E-Journal Universitas Dhyana Pura

E-Journal Universitas Dhyana Pura
Not a member yet
    3121 research outputs found

    Pelatihan Penanganan Cedera Olahraga Pada Pelatih Cabang Olahraga Se Kabupaten Badung

    Get PDF
    ABSTRAKCabang olahraga merupakan tempat atlet dalam mengasah ketrampilan berolahraga prestasi. Dalam setiap cabang olahraga atlet akan didampingi oleh pelatih, yang tidak hanya memberikan latihan dalam hal ketrampilan namun juga harus mengetahui bagaimana penanganan cedera sebelum mendapatkan penanganan medis tahap lanjut. Komite Nasional Olahraga (KONI) Cabang Badung adalah salah satu perhimpunan Cabang Olahraga yang beberapa kali menjadi juara umum dalam Pekan Olahraga Provinsi Bali. Setelah melakukan wawancara dengan pengurus KONI Cabang Badung di ketahui bahwa pemahaman pelatih dalam penanganan awal pada cedera olahraga masih terbatas. Mereka hanya mengetahui pemahaman bahwa atlet yang cedera harus segera diistirahatkan. Selain itu masih banyaknya pelatih yang memaksakan atletnya bermain di kala mengalami cedera. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang cedera olahraga serta meningkatkan pemahaman dan ketrampilan tentang penanganan awal cedera pada kondisi olahraga. Metode yang digunakan untuk membantu mengatasi masalah adalah penyuluhan tentang cedera dan penanganan awal cedera olahraga serta pelatihan pananganan awal cedera olahraga. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pemahaman pelatih tentang cedera olahraga dan penanganan awal cedera olahraga serta peningkatan ketrampilan penanganan awal cedera olahraga. Kesimpulan yang didapat dari pengabdian ini adalah pemberian penyuluhan dan pelatihan penanganan cedera awal olahraga mampu meningkatkan pemahaman serta meningkatkan ketrampilan pelatih dalam menangani kondisi cedera olahraga.Kata kunci : Cedera Olahraga, Penanganan Awal Cedera Olahraga, PelatihABSTRACTSport is an avenue for athletes to hone their skills in exercising achievement. In every sport, athletes will be accompanied by a coach, who not only provides training in skills but also must have the ability how to handle injuries before proceed the advanced medical treatment. The Badung National Sports Committee (KONI) is one of the Sports Branch associations which won the overall championship at the Bali Provincial Sports Week. After conducting interviews with the administrators of the Badung KONI Branch, it was learned that the trainer's understanding of initial handling of sports injuries was still limited. They only know the understanding that an injured athlete must immediately be rested. In addition, there are still many coaches who force their athletes to play eventhough is injured. This community service aims to increase understanding of sports injuries as well as increase the understanding and skills regarding the initial handling of injuries in sports conditions. The methods used to help to overcome the problem by counseling about injuries and the initial handling of sports injuries, as well as training for early handling of sports injuries. The results of this community service activity were the trainer's understanding of sports injurie, the initial handling of sports injuries, and the improvement of sports injury early handling skills. The conclusion obtained from this dedication is the provision of counseling and training in handling early sports injuries can improve understanding and improve the skills of trainers in dealing with sports injury conditions.Key words : Sports Injuries, First Aid of Sports Injuries, Trainer

    Cover Jurnal Paradharma

    No full text
    Cover Jurnal Paradharm

    Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Microsoft Power Point dan Camtasia di SD Negeri 1 Kerobokan

    Get PDF
    ABSTRAKPembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh pemerintah di masa pandemik ini membuat paraguru di SDN 1 Kerobokan untuk berusaha semakin kreatif dalam mendesain pembelajaran.Pembelajaran dalam bentuk video menarik minat siswa sehingga para siswa merasa lebih nyamansaat belajar dengan mendengar suara dan wajah gurunya. Banyak guru yang masih belum bisamendesain video secara mandiri sehingga dilakukanlah pengabdian masyarakat dengan judulPelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan PowerPoint dan Camtasia di SD Negeri1 Kerobokan. Kegiatan ini dilangsungkan sebanyak empat kali dengan metode daring. Tujuandari kegiatan ini adalah memberikan wawasan pengetahuan serta keterampilan tentang teknikpembuatan video pembelajaran. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru SD Negeri 1 Kerobokan.Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode praktik,ceramah, diskusi,tanya jawab dan pelatihan. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena sebagianbesar guru belum pernah melaksanakan kegiatan pembuatan video pembelajaran. Setelahmengikuti kegiatan ini para peserta dapat membuat video pembelajaran sesuai dengan matapelajaran yang diampu.Kata kunci: pelatihan, video, pembelajaran, guruABSTRACTThe e-learning lessons applied by the government during this pandemic force the Public PrimarySchool teachers in Kerobokan (SD Negeri 1 Kerobokan) to be more creative in designing theirlesson materials. Learning session in the form of video attracts students’ attention and make themmore comfortable during learning session because they can see and hear their teachers clearly.Most of the teachers were unable to create their own learning video which made the workshopon Making Learning Videos Using PowerPoints and Camtasia has been carried out at SDN 1Kerobokan as one of the community service activity. This activity was conducted four times byvirtual meeting. The purpose of this activity was providing knowledge and skills on technique ofmaking learning videos. It was targeting teachers of SD Negeri 1 Kerobokan. The methods wereused in this workshop include practical methods, lectures, discussions, questions and answerssession, and training. The participants were very enthusiastic in the activity because most of theteachers lack of knowledge and practice of making learning videos. After participating in thisactivity, the participants are able to make learning videos on teachers’ teaching subjects.Keywords: training,video, learning, teacher

    Efek Ekstrak Teh Hijau (Camellia Sinensis) terhadap Jumlah Sel Leydig pada Mencit Jantan Strain Balb/C yang Diinduksi Boraks

    Get PDF
    ABSTRAKBoraks merupakan salah satu sumber radikal bebas yang dapat menyebabkan stres oksidatif. Teh hijau mengandung epigallocatechin gallat yang dapat mengikat superoksida dan radikal hidroksil, serta meningkatkan CAT, SOD, dan GSH-PX sehingga dapat mengurangi kerusakan sel Leydig akibat stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak teh hijau terhadap sel Leydig yang diinduksi boraks. Penelitian eksperimental posttest only control group design, subjek uji 35 ekor mencit jantan strain Balb/C dibagi secara acak dalam 6 kelompok. Perlakuan dilakukan selama 35 hari. Hari ke-36 dilakukan pengambilan jaringan testis untuk dibuat preparat pengecatan HE dan diamati dengan perbesaran 400x sebanyak 3 lapang pandang. Jumlah sel Leydig dihitung dengan aplikasi ImageJ dan dihitung reratanya. Data dianalisis dengan uji One Way Anova dilanjutkan uji Post Hoc LSD. Rerata jumlah sel Leydig K1 24,44±2,47; K2 18,33±4,84; K3 33,11±5,14; K4 26,28±6,42; K5 31,89±5,05; dan K6 25,61±6,87. Hasil uji One Way Anova 0,001 (p<0,05) menunjukkan hasil yang signifikan. Hasil uji Post Hoc LSD menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara: K1 dengan K2; K2 dengan K4, K5, K6; antara K5 dengan K6 tidak berbeda bermakna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak teh hijau dapat meningkatkan jumlah sel Leydig pada mencit jantan yang diinduksi boraks.Kata Kunci: Ekstrak teh hijau, sel Leydig, boraks.ABSTRACTBorax is one of free radical resources that can cause oxidative stress. Green tea contains epigallocatechin gallat that can scavenge superoxide and hydroxyl radical, and increase the number of CAT, SOD, and GSH-PX leading to reduced Leydig cell damage. This study was aimed to determine effect of green tea extract on the number of Leydig cell in boric acid testicular toxicity in mice. This experimental study using posttest only control group design. 35 BALB/c male mice, divided randomly into 6 groups. The treatments were given during 35 days. On day 36, the testicular tissues were taken for H&E stained histological preparation and observed under microscope with 400x magnification. The number of Leydig cell was counted with an application named ImageJ to 3 field of view and counted the mean. Data were analyzed using One Way Anova and continued with Post Hoc tes LSD. The mean of Leydig cell number of K1, K2, K3, K4, K5, K6 were 24,44±2,47; 18,33±4,84; 33,11±5,14; 26,28±6,42; 31,89±5,05; 25,61±6,87 respectively. The result of One Way Anova test was 0,001 (p<0,05) showing that green tea extract could increase the number of Leydig cell. The result of Post Hoc test with LSD showing that there was a significantly different between: K1 and K2; K2 and K4, K5, K6. The conclusion is green tea extract could increase the number of Leydig cell in boric acid induced testicular toxicity in mice.Keywords: green tea extract, Leydig cell, bora

    PERBEDAAN TINGKAT WORK FAMILY CONFLICT SELF-EFFICACY DAN TINGKAT WORK FAMILY CONFLICT PADA WANITA BALI YANG BEKERJA PADA LEVEL MIDDLE MANAGEMENT DAN LEVEL LOW MANAGEMENT DI HOTEL X

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat work family conflict self-efficacy dan tingkat work family conflict pada wanita Bali yang bekerja di level middle management dan level low management di hotel X. Work family conflict adalah konflik peran dimana tuntutan peran dalam pekerjaan dan keluarga tidak dapat disejajarkan. Faktor yang mempengaruhi work family conflict adalah (1) dalam diri individu; (2) peran keluarga; (3) peran pekerjaan. Karakteristik kepribadian yang ada dalam diri individu salah satunya adalah self-efficacy. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur work family conflict (WFC) adalah skala yang disusun oleh Carlson, et al (2000) yang telah diadaptasi oleh Artiawati dengan nilai Alpha Cronbach 0,930 (> 0,5). Alat ukur yang digunakan untuk mengukur work family conflict self-efficacy (WFC-SE) adalah skala yang dibuat oleh Cinamon (2003) yang telah diadaptasi oleh Andhini dan Artiawati (dalam Andhini, 2016) dengan nilai Alpha Cronbach 0,848 (> 0,5). Sampel dalam penelitian ini 127 orang dengan menggunakan disproportionate stratified random sampling. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji komparatif Mann-Whitney U Test. Hasil dari uji analisis data untuk perbedaan tingkat work family conflict self-efficacy pada wanita yang bekerja di level middle management dengan low management yaitu terdapat nilai signifikansi P = 0,010. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat work family confict self-efficacy pada wanita yang bekerja di level middle management dan low management. Hasil dari uji analisis data untuk aperbedaan tingkat work family conflict pada wanita yang bekerja di level middle management dengan low management yaitu terdapat nilai signifikansi P = 0,082. Hasil dari penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan tingkat work family conflict pada wanita yang bekerja di level middle management dan low management.Kata Kunci: work family conflict, work family conflict self-efficacy, wanita bekerja, wanita menikah, industri perhotelan

    FACTORS AFFECTING THE EXPENDITURE OF FOREIGN TOURISTS THE EVIDENCE FROM INDONESIA

    No full text
    ABSTRACTTourist expenditure could determine the probability obtained by the country, which willaffect economic activities. This study examines the Length of stay, Accommodation, Travel Purpose,and Occupation that affect foreign tourist expenditure in Indonesia. The study uses secondary datafrom the Indonesia Ministry of Tourism from the year 2013 – 2016 of 34 countries with 136 totalsamplings. This study using quantitative research. Analysis of the data collected using multipleregression. The hypothesis testing analysis method uses the T-test, F-test, and coefficient ofdetermination (R2). This study says that all variables (Length of stay, accommodation, travelpurpose, and occupation) have a significant effect on daily tourist expenditure partially andsimultaneously; hence, Length of stay has a negative effect. The simultaneous effect was 58%,and 42% are affected by other variables.Keywords: Foreign Tourist Expenditure, Length of stay, accommodation, travel purpose,occupatio

    PENDIDIKAN KARAKTER DI LINGKUNGAN MASYARAKAT BALI; PERSPEKTIF KAJIAN SENI

    No full text
    ABSTRAKProses pendidikan karakter di kalangan para seniman atau masyarakat Bali di era digitalsaat ini semakin menampakkan kuantitas. Kegundahan akan merosotnya etika, estetika dan logikamelatarbelakangi para seniman ingin â€membumbui†karakternya dengan halhal yang bersifat elok,indah secara etika dan logika. Kreativitas dan pengenalan seni kepada generasi muda perludilakukan mengingat makin banyaknya gempuran budaya asing yang suatu saat bisamengakibatkan degradasi moral yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa kita. Gempuranbudaya yang tidak dibarengi dengan sikap-sikap adiluhung akan dapat membawa dampakmerosotnya kepribadian yang bercirikan budaya lokal. Tujuan penelitian untuk mengetahuiaktivitas seni sebagai media pembentukan karakter yang adiluhung, mengajak masyarakatmenumbuhkan nilai-nilai sikap etis,estetis, logis melalui media seni,sehingga akan dapatmerangsang kecerdasan emosional,sosial,spiritual dan intelektual, mengajak masyarakat atauseniman mentransfer soft skill,hard skill dibidang seni. Penelitian dilakukan dengan metodeobservasi setelah munculnya satu bulan wabah corona pada beberapa orang tua secaradaring.Selain observasi,dalam penelitian ini juga dilakukan komunikasi melalui sosial media,untukmengetahui apa tujuan orang tua seniman atau masyarakat mengajak anaknya melakukankegiatan berkesenian.Hasil penelitian menunjukan bahwa jika anakanak sering disentuh atauberinteraksi dengan kegiatan-kegiatan seni budaya, maka akan timbul sense of art; antara lainmemiliki cita rasa dalam berkesenian, sehingga aktivitas tersebut mampu menunjangpembentukan jiwa atau mental generasi yang berbudaya.Kata kunci: pendidikan karakter, masyarakat Bali, kajian sen

    BUKU ABSTRAK

    No full text
    BUKU ABSTRA

    COVER PROSIDING SINAPTEK

    No full text
    COVER PROSIDING SINAPTE

    Gambaran Kondisi Psikologis Wanita Penyintas Kekerasan

    No full text
    Abstrak. Pengetahuan mengenai kondisi psikologis wanita yang menjadi korban kekerasan menjadi penting untuk dimiliki, terutama bagi para praktisi kesehatan mental, seperti psikolog dan psikiater. Terlebih lagi di Indonesia, di mana belum ada banyak penelitian yang berfokus pada penyintas kekerasan. Studi ini dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi psikologis wanita penyintas kekerasan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan tiga kuesioner, yaitu kuesioner riwayat kekerasan, DASS-21, dan Trauma Resilience Scale. Penelitian ini menemukan bahwa kecemasan yang dilaporkan partisipan (n = 134) merupakan salah satu kondisi psikologis yang paling perlu dijadikan perhatian bersama dengan resiliensi trauma yang sebagian besar berada di bawah rata-rata. Hasil penelitian ini dapat dijadikan salah satu referensi dalam menentukan intervensi yang tepat bagi wanita penyintas kekerasan.Kata Kunci: kecemasan, resiliensi, trauma, penyintas kekerasan, DASS-21,Trauma Resilience ScaleAbstract. Knowledge about the psychological condition of women who experienced violence is important, especially for mental health practitioners such as psychologists and psychiatrists. Moreover, in Indonesia, there are not many studies which focused on violence survivors. This study is aimed to describe the psychological condition of women who experienced violence. This study used 3 questionnaires: experience of violence questionnaire, DASS-21, and Trauma Resilience Scale. This study found that anxiety which reported by participants (n = 134) is one psychological condition that needs most attention, along with trauma resilience which mostly were reported to be below average. Result of this study can be used to be one of the references in determining suitable intervention for women who experienced violence.Keywords: anxiety, resilience, trauma, violence survivor, DASS-21, Trauma Resilience Scal

    866

    full texts

    3,121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dhyana Pura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage E-Journal Universitas Dhyana Pura? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!