3121 research outputs found
Sort by
Efektivitas Penggunaan Sistem Pendaftaran Online Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Tingkat II Udayana Denpasar
AbstrakPerkembangan berbagai teknologi membuat kemudahan di bidang kesehatan, salah satunya adalah pendaftaran langsung dan tidak langsung yang bertujuan untuk mengidenitifikasi pada penumpukan pasien akibat lamanya waktu pendaftaran.Dalam pelaksanaan sistem lewat whatsapp ini menambah beban kerja petugas, Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis Sistem Pendaftaran Online Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Tk. II Udayana Denpasar. Metode analisis pengembangan sistem yang digunakan System Developempent Life Cycle (SLDC). Hasil pengujian Usability memperoleh nilai persentase sebesar 80,66% atau dapat diklasifikasikan “Baikâ€. Hasil Uji Independet t-test diketahui signifikan sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan adanya Efetivitas Penggunaan Sistem Pendaftaran Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Tingkat II Udayana Denpasar. Kesimpulan dari penilitian ini adalah menunjukkan adanya efektivikas penggunaan sistem pendaftaran online pasien rawat jalan terhadap waktu pendaftaran online di Rumah Sakit Tingkat II Udayana dengan menggunakan uji independent t test yang menghasilkan angka signifikan 0,000 < 0,05.AbstractThe development of various technologies makes it easy in the health sector, one of which is direct and indirect registration which aims to identify the accumulation of patients due to the length of registration time. Although at the Hospital Udayana Level II Denpasar, patient registration is applied via WhatsApp. However, implementing the system via WhatsApp, adds to the workload of the officer, namely the officer re-writes the patient registration book. Therefore, this study aims to design and analyze the Online Registration System for Outpatients at Udayana Hospital Level II Denpasar. The research design used was the Pre Experimental Design research method. The system development analysis method used was the System Development Life Cycle (SLDC). Usability test results obtained a percentage value of 80.66% which can be classified as "Good". The results of the independent t-test are known to be significant at 0.000 <0.05 so it can be concluded that there is effectiveness in the use of the Outpatient Registration System at the Udayana Hospital Level II Denpasar. The conclusion of this study was that it showed the effectiveness of using an outpatient online registration system on online registration time at Udayana Hospital Level II by using an independent t-test which produces a significant number of 0.000 <0.05
Hubungan antara Panjang Tungkai dengan Tinggi Lompatan pada Pemain Basket di Club Oldschool Basketball Denpasar
AbstrakOlahraga basket adalah salah satu olahraga populer yang dimainkan secara berkelompok. Permainan bola basket terdiri dari dua tim yang saling bertanding dan masing-masing tim beranggotakan lima pemain. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan panjang tungkai mempengaruhi tinggi lompatan, dilihat dari adanya hasil pengukuran tinggi lompatan vertikal yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan panjang tungkai terhadap tinggi lompatan pada pemain basket di Club Oldschool Basketball Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode korelasi yang menggunakan 35 sampel penelitian. Panjang tungkai diukur menggunakan metline, sedangkan nilai tinggi lompatan didapatkan dari pengukuran vertical jump. Data dilakukan uji linearitas regresi serta uji hipotesis menggunakan metode pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan nilai 0,521 yang berarti terdapat korelasi yang kuat dan terdapat hubungan yang positif antara panjang tungkai dengan tingginya vertical jump pada sampel penelitian. Dapat disimpulkan semakin tinggi nilai panjang tungkai maka semakin tinggi lompatan pada pemain basket di club Oldshool Basketball Denpasar.AbstractBasketball as popular sport is played in groups, consists five poeples for competition. Based on the results preliminary study which have been done length leg affects to height jump seen on difference measuring result in height the vertical jump. The Purpose this study was to determine the relationship between length of leg and height jump in basketball players. This study correlation method with 35 samples. Length of leg was measured using metline, while heigh of jump value was obtained from vertical jump measurements. Data analyzed using Linearity Regression Test and Hypothesis Testing were carried out using Pearson Product Moment Method. Research results showed value of 0.521 means there is strong correlation and positive relationship between length the leg and the height of the vertical jump in the research sample. It can be concluded higher the length value, the higher the jump for basketball players at the Oldschool Basketball Denpasar club
Ukuran Lingkar Lengan Atas Menentukan Daya Tahan Otot Lengan pada Pemain Tenis Meja Putri di Nagaraja TTC Sukawati Gianyar
AbstrakDaya tahan otot lengan diperlukan saat pertandingan tenis meja berlangsung agar dapat mempertahankan dan memenangkan pertandingan. Salah satu faktor yang mempengaruhi daya tahan otot lengan adalah ukuran lingkar lengan atas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ukuran lingkar lengan atas dapat menentukan hasil daya tahan otot lengan pada pemain tenis meja. Alat ukur lingkar lengan atas adalah pita ukur LiLA, sedangkan daya tahan otot lengan diukur dengan push up test. Rancangan penelitian menggunakan metode cross sectional dengan jenis penelitian korelasi dan didapatkan sampel sebanyak 14 orang. Hasil penelitian menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan nilai Sig. 0,002 dan korelasi koefisien 0,741 menunjukkan adanya hubungan signifikan yang sangat kuat ke arah positif antara ukuran lingkar lengan atas dengan daya tahan otot lengan pada pemain tenis meja.Kata kunci:Â Daya tahan otot lengan, ukuran lingkar lengan atas, pemain tenis meja.AbstractArm muscle endurance is required when a table tennis match occurs to maintain and winning matches. One of the factors that arm muscle endurance is the size of upper arm circumference. This study determined the upper arm circumferencecan determine the result of arm muscle endurancein table tennis players. The measuring instrument for upper arm circumference was the LiLA circumference measuring tape, while the push up testmeasured the arm muscle endurance. The research design used a cross-sectional method with a correlation research type and obtained 14 as the sample. The result of the Pearson Product Moment correlation test, the value of Sig. 0.002 and correlation coefficient 0.741 it showed a significant relationship with a very strong positive correlation between size of the upper arm circumference and arm muscle endurance of table tennis players.Keywords:Â Arm muscle endurance, upper arm circumference, table tennis player
Analisis Kandungan Zat Gizi Makro, Vitamin C, dan Organoleptik Puding Gonda (Sphenoclea Zeylanica Gaertn) dengan Penambahan Buah Kiwi (Actinidia Deliciosa)
AbstrakPuding gonda dengan penambahan buah kiwi merupakan salah satu produk olahan yang berbahan dasar dari daun gonda dan buah kiwi. Daun gonda mengandung senyawa aktif antioksidan sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber pangan fungsional. Buah kiwi mengandung vitamin C dan antioksidan. Tujuan penelitian untuk mengetahui kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin C, serta daya terima puding gonda dengan penambahan buah kiwi. Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan yaitu subtitusi 75%, 50%, 25%, dan 1 perlakuan kontrol yaitu 100% gonda. Parameter pengujian adalah kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin C serta uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur). Analisis data menggunakan analisis sidik ragam jika terdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan buah kiwi pada puding gonda memberikan pengaruh nyata terhadap kandungan karbohidrat, protein, dan lemak dan tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan vitamin C. Hasil uji daya terima menunjukkan bahwa daya terima berdasarkan parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur puding gonda dengan penambahan buah kiwi yang paling disukai oleh panelis adalah formulasi F25 (Gonda 25% : Kiwi 75%) . Formulasi F25 (Gonda 25% : Kiwi 75%) menjadi formulasi terpilih dengan kandungan karbohidrat sebesar 18,79%, kandungan protein sebesar 0,28%, kandungan lemak sebesar 0,02%, dan kandungan vitamin C sebesar 56,77%. Puding gonda dengan penambahan buah kiwi dapat dijadikan camilan alternatif yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh remaja yang sedang menjalani diet rendah kalori dan penderita diabetes karena mengandung karbohidrat dan lemak yang rendah.Kata kunci: Puding gonda, karbohidrat, protein, lemak, vitamin C, buah kiwi AbstractThe addition of kiwi fruit in gonda pudding is one of the processed products made from gonda leaves and kiwi fruit. Gonda leaf contains antioxidants and has the potential to be developed as a source of functional food. In addition, kiwi is a source of vitamin C and antioxidants. The aim of the study was to determine the content of carbohydrates, protein, fat, vitamin C, and sensory analysis of gonda pudding with the addition of kiwi. The design of the study was a complete randomized design with 3 formulations (75%, 50%, 25%) and 1 control (100%). The parameters include carbohydrates, protein, fat, vitamin C, and sensory tests (color, aroma, taste, and texture) were determined. The data were analyzed using analysis of variance (ANOVA), the significant results were carried out using Duncan's test with a 95% confidence level. The results showed that the addition of kiwi fruit had a significant effect on the carbohydrate, protein, and fat content and had no significant effect on the vitamin C content. According to sensory analysis, the addition of 75% of kiwi (F25) was the most preferred by the panelists. Formulation F25 (Gonda 25%: Kiwi 75%) was chosen in terms of macronutrient content with the highest carbohydrate and protein content of 18.79% and 0.28% respectively. In addition, F25 gives the lowest fat content (0.02%), with high vitamin C content (56.77%). In conclusion, Pudding gonda with the addition of kiwi fruit can be used as an excellent alternative snack and can be consumed by teenagers who are on a calorie deficit diet and a person with diabetes due to low carbohydrate and fat content. Keyword: Gonda pudding, carbohydrat, protein, fat, vitamin C, Kiwi fruit Â
FOREIGNERS’ OBSTACLES IN LEARNING INDONESIAN REDUPLICATION (A CONSTRASTIVE ANALYSIS OF INDONESIAN AND ENGLISH REDUPLICATION)
Banyak orang asing yang ingin belajar bahasa Indonesia. Motivasi belajar Bahasa Indonesia adalah ekonomi, pendidikan, prestise dll (Jendra, 2007). Dalam pembelajaran bahasa Indonesia hampir semua orang asing memiliki kesulitan dalam mengekspresikan reduplikasi. Penyebab utama dari fenomena ini adalah bahwa beberapa reduplikasi Indonesia tidak ada dalam bahasa Inggris, misalnya reduplikasi parsial. Reduplikasi parsial adalah pengulangan kata sebagian seperti laki (man) menjadi lelaki (adult man).Untuk mengetahui hambatan dari orang asing dalam mengekspresikan Reduplikasi Indonesia, digunakan analisis kontrastif reduplikasi antara Indonesia dan Inggris. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa reduplikasi bahasa Inggris memiliki beberapa persamaan dan perbedaan dengan reduplikasi Indonesia. Bahasa Inggris dan Indonesia telah sepenuhnya reduplikasi dan sepenuhnya reduplikasi dengan perubahan fonem. Namun, mereka reduplikasi bahasa Inggris digunakan secara informal. Reduplikasi Indonesia, sementara itu, yang digunakan baik situasi formal maupun informal. Sejak reduplikasi dalam bahasa Inggris sangat terbatas, Indonesia memiliki lebih reduplikasi selain bahasa Inggris. Para reduplikasi Indonesia termasuk sepenuhnya reduplikasi, sepenuhnya reduplikasi dengan perubahan fonem, reduplikasi parsial dan reduplikasi semantik. Selain itu, bahasa Inggris tidak ada afiks dalam reduplikasi bahasa Inggris. Di Indonesia, sementara itu, ada afiks dalam reduplikasi nya.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang asing akan lebih mudah untuk mempelajari kesamaan reduplikasi. Pada terbalik, orang asing akan lebih sulit untuk belajar reduplikasi Indonesia yang berbeda dengan reduplikasi bahasa Inggris. Oleh karena itu, metode yang direkomendasikan untuk mengajar reduplikasi Indonesia untuk pelajar dewasa pemula adalah CTL. Metode ini dipilih karena metode ini memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengetahui makna reduplikasi dari konteks dan menerapkan reduplikasi komunikatif berdasarkan konteks. Strategi pengajaran yang digunakan untuk menerapkan CTL adalah analisis, diskusi dan praktek
LADY DIANA’S CONSTRUCTED REPRESENTATION OF PSYCHOLOGICAL DISORDER IN THE DOCUMENTARY “DIANA: IN HER OWN WORDSâ€
ABSTRACTDocumentaries represent facts by wrapping them into structured films. However, the figures indocumentaries are still constructed by the directors. Lady Diana as the main figure of thedocumentary in “Diana: In Her Own Words†was analyzed in terms of three-dimensional aspects:physically, socially, and psychologically. The methods that were used in collecting the data weredocumentation and observation methods. The theories that were used in this study were Egri’stridimensional theory and American Psychiatric Association’s theory of psychological disorder.Several findings that were found from the analysis are; Lady Diana’s physical and sociologicaldimensions that were linked to her psychologically; and her psychological disorders; bulimianervosa and borderline personality disorder (BPD).Keywords: Lady Diana, Constructed Representation, Psychological Disorder,DocumentaryABSTRAKDokumenter menyajikan fakta dengan menggabungkannya sebagai satu kesatuan film.Meskipun demikian, figur dalam dokumenter terkonstruksi oleh sang direktur. LadyDiana sebagai figur utama dalam dokumenter Diana: In Her Own Words dianalisis darisegi aspek tiga dimensi: fisik, sosial, dan psikologi. Metode yang digunakan dalammengumpulkan data adalah dokumentasi dan observasi. Teori-teori yang digunakan didalam studi ini didapat dari teori tridimensional oleh Egri dan teori kelainan psikologisoleh American Psychiatric Association. Beberapa temuan yang ditemukan dari Analisadata adalah dimensi fisik dan sosial dari Lady Diana yang berhubungan dengannyasecara psikologis; dan kelainan psikologisnya, yaitu bulimia nervosa dan gangguankepribadian ambang (BPD).Kata kunci: Lady Diana, Representasi Terkonstruksi, Kelainan Psikologis, Dokumente
THE PSYCHOLOGICAL ASPECT OF MAIN AND SECONDARY CHARACTERS IN THE MOVIE HOW TO TRAIN YOUR DRAGON 2
ABSTRACTThe title of this study is The Psychological Aspect Of Main and Secondary Character In TheMovie How to Train Your Dragon 2 (2014). How to Train Your Dragon 2 premiered at the 2014Cannes Film Festival on May 16, 2014, and was released in the United States on June 13. Thismovie was launched by DreamWorks Animation and distributed by 20th Century Fox. How toTrain Your Dragon 2 is an interesting movie with Exciting, emotionally resonant, and beautifullyanimated story. The discussion of this study focussed on the topic psychological analysis. Thepsychological analysis focuses only on psychological aspect of main and secondary character andthe conflict experienced together with problems of main and secondary character. According toWilliam Kenney (1966:5) states that there are two types of conflicts and they are external andinternal conflict. Internal conflict is mostly occurs within a single man or conflict between an ideaand another. The definition of psychological aspect through the conflict is analyzed based on thetheory proposed by Bernhardt (1953) who divides the psychological aspect into want, emotions,and feelings. This study will be collected by documentation method. The data collection will betaken from the movie. The data will be collected by watching and understanding the movie andrelate to the topic. Listen the dialogue carefully and read the movie scripts reapetedly. Afterward,finding the statement relate to the psychological and conflict of the Hiccup as the main character.This study result brought some conclusions. The conflict of the main character could becategorized into two general types of the conflict: internal and external conflict arise betweenHiccup the protagoinst against Drago Bludvist the main antagonist of How To Train Your Dragon2. Drago Bludvist is a cruel, ruthless, twisted man whose main goal is to conquer the world withhis enormous army of both humans and dragons, he is feared by all and destroys anyone who getsin his way. Pyschological aspect means anything that relate to the psychological condition of thecharacter as the inside things in human being , for instance ; ego, temperament, mentality,ambition, frustration, attitude, qualities, abilities, etc. It deals with the personal qualities whichrelated with a character behavior and activites of human being as a reflection of psychological life.The psychology of main character can be analyzed through mentality, manner, feeling,imagination, thought, sense, etc. Therefore, the effect of literature an influence upon its readers oraudience psychology. Psychology discovers the stream of consciousness as the real of reproductionof the actual mental processes for the mind.The analysis of psychological aspect of main characterdivides into five classes of human motive those are: the appetites, the wants, the emotion, andsocial movies.Keywords : Psychological, Character, and MotivationABSTRAKJudul penelitian ini adalah Aspek Psikologis Karakter Utama dan Sekunder Dalam Film How toTrain Your Dragon 2 (2014). How to Train Your Dragon 2 tayang perdana di Festival FilmCannes 2014 pada 16 Mei 2014, dan dirilis di Amerika Serikat pada 13 Juni. Film ini diluncurkanoleh DreamWorks Animation dan didistribusikan oleh 20th Century Fox. How to Train YourDragon 2 adalah film menarik dengan cerita animasi yang seru, bergema secara emosional, danindah. Pembahasan penelitian ini difokuskan pada topik analisis psikologi. Analisis psikologishanya berfokus pada aspek psikologis karakter utama dan sekunder dan konflik yang dialamibersama dengan masalah karakter utama dan sekunder. Menurut William Kenney (1966:5)menyatakan bahwa ada dua jenis konflik yaitu konflik eksternal dan konflik internal. Konflikinternal sebagian besar terjadi dalam satu orang atau konflik antara ide dan ide lainnya. Definisiaspek psikologis melalui konflik dianalisis berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Bernhardt(1953) yang membagi aspek psikologis menjadi keinginan, emosi, dan perasaan. Penelitian iniakan dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Pengumpulan data akan diambil dari film. Dataakan dikumpulkan dengan menonton dan memahami film dan berhubungan dengan topik.Dengarkan dialognya dengan seksama dan baca kembali naskah filmnya. Setelah itu, ditemukanpernyataan yang berkaitan dengan psikologis dan konflik Hiccup sebagai tokoh utama. Hasilpenelitian ini membawa beberapa kesimpulan. Konflik karakter utama dapat dikategorikanmenjadi dua jenis umum konflik: konflik internal dan eksternal muncul antara Hiccup protagonismelawan Drago Bludvist antagonis utama How To Train Your Dragon 2. Drago Bludvist adalahpria yang kejam, kejam, bengkok yang tujuan utamanya adalah menaklukkan dunia denganpasukan besar manusia dan naga, dia ditakuti oleh semua orang dan menghancurkan siapa sajayang menghalangi jalannya. Aspek psikologis berarti segala sesuatu yang berhubungan dengankondisi psikologis karakter sebagai hal-hal yang ada di dalam diri manusia, misalnya; ego,temperamen, mentalitas, ambisi, frustrasi, sikap, kualitas, kemampuan, dll. Ini berkaitan dengankualitas pribadi yang terkait dengan perilaku karakter dan aktivitas manusia sebagai cerminankehidupan psikologis. Psikologi tokoh utama dapat dianalisis melalui mentalitas, sikap, perasaan,imajinasi, pemikiran, rasa, dll. Oleh karena itu, pengaruh sastra mempengaruhi psikologipembaca atau penontonnya. Psikologi menemukan aliran kesadaran sebagai reproduksi nyatadari proses mental yang sebenarnya untuk pikiran. Analisis aspek psikologis karakter utamamembagi menjadi lima kelas motif manusia yaitu: perasaan, keinginan, emosi, dan sosial.Kata Kunci : Psikiologi, Konflik, dan karakte
RESPON FISIOLOGIS DAN BIOMOLEKULER PADA HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING (HIIT)
High Intensity Interval Training (HIIT) didefinisikan sebagai latihan yang terdiri dari beberapa siklus dalam durasi yang pendek atau sedang dan intensitas yang tinggi dimana tiap siklusnya diselingi dengan waktu istirahat berupa latihan intensitas ringan. HIIT dapat mempengaruhi reaksi molekuler dan adaptasi fisiologis pada otot. HIIT dapat memberikan efek yang positif pada cardiorespiratory fitness, meningkatkan VO2max dan dapat menunjang upaya penurunan kadar lemak tubuh. Dalam tulisan ini dibahas mengenai respon fisiologis dan respon biomolekuler pada high intensity interval training.
Kata kunci: HIIT, reaksi fisiologis, reaksi biomolekule
HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA SIATASAN KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2021
ABSTRAKJenis penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitikkemudian dianalisa antara variabel dengan cara cross tabulation (crosstab) untuk melihathubungan variabel independen dan dependen. Pengambilan sampel dilakukan dengan simplerandom sampling (sampel acak sederhana), dengan jumlah sampel sebanyak 66 responden.Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (α): 0,05. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan pengetahuan masyarakat dengan kepatuhan protokol kesehatan sebagai upayapencegahan Covid-19 di desa siatasan kabupaten simalungun. Alat pengumpulan dataadalah koesioner dengan menjawab pertanyaan.Covid-19 adalah penyakit menular yangdisebabkan oleh virus corona yang baru ditemukan di tahun 2019 di kota Wuhan, ProvinsiHubei Cina. Virus Covid-19 mempunyai ciri khusus menyerang pernapasan dengan mudah,yang bisa menimbulkan gejala dari ringan sampai berat. Hasil uji pengetahuan masyarakattentang pencegahan Covid-19 berada pada kategori tertinggi yaitu cukup dengan 35responden (53,0%), dan kategori terendah yaitu kurang dengan 5 responden (7,6%). Hasiluji kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan berada pada kategori tertinggi yaitupatuh dengan 32 responden (48,5%), dan kategori terendah yaitu tidak patuh dengan 11responden(16,7%). Hasil uji hubungan pengetahuan masyarakat dengan kepatuhan protokolkesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19 di dapat nilai signifikan (p) : 0,023. Dapatdisimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan masyarakat dengan kepatuhan protokolkesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19 di desa Siatasan Kabupaten Simalungun.Kata kunci: Pengetahuan; Pencegahan Covid-19; Kepatuha