Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN E-MODUL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DI SMPN 1 KEBUMEN
This research aims to determine whether using the E-Module learning media "Social Life of Indonesian Society during the Islamic Period" affects the learning outcomes of social studies in SMPN 1 Kebumen. This study uses a Quasi-Experimental method with a quantitative approach and a Pretest Posttest Nonequivalent Control Group Design with a sample of 2 classes obtained from Simple Random Sampling. Data was collected using a multiple-choice written test instrument. Data analysis used the Independent Sample t-test. The results showed that using e-module learning media affected the social studies learning outcomes of SMPN 1 Kebumen. This was proven by the average posttest score of the experimental class using e-modules (78.8897), which was higher than the control class (71.1110). This was supported by the results of hypothesis testing using the Independent Sample t-test, where the calculated t-value was 2.046 t-table value of 1.672, and the Sig. (2-tailed) value of 0.045 the significant level of 0.05 with the null hypothesis rejected and the alternative hypothesis accepted
KESIAPAN GURU IPS DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMP NEGERI 5 YOGYAKARTA
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesiapan guru IPS dalam implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 5 Yogyakarta. Kesiapan guru dilihat dari pemahaman terhadap prinsip pembelajaran dan asesmen, perencanaan serta pelaksanaan dalam pembelajaran dan asesmen, pengolahan terhadap hasil asesmen, dan pelaporan kemajuan belajar pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2022 hingga Maret 2023. Subjek penelitian adalah 3 guru IPS yang 2 diantaranya merangkap sebagai staf kurikulum dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknis analisis data menggunakan analisis interaktif dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data lalu penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru IPS di SMP Negeri 5 Yogyakarta terverifikasi sudah memiliki kesiapan yang baik dengan memenuhi 4 kriteria kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka yang dilihat dari pemahaman tentang prinsip pembelajaran dan asesmen, perencanaan serta pelaksanaan pembelajaran dan asesmen, pengolahan hasil asesmen, dan pelaporan kemajuan belajar. Kesiapan pada guru ini telah memenuhi kriteria dalam implementasi kurikulum merdeka
IDENTIFICATION OF LEARNING DIFFICULTIES OF JUNIOR HIGH SCHOOL GRADE VII STUDENTS IN KOTAGEDE DISTRICT
This study aims to determine the level of social studies learning difficulties for class VII junior high school students in Kotagede District based on internal and external factors. This quantitative descriptive study uses a cross-sectional survey method with data collection techniques. This study's population was all class VII SMP students class VII SMP in Kotagede District, totalling 462 students with a total sample of 225 students. The results showed that: motivational indicators with a percentage of 76% in the low category; indicators of interest with a percentage of 61.33% in the low category; attitude indicators with a percentage of 61.78% in the low category; cognitive factors with a percentage of 57.5% in the high category; health indicators with a percentage of 59.11% in the low category; school environmental factors with a percentage of 75.1% in the low category; family environmental factors with a percentage of 60% in the low category; community environmental factors with a percentage of 55.6% in the low category It can be concluded that the internal and external factors that influence seventh grade students in junior high school in Kotagede District in learning social studies, namely cognitive indicators, include the ability to think and remember
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL BERBASIS MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
The objectives of the development research conducted by researchers were: 1) to develop Social Science learning media based on Instagram social media; and 2) to determine the feasibility of Social Science learning media based on Instagram social media. This research followed development research or Research and Development (R&D) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data collection instruments included expert validation questionnaires, teacher's questionnaires for readability testing, and student questionnaires for readability testing. The data analysis technique used was descriptive quantitative. The results of this development research were as follows: 1) produces a product in the form of social science learning media based on Instagram social media; 2) the Instagram social media-based Social Studies learning media products received a feasibility score of 83% (considered very feasible) based on a validation test by media experts and a material expert validation of 96% (considered very feasible), based on the implementation stage obtained, a product feasibility score by social studies teachers of 95% (considered very feasible), a product feasibility score by students on small-scale trials of 95% (considered very possible), and on large-scale trials, a feasibility score of 93% was carried out (considered very feasible)
DAMPAK PEMBANGUNAN BANDARA YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT (YIA) TERHADAP KONDISI EKONOMI MASYARAKAT PADUKUHAN BAPANGAN, KALURAHAN GLAGAH, KAPANEWON TEMON, KABUPATEN KULON PROGO
Penelitian bertujuan untuk mengetahui dampak pembangunan bandara YIA terhadap kondisi ekonomi masyarakat Padukuhan Bapangan Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo.Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif naturalistik, subjek penelitian, yaitu kepala dukuh Bapangan dan 6 informan dari masyarakat Padukuhan Bapangan. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif model interaktif Miles Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak pembangunan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mengakibatkan berkurangnya aset masyarakat berupa lahan pertanian dan pemukiman, sehingga masyarakat membeli lahan tanah relokasi yang disediakan pemerintah. Selain itu, berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat Padukuhan Bapangan, yang berupa dampak positif dan negatif. dampak positifnya, yaitu menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar bandara, berkembangnya infrastruktur baik milik masyarakat pribadi maupun milik pemerintah, akses jalan umum semakin membaik dan mudah dijangkau. Kemudian dampak negatif, yaitu terjadinya alih fungsi lahan dari lahan pertanian menjadi Bandara YIA, sehingga masyarakat kehilangan pekerjaan yang semula petani sekarang menjadi buruh serabutan sehingga pendapatannya menurun. Penurunan pendapatan juga dikarenakan oleh berkurangnya jumlah lahan pertanian yang dimiliki oleh masyarakat.
POTENSI OBJEK WISATA KARANGBOLONG SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS DI SMP KABUPATEN KEBUMEN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan relevansi objek wisata Karangbolong Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen sebagai sumber belajar IPS di SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel sebagai sumber data dengan cara purposive. Penelitian ini dilaksanakan di objek wisata Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata Karangbolong memiliki potensi dan relevansi sebagai sumber belajar IPS di SMP yaitu: (1) peta lokasi objek wisata Karangbolong relevan dengan materi pemahaman lokasi melalui peta; (2) batu karang relevan dengan materi langkah pencegahan kelangkaan sumber daya alam; (3) Pantai Karangbolong dan kawasan hutan relevan dengan materi potensi sumber daya alam di Indonesia; (4) lingkungan objek wisata Karangbolong relevan dengan materi kondisi wilayah Indonesia; (5) Pesanggrahan Nyi Roro Kidul relevan dengan materi proses geografis dan keragaman sosial budaya; (6) pasir besi relevan dengan materi sumber daya alam; (7) Gua Karangbolong relevan dengan materi perkemangan kerajaan Islam di Indonesia, (8) dan warung serta pasar relevan dengan materi kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, objek wisata Karangbolong memiliki potensi dan relevansi dengan materi IPS sehingga dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS di SMP. Kata Kunci: Potensi, objek wisata Karangbolong, sumber belajar, Materi IPS. ABSTRACTThis study aims to determine the potential and relevance of Karangbolong tourist attraction as a social studies learning resource in junior high school. This research used descriptive qualitative approach. Data collection techniques used interviews, observation, and documentation. Data validity techniques using triangulation techniques. Based on the results of the research, it shows that Karangbolong tourist attraction has potential and relevance as a social studies learning resource in junior high school, namely: (1) the location map of Karangbolong tourist attraction is relevant to the material of understanding location through maps; (2) coral reefs are relevant to the material of steps to prevent scarcity of natural resources; (3) Karangbolong Beach and forest areas are relevant to the material of potential natural resources in Indonesia; (4) the environment of Karangbolong tourist attraction is relevant to the material of the condition of the territory of Indonesia; (5) Nyi Roro Kidul's Pesanggrahan is relevant to the material on geographical processes and socio-cultural diversity; (6) iron sand is relevant to the material on natural resources; (7) Karangbolong Cave is relevant to the material on the development of Islamic kingdoms in Indonesia, (8) and stalls and markets are relevant to the material on economic activities. Therefore, Karangbolong tourist attraction has potential and relevance to social studies material so that it can be used as a social studies learning resource in junior high school.Keywords Potential, Karangbolong tourist attraction, learning resources, social studies materials
Analisis Potensi Museum Ullen Sentalu Sebagai Sumber Belajar IPS SMP
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi yang ada di Museum Ullen Sentalu yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS SMP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2024. Subjek penelitian adalah Kurator Museum Ullen Sentalu, Edukator Museum Ullen Sentalu, Guru IPS SMP Negeri 5 Depok Sleman, dan Guru SMP Negeri 4 Depok Sleman. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan Teknik Triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa museum Ullen Sentalu memiliki potensi yang sesuai dengan berbagai materi IPS SMP seperti: a) Lokasi dan letak berkaitan dengan materi mengenal lokasi tempat tinggal. b) Bentuk muka bumi berkaitan dengan materi keragaman alam Indonesia dan pemanfaatan sumber daya alam. c) Koleksi Museum Ullen Sentalu pada tour Adiluhung Mataram berkaitan dengan materi interaks budaya pada masa kerajaan Islam. d) Koleksi Museum Ullen Sentalu pada koleksi tour Skriptorium berkaitan dengan materi pergerakan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. e) Toko butik, restaurant, dan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar berkaitan dengan materi aktivitas manusia memenuhi kebutuhan hidup, peran masyarakat pada rantai ekonomi, keragaman aktivitas ekonomi. f) Kegiatan interaksi di Museum Ullen Sentalu berkaitan dengan materi berkenalan dengan masyarakat. g) Koleksi Museum Ullen Sentalu pada tour Vorstenlenden berkaitan dengan materi keberagaman social budaya dan kearifan local. Guru-guru IPS yang memanfaatkan Museum Ullen Sentalu sebagai sumber belajar IPS dapat mendampingi peserta didik dalam melaksanakan perjalanan Tour Adiluhung Mataram, Skriptorium, atau Vorstenlenden di Museum Ullen Sentalu dengan diawali memberikan gambara tentang isi Museum dan menyampaikan penugasan hasil kunjungan di Museum Ullen Sentalu. Museum Ullen Sentalu juga memenuhi berbagai kriteria dalam pemilihan sumber belajar yaitu ekonomis, praktis, mudah diperoleh, fleksibel, dan kesesuaiaan sehingga dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS SMP.Kata Kunci: Museum Ullen Sentalu, Potensi, Pemanfaatan, Sumber belajar, IPS ABSTRACT. This research aims to analyze the potential that exists in the Ullen Sentalu Museum which can be used as a learning resource for junior high school social studies. This research uses qualitative methods. The research was carried out from February to May 2024. The research subjects were Ullen Sentalu Museum Curator, Ullen Sentalu Museum Educator, Social Studies Teacher at SMP Negeri 5 Depok Sleman, and Teacher at SMP Negeri 4 Depok Sleman. Data collection techniques use observation, interviews and documentation methods. The data validity technique uses the Triangulation Technique. The results of this research show that the Ullen Sentalu museum has the potential to be suitable for various junior high school social studies materials such as: a) Location and location related to material about knowing where you live. b) The shape of the earth's surface is related to Indonesia's natural diversity and the use of natural resources. c) The Ullen Sentalu Museum collection on the Adiluhung Mataram tour is related to cultural interaction material during the Islamic kingdom. d) The Ullen Sentalu Museum collection in the Skriptorium tour collection is related to material on the Indonesian nation's movement towards independence. e) Boutique shops, restaurants and economic activities of the surrounding community are related to human activities to meet life's needs, the role of society in the economic chain, and the diversity of economic activities. f) Interaction activities at the Ullen Sentalu Museum are related to getting to know the community. g) The Ullen Sentalu Museum collection on the Vorstenlenden tour is related to material on social cultural diversity and local wisdom. Social Studies teachers who use the Ullen Sentalu Museum as a social studies learning resource can accompany students in carrying out the Adiluhung Mataram, Skriptorium, or Vorstenlenden Tour at the Ullen Sentalu Museum by starting with providing an overview of the contents of the Museum and delivering assignments from the visit to the Ullen Sentalu Museum. The Ullen Sentalu Museum meets the criteria for selecting learning resources because it is economical, practical, easy to obtain, flexible, and suitable so that it can be used as a learning resource social studies.Keywords: Ullen Sentalu Museum, Potential, Learning Resource, Social Studie
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI UNTUK PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menciptakan media pembelajaran yang menyenangkan yaitu media pembelajaran monopoli IPS dengan materi Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia; (2) Mengetahui kelayakan media pembelajaran monopoli dengan materi Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia. Metode pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan model ADDIE dari dick dan carry. Pada model ADDIE terdapat lima tahapan yaitu analisis, desain, development, implementasi, dan evaluasi. Kelayakan produk dilakukan dengan uji validasi materi dan validasi media oleh dosen Pendiikan Ilmu Pengetahuan Sosial sehingga layak diuji coba dilapangan. Pengumpulan data menggunakan angket respon peserta didik setelah melakukan uji coba. Dari hasil uji coba perorangan dengan subjek 4 peserta didik mendapatkan nilai rata-rata 4,42 dengan kategori “sangat baik”. Hasil uji coba kelompok kecil dengan subjek 16 peserta didik mendapatkan nilai rata-rata 4,53 dengan kategori “sangat baik”. Hasil uji coba kelompok besar dengan subjek 31 peserta didik mendapatkan nilai rata-rata 4,62 dengan kategori “sangat baik”.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Pengembangan, Monopoli, IP
UPAYA PENGEMBANGAN LABORATORIUM IPS SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SMP SE-KECAMATAN SUKOMORO
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengatasi kendala yang dihadapi sekolah dalam menyediakan Laboratorium IPS; 2) Memberikan solusi sekolah dalam mengembangkan Laboratorium IPS sebagai sumber belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah Kepala Bagian Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Nganjuk, 3 Kepala Sekolah di SMP seKecamatan Sukomoro dan 3 guru IPS SMP se-Kecamatan Sukomoro. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Terdapat kendala sekolah dalam penyediaan Laboratorium IPS yaitu tidak adanya kebijakan terkait penyediaan Laboratorium IPS di sekolah, terbatasnya lahan yang dimiliki oleh sekolah, sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk Laboratorium IPS dan dari Dinas Pendidikan Bagian Sarana dan Prasarana Nganjuk yaitu belum adanya anggaran untuk pembangunan Laboratorium IPS. 2) Upaya yang perlu dilakukan dalam pengembangan Laboratorium IPS di sekolah antara lain: a) Mengusulkan pengadaan laboratorium ke Dinas Pendidikan dengan menyusun program pengembangan Laboratorium IPS; b) Menyelenggarakan pelatihan administrasi laboratorium IPS dengan MGMP IPS; c) Membuat modul ajar sesuai dengan karakteristik model pembelajarannya d) Memberikan pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan sekitar yang dapat dijadikan koleksi di Laboratorium IPS; e) Dinas Pendidikan akan membuat Rancangan Anggaran Biaya (RAB) mengenai pembangunan laboratorium IPS; f) Terdapat satu sekolah di Kecamatan Sukomoro yaitu SMP N 1 Sukomoro telah mengupayakan Laboratorium IPS sebagai sumber belajar yaitu dengan kegiatan outing class di Candi Borobudu
PENGARUH DAMPAK KEBIJAKAN PANDEMI COVID-19 TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PELAKU UMKM DI DESA WISATA RELIGI GUNUNGPRING, MUNTILAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dampak kebijakan penanganan pandemi covid-19 terhadap kondisi sosial ekonomi pelaku UMKM di Desa Wisata Religi Gunungpring, Muntilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM yang ada disekitar tempat Wisata Religi Gunungpring sejumlah 125 pelaku UMKM. Sampel penelitian diambil menggunakan Teknik simple random sampling dengan hasil sejumlah 95 pelaku UMKM. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji validitas instrument menggunakan Korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Uji prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas menggunakan metode Kolmogorov Smirnov, uji linieritas menggunakan Anova Table, dan uji hipotesis menggunakan Teknik Korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh dengan tingkat korelasi sedang antara dampak kebijakan penanganan pandemi covid-19 terhadap kondisi sosial ekonomi pelaku UMKM di Desa Wisata Religi Gunungpring yang dibuktikan dengan menunjukkan nilai korelasi product moment sebesar 0,485. Pengaruh tertinggi terdapat pada indikator dampak kebijakan penanganan pandemi covid-19 kondisi pariwisata