business man/woman.Keywords: Entrepreneurial intelligence, business motivation
ANALISIS LITERASI KEUANGAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI AKUNTANSI UNIVESITAS DHYANA PURA
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui indeks literasi keuangan mahasiswa Program Studi Akuntasi Universitas Dhyana Pura, dengan indicator tingkat pengetahuan mengenai lembaga jasa keuangan (1), pengetahuan mengenai produk dan layanan lembaga jasa keuangan (2), sumber informasi keuangan (3), rencana pengelolaan keuangan (4), rencana penganggaran keuangan (5), rencana ketahanan keuangan (6), dan penggunaan produk layanan lembaga jasa keuangan (7). Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Data yang diperoleh menggunakan kuesioner sebanyak pada 46 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah pengetahuan mengenai lembaga jasa keuangan mahasiswa Program Studi Akuntasi Universitas Dhyana Pura sebagian besar hanya mengetahui perbankan dan koperasi, responden lebih yakin dengan lembaga perbankan karena lembaga tersebut diawasi dan diatur pemerintah (1). Produk layanan jasa keuangan yang paling diketahui oleh responden adalah tabungan (2). Sumber informasi mengenai produk layanan jasa keuangan tertinggi diperoleh dari social media (3). Pengelolaan keuangan lebih digunakan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari (4). Responden melakukan penganggaran keuangan yang rinci dan berkomitmen penuh untuk menjalankan penggangaran keuangan (5). Rencana ketahanan keuangan untuk hari tua adalah menabung dan jika terjadi hal-hal yang tidak direncanakan adalah menarik tabungan (6). Produk keuangan yang digunakan tertinggi adalah tabungan, dimana tingkat transaksi tertinggi adalah satu kali dalam sebulan dan sebagian besar responden masih memilih bertransaksi dalam bentuk cash (7).Kata Kunci: Literasi Keuangan, Lembaga Jasa Keuangan.ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the index of financial literacy of the Accounting Study Program students at the University of Dhyana Pura, with an indicator of the level of knowledge regarding financial service institutions (1), knowledge of financial service institutions' products and services (2), financial information sources (3), plans financial management (4), financial budgeting plans (5), financial security plans (6), and the use of financial services institution service products (7). The sampling technique uses simple random sampling method. Data obtained using questionnaires as much as 46 respondents. The data analysis technique used is descriptive analysis. The results of this study are that the knowledge of financial services institutions of Accounting Study Program students at Dhyana Pura University mostly only knows banking and cooperatives, respondents are more confident with banking institutions because these institutions are supervised and regulated by the government (1). The financial services product most known to respondents is savings (2). The highest source of information about financial service products is obtained from social media (3). More financial management is used to fulfill daily needs (4). Respondents conduct detailed financial budgeting and are fully committed to carrying out financial budgeting (5). The plan for financial security for old age is saving and if things happen that are not planned it is attracting savings (6). The highest financial product used is savings, where the highest transaction rate is once a month and most respondents still choose to make cash transactions (7).Keywords: Financial Literacy, Financial Service Instituions
PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TIBUBENENG KUTA UTARA
ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis Peran BUMDes Gentha Persada dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan, serta untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisa faktor pendukung dan penghambat BUMDes Gentha Persada dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Tibubeneng. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan dibatasi oleh dua fokus penelitian yaitu (1) Peran BUMDes Gentha Persada dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Tibebeneng (2) Faktor Pendukung dan Penghambat BUMDes Gentha Persada dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Tibubeneng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BUMDes Gentha Persada dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui unit unit usaha yang dikelola dibawah BUMDes serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Faktor-faktor pendukung BUMDes untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah potensi berkembangnya Desa Tibubeneng di sektor ekonomi cukup tinggi karena terletak di daerah Kuta Utara yang memiliki potensi perkembangan pariwisata yang cukup baik dan sumber daya manusia yang mendukung sedangkan faktor penghambat diantaranya BUMDes belum maksimal memberikan sosialisasi program BUMDes di masyarakat, belum maksimal dalam pengembangan bisnis dan ekonomi, masyarakat masih berpikir dalam lingkup banjar sehingga belum maksimal dalam mendukung program BUMDes, memerlukan dukungan seluruh unsur masyarakat baik adat maupun dinas, sumber daya manusia potensial yang dimiliki desa lebih memilih bekerja di instansi lain.Kata kunci: Peranan, BUMDes, Kesejahteraan
PENGARUH BUDAYA TRI HITA KARANA PADA GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN
ABSTRACTThe purpose of this study: 1) Knowing the Effect of Tri Hita Karana (BTHK) Culture on Good Corporate Governance (GCG), 2) Knowing the Effect of BTHK on the Quality of Financial Reports, 3) Knowing the Effects of GCG on the Quality of Financial Reports. Sampling uses the Simple Random Sampling method. Analysis of the data used is SEM-PLS. Based on the results of hypothesis testing, it shows that: 1) Tri Hita Karana Culture (BTHK) has a positive and significant effect on Good Corporate Governance (GCG) LPD in Buleleng Regency. 2) BTHK have a positive and insignificant effect on LPD Quality of Financial Statements (KLK) in Buleleng Regency, 3) GCG have a positive and insignificant effect on KLK LPD in Buleleng Regency. Based on the results of the study concluded that the Culture of Tri Hita Karana (BTHK) LPD in Buleleng Regency has not been able to become the basis for general policy making and management. The process of preparing LPD financial reports has not taken into account thoroughly the aspects of Good Corporate Governance (GCG).Keywords: Tri Hita Karana Culture, Good Corporate Governance, Quality of FinancialReporting.ABSTRAKTujuan penelitian ini: 1) Mengetahui Pengaruh Budaya Tri Hita Karana (BTHK) Terhadap GCG, 2) Mengetahui Pengaruh BTHK Terhadap Kualitas Laporan Keuangan, 3) Mengetahui Pengaruh GCG Terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Pengambilan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling. Analisis data yang digunakan ialah SEM-PLS. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pertama Budaya Tri Hita Karana (BTHK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Corrporate Governance (GCG) LPD di Kabupaten Buleleng. Kedua BTHK berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kualitas laporan Keuangan (KLK) LPD di Kabupaten Buleleng. Ketiga GCG berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap KLK LPD di Kabupaten Buleleng. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Budaya Tri Hita Karana (BTHK) LPD di Kabupaten Buleleng belum mampu menjadi dasar sebagai pengambilan kebijakan dan pengelolaan secara umum. Proses penyusunan laporan keuangan LPD belum memperhatikan secara menyeluruh aspek-aspek dalam Good Corporate Governance (GCG).Kata Kunci: Budaya Tri Hita Karana, Good Corporate Governance, Kualitas LaporanKeuanga
KETERKAITAN KOMUNIKASI BENCANA DENGAN PROPAGANDA POLITIK MELALUI HASHTAG DI MEDIA SOSIAL
ABSTRACTThis study aims to analyze the communication links between disasters and political issues circulating through the hashtag on social media. The earthquake that occurred in Bali, Lombok, and the area around West Nusa Tenggara in August 2018 became viral news because it was juxtaposed with existing political issues. With the development of time and technological advances, propaganda emerged with other forms that were not only aimed at politics and power but propaganda also emerged with the aim of seeking profit, sympathy, and support. Propaganda is defined as a play of words in communication where the formulation of messages is arranged without consideration of right or wrong. Political battles do not only occur on television discussions, political campaigns, political advertisements, but also occur on social media through a fence sign or commonly called a hashtag. This is supported by the presence of social media such as Twitter, Facebook and Instagram. This study uses qualitative research methods with a case study approach.Keywords: Political propaganda, Disaster communication, Hashtag, Media sosialABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan komunikasi bencana dengan isu politik yang beredar melalui hashtag di media sosial. Gempa yang terjadi di Bali, Lombok, dan wilayah sekitar Nusa Tenggara Barat pada bulan Agustus tahun 2018 menjadi menjadi berita viral karena disandingkan dengan isu politik yang ada. Dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, propaganda muncul dengan bentuk-bentuk lain yang tidak hanya bertujuan untuk politik dan kekuasaan namun propaganda juga muncul dengan tujuan mencari keuntungan, simpati, dan dukungan. Propaganda didefinisikan sebagai permainan kata-kata dalam berkomunikasi dimana rumusan pesan dirangkai tanpa pertimbangan benar atau salah. Pertempuran politik tidak hanya terjadi pada diskusi televisi, kampanye politik, iklan politik, tetapi juga terjadi di media sosial melalui tanda pagar atau biasa disebut dengan hashtag. Hal ini didukung dengan adanya media sosial seperti twitter, facebook, dan instagram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Kata kunci: Propaganda politik, Komunikasi bencana, Hashtag, Media socia
PEMANFAATAN BARANG BEKAS SEBAGAI SARANA KREATIVITAS ANAK-ANAK LKSA BADUNG
ABSTRAKLKSA Widhya Asih Badung merupakan salah satu dari 6 (enam) cabang LKSA Widhya Asih yang tersebar di seluruh Bali. Masing-masing berlokasi di Badung, Melaya, Blimbingsari, Singaraja, Bangli, dan Amlapura. LKSA Widhya Asih Badung memerlukan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan kreativitas anak asuh agar memiliki daya saing dan jiwa wirausaha. Sebanyak 42 anak terlibat dalam kegiatan ini dan dibagi ke dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok dilatih untuk membuat produk dari barang bekas, seperti hiasan natal dan vas bunga. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak dalam memanfaatkan barang bekas agar memiliki nilai ekonomis serta mampu memikat konsumen sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan mereka. Kata kunci: pelatihan, kreativitas, barang beka