3121 research outputs found
Sort by
PKM PEMANFAATAN MALTODEKSTRIN DALAM PEMBUATAN BUMBU MIE KELOR GUD DI DESA BUAHAN, TABANAN
ABSTRAKKelor (Moringa oleifera) adalah tanaman bernilai tinggi yang dapat ditemui di daerah tropis dan subtropis. Manfaat kelor telah banyak dirasakan oleh masyarakat yang dikonsumsi dalam bentuk olahannya seperti ice, permen jelly, mie kelor. Salah satu masyarakat Desa Buahan, Tabanan yang bernama Bapak I Wayan Sumerta Dana Arta yang biasa disapa Pak Wayan Mokoh merintis usaha memanfaatkan daun kelor menjadi mie dengan nama “mie kelor gud†sejak tahun 2019. Permasalahan yang dihadapi yaitu rendahnya pengetahuan terkait pemanfaatan bahan pengisi untuk membuat bumbu mie yang lebih bervolume. Oleh karena itu tim pengabdi menawarkan solusi penambahan maltodekstrin pada bumbu sehingga bumbu menjadi lebih bervolume. Berdasarkan hasil pendampingan dan pelatihan pengunaan bahan pengisi yaitu maltodekstrin dalam pembuatan bumbu didapatkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 76,63% dan menghasilkan bumbu yang lebih bervolume. Sampai saat ini pesanan mie kelor sangat diminati sehingga pesanan terus meningkat selain di Bali juga dari luar daerah seperti Subang, Surabaya, Bekasi, Bogor dan Jakarta.Kata kunci: maltodekstrin, bumbu, mie kelo
PROTOTIPE GAME EDUKASI BAHASA INGGRIS UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR (SD)
ABSTRACTEnglish is an international language that is used almost all over the world. Bali as a national and international tourist destination really needs English as the language of instruction in the tourism industry, so the introduction of English needs to be done early. Currently English has been taught from Elementary School (SD) to Higher Education. The teaching method used so far is to explain directly in class. The teacher explains the material orally or by writing on the blackboard. This teaching method is considered too monotonous and less interesting so that students become bored. Using education games students can play while learning, making it more fun. Education games are not only entertaining, but also educational. Therefore, it is very suitable to be applied to elementary school students. The method used is the prototype method which consists of four stages, namely, Communication, Quick Plan and Modeling Quick Design, Construction of prototype, and Development Delivery & Feedback. From the evaluation, it was found that the prototype of this English educational game was "good". So that further development can be carried out.Keywords: prototype, education game, english educationABSTRAKBahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang digunakan hampir di seluruh dunia. Bali sebagai daerah tujuan wisata nasional dan internasional sangat memerlukan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar dalam industri pariwisata, Jadi pengenalan bahasa inggris perlu dilakukan sejak dini. Saat ini bahasa Inggris telah diajarkan dari Sekolah Dasar (SD) sampai Perguruan Tinggi. Metode pengajaran dilakukan selama ini adalah dengan menjelaskan secara langsung di kelas. Guru menjelaskan materi secara lisan maupun dengan menuliskan di papan tulis. Cara mengajar tersebut dianggap terlalu monoton dan kurang menarik sehingga siswa menjadi bosan. Dengan menggunakan game edukasi siswa dapat bermain sambil belajar, sehingga lebih menyenangkan. Game edukasi tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik. Oleh sebab itu, sangat cocok untuk diterapkan untuk siswa SD. Metode yang digunakan adalah metode prototipe yang terdiri dari empat tahapan yaitu, Communication, Quick Plan dan Modeling Quick Design, Contruction of prototype, dan Development Delivery & Feedback. Dari evaluasi yang dilakukan didapatkan bahwa prototipe game edukasi bahasa inggris ini sudah “baikâ€. Sehingga dapat dilakukan pengembangan lebih lanjut.Kata kunci : prototipe, game edukasi, bahasa ingri
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI POTENSI DESA GUNA MEWUJUDKAN PROGRAM DESA DIGITAL DI DESA KERAMAS BLAHBATUH GIANYAR
ABSTRACTThe digital village is one of the ideas issued by the government to advance the development of every village in the Republic of Indonesia. A village that was initially still conventional, of course, must experience changes in various aspects in order to become a digital village. One of the goals of a digital village is that the expansion of information can be carried out quickly and precisely, and is easily understood by village communities. Keramas Village is one of the villages that is committed to developing a digital village. but in making a website, of course, it needs analysis to suit the characteristics of the village. almost all villages are directed to use information technology to improve information services. One of the efforts in developing a digital village in Keramas Village is to create a Website-based Village Potential information system that can make it easier to disseminate information to the public. The design of this information system uses the prototype method which aims to adjust the needs of the user.Keywords: Information System, Digital Village, Village Potential, Web.ABSTRAKDesa digital merupakan salah satu gagasan yang yang dikeluarkan oleh pemerintah guna memajukan perkembangan setiap desa di Republik Indonesia. Desa yang awalnya masih bersifat konvensional tentunya harus mengalami perubahan di berbagai aspek agar menjadi sebuah desa digital. salah satu tujuan dari desa digital adalah dalam perluasan informasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat, serta mudah dipahami oleh para masyarakat desa. Desa Keramas merupakan salah satu desa yang berkomitmen untuk mengembangkan desa digital. namun dalam membuat sebuah website tentunya perlu analisis agar sesuai dengan karakteristik desa tersebut. hampir keseluruhan desa diarahkan untuk menggunakan teknologi informasi untuk meningkatkan layanan informasi. Salah satu upaya dalam mengembangkan desa digital pada Desa Keramas adalah dengan membuat sistem informasi Potensi Desa berbasis Website yang dapat mempermudah dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat. Perancangan Sistem informasi ini menggunakan metode prototype yang bertujuan menyesuaikan keperluan user.Kata Kunci : Sistem Informasi, Desa Digital, Potensi Desa, Websit
ARSITEKTUR MESIN PRESENSI BERBASIS RFID MENGGUNAKAN REALTIME DATABASE
ABSTRACTThe presence of human resources is an important part of operations of a company and institution, but at this time The attendance approach has problems such as conventional recording or using non integrated devices. This research develops an RFID-based attendance system (Radio Frequency Identification Device, RFID) with a real-time database. Utilizing the authentication method with a real time database will make it easier to monitor the whereabouts of employees in operations. In this system, employee attendance information in the company and institutions can be reviewed quickly without the need to actively request data on the server. In addition, attendance data efficiency statistics can also be promoted to effectively satisfy the daily attendance needs of enterprises and institutions.Keywords: Presensi, Absensi, RFID, realtime, database.ABSTRAKKehadiran sumber daya manusia adalah bagian pnting dari operasional sebuah perusahaan dan lembaga, tapi saat ini pendekatan kehadiran memiliki masalah seperti pencatatan secara konvensional ataupun menggunakan perangkat yang tidak terintegrasi. Penelitian ini mengembangkan sistem presensi berbasis RFID (Radio Frequency Perangkat Identifikasi, RFID) dengan realtime database. Dengan memanfaatkan metode autentikasi dengan realtime database akan memudahkan dalam memonitoring keberadaan karyawan dalam operasional. Dalam sistem ini, informasi kehadiran karyawan di perusahaan dan lembaga dapat ditinjau dengan cepat tanpa perlu aktif meminta data pada server. Selain itu, statistic efisiensi data kehadiran juga dapat dipromosikan secara efektif memuaskan kebutuhan kehadiran harian perusahaan dan institusi.Kata Kunci: Presensi, Absensi, RFID, realtime, database
PERANCANGAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM PADA PROGRAM STUDI TEKNOLOGI REKAYASA PERANGKAT LUNAK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BALI
ABSTRACTThe Bali State Polytechnic already has a Learning Management System which can be penetrated on the https://elearning.pnb.ac.id page. However, the lack of adequate resources for monitoring existing systems makes applications difficult to update. Meanwhile, the need to update as well as requests for additional features from the lecturers and students side are increasing. Therefore, an open-source learning management system application is needed when there is a lack of resources to monitor the system and add existing features quickly and easily.Keywords: Learning Management System, Blended-Learning.ABSTRAKPoliteknik Negeri Bali telah memiliki Learning Management System yang dapat diakses di halaman https://elearning.pnb.ac.id. Namun, kurangnya sumber daya yang memadai untuk memonitoring sistem yang sudah ada membuat aplikasi menjadi tidak mudah untuk diperbarui. Sementara itu, kebutuhan untuk memperbarui serta permintaan penambahan fitur yang ada dari sisi dosen dan mahasiswa semakin meningkat. Oleh karena itu, aplikasi learning management system yang bersifat open-source sangat dibutuhkan ketika kurangnya sumber daya yang ada untuk memonitoring sistem serta menambah fitur-fitur yang ada dengan cepat dan mudah.Kata Kunci : Learning Management System, Blended-Learning
SISTEM INFORMASI SURAT KELUAR MASUK BERBASIS WEB PADA SEKOLAH DASAR NEGERI 3 BUBUNAN
ABSTRACTThe development of information technology is growing so rapidly, both in the world of education, business, industry, commerce and so forth. Information technology is very helpful by making it easy for users to solve various things. For this reason, the authors conducted research in an educational institution in Primary School Sekolah Dasar Negeri 3 Bubunan. In accordance with the analysis conducted by the author when conducting research it was found that handling the management of incoming and outgoing mails still uses conventional or manual methods. To improve the manual system, the authors designed and built an information system that web-based mail and out which will hopefully be able to provide better results than the previous system. The conclusion that can be drawn from the problem above is the writer builds an information system of incoming and outgoing mails at Bubunan Primary School Sekolah Dasar Negeri 3 Bubunan so that the agency has a computerized application that can later be more effective and efficient. With this information system, it will be able to minimize the weaknesses or weaknesses of the previous system.Key Word: Information Systems, In and Out Mail, Web.ABSTRAKMemang tidak dapat dipungkiri pada masa sekarang ini perkembangan teknologi informasi tumbuh dengan sedemikian pesatnya, baik itu di dunia pendidikan, usaha, industri, perdagangan dan lain sebagainya. Teknologi informasi sangatlah membantu dengan memberikan kemudahan bagi penggunanya dalam menyelesaikan berbagai hal. Untuk itu penulis melakukan penelitian di sebuah instansi pendidikan pada Sekolah Dasar Negeri 3 Bubunan. Sesuai analisa yang dilakukan penulis saat melaksanakan penelitian ditemukan bahwa penanganan pengelolaan surat keluar masuk masih menggunakan metode konvensional atau manual. Untuk memperbaiki sistem manual tersebut penulis merancang dan membangun sebuah sistem informasi surat keluar masuk berbasis web yang nantinya diharapkan akan dapat memberikan hasil yang lebih baik dari sistem sebelumnya. Kesimpulan yang dapat diambil dari permasalahan diatas adalah penulis memangun sebuah sistem informasi surat keluar masuk pada Sekolah Dasar Negeri 3 Bubunan sehingga instansi tersebut memiliki aplikasi yang sudah terkomputerisasi yang nantinya bisa lebih efektif serta efisien. Dengan adanya sistem informasi tersebut nantinya akan dapat meminimalisir kekurangan atau kelemahan dari sistem sebelumnya.Kata Kunci: Sistem Informasi, Surat Keluar Masuk, Web
WOMEN’S LANGUAGE FEATURES USED BY MAIN FEMALE CHARACTER IN SUFFRAGETTE MOVIE
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fitur bahasa wanita dan fungsi darisetiap fitur tersebut yang digunakan oleh Maud yang merupakan pemeran utama wanita padafilm Suffragette. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui film Suffragette dan naskahfilm tersebut. Data pada penelitian ini berupa ucapan dari Maud Watts yang merupakan tokohutama wanita dalam film Suffragette. Data penelitian ini diperoleh melalui metode observasidan dokumentasi. Metode kualitatif diterapkan pada penelitian ini untuk menganalisis data.Data dianalisis berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Lakoff (1973) tentang fitur bahasawanita dan teori yang dikemukakan oleh Pearson (1985) tentang lima fungsi bahasa wanita.Temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa ada delapan fitur bahasa wanita yangdigunakan oleh Maud pada film Suffragette. Fitur-fitur tersebut yaitu lexical hedges ataufillers (10.84%), tag questions (2.41%), rising intonation on declarative (15.66%), emptyadjective (3.61%), intensifiers (7.23%), hypercorrect grammar (38.55%), super polite form(7.23%) and emphatic stress (14.46%). Berdasarkan teori dan temuan, peneliti menemukanlima fungsi bahasa wanita. Antara lain, untuk mengekspresikan ketidakpastian, untukmendapatkan respon, untuk melembutkan ucapan, untuk memulai diskusi, dan untukmengekspresikan perasaan
Pelatihan dan Pendampingan Pengurus Melalui Layanan Psikoedukasi di Rumah Singgah Palembang
Rumah Singgah Pengobatan merupakan tempat yang memfasilitasi para pasien dan pendamping yang dalam hal ini yaitu keluarga pasien dengan pelayanan yang diharapkan dapat secara optimal memberikan pelayanan, khususnya pelayanan dalam bentuk penguatan emosional. Pelayanan Psikedukasi saat ini menjadi hal yang cukup memberikan dampak yang sangat positif dalam membantu pelayanan psikologis, dengan berbagai masalah seperti stress, kecemasan, putus asa, ketidakberdayaan. Tujuan program ini memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pengurus untuk mewujudkan layanan psikedukasi. Metode implementasi meningkatkan keterampilan komunikasi pengurus dalam memberikan bimbingan edukasi dan penguatan. Terdapat peningkatan kemampuan bimbingan edukasi dan penguatan yang dirasakan oleh pengurus yang dapat diterapkan kepada pasien dan pendamping pasien
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Hidangan Kudapan serta Pengetahuan Usaha Kecil bagi Rukun Ibu Paroki Roh Kudus Babakan Canggu, Badung Bali
Rukun Ibu Paroki Roh Kudus Babakan, di Gereja Katolik Roh Kudus, Banjar Babakan Canggu, Kuta Utara. Mata pencaharianya sebagai pegawai (swasta maupun negeri), pelaku pariwisata, dan juga sebagai ibu rumah tangga. Penghasilan dalam rumah tangga sebaiknya tidak bergantung pada kepala keluarga saja, ada baiknya dibantu oleh anggota keluarga lainnya, seperti istri atau anak yang sudah masuk usia produktif. Seorang ibu rumah tangga diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk menambah pendapatan dalam keluarga. Kemampuan serta keterampilan dalam pengolahan hidangan kudapan merupakan potensi yang bermanfaat untuk dikembangkan agar nantinya dapat menghasilakan produk dengan mutu serta kualitas yang baik, rasa yang enak, penampilan menarik, memiliki nilai gizi serta aman untuk dikonsumsi. Untuk meningkatkan perekonomian serta kebutuhan dalam rumah tangga dengan mengikuti pelatihan dan pendampingan pengolahan hidangan kudapan serta pengetahuan usaha kecil yang bertujuan untuk memberikan wawasan, keterampilan, serta pengetahuan teknik pengolahan hidangan kudapan serta memberikan informasi kepada para peserta bahwa pelatihan pendampingan ini memberikan manfaat khususnya dalam mengembangkan usaha/entrepreneurship
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIC CAIR DARI KOMBINASI AIR CUCIAN BERAS DAN EM4 TERHADAP PERTUMBUHAN DAUN BAWANG (Allium fistulosum)
Masyarakat banyak mengkonsumsi sayuran karena merupakan salah satu tanaman hortikultura yang mengandung vitamin dan mineral. Salah satu jenis tanaman sayuran yang memiliki potensi pengembangan intensif dan menguntungkan adalah daun bawang (Allium fistulosum L.) yang dapat digunakan sebagai bumbu dapur dan penyedap masakan. Karena bawang merah memiliki aroma yang khas, makanan pun disajikan bersama bumbu daun bawang yang memiliki aroma menyenangkan dan menambah rasa dan kelezatan pada apa pun yang mengandung daun bawang karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Daun bawang mengandung 29,0 kalori dan g protein per 100 g.1,8g lemak, 0,4g karbohidrat, 6,0g serat, 0,9g abu 0,5 mg kalsium, 35,0 mcg fosfor, 38,0mcg besi, 3,20mcg vitamin A, 910,0mcg thiamin, 0,08 mcg riboflavin ,0,09mcg niasin, 0,60 mcg.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair dari kombinasi air cucian beras dan EM4 terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun bawang. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu: A0 : kontrol, A1 : air cucian beras bilasan pertama, A2 : air cucian beras bilasan kedua dan A3 : air cucian beras bilasan ketiga. Setiap ulangan terdiri atas 2 unit percobaan sehingga terdapat 16 populasi tanaman daun bawang. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pengaruh tinggi dan jumlah daun pupuk organik cair dari kombinasi air cucian beras dan EM4 memiliki pengaruh signifikan tehadap pertumbuhan tinggi dan jumlah daun bawang. Rata rata tinggi daun bawang A1: POC air cucian beras bilasan pertama 24,5. A2: POC air cucian beras bilasan ke dua 25,25. A3: POC air cucian beras bilasan ke tiga 27,rata rata jumlah daun bawang A1: 4, A2 :5,25 dan A3 : 5,25. Pemberian pupuk organik cair dari urutan bilasan air cucian beras dan EM4 hasil yang paling baik yaitu perlakuan A3.
Kata Kunci: pupuk organik cair, kombinasi, air_cucian_beras, daun_bawan