3121 research outputs found
Sort by
ANALISIS KETERSEDIAAN STOK BARANG TERHADAP VOLUME PENJUALAN DI CANGGU SHOP
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka ideal ketersediaan stok yang memiliki pengaruh terhadap volume penjualan di Canggu Shop. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canggu Shop perlu menentukan angka ideal stok produk yang dijual hal ini dikarenakan sering terjadinya kerugian akibat stok produk yang rusak karena disimpan terlalu lama ataupun stok produk yang tidak bisa dijual kembali karena sudah melebihi batas tanggal kadaluarsa, selain itu apabila stok produk yang lebih kecil daripada permintaan pasar maka dapat memberikan pengaruh terhadap penjualan perusahaan. Sehingga berdasarkan hasil penelitian tersebut maka perusahaan dapat mengatur pengelolaan ketersediaan stok produk yang dijual sehingga perusahaan dapat memaksimalkan penjualan dan laba serta meminimalisir terjadinya kerugian akibat stok produk yang berlebihan.Kata kunci: stok, retail, volume penjuala
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SIMPLE PAST TENSE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE
ABSTRAKPenelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SD Anugrah Denpasar. Dalam penelitian ini peneliti mengambil sampel di kelas VI. Penelitian ini melakukan 2 siklus dan tiap-tiap siklus terdiri dari rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Dalam penelitian ini ada 30 siswa sebagai objek penelitian. Siswa-siswa harus mencapai nilai 75, kriteria ketuntasan minimal (KKM).Sebelum penelitian, tidak ada siswa yang mencapai KKM. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa tiap siklus, hal ini dapat di lihat pada siklus I diperoleh 2 siswa atau 6,67% tuntas, dan masih 18 siswa atau 93,33% tidak tuntas. Pada siklus II diperoleh banyaknya siswa yang tuntas adalah 16 siswa atau 86,67% tuntas, selebihnya 4 siswa atau 33,3% masih belum tuntas, dengan kata lain penggunaan picture and picture sangat berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah jika presentase siswa yang nilai hasil belajarnya tuntas mencapai 80% keatas maka penelitian sudah bisa dikatakan berhasil.Kata kunci : Hasil belajar, Simple Past Tense dan Picture and Pictur
KARAKTER MORFOLOGI BUNGA ANGGREK DENDROBIUM HIBRIBIDA HASIL PERSILANGAN TETUA ANGGREK SPESIES Dendrobium stratiotes Rchb.f.
ABSTRAKAnggrek Dendrobium stratiotes Rchb.f. merupakan anggrek spesies Indonesia yang berasal dari Maluku dan Papua . Jenis anggrek ini merupakan jenis yang banyak digunakan sebagai tetua persilangan. Terdapat 169 persilangan yang telah terdaftar pada Royal Horticultura Society, 104 persilangan sebagai tetua jantan dan 65 sebagai tetua betina dan merupakan hasil persilangan interspesifik dan interseksional. Hasil persilangan menunjukan karakter morfologi yang berbeda berdasarkan dari tetua persilangan yang digunakan, namun terdapat beberapa sifat karakter yang selalu muncul pada anggrek hasil persilangan dengan tetua yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mencari sifat karakter morfologi dari anggrek Dendrobium hIbrida hasil persilangan D. stratiotes. Sampel yang digunakan dipilih secara purposive sampling berdasarkan jenis persilangan yaitu sebagai tetua jantan persilangan interspesifik (D. gadjah mada ),persilangan interseksional (D.caesar), persilangan sebagai tetua betina interspesifik (D. salak) dan persilangan interseksional (D.pantai bambang). Pengamatan yang dilakukan yaitu berdasarkan sifat karakter bunga pada sampel anggrek hibridisasi. Hasil menunjukkan pada tetua baik pada persilangan jantan dan betina secara interspesifik karakter yang selalu muncul pada bunga yaitu pada bentuk dan tinggi petal, bentuk sepal dan labellum. Sedangkan pada persilangan tetua jantan dan betina persilangan interseksional sifat karakter morfologi yang muncul yaitu tinggi petal dan bentuk labellum, karakter morfologi warna bunga, lebar sepal dan petal didominasi oleh tetua lainnya ataupun gabungan dari karakter morfologi tetua jantan dan betina.Kata kunci: morfologi, anggrek, dendrobium, dendrogram, D.stratiote
METAFUNGSI BAHASA DAN ANALISIS VISUAL FILM PENDEK “1/0 INFINITY†KARYA YESHEIS INDONESIA
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur metafungsi bahasa dalam film pendek dengan menggunakan multimodalitas dan unsur visual, sebuah teori yang dikemukakan oleh Kress dan van Leeuwen, mengikuti penelitian sebelumnya yang dikembangkan oleh Halliday dalam bidang linguistik fungsional sistemik (SFL) yang menyajikan metafungsi bahasa yang terdiri dari metafungsi ideasional, metafungsi interpersonal, dan metafungsi tekstual. Dalam multimodalitas, metafungsi bahasa gambar terdiri dari metafungsi representasional yang sesuai dengan metafungsi ideasional; metafungsi interaksional yang sesuai dengan metafungsi interpersonal; dan metafungsi komposisi yang sesuai dengan metafungsi tekstual. Dalam melakukan penelitian ini, metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi unsur-unsur metafungsi bahasa dalam film pendek “1/0 Infinity†karya YesHeIs Indonesia. Data diambil dengan memilih percakapan mini dan elemen visual dalam film pendek.Keywords: bahasa, elemen visual, metafungsi interpersonal, film pendek
RANCANGAN DASAR GENRE PADA FILM PENDEK HOROR SINGSOT KARYA RAVACANA
ABSTRAKPenelitian ini menganalisis karakteristik rancangan dasar genre film horor pendek Indonesia yang berjudul “Singsotâ€. Penelitian ini dianggap penting karena film pendek juga merupakan wahana produktif bagi para anak sekolah, mahasiswa pada bidang perfilman maupun penyiaran, dan sineas pemula ataupun juga sineas yang profesional dalam menciptakan kreasi berupa film. Di dalam sinema, genre diinterpretasikan seperti bentuk atau penggolongan sekelompok film yang mempunyai karakteristik atau tanda yang serupa (khas), sebagaimana latar, kandungan (isi) dan subjek, tema, format cerita, tindakan atau peristiwa, durasi waktu, gaya, situasi, ikon, suasana hati dan karakter. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif untuk memahami adanya karakteristik dalam genre film horor melalui rancangan dasar genre yakni Repertoire of Elements antara lain narasi, karakter, setting, ikonografi dan gaya (style). Metode yang digunakan yakni deskriptif untuk menguraikan seluruh pembahasan. Pembahasan dalam penelitian menggunakan konvensi-konvensi genre yang ada pada sebuah film khususnya pada film genre horor. Penelitian ini menunjukkan bahwa genre horor memiliki genre primer, yakni genre Horor, Drama dan Aksi. Sedangkan genre sekunder pada film ini adalah supernatural.Keywords: analisis genre, film pendek, film horro
PERANCANGAN UI/UX APLIKASI BANTEN ONLINE MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING
ABSTRACTDoing activities out religious ceremonies is a real form of Hinduism people's belief in God Almighty with banten as a symbol of the contents of the universe. Currently, the knowledge level of Balinese women in making banten is decreasing. As many as 54.6% of Balinese women still lack knowledge in making banten. Several reasons include the demand for women to work to make ends meet, the lack of understanding from an early age, to the ease of access to buying upakara accessories. Most people are reluctant to make banten because they are busy. The Hinduism community in Bali tends to buy banten rather than making banten. People who have busy lives and various kinds of problems that are different for each individual. By using the design thinking method as a solution to these problems, it is necessary to make an online banten application design. The five stages of design thinking is emphatize, define, ideate, prototype dan testing. Based on the results of the research that has been done, it can be concluded that using the design thinking method produces a design that has been tested by prospective users so that they get a design with a value of 80 which is included in the word grade B.Keywords: Banten, UI/UX, Design Thinking.ABSTRAKMelaksanakan upacara keagamaan merupakan bentuk nyata kepercayaan masyarakat Hindu terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan banten sebagai simbolis isi alam semesta. Saat ini tingkat pengetahuan perempuan Bali dalam membuat banten semakin menurun. Sebanyak 54,6% perempuan Bali masih kurang pengetahuan dalam membuat banten. Beberapa hal penyebabnya antara lain dituntunya perempuan untuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup, minimnya pemahaman sejak dini, hingga adanya kemudahan dalam mengakses pembelian pelengkapan upakara. Kebanyakan orang enggan membuat banten dikarenakan sibuk. Masyarakat hindu di Bali cenderung membeli banten daripada membuat banten. Masyarakat yang mempunyai kesibukan dan bermacam macam masalah yang berbeda setiap individu, Dengan menggunakan metode design thinking sebagai solusi dari permasalahan tersebut, sehingga perlu dibuatkan rancangan design aplikasi banten online. Lima tahapan design thinking diantaranya adalah emphatize, define, ideate, prototype dan testing. Pada hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa, dengan menggunakan metode design thinking menghasilkan sebuah rancangan design yang telah di uji oleh calon user sehingga mendapat hasil rancangan dengan nilai 80 yang termasuk dalam kata katagori B.Kata kunci: Banten, UI/UX, Design Thinking
PENERAPAN TEKNIK KLASIFIKASI UNTUK PREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA BERDASARKAN NILAI AKADEMIK
ABSTRAKKelulusan tepat waktu merupakan salah satu aspek penting dalam penilaian kualitas perguruan tinggi saat ini. Prediksi lama studi mahasiswa dirancang untuk mendukung prodi dalam membimbing mahasiswa agar lulus tepat pada waktunya. Pada penelitian ini mencoba menerapkan teknik klasifikasi pada data mining untuk memecahkan permasalahan prediksi lama studi tersebut. Metode klasifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah komparasi antara Naïve Bayes, J48, dan Random Forest. Data sampel diperoleh dari sistem SINAK STIKOM Bali, terdiri dari 1580 data lulusan dan 41 matakuliah yang digunakan sebagai atribut. Uji coba dilakukan dengan menggunakan aplikasi WEKA dengan 10 folds cross-validation. Berdasarkan hasil uji coba menunjukkan algoritma Random Forest menghasilkan akurasi terbesar yaitu 77.99% dan paling rendah diperoleh dengan algoritma Naive Bayes yaitu 69.96%.Kata kunci: data mining, prediksi, klasifikasi kelulusa
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI LAMARAN KERJA WFH BERBASIS WEBSITE DENGAN MENGGUNAKAN METODE AGILE DEVELOPMENT DI WORK FROM HOME INDONESIA
Pemanfaatan teknologi telah membantu efektifitas kinerja di berbagai sektor kehidupan. Akan tetapi belum semua instansi menerapkan penggunaan teknologi dalam menjalankan operasional mereka. Lokerwfh.id merupakan salah satu perusahaan yang berfokus dalam bidang publikasi lowongan kerja serta penyaluran tenaga kerja. Saat ini pengolahan data masih dilakukan oleh Lokerwfh.id secara manual, admin harus mencatat manual member yang aktif dan tidak aktif, admin harus mengundang para member yang aktif ke grup WhatsApp untuk menyebarkan informasi lowongan pekerjaan kepada para member-membernya secara berkala, hal ini menyebabkan terjadi beberapa permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan operasinal seperti sulit mencari data, mengalami kehilangan data, serta kesulitan dalam membagikan data khusus terhadap member mereka. Solusi yang ditawarkan pada penelitian adalah pembuatan sistem informasi manajemen yang dapat membantu Lokerwfh.id dalam menjalankan kegiatan operasional mereka terutama yang berkaitan dengan data menjadi jauh lebih mudah dan efisien. Oleh sebab itu, skripsi ini akan berfokus kepada membuat rancang bangun sistem informasi manajemen dengan metode Agile pada studi kasus Lokerwfh.id. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk membantu Lokerwfh.id dalam melakukan manajemen data mereka serta memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna mereka
PENGAJARAN DAN PENDAMPINGAN PSIKOLOGI ABK DI YAYASAN WIDYA GUNA, GIANYAR, BALI
ABSTRAKYayasan Widya Guna merupakan yayasan sosial yang bergerak dalam membantu anak-anak berkebutuhan khusus memperoleh pelatihan dan pendidikan. Tercatat 43 orang ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) yang sudah bergabung di yayasan untuk saat ini. Masalah utama yang dihadapi oleh yayasan ini adalah kurangnya tenaga pengajar yang membantu dalam proses pembelajaran bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Kurangnya tenaga pengajar ini berdampak pada kemampuan yayasan dalam menampung kuota jumlah anak-anak berkebutuhan khusus yang dapat diajarkan dalam yayasan. Selain itu juga, penanganan secara psikologis bagi anak-anak berkebutuhan khusus masih kurang efektif untuk diterapkan akibat kurangnya tenaga profesional. Selama ini, anak-anak berkebutuhan khusus hanya diberikan pelatihan secara mandiri tanpa adanya pendampingan secara psikologis dari tenaga pengajar maupun yayasan. Solusi yang diberikan adalah dengan mengirimkan bantuan tenaga pengajar sukarela yang terdiri atas dosen dan mahasiswa guna membantu proses belajar di yayasan serta melakukan pendampingan psikologis kepada anak anak yang memiliki kebutuhan pendampingan ksusus selama periode 3 bulan. Adapun hasil pelaksanaan PKM di Yayasan Widya Guna Gianyar adalah selain dapat mencukupi kebutuhan tenaga pengajar, pendampingan psikologis yang diberikan juga dapat memberikan manfaat kepada peserta didik di yayasan. Anaka-anak dampingan mampu menunjukkan kondisi emosional yang lebih stabil dan beberapa anak sudah mampu melakukan tugas sederhana yang diberikan dengan lebih tenang dan hasil karya yang lebih rapi. Selain itu ada juga nak-anak dampingan yang sudah mulai dapat mengungkapkan emosi sederhana mereka secara lebih terbuka, seperti ketika mereka merasa kesal, lelah, senang, atau marah.Kata kunci: Yayasan, Widya Guna, Psikologi, Anak Berkebutuhan Khusu
Pelatihan dan Pendampingan Tata Boga, House Keeping pada pengelola Homestay Desa Wisata Blimbingsari
ABSTRAKPWDK Pniel GKPB Blimbingsari merupakan salah satu organisasi di desa wisata Blimbingsari, yang memiliki latar belakang pendidikan, pekerjaan dan perekonomian yang berbeda-beda. Masa pandemi memberi dampak bagi semua sektor, termasuk sektor pariwisata dalam hal ini pengelola homestay di desa wisata Blimbingsari, hal ini membuat situasi desa wisata Blimbingsari sangat sepi. Hampir seluruh pengelola homestay di desa wisata Blimbingsari kehilangan sumber pencahariannya, termasuk kaum ibu yang biasanya menyediakan hidangan makan pagi, menata dan membersihkan kamar. Setelah tidak diberlakukannya pembatasan jumlah orang dalam satu kegiatan namun tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, beberapa kegiatan mulai dilaksanakan dan pengelola homestay dan ibu-ibu kembali memiliki kesibukan/pekerjaan yaitu menyiapkan hidangan makan pagi, menata dan membersihkan kamar yang akan disiapkan bagi wisatawan yang menginap. Kemampuan atau ketrampilan dalam memproduksi makanan, menata dan membersikan kamar adalah potensi yang perlu dikembangkan untuk dapat menghasilkan makanan berkualitas, menarik, rasanya enak, aman dimakan, bernilai gizi tinggi serta penataan kamar yang nyaman. Untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi dalam proses pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar bagi ibu-ibu PWDK Pniel desa wisata Blimbingsari, dilakukan suatu upaya optimalisasi potensi dan pengembangan keterampilan dalam proses pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar, melalui tindakan nyata dengan memberi pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PWDK Pniel Blimbingsari dalam pembuatan hidangan telur, sandwich, serta penataan dan membersihkan kamar. Luaran dari kegiatan ini meliputi: ibu-ibu PWDK Pniel Blimbingsari memiliki pemahaman, pengetahuan tentang jenis-jenis bahan makanan, peralatan yang dipergunakan, serta ketrampilan tentang teknik memasak yang tepat dalam pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar.Kata Kunci: pelatihan, pendampingan, tata boga, house keepin