E-Journal Universitas Dhyana Pura

E-Journal Universitas Dhyana Pura
Not a member yet
    3121 research outputs found

    SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN DILENGKAPI RUTE MENUJU OBYEK WISATA KABUPATEN BANDUNG BARAT BERBASIS WEBGIS

    No full text
    ABSTRACTIn this study, a system was developed that can provide information about the location of tourist destinations and road routes to selected locations in the form of maps utilizing geographic information systems. This research was conducted to support tourism in West Bandung Regency (KBB) so that it is more developed so that it becomes one of the main tourist destinations in the western part of Java Island. So far, information about tourist destinations is still in the form of news and does not yet have a map feature, let alone the route feature to the location of tourist destinations. The development of this system uses the programming language PHP, CSS, HTML, MySQL database and Google Maps API. The displayed map is taken from Google Maps, and then edited to provide information on tourist destinations and travel routes to the desired location. The results of this study are in the form of a website-based Geographic Information System equipped with features such as information on the location of tourist destinations, news, articles, visitor comments, maps and routes to tourist destinations. The maps and routes have been adapted to the factual conditions that will be passed by web visitors or potential visitors to tourist destinations in West Bandung Regency. The location of this object is obtained by conducting a survey directly to the tourist object. By implementing the features of the Google Maps API which are accompanied by Auto Update and Directions Service functions to display maps in mapping the location of tourist objects in this geographic information system, visitors can find out the location of tourist destinations in West Bandung district without having to ask other people. Website administrators can add tourist destination locations, change and delete them. From the results of the questionnaire it is known that the geographic information system for mapping tourist destinations in West Bandung Regency is already running and functioning properly with a satisfaction level of 72.56%.. Keywords: the role of production technology, production capacity, brown sugar, Purbalingga.ABSTRAKDalam penelitian ini dikembangkan sistem yang dapat memberikan informasi lokasi daerah tujuan wisata serta rute jalan menuju lokasi yang dipilih dalam bentuk peta memanfaatkan sistem informasi geografis. Penelitian ini dilakukan untuk mendukung pariwisata Kabupaten Bandung Barat (KBB) agar lebih berkembang sehingga menjadi salah satu daerah tujuan wisata utama di kawasan pulau Jawa bagian barat. Selama ini informasi tentang daerah tujuan wisata masih berupa berita dan belum memiliki fitur peta, apalagi fitur rute menuju lokasi daerah tujuan wisata. Pengembangan sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP, CSS, HTML, database MySQL dan Google Maps API. Peta yang ditampilkan diambil dari Google Maps, kemudian diedit untuk memberikan informasi daerah tujuan wisata serta rute perjalanan menuju lokasi yang diinginkan. Hasil dari penelitian ini berupa Sistem Informasi Geografis berbasis website yang dilengkapi dengan fitur berupa informasi lokasi daerah tujuan wisata, berita, artikel, komentar pengunjung, peta dan rute menuju daerah tujuan wisata. Peta dan rute tersebut sudah disesuaikan dengan kondisi faktual yang akan dilalui oleh pengunjung web atau para calon pengunjung daerah tujuan wisata di Kabupaten Bandung Barat. Lokasi obyek ini diperoleh dengan melakukan survei langsung ke obyek wisata. Dengan mengimplementasikan fitur dari Google Maps API yang disertai fungsi Auto Update dan Directions Service untuk menampilkan peta dalam pemetaan lokasi obyek wisata pada sistem informasi geografis ini pengunjung dapat mengetahui lokasi daerah tujuan wisata di kabupaten Bandung Barat tanpa harus bertanya kepada orang lain. Administrator situs web dapat menambahkan lokasi daerah tujuan wisata atau mengubah juga menghapusnya. Dari hasil kuisioner diketahui bahwa sistem informasi geografispemetaan daerah tujuan wisata di Kabupaten Bandung Barat sudah berjalan dan berfungsi denganbaik dengan tingkat kepuasan sebesar 72,56%.Kata Kunci : SIG, rute perjalanan, daerah tujuan wisata, Bandung Barat

    PREDIKSI HASIL PANEN PADI DI KABUPATEN JEMBRANA MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES CLASSIFIER

    No full text
    ABSTRAKSektor pertanian memegang peranan penting dalam perekonomian di Indonesia. Salah satu kendala yang sering dihadapi dalam sektor pertanian padi adalah rendahnya kualitas hasil panen. Kualitas panen padi yang rendah disebabkan oleh faktor-faktor seperti penggunaan bibit yang kurang berkualitas, penggunaan pupuk dan pestisida yang tidak tepat, serta kurangnya perawatan dan pengawasan terhadap tanaman padi. Dengan kemajuan teknologi informasi, terdapat banyak solusi yang diberikan bagi petani untuk memprediksi hasil panen padi dengan lebih akurat dan efektif. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah metode Naive Bayes Classifier (NBC). Dengan sistem prediksi panen padi, petani dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam hal penggunaan pupuk dan irigasi. serta mengantisipasi dan mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi seperti serangan hama dan penyakit pada tanaman. Selain itu, dengan sistem prediksi panen padi, petani dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan mengoptimalkan hasil panen mereka. Model yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini adalah CRISP-DM (Cross Industry Standard Process for Data Mining). Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil beberapa kesimpulan di antaranya : penelitian ini telah berhasil menghasilkan prediksi panen padi di kabupaten Jembrana menggunakan metode Naive Bayes Classifier (NBC). Metode naive bayes classifier memberikan hasil perhitungan yang cukup akurat dalam memprediksi hasil panen padi dengan tingkat akurasi sebesar 89% dengan data uji sebanyak 9 data

    INTEGRASI IPV6 DI IPV4 PADA JARINGAN LAN MENGGUNAKAN METODE TUNNELING IPV6IP

    No full text
    Internet merupakan jaringan terluas dalam sistem teknologi informasi yang memungkinkanmasyarakat di seluruh dunia untuk saling terhubung. jaringan internet yang dapat diakses publikyang mentransmisikan data menggunakan standar internet protocol (IP). Alamat IP disebut jugakode pengenal komputer di jaringan/internet, setiap komputer yang terhubung ke jaringan pastimemiliki alamat IP di setiap antarmuka dan sama. Alamat IPv4 sebesar 32bit akan semakin terbatasdan semakin sulit didapatkan saat ini. Oleh karena itu dibutuhkan pengembangan alamat IP baruyaitu Internet Protocol version 6 (IPv6) atau dikenal dengan Internet Protocol Nect Generation(IPNG) merupakan protokol lapisan ketiga baru yang dibuat untuk menggantikan IPv4. IPv6 adalahjaringan masa depan dan sangat penting untuk jaringan perusahaan dan global. ada caramengimplementasikan IPv6 sebelum benar-benar menggunakan jaringan IPv6 yaitu denganmengimplementasikan jaringan tunneling / dual stack (IPv6 dalam IPv4) semakin maju dan semakincepat perkembangan internet sekarang mulai menghabiskan alokasi ketersediaan IPv4 yang ada.Oleh karena itu, penelitian ini akan mencoba mengintegrasikan antara IPv6 dengan IPv4 untukmengurangi ketergantungan pada IPv4. Penelitian ini diharapkan dapat membantu para penggunayang akan mengintegrasikan antara IPv6 dalam IPv4

    PENERAPAN MANAJEMEN BANDWIDTH DAN FILTERING WEBSITE MENGGUNAKAN LAYER 7 PADA MIKROTIK DI TAJIR.NET

    No full text
    Jaringan internet dengan banyak pengguna mengalami masalah ketika salah satu penggunamenggunakan jaringan untuk mengunduh data dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu yanglama. Jaringan dengan jumlah pengguna yang banyak memerlukan mekanisme bandwidth untukmencegah gangguan stabilitas jaringan pada pengguna lain sehingga semua pengguna mendapatkankuota bandwidthnya masing-masing. Metode yang biasa dikenal sebagai manajemen bandwidthadalah metode yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Hal ini dapat diterapkandengan menggunakan Rules yang ada pada mikrotik, Rules tersebut dapat membatasi dan mengaturpenggunaan bandwidth pada setiap pengguna jaringan internet. Selain membatasi penggunaanbandwidth, Mikrotik dapat membuat Rules untuk memfilter dan membatasi akses ke situs webtertentu. Pembatasan ini dimaksudkan untuk mencegah setiap pengguna mengakses situs webtertentu yang tidak penting atau berbahaya bagi pengguna itu sendiri. Parameter pada keberhasilanpenelitian ini adalah limitasi jaringan yang digunakan pengguna dalam mengakses jaringandikarenakan bandwidth yang digunakan dibagi secara merata pada semua pengguna yang dikelolaoleh Mikrotik dan penggunaan internet yang baik bagi seluruh pengguna jaringan internet diTajir.ne

    PEMBUATAN GAME EDUKASI SENI BUDAYA TEBAK NAMA TARIAN TRADISIONAL BAGI ANAK (STUDI KASUS SD NO.3 KEROBOKAN KAJA)

    No full text
    Indonesia memiliki kesenian tari. Dalam perkembangan teknologi seperti saat ini tidak hanya padabidang pengetahuan saja tetapi sudah ke alat permainan game anak seperti smartphone. Game dapatdipergunakan untuk mempermudah dalam kegiatan belajar. Seperti halnya pada siswa Sekolah DasarNo.3 Kerobokan Kaja, dalam hasil wawancara bahwa masih kurangnya media pembelajaran secaradigital untuk siswanya terutama pada mengenai kesenian tari.Metode penelitian yang digunakan untukmembangun game edukasi ini adalah metode Game Development Life Cycle (GDLC).peneliti mulaimengimplementasi pembuatan game edukasi mengunakan construct 2 dan melakukan penujianaplikasi game kepada siswa. dalam pengujian ini juga mengunakan kuesioner atau angket skala Likertuntuk melihat hasil kepuasan siswa mengenai pembuatan game edukasi sebagai media pembelajaransecara digital guna menambah wawasan untuk anak atau siswa di Sekolah Dasar No.3 KerobokanKaja, dapat di tarik kesimpulan dari hasil angket bahwa game edukasi sentai mendapat respon baikdari pihak siswa dengan memperoleh persentase 94% dengan kategori “Sangat Baikâ

    SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERINTEGRASI PADA LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI POLITEKNIK NEGERI BALI

    No full text
    Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) merupakan lembaga pelaksana asesmen kompetensi dan sertifikasi kompetensi yang secara sah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Politeknik Negeri Bali adalah salah satu lembaga sebagai pendukung BNSP yang sudah memiliki skema kompetensi disetiap masing jurusan. Dalam semua kegiatan manajemen di LSP Politeknik Negeri Bali masih dilakukan secara konvensional menggunakan aplikasi microsoft office, google form, google drive, serta tidak memiliki aplikasi website yang terintegrasi untuk memberikan informasi terkait kegiatan yang ada di LSP Politeknik Negeri Bali. Selain itu juga proses asesmen sertifikasi yang ada saat ini dilakukan dengan cara asesi datang ke lokasi LSP, menyerahkan dokumen, dan mengisi data pada form-form yang telah disediakan, asesor akan menentukan jadwal asesmen, membuat soal-soal serta melakukan rekapan hasil asesmen sehingga semua rangkaian aktifitas ini akan memakan waktu ditambah lagi harus menyimpan dokumen dalam bentuk fisik yang nantinya bisa saja menimbulkan masalah baru seperti hilang, tercecer, rusak, dan kesulitan jika ingin mencari dokumen tersebut. Melihat permasalahan tersebut, diperlukan adanya perubahan dalam pelaksanaan dan pengolahan data yang sebelumnya konvensional menjadi aplikasi sistem informasi manajemen berbasis web yang secara terstruktur dan saling terintegrasi. Sistem Informasi Manajemen Terintegrasi Pada Lembaga Sertifikasi Profesi dibangun dengan tujuan membantu dan mempermudah seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan asesmen dari sisi asesi maupun dari sisi asesor. Sistem ini sudah memiliki berbagai fitur seperti informasti terkait kegiatan dan skema di LSP, pendaftaran asesi secara online, pendataan asesor dan berbagai rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan manajemen LSP, sehingga membantu semua aktivitas menjadi lebih efektif dan efisien. Pengembangan sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP Framework Codeigniter dengan pengembangan perangkat lunak menggunakan model Waterfall. Dari hasil pengujian menggunakan metode black box testing 100% sistem yang sudah dikembangkan sesuai dengan fungsinya dan diterima oleh LSP Politeknik Negeri Bali untuk digunakan dalam proses manajemen kegiatan sertifikasi kompetensi

    PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING DAN BRAND AWARENESS TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA SINAR BINTANG BOUTIQUE

    No full text
    Loyalitas pelanggan merupakan komitmen pelanggan untuk membeli kembali produk atau layanan yangdipilih secara konsisten di masa mendatang. Strategi yang dilakukan untuk memposisikan ke dalampikiran calon konsumen bahwa produk atau jasa yang ditawarkan unggul dari pesaing yaitu denganmelakukan pemasaran digital melalui social media marketing. Melalui social media marketing,konsumen menyadari adanya merek suatu produk sehingga dapat mempengaruhi konsumen terhadapkemampuan daya ingat pada suatu merek atau brand awareness. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh social media marketing dan brand awareness terhadap loyalitas pelanggan.Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Sinar Bintang Boutique. Teknik sampling yangdigunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu pelanggan dengan usia diatas 17 tahunyang sudah melakukan pembelian kebaya dan sudah mengikuti akun Instagram Sinar Bintang Boutiquesehingga diperoleh 80 orang sebagai sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melaluidokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian iniadalah uji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan menggunakan program SPSS versi 29.Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh positif dan signifikan social media marketing terhadaployalitas pelanggan. Terdapat pengaruh positif dan signifikan brand awareness terhadap loyalitaspelanggan. Terdapat pengaruh positif dan signifikan social media marketing dan brand awarenessterhadap loyalitas pelanggan

    SOCIOLINGUISTICS ANALYSIS OF RACISM AND HUMANITY IN THE GREEN BOOK MOVIE

    Get PDF
    Rasisme biasanya dikaitkan dengan ras, etnis, dan diskriminasi. Menurut Peterson &Seligman Data diambil dari film berbahasa Inggris berjudul Green Book karya PeterFarrely di Amerika (2018). kemanusiaan didefinisikan sebagai sifat positif yang terkaitdengan hubungan interpersonal dengan kepedulian terhadap orang lain. Pengumpulandata dilakukan dengan teknik mencatat. Analisis dilakukan dengan mengklasifikasikandata, menganalisis data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwaada lima jenis rasisme: rasisme individu, rasisme interpersonal, rasisme institusional,rasisme struktural, dan rasisme budaya. Ada juga tiga jenis kemanusiaan: cinta, kebaikan,dan kecerdasan sosial. Rasisme dan kemanusiaan semacam itu tercermin melaluipenggalan kata-kata dalam dialog seorang tokoh

    Hubungan Perilaku Penggunaan Gadget di saat Pandemi dengan Loneliness pada Dewasa Awal di Bali

    No full text
                                                 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku penggunaan gadget dengan loneliness pada dewasa awal di bali. Penelitian terdahulu ditemukan bahwa masa dewasa awal rentan mengalami kesepian disaat pandemi yang disebabkan karena adanya isolasi sosial atau karantina. Pandemi juga memaksa seluruh kegiatan pekerjaan dan pembelajaran dilakukan dengan menggunakan gadget hal tersebut dapat memberikan dampak kepada perilaku penggunaan gadget mereka yang dilakukan secara berlebihan. Penelitian ini mengukur perilaku penggunaan gadget dengan menggunakan alat ukur yang telah dibuat oleh peneliti dan pengukuran loneliness menggunakan alat ukur UCLA Loneliness Scale yang sudah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 111 partisipan yang dalam masa dewasa awal dan menggunakan gadget. Hasil analisa penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antar perilaku penggunaan gadget dengan loneliness(sig= 0.777>0.05). Peneliti berasumsi bahwa tidak adanya hubungan antar variabel disebabkan karena adanya faktor lain yang tidak ditelili dalam penelitian ini yang dapat berhubungan dengan terjadinya loneliness di kalangan partisipan.Kata kunci: Perilaku penggunaan gadget, dewasa awal, loneliness                                             Abstract The study aims to know relation behaviour the use of the gadgets with loneliness in early adulthood in Bali. Previous study found that the early adulthood susceptible experienced lonely when pandemics caused as social isolation or quarantine. Pandemic was also force the whole job activities and learning process conducted by gadgets and this things impacted to the behaviour the use of gadget done too much. This study measured behaviour of the use of gadget by using instrument that has been made by researcher and loneliness measurements use UCLA Loneliness Scale which has been adapted into Bahasa Indonesia. Sample in this study was 111 participants who were on early adulthood and used gadget. The result showed that there was no relation between use gadget and behaviour the use of gadget and loneliness (sig=0.777>0.05). Researcher assume that there was no variable cause of other factors that was no searched in this study that could be loneliness on participants.Keywords: Gadget use behavior, loneliness, early adulthoo

    Penyebab Pengembalian Klaim Pasien Rawat Inap Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Surya Husada Denpasar

    No full text
    Klaim BPJS Kesehatan adalah pengajuan biaya perawatan pasien BPJS selama pasien di rawat dan mendapatkan penggantian biaya sesuai denga tarif (INA-CBG’S). Proses pengajuan klaim dari Rumah Sakit kepada BPJS Kesehatan memiliki tahap verifikasi administrasi kepesertaan, administrasi pelayanan, dan verfikasi pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu membuat gambaran atau deskripsi tentang objek yang diteliti. Instrumen penelitian menggunakan checklist dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis Triangulasi. Hasil penelitian yang diperoleh gambaran ketidaklengkapan pengembalian klaim yaitu, terdapat Resume Medis yang lengkap sebanyak 30 (32%) dan yang tidak lengkap sebanyak 64 (68%) dan  pemeriksaan penunjang yang sesuai sebanyak 38 (41%) dan yang tidak sesuai sebanyak 56 (59%). Penyebab ketidaklengkapan resume medis adalah petugas koding kesulitan untuk menentukan diagnosa karena DPJP sudah menentukan diagnosa sendiri yang biasa digunakan untuk pasien-pasien tertentu meskipun kadang tidak ada data pendukung, dan petugas input tetap memasukkan diagnosa tersebut untuk mencegah penolakan klaim karena adanya batas pengajuan berkas klaim, dan ada juga karena perbedaan persepsi antara verifikator rumah sakit dengan verifikator BPJS Kesehatan

    866

    full texts

    3,121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dhyana Pura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage E-Journal Universitas Dhyana Pura? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!