3121 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pengetahuan Investasi, Pelatihan Pasar Modal dan Kemajuan Teknologi terhadap Minat Investasi Mahasiswa di Pasar Modal
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengetahuan investasi, pelatihan pasar modal dan kemajuan teknologi informasi terhadap minat investasi mahasiswa di pasar modal baik secara simultan maupun parsial. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 3.829 data dan dari jumlah populasi tersebut sampel yang diambil sebanyak 48 orang mahasiswa yang dilakukan di wilayah Kabupaten Badung. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode kuesioner dan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian, diketahui bahwa pengetahuan investasi dan kemajuan teknologi informasi tidak berpengaruh pada minat investasi sedangkan pelatihan pasar modal berpengaruh positif pada minat investasi mahasiswa
Strategi Pengelolaan Daya Tarik Wisata Gua Batu Cermin di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur
Gua Batu Cermin yang terletak di Desa Batu Cermin Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, memiliki potensi daya tarik wisata yang kaya namun belum dikelola secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan yang ideal dalam pengembangan daya tarik wisata Gua Batu Cermin. Penelitian ini menggunakan Purposive Sampling sebanyak 12 orang dan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat). Melalui analisis Matriks IFAS dan EFAS diperoleh hasil perhitungan skor untuk IFAS sebesar 3,15 dan EFAS sebesar 3,07 yang berarti Gua Batu Cermin berada pada kuadran I yaitu posisi Growth (Pertumbuhan). Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan dianalisis strategi pengelolaannya dengan menggunakan pendekatan SWOT. Strategi SO (Strength-Opportunity) diimplementasikan dengan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Strategi ST (Strength-Threat) melibatkan penggunaan kekuatan untuk mengatasi ancaman. Strategi WO (Weakness-Opportunity) diimplementasikan dengan meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang. Strategi WT (Weakness-Threat) diimplementasikan dengan meminimalkan kelemahan untuk menghindari ancaman
Rancang Bangun Sistem Evaluasi Kinerja Dosen Universitas Dhyana Pura Berbasis Web
Abstract One way to improve the quality and performance of lecturers in guiding their students in hard and soft skills is to evaluate the performance of lecturers. Based on initial observations using interview techniques that the authors conducted on SPMI staff at Dhyana Pura University, it admits that the data processing usually takes days, and the lack of staffing makes the data processing process take longer. Therefore, the author makes a web-based system design for lecturer performance evaluation to facilitate the computerized data processing process and reduce several obstacles. In this study, the authors create a website-based system. To use the PHP framework in the form of Codeigniter and MariaDB as databases in this information system and use the Waterfall method to design a lecturer performance evaluation system. Using the Waterfall and Web-based is expected to facilitate the management of lecturer evaluation data to shorten the time and minimize the possibility of human error.Keywords:Codeigniter, Lecturer Performance Evaluation, MariaDB, SPMI, WaterfallAbstrak Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan kinerja dosen dalam membimbing mahasiswanya dalam kemampuan hardskills dan softskills adalah evaluasi kinerja dosen. Berdasarkan observasi awal menggunakan teknik wawancara yang penulis lakukan pada staff SPMI Universitas Dhyana Pura diketahui bahwa pengolahan data yang dilahkukan biasanya memerlukan waktu berhari-hari dan kurangnya tenaga kerja membuat proses pengolahan data menjadi lebih lama. Oleh karena itu, penulis membuat sebuah rancangan sistem evaluasi kinerja dosen berbasis web untuk memudahkan proses pengolahan data terkomputerisasi sehingga mengurangi beberapa kendala. Dalam penelitian ini penulis membuat sistem berbasis Website. Dengan menggunakan framework PHP berupa Codeigniter untuk membuat web server, MariaDB sebagai database dalam sistem informasi ini, dan menggunakan metode Waterfall sebagai metode perancangan sistem evaluasi kinerja dosen. Dengan menggunakan metode Waterfall dan berbasis Web diharapkan dapat mempermudah dalam pengelolaan data evaluasi dosen sehingga dapat mempersingkat waktu dan memperkecil kemungkinan adanya human error.Kata kunci:Codeigniter, Dosen, Evaluasi Kinerja SPMI, MariaDB, Waterfal
Implementasi Aplikasi Teknologi Informasi untuk Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di UPT Puskesmas Abiansemal IV Kabupaten Badung
                         Abstrak Inovasi pelayanan kesehatan sebagai upaya pencegahan dan penaggulangan stunting. Desa Punggul meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Garbasari Punggul (SIGARPU) untuk meningkatkan kinerja Posyandu dalam mengatasi stunting. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Sigarpu dalam mengatasi stunting dengan membandingkan Desa Selat sebagai Desa tanpa Aplikasi di Wilayah UPT Puskesmas Abiansemal IV Kabupaten Badung. Penelitian ini analitik kuantitatif dengan design cross sectional. Teknik samplingnya proportionate stratified random sampling. Variabel meliputi aplikasi teknologi informasi dan indeks gizi balita. Hasil indeks TB/U balita di Desa tanpa aplikasi: sangat pendek 6 orang (13.0%), pendek 27 orang (58.7%), normal 12 orang (26.1%) tinggi 1 orang (2.2%). Hasil indeks TB/U balita di Desa Sigarpu, pendek 3 orang (6.1%), normal 44 orang (89.8%) tinggi 2 orang (4.1%). Uji Man Whitney menunjukkan p value sebesar 0.000 (p value < 0.05) yaitu ada perbedaan indeks TB/U balita antara kedua Desa.Kata kunci: Indeks Status Gizi Balita, Stunting, Aplikasi Sigarpu, Pencegahan Stunting                       Abstract Health service innovation as an effort to prevent and overcome stunting. Punggul Village launched the Garbasari Punggul Information System Application (SIGARPU) to improve the performance of Posyandu in overcoming stunting. This study aims to analyze the implementation of Sigarpu in overcoming stunting by comparing Selat Village as a village without application in the UPT area of Abiansemal IV Health Center, Badung Regency. This research is quantitative analytic with cross sectional design. The sampling technique is proportionate stratified random sampling. The variables include the application of information technology and the nutritional index of children under five. The results of the TB/U under five in the village without the application: very short 6 people (13.0%), short 27 people (58.7%), normal 12 people (26.1%) high 1 person (2.2%). Sigarpu village, short 3 people (6.1%), normal 44 people (89.8%) tall 2 people (4.1%). The Man Whitney test shows a p value of 0.000 (p value < 0.05), which means that there is a difference in the TB/U under fives index between the two villages
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DUPLIKASI NOMOR REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT DAERAH MANGUSADA KABUPATEN BADUNG
Berdasarkan survey awal di Instalasi Rekam Medis, pada bulan Juni sampai dengan Juli 2021 didapatkan penomoran rekam medis pasien rawat jalan yang memiliki nomor ganda (duplikasi) sebanyak 187 (0,94%) dari 19.888 rekam medis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya duplikasi nomor rekam medis pasien rawat jalan di Rumah Sakit Daerah Mangusada Kabupaten Badung.Rancangan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analitik kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional, dan sampel dalam penelitian ini adalah rekam medis pasien rawat jalan dengan penomoran yang duplikasi berjumlah 187 rekam medis.Hasil penelitian ini adalah dari 187 rekam medis yang memiliki nomor ganda (duplikasi) didapatkan hubungan yang signifikan antara rekam medis yang salah letak (misfile) dengan terjadinya duplikasi nomor rekam medis pasien rawat jalan di Rumah Sakit Daerah Mangusada Kabupaten Badung, memiliki nilai p value = 0,000 (< 0,05), dengan jumlah rekam medis yang salah letak (misfile) sebanyak 112 (59,9%). Adanya hubungan yang signifikan antara rekam medis yang tidak ditemukan (drop out) dengan terjadinya duplikasi nomor rekam medis pasien rawat jalan di Rumah Sakit Daerah Mangusada Kabupaten Badung, yang memiliki nilai p value = 0,000 (< 0,05), dengan jumlah rekam medis yang tidak ditemukan (drop out) sebesar 96 (51,3%). Serta adanya hubungan yang signifikan dari tidak adanya tracer rekam medis dengan terjadinya duplikasi nomor rekam medis pasien rawat jalan di Rumah Sakit Daerah Mangusada Kabupaten Badung, memiliki nilai p value 0,004 (< 0,05) dengan tracer berjumlah 10 (5,4%).Kesimpulan dalam penelitian ini, dari hasil perhitungan uji staitistik dengan Chi-square didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kejadian penomoran rekam medis pasien rawat jalan yang duplikasi dengan salah letak (misfile) rekam medis, rekam medis yang tidak ditemukan (drop out) dan rekam medis keluar yang tidak ada tracernya
MANAJEMEN PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) DI UPTD. PUSKESMAS MENGWI I KABUPATEN BADUNG
Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu pelayanan dasar yang ada di Puskesmas. Tujuan umum adalah meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kematian ibu dan anak. Pada tahun 2020 di Puskesmas Mengwi I terjadi kasus kematian ibu hamil, sebanyak 2 kasus dan cakupan program KIA mengalami penutunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran manajemen pelayanan kesehatan berdasarkan fungsi manajemen. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriktif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan informan. Informan berjumlah 5 orang, yang mengetahui tentang program KIA. Hasil penelitian menunjukan bahwa, fungsi manajemen pada program perencanaan dalam proses identifikasi masalah mengalami kendala, karena data tidak lengkap. Pengorganisasian telah dilakukan dengan pembagian tugas kerja dan menyusun kelompok kerja. Pelaksanaan dalam penyelesaian kegiatan program tidak tepat waktu. Pengawasan pada posyandu binaan tidak optimal dilakukan setiap bulan. dan evaluasi untuk menilai keberhasilan program
Gambaran Kondisi Kesehatan Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tegallalang I
Kondisi kesehatan balita dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor penyebab, yaitu faktor langsung yang mempengaruhi status gizi individu, yaitu faktor makanan dan penyakit infeksi. UPTD Puskesmas Tegallalang I terletak di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan design Cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah balita umur 12-59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tegallang I dengan jumlah 92 balita. Teknik analisa data menggunakan tabel tabulasi silang. Hasil dari penelitian ini menunjukan 6 orang (40%) memiliki riwayat BBLR dengan riwayat infeksi penyakit berisiko, sebanyak 9 orang (19,6 %) riwayat pemberian MP ASI tidak tepat dengan riwayat infeksi penyakit berisiko, sebanyak 17 orang (26,8%) memiliki riwayat pemberian ASI tidak eksklusif dengan riwayat infeksi penyakit berisiko. Kondisi kesehatan balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tegallalang I lebih banyak yang tidak ASI Eksklusif dan cukup banyak yang pemberian MP ASI nya tidak tepat
PERBANDINGAN MALNUTRISI DI DESA GARBASARI KABUPATEN BADUNG DENGAN DESA NON GARBASARI KOTA DENPASAR
Gerakan Badung 1000 Hari Pertama Kehidupan (Garbasari) merupakan salah satu inovasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung dalam menanggulangi masalah gizi pada balita Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menggambarkan hasil penelitian. Sampel yang digunakan berjumlah 148 sampel yang terdiri dari 87 orang dari desa yang menerapkan program Garbasari di Kabupaten Badung dan 51 orang dari desa yang tidak menerapkan program Garbasari di Kota Denpasar. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran secara langsung serta kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan indeks berat badan berdasarkan umur(BB/U), tinggi badan berdasarkan umur (TB/U) serta berat badan berdasarkan tinggi badan (BB/TB) pada balita di desa yang menerapkan program Garbasari di Kabupaten Badung dengan desa yang tidak menerapkan program Garbasari di Kota Denpasar. Diketahui jika Program Garbasari ini dapat meningkatkan status gizi balita. Sehingga perlu dimaksimalkan lagi tindakan informasi kepada responden yang mana diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari
Analisis Dampak Misfile Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) terhadap Kejadian Patient Safety, Response Time Pendaftaran dan Pengajuan Klaim di Rumah Sakit Tingkat II Udayana
Misfile adalah kesalahan lokasi data pasien, kesalahan penyimpanan data pasien, atau file pasien yang tidak dapat ditemukan di rak. Misfile berdampak terhadap kejadian patient safety, response time pelayanan pendaftaran dan pengajuan klaim BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak misfile rekam medis terhadap kejadian patient safety, perpanjangan response time pelayanan, serta pengajuan klaim berkas pasien rawat jalan peserta BPJS Kesehatan di Rumah Sakit TK. II Udayana. Peneltian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sampel 5 orang petugas dan data pendukung rekam medis pasien rawat jalan periode Oktober - Desember 2022 yang dinyatakan misfile berjumlah 122 kasus di Rumah Sakit TK. II Udayana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) misfile berdampak pada kejadian patient safety pada beberapa sasaran, yaitu sasaran II sebesar 12 (10%), sasaran III sebesar 10 (8%), dan sasaran IV sebesar 3 (2%); (2) misfile berdampak pada perpanjangan response time pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan di loket pendaftaran sebesar 51 (42%); dan (3) misfile berdampak pada tertundanya pengajuan berkas klaim pasien rawat jalan peserta BPJS Kesehatan sebesar 46 (38%). Terjadinya misfile berdampak pada kejadian patient safety, perpanjangan response time pelayanan pasien, juga tertundanya pengajuan klaim BPJS. Dampak tersebut ditunjukkan pada komunikasi yang tidak efektif antara pemberi layanan dan pasien, tidak adanya riwayat pengobatan/terapi pasien, keselamatan pasien terutama pasien gawat darurat, proses pendaftaran pasien menjadi lama, tertundanya pengajuan klaim BPJS yang akan berpengaruh pada pendapatan rumah sakit setiap bulannya, peningkatan beban kerja petugas filing dan mutu pelayanan rumah sakit
Pengaruh Pemberian Diabetes Self-Management Education (DSME) Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien DM di Ruang Rawat Inap RSUD Tabanan
Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit tidak menular (PTM) yang terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir baik secara global maupun nasional. Salah satu aspek yang memegang peranan penting dalam penatalaksanaan DM adalah edukasi dalam bentuk DSME. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian DSME terhadap tingkat pengetahuan pasien DM di ruang rawat inap di RSUD Tabanan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian pre and post-test nonequivalent control group. Responden berjumlah 40 orang dibagi menjadi 2 kelompok. Data diambil menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan uji statistik Wilxocon. Hasil analisis statistik uji Wilxocon didapatkan pada kelompok kontrol p = 0,004 dan pada kelompok perlakuan p= 0,000. Terdapat pengaruh pemberian DSME terhadap tingkat pengetahuan pada pasien DM di ruang rawat inap RSUD Tabanan