E-Journal Universitas Dhyana Pura

E-Journal Universitas Dhyana Pura
Not a member yet
    3121 research outputs found

    Pengembangan Pengolahan Beras Merah menjadi Kudapan Tradisional Bali sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Desa Jatiluwih

    No full text
    Abstrak Desa Jatiluwih adalah salah satu desa yang terkenal di Pulau Bali. Desa Jatiluwih terkenal dengan sawah teraseringnya yang indah dan juga dikenal sebagai salah satu daerah persawahan beras merah unggul. Aneka olahan makanan tradisional Bali juga menjadi daya tarik wisata kuliner Desa Jatiluwih. Di sisi lain, makanan/jajanan tradisional Bali dengan tepung beras merah belum diolah dengan optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membahas bentuk-bentuk wisata kuliner nasi merah yang dapat dikembangkan menjadi tempat wisata dan usaha yang dapat dioperasikan di Desa Jatiluwih Tabanan nantinya. Metode penelitian dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan beberapa informan yang sengaja dipilih, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumenter yang teorinya didasarkan pada wisata kuliner yang dikembangkan dalam bentuk teori. Oleh karena itu, ditemukan adanya kebutuhan untuk mengembangkan wisata kuliner berbahan dasar tepung beras merah seperti Pisang Rai, Klepon dan Wedang Jahe serta menjadikannya sebagai daya tarik wisata di Desa Jatiluwih. Kiat usaha yang dapat digunakan untuk mengembangkan wisata kuliner terkait dengan penyediaan bahan, pengolahan dan makanan untuk menciptakan inovasi baru dan produk yang berkualitas untuk dinikmati wisatawan dan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Desa Jatiluwih. Kata kunci: Tepung Beras Merah,Makanan, Minuman, Wisata Kuliner, Daya Tarik WisataAbstract One of the famous tourist villages on the island of Bali is Jatiluwih Village. Jatiluwih Village is famous for its beautiful panorama of terraced paddy fields and rice terraces of the high-quality brown rice producing areas. The diversity of processed traditional foodional Bali is also one of the culinary tourism attractions in Jatiluwih Village. On the other hand, traditional Balinese food/snacks made from brown rice flour have not been developed optimally. Therefore, this study aims to discuss forms of culinary tourism made from brown rice, which will later be ableto be developed into a tourist attraction and businesses that can be done in Jatiluwih Village, Tabanan. Research methods were using a few deliberately selected informants, data collection techniques carried out through observational methods, documentary studies and interviews, and theories were applied to culinary tourism. developed in the form of theory. The results showed that forms of culinarytourism made from brown rice floursuch as banana rai, kelepon and gingerwedang, need to be developed for tourist attraction at Jatiluwih Village. Companies that can be used to develop culinary tourism are related to the provision of ingredients, processing and food to create new innovations and quality products for tourists to enjoy and increase the economic income of the people of Jatiluwih village.Keywords: Red Rice Flour, Food, Beverage, Culinary Tourism, Tourism Enticemen

    PENGARUH IKLAN DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI OLI TOTAL DI PT. AKASAKA WAHANA DEWATA BADUNG, BALI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan dan harga terhadap minat beli. Lokasi penelitian ini adalah PT. Akasaka Wahana Dewata, Badung, Bali. Penelitian ini menggunakan variabel bebas yakni iklan dan harga sedangkan variabel terikatnya adalah minat beli. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, kuisioner dan observasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling sebanyak 43 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1) iklan berpengaruh positif dan siginifikan terhadap minat beli sebesar 0,528 dengan tingkat signifikan 0,024. (2) harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sebesar 0,438 dengan tingkat signifikan 0,032. (3) iklan dan harga berpengaruh positif dan signifikan sebesar 10,402 dengan tingkat signifikan 0,000. Besarnya pengaruh iklan dan harga terhadap minat beli adalah 30,9%

    PENGOLAHAN TEH KOMBUCHA MENJADI MINUMAN BERKHASIAT BAGI KESEHATAN DENGAN PROSES INFUSE

    No full text
    Kombucha mempunyai khasiat yang sangat bagus untuk kesehatan tubuh manusia. Jurnal ini dilakukan agar membeikan informasi atau ketertarikan masyarakat baik itu tamu mancanegara tentang cara pengolahan produk teh kombucha dengan proses infuse sebagai minuman kesehatan dan mengetahui bagaimana teknik pemasaran yang ideal bagi masyarakat awam yang belum mengenal teh kombucha sebagai minuman kesehatan. Sumber yang saya gunakan data premier yaitu data didapatkan secara langsung dengan wawancara dan menyebarkan kuisioner kepada responden mengenai bukti langsung, tanggapan, dan empati. Hasil dari launching event menunjukan minat dari masyarakat sangat antusias untuk mengkonsumsi Teh Kombucha sebagai minuman kesehata

    Analisis Implementasi Anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (Bok) di Era Pandemi Covid-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2020

    No full text
    Abstract Health Operational Assistance (BOK) is a fund used to ease the public's burden of financing the health sector, particularly services at Community Health Centers, reducing maternal mortality, infant mortality, and malnutrition. This research is a descriptive study with a qualitative approach, the number of informants in this study was seven (7) people, and the informants were selected based on the principles of adequacy and suitability. The triangulation method used in this study consisted of source triangulation, namely the researcher obtained data from different informants in exploring the same topic, and data triangulation, namely researchers using observation methods, documentation studies, and in-depth interviews. The results showed that the low absorption of Health Operational Assistance funds was due to the delay in the technical guidance (JUKNIS) of the Health Operational Assistance (BOK), causing the withdrawal of all activities that used BOK funds. Suggestions that can be given are to coordinate with the BOK manager at the Ministry of Health so that the issuance of Technical Instructions (Juknis) is accelerated so that the planning process at the Bali Provincial Health Office can be carried out earlier and the program manager should first prepare a plan of activities that will be carried out before the technical guidelines come down so that program managers can immediately start activities when technical guidelines have been issued.Keywords:Health Operational Assistance AbstrakBantuan Operasional Kesehatan, yang selanjutnya disebut BOK, adalahdana yang digunakan untuk meringankan beban masyarakat terhadappembiayaan bidang kesehatan, khususnya pelayanan di Pusat KesehatanMasyarakat, penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi, danmalnutrisi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatankualitatif, jumlah informan penelitian ini adalah tujuh (7) orang,informan dipilih berdasarkan asas kecukupan dan kesesuaian. Adapunmetode triangulasi yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri daritriangulasi sumber yaitu peneliti mendapatkan data dari informan yangberbeda dalam menggali topik yang sama dan triangulasi data yaitupeneliti menggunakan metode observasi, studi dokumentasi danwawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan rendahnya serapandana Bantuan Operasional Kesehatan adalah dikarenakan adanyaketerlambatan turunnya petunjuk teknis (JUKNIS) BOK sehinggamenyebabkan mundurnya seluruh kegiatan yang menggunakan danaBOK. Saran yang dapat diberikan adalah Berkoordinasi denganpengelola BOK di Kementrian Kesehatan agar penerbitan PetunjukTekhnis (Juknis) di percepat sehimgga proses perencanaan di DinasKesehatan Provinsi Bali bisa dilaksanakan lebih awal dan sebaiknyapengelola program terlebih lebih dahulu mempersiapkan rancangankegiatan yang akan dilaksanakan sebelum juknis turun sehinggapengelola program dapat langsung berkegiatan saat juknis telah turun Kata kunci:Bantuan OperasionalKesehata

    Analisis Kebutuhan Sarana Penyimpanan Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Prima Medika

    No full text
                                                       Abstrak Hasil observasi yang dilakukan ditemukan bahwa rak penyimpanan di RSU Prima Medika tidak lagi memadai untuk menampung rekam medis. Rak penyimpanan tidak dapat ditambah karena luas ruang penyimpanan berukuran 24 m² sudah terisi oleh rak penyimpanan yang tersedia saat ini. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan jenis data time series. Populasi dalam penelitian ini yaitu berjumlah 113.389 rekam medis dan sampel berjumlah 100 rekam medis. Teknik pengambilan data adalah observasi, wawancara, pengukuran, studi dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan empat alternatif perhitungan rak penyimpanan dan empat gambaran layout kebutuhan luas ruang penyimpanan lima tahun mendatang. Alternatif pertama yaitu penambahan 87 rak besi terbuka dengan luas ruangan 545,94 m2 . Alternatif kedua yaitu 102 rak besi terbuka dengan luas ruangan 663,89 m2 . Alternatif ketiga yaitu 24 roll o’pack dengan luas ruang 304,29 m². Alternatif keempat yaitu 28 roll o’pack dengan luas ruangan 398,52 m2 . Penambahan rak dan ruang penyimpanan perlu dilakukan oleh rumahKata kunci: Filling, perencanaan rak dan ruang penyimpanan, rekam medis                                                 Abstract From the results of observations made, it was found that the storage racks at Prima Medika Public Hospital were no longer adequate to accommodate medical records. The storage rack cannot be added because the 24 m² storage area has been filled by the currently available storage racks. The type of research used is descriptive quantitative with the type of time series data. The population in this study amounted to 113,389 medical records and a sample of 100 medical records was taken using the Slovin formula. Data collection techniques are observation, interviews, measurements, documentation studies. This research produces four alternative storage rack calculations and four layout descriptions of storage space requirements for the next five years. The first alternative is the addition of 87 open iron shelves with an area of 545.94 m2 . The second alternative is the addition of 102 open iron shelves with an area of 663.89 m2 . The third alternative is the addition of 24 roll o'packs with an area of 304,29 m². The fourth alternative is the addition of 28 roll o'packs with an area of 398,52 m2 . The hospital needs to add shelves and storage space, but another alternative is that the hospital can switch to using electronic medical records that use a database as the main storage.Keywords: filing, shelf and storage room planning, medical record

    Hubungan Keluhan Muskuloskeletal Terhadap Fleksibilitas Otot Lumbal Pada Petani Laki-laki Umur 55-65 Tahun di Desa Tibubiu, Kabupaten Tabanan

    No full text
                                                     Abstrak Sikap membungkuk merupakan salah satu kegiatan yang dapat menimbulkan keluhan muskuloskeletal pada petani karena dilakukan dalam waktu yang lama dan berulang. Sikap membungkuk akan membuat otot berkontraksi dan menyebabkan timbul keluhan muskuloskeletal serta membuat otot menjadi kaku dan tegang yang dapat mengakibatkan penurunan fleksibilitas otot lumbal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional tanpa memberikan perlakuan. Sampel penelitian berjumlah 23 orang yang didapat berdasarkan kriteria penelitian. Untuk menguji hipotesis, dilakukan uji korelasi spearman rank untuk mengetahui hubungan dua variabel dengan hasil signifikan yang diperoleh 0.000 dengan angka koefisien korelasi 0.762 yang berarti hubungan kedua variabel kuat dengan arah negatif yang artinya berlawanan arah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara keluhan muskuloskeletal terhadap fleksibilitas otot lumbal.Kata kunci: Petani Laki-laki, Keluhan Muskuloskeletal, Fleksibilitas Otot Lumbal                                            Abstract Bowing is one of the activities that can cause musculoskeletal complaints to farmers because it is done for a long time and repeatedly. Bending posture causes muscle contractions and causes musculoskeletal complaints and stiffening muscles which can result in decreased flexibility of the lumbar muscles. This study is a quantitative study with cross sectional design without treatment. The study sample was 23 people obtained based on the research criteria. To test the hypothesis, a spearman rank correlation test was conducted to find the relationship of two variables with a significant result obtained by 0.000 with a correlation coefficient of 0.762 which means the relationship of the two variables is strong in a negative direction. Based on research results, it can be inferred that there is a link between musculoskeletal complaints and lumbar flexibility.Keywords: Male Farmer, Musculoskeletal Complaints, Lumbar Muscle Flexibilit

    Rancang Bangun Sistem Informasi Pelayanan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Berbasis Web di UPTD Puskesmas Tabanan III

    No full text
                                                          Abstrak Waktu tunggu adalah waktu yang diperlukan untuk memperoleh pengobatan kesehatan dari lokasi sampai dengan masuk ke ruang poli dokter. Berdasarkan hasil observasi didapatkan durasi waktu tunggu yang diterima pasien rawat jalan di puskesmas Tabanan III adalah 62 menit. Teknik pengambikan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu sebanyak 71 orang. Pengujian sistem informasi ini menggunakan black box testing. Kemudian, akan diuji usability dengan menggunakan Use Quesionare dalam bentuk tabel ceklist. Hasil penelitian dalam pengujian usability, yaitu 80,2 % dengan klasifikasi sebagai “baikâ€. Dapat disimpulkan penelitian ini berhasil membuat rancang bangun sistem informasi pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan berbasis web di UPTD Puskesmas Tabanan III yang dapat menampilkan semua jadwal poliklinik dan dokter. Sistem ini juga dapat membantu pasien melakukan pendaftaran secara online dengan waktu rata-rata waktu tunggu pasien sebesar 22 menit dan dapat menampilkan estimasi waktu tunggu pasien.Kata kunci: Pendaftaran online, pasien rawat jalan, Web.                                                  Abstract The waiting time is the time required to obtain health treatment from the location until entering the doctor's poly room. Based on the results of observations, it was found that the duration of the waiting time received by outpatients at the Tabanan III health center was 62 minutes. The sampling technique in this study used a total sampling of 71 people. Testing this information system uses black box testing. Then, it will be tested for usability using Use Quesionare in the form of a checklist table. The results of the study in usability testing, which was 80.2% with the classification as "good". It can be concluded that this study succeeded in designing a web-based outpatient registration service information system at the UPTD Puskesmas Tabanan III which can display all polyclinic and doctor schedules. This system can also help patients register online with an average patient waiting time of 22 minutes and can display the estimated patient waiting time.Keywords: Online registration, outpatient, Web

    Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Poli Umum Terhadap Kualitas Pelayanan di UPTD Puskesmas Kediri II Kabupaten Tabanan

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kepuasan pasien di UPTD Puskesmas KEdiri II Kabupaten Tabanan terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diperolehnya. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang dikenal sebagai penelitian kuantitatif deskriptif digunakan. Pendekatan pengumpulan data yang digunakan meliputi studi dokumentasi, studi lapangan yang dilakukan di lapangan dengan cara observasi dan penyebaran kuesioner, serta studi lapangan yang dilakukan di lapangan. Data dianalisis menggunakan teknik yang dikenal sebagai evaluasi kinerja penting, yang disingkat IPE. Berdasarkan hasil temuan, pasien Poliklinik Rawat Jalan Umum UPTD Puskesmas Kediri II  abupaten Tabanan memiliki pandangan yang baik terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh fasilitas tersebut. Poliklinik ini terletak di Kabupaten Tabanan. Tinjauan ini berfokus pada kualitas layanan berdasarkan lima parameter tersebut. Terdapat 66,8 persen tingkat kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Kediri II Kabupaten Tabanan yang menunjukkan bahwa pasien di sana senang dengan kualitas pelayanan yang ditawarkan. Masing-masing dari lima aspek kualitas layanan  ketergantungan, daya tanggap, jaminan, empati, dan nyata menghasilkan nilai kesenjangan yang negatif. aspek ini adalah: memiliki nilai gap tertinggi di dalam Gedung Puskesmas, dan penataan area pendaftaran, ruang tunggu, dan ruang pemeriksaan merupakan salah satu yang tidak hanya praktis tetapi juga indah secara visual. Berdasarkan hasil penelitian, secara keseluruhan tingkat kualitas pelayanan yang ditawarkan UPTD Puskesmas Kediri II Kabupaten Tabanan kepada pasien Poli Umum Rawat Jalan dinilai tinggi pada kelima aspek yang digunakan untuk mengevaluasinya. Jika dilihat dari kualitas pelayanan yang diberikan, UPTD Puskesmas Kediri II Kabupaten Tabanan memiliki tingkat kepuasan pasien sebesar 66,8 persen yang menempatkannya pada kelompok senang

    Analisis Faktor Penyebab Peningkatan Kunjungan Pasien Poliklinik Rawat Jalan VCT di Rumah Sakit Daerah Mangusada Kabupaten Badung

    No full text
    Rumah Sakit Daerah Mangusada Kabupaten Badung merupakan salah satu rumah sakit di Provinsi Bali yang mengalami dampak besar dari Covid-19. Dampak yang paling terlihat adalah menurunnya Kunjungan Pasien. Namun Poliklinik VCT mengalami peningkatan kunjungan pasien selama pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab peningkatan kunjungan pasien di poliklik VCT RSD Mangusada Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 informan yang terdiri dari 1 orang pemegang program, 1 orang perawat dan 3 orang pasien. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah kunjungan pasien poliklinik VCT dipengaruhi oleh faktor internal meliputi perubahan sikap atau sifat pasien pada saat pandemi covid-19 dan faktor eksternal meliputi faktor dukungan, faktor pelayanan faktor ketersediaan obat dan faktor stigma masyarakat pada masa pandemi covid-19

    Korelasi Posisi Kerja yang Menyebabkan Neck Pain pada Pekerja Eyelash Extension di Salon Lash and Beauty Denpasar, Bali

    No full text
    Eyelash extension merupakan trand atau gaya kosmetik yang digunakan untuk meningkatkan volume bulu mata seseorang yang bisa disebut dengan metode sambung bulu mata menggunakan bulu mata sintetis. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Salon Lash And Beauty Denpasar, Bali, posisi kerja pada pekerja eyelash extension yang gerakannya monoton dan tidak ergonomis dapat menyebabkan keluhan nyeri leher (neck pain). Posisi kerja adalah postur tubuh yang secara alami dibentuk oleh tubuh pekerja, dan postur yang berinteraksi dengan kebiasaan kerja dan peralatan yang digunakan dalam bekerja. Dalam penelitian ini dilakukan dua metode pengukuran. Pengukuran yang digunakan yaitu VAS dan RULA. Tujuan pengukuran VAS adalah untuk mengetahui nilai / skor nyeri yg dirasakan oleh pekerja eyelash extension yang didapatkan hasil VAS 4 orang dengan skor 3, 4 orang dengan skor 4 dan 4 orang dengan skor 5. Sedangkan tujuan pemeriksaan RULA adalah untuk mengetahui beban kerja tubuh bagian atas yang didapatkan hasil pengukuran RULA 3 orang dengan skor 4, 4 orang dengan skor 5, dan 5 orang dengan skor 6. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahi hubungan posisi kerja yang menyebabkan keluhan neck pain pada pekerja eyelash extension. Penelitian ini menggunakan metode korelasi yang menggunakan 12 sampel penelitian. Data dari ke 12 sampel ini akan dilakuan dengan menggunakan Uji SPSS dengan pengukuran Uji Linearitas Regresi dan Uji Hipotesis menggunakan metode pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan yaitu P<0,005  yang berarti terdapat korelasi yang kuat dan terdapat hubungan yang positif pada posisi kerja pekerja eyelash extension dengan keluhan neck pain pada sampel penelitian

    866

    full texts

    3,121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dhyana Pura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage E-Journal Universitas Dhyana Pura? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!