E-Journal Universitas Dhyana Pura

E-Journal Universitas Dhyana Pura
Not a member yet
    3121 research outputs found

    THE IMPLICATION OF THE STRATEGIES TO THE MAINTENANCE OF MEANING IN TRANSLATING NEW KING JAMES VERSION INTO INDONESIAN

    Get PDF
    ABSTRACTTranslation is a process of transferring a text from a language to another. In translatinga text, the translator used strategies to transfer SL into TL. The strategy of translation is aneffective way to make the translator easier to transfer meaning. The objectives of this paper are(1) to find out the types of Biblical term occur in the New King James Version and (2) toidentify the strategies of translation that used by the translator in transferring the meaning ofSL to TL in New King James Version into Indonesian. The collected data was done by thedocumentation method. The analyzed data was done by the qualitative method anddescriptively presented. The result showed that there are types of person (5 data), place (2 data),thing (5 data), event (4 data), and action (4 data). In using the strategies of translation, thereare 4 data categorized as Direct Translation which are calque (1 data) and literal translation (3data) and there are 15 data categorized as Oblique Translation which are transposition (1 data),adaptation (11 data) and modulation (4 data).Keywords: translation, strategies of translation, biblical termABSTRAKPenerjemahan adalah proses mentransfer teks dari suatu bahasa ke bahasa yang lain.Dalam menerjemahkan teks, penerjemah menggunakan strategi untuk mentransfer BSu ke BSa.Strategi penerjemahan merupakan cara yang efektif untuk membuat penerjemah lebih mudahmentransfer arti tersebut. Tujuan dari makalah ini adalah (1) untuk mengetahui jenis-jenisistilah Alkitab yang terjadi dalam New King James Version dan (2) untuk mengidentifikasistrategi penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dalam mentransfer makna BSu ke BSadalam New King. Versi James dan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Data yangdianalisis menggunakan metode kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada tipe person (5 data), place (2 data), thing (5 data), event (4 data) danaction (4 data). Dalam menggunakan strategi penerjemahan, ada 4 data yang dikategorikansebagai Direct Translation yang merupakan calque (1 data) dan literal translation (3 data)dan ada 15 data yang dikategorikan sebagai Oblique Translation yang adalah transposition(1 data), adaptation (11 data) dan modulation (4 data).Kata Kunci: penerjemahan, strategi penerjemahan, istilah alkita

    Motivasi Mahasiswa Asing Memilih Bali Sebagai Destinasi Wisata Edukasi

    Get PDF
    ABSTRACTThis study aims to analyze the motivation of foreign students to choose Bali as an educational tourism destination that begins with identifying the pull and push factors of students choosing Bali. The questionnaire was distributed purposively to 105 students at three Universities located in Badung Regency which offered an educational tourism program. The method of this research is using a Likert scale to analyze the descriptive statistics, continued with deep interviews, was found the motivation why student choose Bali as study abroad destination. Then the influence and correlation between the push and pull factors with the students motivations is analyzed The pull factors are: 1) Bali is more affordable study abroad destination; 2) Bali Has great potential project to be developed which ideas for student to apply; 3) Environmental comfort; 4) Bali is the right ambiance for the internationalization; 5) Bali with a tropical climate increases interest in studying; 6) University rangking is not the main sector to determine the place to study. Meanwhile, the push factors are: 1) Bali is the image of cultural diversity and harmonious life; 2) Beautiful nature that can be enjoyed at any time; 3) Life with a more relaxed atmoshphere; 4) Natural resources that can be developed in the learning process; 5) The combination of classroom setting with outbound activies enable student to practice their Bahasa Indonesia; 6) Increaseth student enthuasiasm in absorbing knowledge in the free environment; 7) Package of learning programs combined with tour activities. The motivation of students to study in Bali is a place to improve individual abilities that contribute to maturity through learning to bear risks and make their own decisions. Based on the experiences, students definitely recommend Bali as an educational tourism destination. To analyze the correlation between motivation and push-pull factors, using the T-test, it was found that it has a moderate correlation. Therefore, the educational tourism program offered is expected to be packaged with an internship program while students are in Bali and the project must be implemented directly to the needs of people in Bali.Keyword: pull factors, push factors, foreign students motivation, universityABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa motivasi mahasiswa asing memilih Bali sebagai destinasi wisata edukasi yang diawali dengan mengidentifikasi faktor penarik dan faktor pendorong memilih Bali. Angket kuisioner yang disebar secara purposive kepada 105 mahasiswa di tiga Perguruan Tinggi bertempat di Kabupaten Badung yang menawarkan program wisata edukasi. Metode penyebaran kuisioner menggunakan skala Likert untuk menganalisis statistik deskriptif faktor-faktor tersebut yang selanjutnya melalui deep interview didapatkan alasan mahasiswa asing memilih Bali. Kemudian dianalisis pengaruh antara faktor pendorong dan faktor penarik tersebut dengan besaran motivasi mahasiswa asing dengan menggunakan uji korelasi. Faktor penarik antara lain: 1) Bali merupakan destinasi belajar yang lebih murah; 2) Memiliki potensi besar untuk dikembangkan sehingga mahasiswa mendapatkan ide untuk diaplikasikan; 3) Kenyamanan lingkungan; 4) Bali adalah tempat yang tepat untuk belajar internationalization; 5) Bali dengan iklim tropis menjadi peningkat minat belajar; 6) Pemeringkatan Universitas bukanlah hal utama untuk menentukan pilihan tujuan perguruan tinggi. Sedangkan faktor pendorong meliputi: 1) Bali dengan keragaman budaya dan citra kehidupan harmonis; 2) Alam yang indah yang dapat dinikmati setiap saat; 3) Kehidupan dengan suasana lebih santai; 4) Sumber daya alam yang dapat dikembangkan dalam proses pembelajaran; 5) Program yang ditawarkan dengan kombinasi kegiatan belajar di kelas dan di alam bebas dapat digunakan untuk mengasah kemampuan berbahasa Indonesia (3.92), 6) dan melalui excursion mampu meningkatkan minat belajar (3.86); 7) Pengemasan program belajar yang dikombinasikan dengan kegiatan berwisata. Adapun motivasi mahasiswa belajar di Bali merupakan tempat untuk meningkatkan kemampuan diri yang dapat mendewasakan setiap individu melalui belajar menanggung resiko dan membuat keputusan sendiri dan dari pengalaman yang didapatkan di Bali sebagai rekomendasi bahwa Bali adalah wisata edukasi yang tepat bagi mahasiswa asing. Adapun besaran faktor pendorong dan panarik dianalisa dengan motivasi mahasiswa didapatkan bahwa memiliku hubungan yang sedang. Sehingga program wisata edukasi yang ditawarkan diharapkan dapat dikemas dengan program magang/internship selama mahasiswa berada di Bali dan Proyek yang dilaksanakan mampu memberikan kontribusi langsung terhadap kehidupan masyarakat di Bali.Kata Kunci: faktor penarik, faktor pendorong, motivasi mahasiswa asing, universita

    HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, PROTEIN TERHADAP STATUS GIZI DAN LAMA HARI RAWAT INAP PADA PASIEN DEWASA DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR

    Get PDF
    Malnutrisi merupakan permasalahan yang sering dihadapi oleh rumah sakit dalam upaya penyembuhan pasien. Malnutrisi dapat timbul sejak sebelum dirawat di rumah sakit karena penyakitnya atau asupan zat gizi yang tidak cukup, namun tidak jarang pula malnutrisi ini timbul selama dirawat inap. Asupan makanan yang adekuat bagi pasien yang dirawat inap di rumah sakit sangat diperlukan dalam upaya mencegah penurunan satatus gizi yang terjadi selama masa perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan energi, protein dengan status gizi dama hari rawat inap pada pasien dewasa di RSUP Sanglah Denpasar. Rancangan penelitian cross sectional dan sampel berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, berdasarkan data sekunder, analisis data statistik uji korelasi Somers’d dengan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan dari 65 orang, terdapat 51 orang (78,5%) asupan energi dan protein pasien tergolong kurang, dan 14 orang (21,5) asupan energi dan protein tergolong baik. Tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan energi dengan status gizi p (0,384). Tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan protein dengan status gizi p (0,384). Tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan energi dengan lama rawat inap p (0,189). Tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan protein dengan lama rawat inap p (0,189). Kata kunci : asupan energi dan protein, status gizi, dan lama hari rawat inap

    EFEKTIFITAS SISTEM INTEROPERABILITAS BERBASIS WEB DI RUMAH SAKIT TINGKAT II UDAYANA DENPASAR

    No full text
    ABSTRACTUdayana Denpasar Hospital is a hospital that organizes RL3 reporting services that have not been computerized. The information reporting system is still manually recaped by officers. The purpose of the research is to know the effectiveness of using web-based interoperability systems to speed up the reporting process conducted by officers in hospitals.The research design uses the Pre Experimental Design method with the design of One Group PreTest – PostTest Design. The method of system development is System Development Life Cycle (SDLC). Programming languages use Perl Hypertext Preprocessor (PHP), Hypertext Markup Language (HTML), Cascading Style Sheets (CSS) and databases used by My Structure Query Language (MySQL).The usability test results on the system meet the usability standard of 73,11% or can be classified "Good". The paired t test resulted in a significant value of 0.005. Results of 0.005 < 0.05 can be a significant influence before and after use. With the use of Interoperability System can reduce delays in collecting reports, which is an increase of 33.3%.The conclusion of this study is the use of web-based interoperability systems successfully assisting officers in speeding up the reporting process as evidenced by the results of usability tests and paired t test tests.Keywords : Interperability, Form RL 3, Udayana Denpasar HospitalABSTRAKRumah Sakit Tingkat II Udayana Denpasar adalah rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan pelaporan RL3 yang belum terkomputerisasi. Sistem pelaporan informasi masih direkap secara manual oleh petugas. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas penggunaan sistem interoperabilitas berbasis web untuk mempercepat proses pelaporan yang dilakukan petugas di Rumah Sakit.Rancangan penelitian menggunakan metode Pre Experimental Design dengan rancangan One Grup PreTest – PostTest Design. Metode pengembangan sistem adalah System Development Life Cycle (SDLC). Bahasa pemrograman menggunakan Perl Hypertext Preprocessor (PHP), Hypertext Markup Language (HTML), Cascading Style Sheets (CSS) dan database yang digunakan My Structure Query Language (MySQL).Hasil pengujian usability pada sistem memenuhi standar usability yaitu 73,11% atau dapat diklasifikasikan “Baik†. Hasil uji paired t test telah menghasilkan nilai signifikan sebesar 0,005. Hasil 0,005 < 0,05 dapat disimpukan adanya pengaruh signifikan sebelum dan sesudah penggunaan. Dengan adanya penggunaan Sistem Interoperabilitas dapat mengurangi keterlambatan dalam mengumpulkan laporan, yakni meningkat sebanyak 33,3%.Kesimpulan dari penelitian ini penggunaan sistem interoperabilitas berbasis web berhasil membantu petugas dalam mempercepat proses pelaporan yang dibuktikan dengan hasil uji usability dan uji paired t test.Kata kunci : Interperabilitas, Form RL 3, Rumah Sakit Tingkat II Udayana Denpasa

    IMPROVING WRITING SKILLS OF CHILDREN AT SEKAR PENGHARAPAN ORPHANAGE THROUGH PEN PALS

    No full text
    ABSTRACTSekar Pengharapan Orphanage is located on Jalan Veteran, Buduk, Mengwi, Badung, Bali. There were problems faced by children in the Sekar Pengharapan Orphanage related to problems of writing letters in English because of difficulties in understanding of grammatical structures in English and the structure of letters. This project was aimed to improve the ability to write children's letters in Sekar Pengarapan orphanage related to grammatical structures in English and correct letter structures. Improving the ability to write letters was done through the teaching process using pen pals. The method used was interviewed, teaching with pen pals to children, and also giving pretest and posttest. The result that the children have been able to improve their ability to write letters in English. This was seen from the results of the pretest and posttest which have increased. There was a percentage increase from the pretest to posttest result of 19.4%. Moreover, there was output in the form of handbooks to help children understand English letters and grammar well.Keywords: writing, improving, grammar, structure, and pen pals

    INTRODUKSI PENANGANAN PASCA PANEN PANDAN WANGI PADA KELOMPOK TANI MILENIAL DI DESA CEPAKA, KEDIRI TABANAN

    No full text
    ABSTRAKSalah satu perkebunan pandan wangi di Bali adalah kelompok tani milenial mengusung nama UD Melonila, yang terletak di Jalan Raya Munggu Kapal, Banjar Batanduren Desa Cepaka, Kediri, Tabanan, Bali. Sejauh ini penanganan pasca panen daun pandan wangi hanya dilakukan dengan memangkas daun kemudian dijual ke pengepul, dan sebagian dibeli oleh pedagang canang yang ada di kawasan tersebut. Penanganan pasca panen dengan mengolah daun pandan wangi menjadi produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi belum pernah dilakukan. Permasalahan mitra: 1) Mitra belum mengetahui teknologi pasca panen daun pandan wangi yang tepat untuk menghasilkan suatu produk dengan daya jual yang lebih tinggi 2) Mitra belum memiliki pengetahuan tentang simplisia dan metode pengolahan daun pandan wangi menjadi simplisia. Solusi yang ditawarkan yaitu 1)Sosialisasi melalui penyuluhan tentang pengenalan produk simplisia, 2)Sosialisasi melalui penyuluhan tentang definisi simplisia, kegunaan dan metode pengolahan daun pandan wangi menjadi simplisia. Hasil yang didapatkan yaitu; 1)Tingkat pengetahuan mitra meningkat dari tidak tahu menjadi tahu akan pengembangan produk simplisia; 2)Semua anggota Mitra yang mengikuti sosialisasi mendapatkan rerata nilai pemahaman 84 pada post-test.Kata Kunci : Desa Cepaka, Kelompok Tani Milenial, Simplisia, Pandan Wang

    PENINGKATAN OMZET USAHA AYAM GORENG JENG SRI DI PLASA, KUTA, BADUNG, BALI

    No full text
    ABSTRAKAyam Goreng, Jeng Sri terletak Jl. Majapahit no. 37, Desa Plasa, Kecamatan Kuta, Provinsi Bali. Dari hasil pengamatan pada kelompok ini diketahui bahwa belum menerapkan manajemen pengelolaan dan pemasaran yang professional serta hanya satu produk yaitu ayam goreng. Pada pemasaran serta pelaporan keuangan belum menggunakan teknologi secara maksimal. Dalam proses pembuatan serta penyajian Ayam Goreng, Jeng Sri kurang memperhatikan etika dan perilaku konsumen serta belum ada ide diferensiasi produk. Akibatnya, kelompok mitra belum berkembang secara maksimal sehingga omzet penjualannya relatif masih kecil. Berdasarkan hasil sosialisasi tentang program PKM ini, maka kelompok ini menginginkan agar tim dari Universitas Dhyana Pura bersedia membantu mereka unutk mentransfer Ipteks dalam rangka mengatasi masalah yang dihadapi selama ini dan memberikan diversifikasi produk baru. Dalam menyelesaikan masalah di atas, maka solusinya adalah memberikan pendampingan, penyuluhan, dan pelatihan tentang menajemen pengelolaan dan pemasaran, penggunaan teknologi, laporan keuangan serta diversifikasi produk seperti membuat pentol Bakso, Mie Ayam dan Pork Baley. Target program ini bersifat aktual untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan kelompok usaha Ayam Goreng, Jeng Sri semakin lebih baik. Dalam rangka keberlanjutan program PKM ini, maka tim melakukan evaluasi serta monitoring secara berkala terhadap kelompok mitra tersebut. Sehingga omzet penjualan semakin meningkat, dan memberikan inspirasi kepada masyarakat untuk berwirausaha sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.Kata kunci: Ayam Goreng Jeng Sri, Diversifikasi, Pemasaran, Pendampingan, Teknolog

    Pengujian Validitas dan Analisa Skala Work Family Conflict

    No full text
    Abstrak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan ingin mengetahuidari tiga skala Work-Family Conflict yang diuji, skala manakah yang akurat dan bebas dari Social Desirability Bias dalam mengukur konflik peran ganda. Pada penelitian ini peneliti ingin menguji tiga alat ukur konflik peran ganda, yaitu Work Family Conflict Scale, The Work-Family Conflict Scale, dan Work-Family and Family-Work Conflict Scale dengan satu alat ukur Social Desirability Bias yaitu skala SDS-17. Penelitian ini memiliki partisipan sebanyak 150 orang yang merupakan wanita yang telah menikah dan bekerja di sektor industri pariwisata dengan masa kerja satu sampai lima tahun bekerja. Penelitian ini mendapatkan bahwa alat ukur yang akurat dalam menggukur konflik peran ganda serta bebas dari Social Desirability Bias adalah skala WFCS dan WAFCS. Dilihat pada hasil korelasi antara WFCS dan WAFCS dengan SDS-17 didapat hasil nilai p= .218 dan p= .078 (p>0,05). Sedangkan WFC-FWC berkorelasi secara signifikan dengan SDS-17. Alat ukur WFCS dan WAFCS juga berkorelasi dengan alat ukur konflik peran ganda WFC-FWC yang dipakai dalam penelitian ini. Artinya, alat ukur WFCS, WAFCS serta WFC-FWC sama-sama mengukur konflik peran ganda.Kata kunci: Konflik kerja keluarga, skala psikologi, bias harapan socialAbstract. This research was conducted with the aim of knowing the accuracy of the Work-Family Conflict scale and being free from social desirability bias in order to measure multiple role conflict. This research is expected to determine the appropriate and accurate psychological scale in measuring multiple role conflicts. This study wants to examine three measuring tools for multiple role conflict, namely the Work Family Conflict Scale (WFCS) (Carlson, Kacmar, and Williams, 2000), The Work-Family Conflict Scale (WAFCS) (Haslam, Filus, Mowraska, Sanders and Fletchers, 2014), Work-Family and Family-Work Conflict Scale (WFC-FWC) (Gurcu Erdamar and Husne Demirel, 2013) and with one measure of Social Desirability Bias, namely SDS-17 scale (Stöber, 2001). The study had 150 participants who were married and worked in the tourism industry sector with a working period of one to five years. This study found that an accurate measurement tool in calculating multiple role conflicts and free from social desirability bias is the scale of WFCS and WAFCS. Judging from the results of the correlation between SDS-17 and WFCS and WAFCS, the results of p = .218 and p = .078 (p> 0.05) are obtained. While WFC-FWC correlates significantly with SDS-17. The WFCS and WAFCS measuring instruments also correlate with the WFC-FWC dual role conflict measurement tool used in this study. That is, the WFCS, WAFCS and WFC-FWC measuring instruments both measure multiple role conflict.Keywords: Work-family conflict, psychological scale, sosial desirability bia

    Meninjau Perilaku Terkait Bencana di Indonesia: Sebuah Kajian Literatur

    No full text
    Abstrak. Riset-riset mengenai respon psikologis manusia Indonesia terhadap bencana makin jamak dijumpai, seiring dengan makin dikenalnya pemahaman tentang kesiagaan bencana. Beragam penelitian telah muncul untuk meninjau perilaku, baik dari segi dampak psikologis, kerangka khas respon terhadap bencana yang kontekstual dengan kultur, hingga bentuk intervensi dan prevensi yang sensitif konteks. Artikel ini hendak menyajikan tinjauan berbagai literatur riset perilaku manusia terkait dengan kebencanaan, mencakup tinjauan khas pada konteks berbagai wilayah di Indonesia, prevensi yang muncul dalam berbagai kajian, hingga pola paradigma teoritik yang cenderung digunakan.Kata Kunci: psikologi bencana, bencana alam, kesiagaan bencana, korban bencanaAbstract. Research on the psychological response of Indonesian people to disasters has increasingly emerged, in line with the growing understanding of disaster preparedness. A variety of studies have emerged to review their behavior, from psychological impact, the typical framework for responding to disasters that are contextual with culture, to context-sensitive forms of intervention and prevention. This article would like to presents a review of various human behavior research literature related to disaster in Indonesia, covering a typical review on the context of various regions in Indonesia, interventions and interventions that appear in various studies, to the theoretical paradigm patterns that tend to be used.Keywords: disaster psychology, natural disasters, disaster preparedness, disaster victim

    ANIMASI 3D “STIKOMAN SEASON 2†SEBAGAI MEDIA PROMOSI KONSENTRASI MULTIMEDIA STIKOM BALI

    Get PDF
    ABSTRACTSTIKOM Bali, as an institution of higher education in the field of computers and information technology by having 3 study programs namely S1 Information Systems, S1 Computer Systems and D3 Information Management. In the S1 majoring in Information Systems there is a concentration of multimedia. In multimedia concentration there are computer animation courses, in these courses students are taught how to make animation projects with two-dimensional and three-dimensional techniques. For the selection of multimedia concentrations at STIKOM, every year there is always an increase, but the increase that occurs is still not optimal. Like when the writer observed the research location, by getting data on the annual student concentration selection, in the class of 2014, there were 218 students who chose multimedia concentration, 276 in 2015 and the last was 2016, students chose 341 people. In completing this research the writer made 3 approaches. The first approach the writer uses is the method of research and development (R&D), Next 2 approaches in the production phase, namely using motin blur. And using computer graphic image effects. In making 3D animation, the author takes a reference to a previous study entitled Fighting Stikoman Technology. Where the animation project from previous research will be continued in the current research. To make the video animation results more valid, the writer after completing the animation product will carry out the stages of questionnaire testing, the test will assess in terms of modeling, color, animation and finally the assessment related to the story in the animated film.Keywords: 3D, Animation, Multimedia, Research and Development.ABSTRAKSTIKOM Bali, sebagai suatu institusi perguruan tinggi di bidang komputer dan informatika dengan memiliki 3 program studi yaitu S1 Sistem Informasi, S1 Sistem Komputer dan D3 Manajemen Informatika. Pada jurusan S1 Sistem Informasi terdapat konsentrasi multimedia. Dalam konsentrasi multimedia terdapat mata kuliah komputer animasi, dalam mata kuliah tersebut mahasiswa diajarkan bagaimana membuat project animasi dengan teknik dua dimensi dan tiga dimensi. Untuk pemilihan konsentrasi multimedia di STIKOM , tiap tahun selalu ada peningkatan., namun peningkatan yang terjadi masih belum maksimal. Sepeti ketika penulis melakukan observasi kelokasi penelitian, dengan mendapatkan data mengenai pemilihan konsentrasi mahasiswa pertahun yatu, pada angkatan 2014, mahasiswa yang memilih konsentrasi multimedia sebanyak 218 orang, angkatan 2015 sejumlah 276 dan yang terakhir yaitu angkatan 2016, mahasiswa memilih sebanyak 341 orang. Dalam meyelesaikan penelitian ini penulis melakukan 3 pendekatan. Pendektan pertama penulis menggunakan metode research and development (R&D), Berikutnya 2 pendekatan dalam tahap produksi, yaitu menggunakan motin blur. Dan menggunakan effect computer graphic image. Dalam pembuatan animasi 3D, penulis mengambil referensi pada penelitian terdahulu yang berjudul Fighting Stikoman Technology. Dimana project animasi dari penelitian terdahulu akan di lanjutkan pada penelitian yang sekarang. Untuk membuat hasil video animasi menjadi lebih valid, penulis setelah menyelesaikan produk animasinya akan melakukan tahapan pengujian kuisioner, pengujian tersebut akan menilai dari segi modelling, warna, animasi dan terakhir penilaiaan terkait cerita dalam film animasi tersebut.Kata Kunci : 3D, Animasi, Multimedia, Research and Development

    866

    full texts

    3,121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dhyana Pura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage E-Journal Universitas Dhyana Pura? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!