3121 research outputs found
Sort by
Perbedaan Minat dan Hasil Belajar Siswa melalui Penerapan Role Playing Berbantuan Media Audiovisual pada Mata Pelajaran Front Office
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat belajar dan hasil belajar melalui penerapan model Role Playing berbantuan media audiovisual pada mata pelajaran front office. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian yaitu one group pretest-posttest design. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Perhotelan 1 di SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan yang berjumlah 31 orang. Data yang dikumpulkan menggunakan metode observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan, pada pretest minat belajar diperoleh rerata sebesar 60.48, sedangkan pada posttest diperoleh rerata sebesar 84.84. Dari hasil pengukuran tersebut secara deskriptif terdapat peningkatan nilai sebesar 24. Pada pretest hasil belajar diperoleh rerata sebesar 73.59, sedangkan pada posttest diperoleh rerata sebesar 84.41. Dari hasil pengukuran tersebut secara deskriptif terdapat peningkatan nilai sebesar 10.82. Hasil uji paired sample t-test yang membandingkan antara pretest-posttest minat belajar menunjukkan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan minat belajar melalui penerapan model role playing berbantuan media audiovisual. Pada hasil belajar menunjukkan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar melalui penerapan model role playing berbantuan media audiovisual. 
Pembentukan Portofolio Optimal Menggunakan Model Markowitz sebagai Dasar Keputusan Investasi (Studi pada Perusahaan dalam Indeks LQ45 Periode 2019-2022)
Tujuan dari peneitian ini merupakan buat mengenali gimana portofolio maksimal dalam aplikasi bentuk Markowitz selaku bawah ketetapan pemodalan pada industri yang terkait dalam indikator LQ 45 tahun 2019 - 2022. Riset ini mengutip informasi di catatan saham badan indikator LQ45 rentang waktu Febuari 2019 - 2022. Metode Sampling dalam penilitian ini merupakan purposive sampling. Metode analisa informasi dalam riset ini memakai metode kuantitatif, sebab memasak informasi riset berbentuk angka - angka memakai Microsoft Excel yang setelah itu hendak di Pemahaman informasi ialah membagikan maksud yang penting kepada analisa, menarangkan pola penjelasan, serta mencari ikatan pembuatan Portofolio Maksimal memakai Bentuk Markowitz. Dalam riset ini, sehabis memutuskan kovarian serta koefisien hubungan, periset setelah itumembagi angka portofolio maksimal, yang mana mengalami terdapatnya portofolio maksimal dengan resiko merupakan sebesar 2, 95% dengan tingkatan expected return portofolio sebesar 1, 05%. Ada pula portofolio itu mempunyai 5 saham pembuat di mana ASII mempunyai nisbah saham dalam portofolio sebesar 23,52%; BBCA sebesar 4,93%; BBRI sebesar 7,22%; INDF sebesar 30,10%, dan; TLKM sebesar 34,23
Evaluasi Implementasi Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat
Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) merupakan program baru BNN dalam upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam layanan rehabilitasi NAPZA. Diketahui bahwa terbentuknya program IBM dikarenakan masih tingginya kasus penyalahgunaan NAPZA dan rendahnya rehabilitasi sukarela. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program IBM di Desa Pemecutan Kelod berdasarkan aspek input, process, dan output. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak tiga informan, meliputi ketua IBM, pemegang program IBM, dan mantan klien IBM. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program IBM dalam aspek input telah memadai meski adanya keterbatasan anggaran. Dalam aspek processs implementasi program IBM telah berpedoman pada Panduan Teknis Pembinaan Unit IBM bagi BNNP dan BNNK oleh PLRKM Tahun 2022, meskipun kegiatan pemantauan tidak dapat dilakukan secara maksimal. Serta dalam aspek output, diketahui bahwa program IBM di Desa Pemecutan Kelod terbilang belum efektif dikarenakan terkendala dalam menjangkau penyalahguna NAPZA dan rendahnya rehabilitasi sukarela. Kesimpulan dari penelitian ini, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi, baik dari aspek input, process, dan output telah diupayakan secara maksimal dan dilakukan sesuai dengan pedoman yang berlaku. Upaya yang dapat dilakukan yaitu melakukan branding program IBM kepada masyarakat dan memaksimalkan koordinasi dengan jejaring desa
Aplikasi Health Belief Model Pada Perilaku Orang yang Melakukan Tes VCT di Klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya
Kasus HIV tahun 2021 di Denpasar mengalami peningkatan sampai 804 kasus dibandingkan pada tahun 2020 sebanyak 509 kasus. Peningkatan yang cukup drastis ini tentu diketahui dari hasil pemeriksaan masyarakat yang datang ke pelayanan kesehatan salah satunya pelayanan VCT. Hal yang menarik adalah ditengah stigma masyarakat yang masih beredar, masih banyak masyarakat yang mau memeriksakan diri secara sukarela dilihat dari data tersebut. Perilaku masyarakat ini dipengaruhi oleh persepsi mengenai pemeriksaan dan penanganan tersebut. Persepsi masyarakat ini terdapat dalam Health Belief Model yang mana teori ini memuat persepsi seseorang untuk bertindak melakukan pencegahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perceived susceptibility (persepsi kerentanan), perceived severity (persepsi keparahan), perceived barriers (persepsi hambatan), perceived benefit (persepsi manfaat), self efficacy (efikasi diri), dan cues to action pada perilaku orang yang melakukan tes VCT di klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Jumlah responden sebanyak 9 orangdengan teknik sampling purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini adalah persepsi dalam health belief model (perceived susceptibility (persepsi kerentanan), perceived severity (persepsi keparahan), perceived barriers (persepsi hambatan), perceived benefit (persepsi manfaat), self efficacy (efikasi diri), dan cues to action) berpengaruh pada perilaku orang yang melakukan tes VCT. Persepsi yang paling berpengaruh pada perilaku orang yang melakukan tes VCT di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya adalah perceived severity (persepsi keparahan/keseriusan)
PENERAPAN MANAJEMEN PENGETAHUAN UNTUK STRATEGI PEMASARAN C-CAFÉ JIMBARAN SEBAGAI CO-WORKING SPACE
ABSTRAKC-Café adalah sebuah usaha makanan dan minuman (F&B) yang terletak di daerah Jimbaran, Bali. Usaha ini berdiri sejak 2021, yang awalnya didirikan sebagai tempat bersantai dan membeli makanan dan minuman bagi para kandidat yang sedang mengurus berkas di agen kapal pesiar yang terletak persis di sebelah C-Café. Usaha kemudian berkembang mnejadi kedai makanan dan minuman untuk umum, yang cenderung lebih diminati seabgai café oleh pelanggan pada malam hari dan sebagai co-working space pada siang hari. C-Café juga melayani pesanan melalui platform pesan antar makanan secara daring. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah bagaimana meningkatkan kunjungan tamu di pagi dan siang hari (breakfast dan lunch) sebagai café yang kondusif untuk bekerja (co-working). Tim menerapkan manajemen pengetahuan, spesifiknya siklus SECI untuk membantu mitra mengembangkan solusi: dimulai dari eksplorasi potensi café sebagai co-working space (socialization), melakukan pencatatan ide-ide pengembangan dan pemasaran café sebagai co-working space (externalization), kemudian melakukan benchmarking praktik baik pengembangan dan pemasaran digital terutama melalui praktik copywriting di platform Instagram (combination), serta menyampaikan rekomendasi strategi kepada mitra (internalization).Kata kunci : Café, Co-working Space, Manajemen Pengetahuan, Pemasaran Digital, Strategi Pemasaran
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN STORYTELLING DI TK PRA WIDYA DHARMA CATUR
ABSTRAKKeterampilan menyimak merupakan bagian dari keterampilan berbahasa Indonesia yang memiliki peranan penting dan perlu diperhatikan. Budaya menyimak sebaiknya dimulai sejak dini, sejak anak mulai mengenal dunia. Hal ini, dapat dimulai dengan menyimak nyaring cerita. Hasil pengamatan kami selama melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik di TK Pra Widya Dharma Catur yang terletak pada Banjar Lampu, Desa Catur Kintamani Bangli, terdapat kendala yaitu anak-anak masih memiliki keterbatasan dalam pengembangan bahasa. Dalam menstimulasi bahasa anak di sekolah tersebut kami menggunakan media dalam bentuk visual. Gambar yang nyata, mendekati bentuk, warna dan kondisi objek yang memudahkan anak dalam memahami makna yang terkandung didalamnya. Salah satu media yang dapat menstimulasi budaya berbahasa anak yaitu boneka jari. Solusi yang diberikan kepada mitra yaitu dengan metode bercerita menggunakan alat peraga media boneka jari. Sebelum diberikan pelatihan, rata-rata skor pre test keterampilan berbahasa anak sebesar 60%. Setelah diberikan pelatihan dan pendampingan, rata-rata skor post test meningkat menjadi 85%.Kata kunci: menyimak, berbahasa, boneka jari, TK Pra Widya Darma, Desa Catu
PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF PADA SANGGAR TENUN KEMBAR SARI DESA BATUAGUNG, KABUPATEN JEMBRANA, PROVINSI BALI
AbstrakSanggar Tenun Kembar Sari yang terletak di Desa Batuagung, Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali adalah salah satu sanggar perajin kain tenun tradisional khas Kabupaten Jembrana, di dalam proses pengerjaannya Sanggar Tenun Kembar Sari menggunakan teknik pengerjaan kain tenun menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dan alat tenun tradisional khas Kabupaten Jembrana yang bernama CagCag. sebagai pelaku Ekonomi Kreatif, Sanggar Tenun Kembar Sari dan perajin tenun khas Jembrana menghadapi masalah pada pengelolaan Marketing Mix 4P (Product, Price, Place & Promotion), kurangnya pengetahuan dan kemampuan manajerial, kurangnya pengetahuan tentang manajemen pemasaran yang profesional (digital marketing), belum menerapkan Teknologi Informasi berupa perangkat keras dan perangkat lunak aplikasi (software dan hardware). Akibatnya, Sanggar Tenun Kembar Sari belum maksimal dalam perkembangan bisnisnya sehingga omzet penjualannya relatif masih kecil, oleh karena itu, melalui program kemitraan masyarakat, tim dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Dhyana Pura memberikan pelatihan dan pendampingan dalam proses sosialisasi, pembinaan, pelatihan, pendampingan, monitoring, evaluasi, dan keberlanjutan program kepada Unit Usaha Sanggar Tenun Kembar Sari. Tim PkM dibantu dengan melibatkan 3 orang mahasiswa. Waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan PkM ini 8 (delapan) bulan. Proses yang dilakukan berupa (1) sosialisasi mengenai pengelolaan UMKM dan pengelolaan manajemen kewirausahaan, (2), strategi pengembangan ekonomi kreatif berupa strategi dalam manajemen pemasaran, (3) pendampingan dan pelatihan mengenai cara dan penggunaan perangkat teknologi dan informasi berupa perangkat keras dan perangkat lunak aplikasi (hardware dan software), sehingga dapat disimpulkan proses pendampingan dan pelatihan kepada UMKM Sanggar Tenun Kembar Sari secara umum sudah terlaksana dengan baik.Kata Kunci: Alat Tenun Bukan Mesin, (ATBM), Digitalisasi UMKM, Manajemen Pemasaran,Kewirausahaan, Sanggar Tenun Kembar Sar
Peran Efikasi Diri dan Kegigihan terhadap Perilaku Prososial Guru Sekolah Luar Biasa
Menempuh dan memperoleh pendidikan yang layak menjadi hak utama bagi setiap peserta didik, tanpa terkecuali anak berkebutuhan khusus (ABK). Dengan kondisi ini, mereka sangat membutuhkan pendidikan serta pelayanan khusus dalam menempuh pendidikan dengan bantuan guru di Sekolah Luar Biasa (SLB). Kompleks dan tingginya beban kerja sebagai guru yang mengajar di SLB akan berdampak pada perilaku prososial guru. Perilaku prososial guru di SLB didefinisikan sebagai suatu tindakan yang sifatnya sukarela yang bertujuan untuk membantu siswa. Jika guru SLB memiliki tingkat perilaku prososial yang tinggi, tentu akan membantu produktivitas dan jalannya kegiatan di SLB. Efikasi diri dan kegigihan menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tinggi rendahnya perilaku prososial yang dimunculkan oleh guru di SLB. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peran efikasi diri dan kegigihan terhadap perilaku prososial guru di SLB. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 67 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling. Teknik probability sampling yang digunakan dalam penelitian ini ialah cluster sampling. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik regresi berganda dan didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,657. Nilai tersebut menunjukkan bahwa efikasi diri dan kegigihan berperan terhadap perilaku prososial sebesar 65,7%. Koefisien beta terstandarisasi dari kedua variabel bebas menunjukkan nilai positif yang berarti efikasi diri dan kegigihan berkorelasi positif terhadap perilaku prososial. Hal tersebut menunjukkan bahwa efikasi diri dan kegigihan secara bersama-sama berperan pada tingkat perilaku prososial guru di SLB
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, dan Profitabilitas terhadap Manajemen Laba pada Sub Sektor Industri Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia
AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, leverage dan profitabilitas terhadap manajemen laba pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling yaitu data dipiih melalui kriteria yang sesuai dengan tujuan penelitian. Jenis data yang digunakan pada penelitian yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan sampel dari perusahaan makanan dan minuman di BEI dengan mengikuti kriteria dalam penentuan sampel penelitian. Melalui kriteria penentuan sampel, jumlah perusahaan sebanyak 14 perusahaan. Metode pengumpulan data diperoleh melalui hasil pengolahan data menggunakan program SPPS 16.0 for Windows. Teknik analisis data menggunakan uji analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik dan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan leverage dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Kata kunci: Ukuran Perusahaan, Leverage, Profitabilitas, Manajemen LabaAbstractThe study aims to determine the effect of company size, leverage and profitability for earning management in the food and beverage industries sub-sector on the Indonesia Stock Exchange. Purposive sampling used as a research method by choosing the data through criteria aligned with the purpose of this study, and the data used qualitative and quantitative. It used samples from the food and beverage industry on the Indonesian Stock Exchange by following criteria for research sample determination. Through the usage research sample determination, the industry totaled 14 companies. The data collected as a result of data processing using SPSS 16.0 for Windows. Data analysis techniques such as: statistic descriptive analysis, classic assumption test, and multiple linear regression test were use in this research. The study shows that the size of a company had a positive and significant effect on earning management, while the leverage and profitability did not affect the earning management. Keywords: Company Size, Leverage, Profitability, Earning Managemen
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fushion Food
AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penerapan model Project Based Learning dalam meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran Fussion Food kelas XII TB SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan dan untuk mengetahui penerapan model Project Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fussion Food kelas XII TB SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental design, variabel luar masih memengaruhi variabel independen. Penelitian eksperimen ini belum menunjukkan bentuk eksperimen sungguh-sungguh sehingga pre-experimental design menjadi desain penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh XII TB 4 di SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan yang berjumlah 37 siswa. Pada tabel paired sample t-test yang membandingkan antara pretest-posstest Kreativitas menunjukkan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, dengan demikian penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) mampu meningkatkan kreativitas secara signifikan pada mata pelajaran Fusion Food di kelas XII Tb 4 SMK Pariwisata Dwi Tunggal. Pada tabel Paired Sample Test di atas dapat dilihat Sig (2-tailed) menunjukkan pretest-posttest hasil belajar menunjukkan signifikansi sebesar 0.180 > 0.05 dengan demikian penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) belum mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan pada mata pelajaran. Fusion Food di kelas XII Tb 4 SMK Pariwisata Dwi Tunggal.Kata kunci:Project Based Learning, Kreativitas, Hasil Belajar, Fushion FoodAbstractThe purpose of this study was to determine the application of the Project Based Learning model in increasing student creativity in the Fussion Food subject class XII TB SMK Wisata Dwi Tunggal Tabanan and to determine the application of the Project Based Learning model in improving student learning outcomes in the Fussion Food subject class XII TB SMK Tabanan Dwi Tunggal Tourism. This type of research is a pre-experimental design, external variables still affect the independent variables. This experimental research has not shown a real experimental form so that the pre- experimental design becomes the design of this study. The subjects in this study were all XII TB 4 at SMK Wisata Dwi Tunggal Tabanan, totaling 37 students. In the paired sample t-test table that compares the pretest-posttest Creativity shows a significance of 0.000 < 0.05, thus the application of the Project Based Learning (PjBL) learning model is able to significantly increase creativity in Fusion Food subjects in class XII Tb 4 SMK Tourism Dwi Single. In the Paired Sample Test table above, it can be seen that Sig (2- tailed) shows the pretest-posttest learning outcomes show a significance of 0.180 > 0.05. Thus, the application of the Project Based Learning (PjBL) learning model has not been able to significantly improve student learning outcomes in Fusion subjects. Food in class XII Tb 4 SMK Tourism Dwi Tunggal.Keywords:Project Based Learning, Creativity, Learning Outcomes, Fusion Foo