Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
Efektivitas Pengurangan Mikroplastik dalam Limbah Masker secara Elektrokoagulasi dengan Elektroda Kombinasi Al-Fe-Al
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakter gugus fungsi masker bedah medis sebelum dan sesudah pelepasan mikroplastik, karakter flok ditinjau dari gugus fungsi dan kenampakan butiran flok dan pengaruh volume Na2SO4 0,01 M, pH dan waktu elektrokoagulasi terhadap efektivitas pengurangan konsentrasi mikroplastik dalam limbah masker bedah medis. Sampel penelitian ini adalah limbah masker bedah medis yang diambil mikroplastiknya dengan cara direndam dalam aquabidest selama ± 50 hari. Identifikasi mikroplastik dengan menganalisis spektrum FTIR. Elektrokoagulasi menggunakan elektroda Al-Fe-Al, arus 2,5 A dan jarak antar elektroda 2 cm dengan variasi volume Na2SO4 0,01 M, pH larutan dan waktu elektrokoagulasi. Efektivitas pengurangan konsentrasi mikroplastik setiap variasi dihitung dengan membandingkan jumlah serat sebelum dan sesudah elektrokoagulasi. Morfologi flok ditentukan dengan menganalisis kenampakan permukaan flok menggunakan SEM dan gugus fungsi flok menggunakan FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisasi menggunakan FTIR masker medis sebelum dan sesudah pelepasan mikroplastik serta flok terdapat gugus fungsi yang sama yaitu pada bilangan gelombang 611 cm-1 menunjukkan adanya serapan vibrasi fenil yang memperlihatkan bahwa terkandung monomer polipropilena (PP) dan bilangan gelombang 1165 cm-1 menunjukkan adanya gugus C-Cl yang memperlihatkan bahwa terkandung monomer polivinil klorida (PVC). Hasil SEM menunjukkan bahwa flok berbentuk serbuk berwarna putih dengan butiran flok renggang dan tidak kompak. Volume Na2SO4 0,01 M optimum 1 mL, pH optimum 6 dan waktu elektrokoagulasi optimum 4 jam dengan efektivitas pengurangan konsentrasi mikroplastik dalam limbah masker bedah medis sama yaitu 87,5%
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK
Tuntutan era global Partnership of 21st Century Skills yang mengidentifikasi bahwa peserta didik abad-21 harus mampu mengembangkan keterampilan yang berdaya saing. Keterampilan yang dimaksudkan adalah keterampilan untuk berpikir tingkat tinggi (Higher order thinking), dalam aspek berpikir analitis dani berpikir kritis. Di Indonesia, tingkat berpikir kritis siswa masih tergolong rendah. Keterampilan berpikir kritis adalah kemampuan siswa dalam menganalisis argumen, membuat kesimpulan menggunakan penalaran, menilai atau mengevaluasi, dan membuat keputusan atau pemecahan masalah.Pembelajaran biologi mempunyai karakteristik materi yang sfesifik menuntut guru untuk mempunyai sikap yang lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajaran. Salah satunya adalah penggunaan model pembelajaran yang variatif. Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan untuk meningkatkan keterampilan Berpikir kritis siswa adalah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review dengan mengkaji sejumlah sumber yang relavan terkait judul penelitian. Berdasarkan hasilliteratur review yang telah dilakukan mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh positif dari penerapan model Problem Based Learning terhadap meningkatnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Biolog
KLASIFIKASI GENRE LINE WEBTOON MENGGUNAKAN K-NEAREST NEIGHBOR BERBASIS PARTICLE SWARM OPTIMIZATION BERDASARKAN RINGKASAN CERITA
Penelitian ini bertujuan untuk membangun model pengklasifikasian genre Webtoon berdasarkan ringkasan cerita. Dari model yang dihasilkan, akan dieksplorasi proses seleksi fitur pada perbaikan algoritma klasifikasi yang dilihat melalui nilai akurasi dan waktu komputasi. Algoritma klasifikasi yang digunakan adalah K-Nearest Neighbors (KNN) serta algoritma yang digunakan untuk seleksi fitur adalah Particle Swarm Optimization (PSO). Proses ini diawali dengan pemilihan data dan preprocessing yang terdiri dari cleaning, filtering, lemmatization dan stemming, serta tokenizing. Kemudian, diikuti proses transformation dan seleksi fitur dengan package Pyswarm. Fitur terpilih kemudian digunakan pada proses data mining yaitu klasifikasi. selanjutnya hasil dievaluasi dan diinterpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma PSO-KNN terbukti lebih baik daripada algoritma KNN dalam mengklasifikasi genre Webtoon. Diperoleh nilai akurasi dari klasifikasi dengan algoritma KNN yaitu sebesar 88% sedangkan dengan algoritma PSO-KNN diperoleh nilai akurasi sebesar 100%. Selain itu waktu komputasi yang digunakan oleh algoritma PSO-KNN dalam mengkasifikasi terbukti lebih singkat dari algoritma KNN.Kata kunci: Text mining, K-Nearest Neighbors, Particle Swarm Optimization, Seleksi Fitur
Analisis Model SITR (Susceptible, Infected, Treatment, Recovered) pada Penyebaran Penyakit Kanker Serviks di Daerah Istimewa Yogyakarta Analysis of The SITR Model on The Spread of Cervical Cancer in Special Region of Yogyakarta
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui model matematika SITR (Susceptible, Infected, Treatment, Recovered) pada penyebaran penyakit kanker serviks, titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar, kestabilan titik kesetimbangan dan hasil simulasi numerik dengan bantuan software MAPLE. Tahapan penelitian ini adalah menentukan model SITR pada penyebaran penyakit kanker serviks, menentukan titik kesetimbangan, menentukan bilangan reproduksi dasar, menganalisis kestabilan titik kesetimbangan, dan melakukan simulasi numerik pada model dengan software MAPLE. Hasil yang diperoleh adalah terdapat dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit dan endemik. Titik kesetimbangan bebas penyakit stabil asimtotik apabila, sedangkan titik kesetimbangan bebas endemik stabil asimtotik apabila. Simulasi yang dilakukan menunjukkan bahwa titik kesetimbangan bebas penyakit stabil asimtotik yang artinya penyakit kanker serviks di Daerah Istimewa Yogyakarta tidak akan mewabah.Kata kunci: model SITR, kanker serviks, titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar, kestabilan
SIGNALING REDUCE EXTRANEOUS COGNITIVE LOAD FROM SPLIT ATTENTION EFFECTS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh signifikan antara pembelajaran menggunakan teknik split-attention dengan signaling dan integrated ditinjau dari kemampuan retensi, transfer dan cognitive load. Dalam materi teorema sudut yang digunakan memiliki karakteristik yang menyajikan gambar dan uraian, sehingga diperlukan signaling dalam membantu siswa dalam memahami materi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, dengan menggunakan posttest-only control group design yang melibatkan 64 siswa kelas VII pada salah satu SMP di Kabupaten Sleman tahun ajaran 2023/2024 dengan kategori novice leaners. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah ANCOVA dengan taraf signifikansi 0,05 dan menggunakan nilai ulangan sebelumnya (materi sistem pertidaksamaan linier satu variabel) sebagai variabel kovariat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes kemampuan retensi, kemampuan transfer, dan self-rating scale untuk mengetahui cognitive load siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh signifikan antara pembelajaran menggunakan teknik split-attention dengan signaling dan integrated ditinjau dari kemampuan retensi, transfer dan cognitive load. Pembelajaran worked example dengan penyajian terpisah yang diberi signaling pada materi teorema sudut sama dengan worked example yang terintegrasi
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN SPASIAL KIMIA SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model cooperative learning tipe group investigation (GI) terhadap kemampuan spasial kimia siswa, serta menganalisis perubahan kemampuan spasial kimia siswa sebelum dan sesudah pembelajaran pada materi geometri molekul. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas penelitian yang melibatkan 72 siswa. Data dianalisis menggunakan uji Independent sample t-test untuk menganalisis pengaruh penerapan cooperative learning tipe GI dan uji Wilcoxon digunakan untuk menganalisis perubahan kemampuan spasial kimia siswa pada sebelum dan sesudah adanya penerapan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan spasial kimia siswa yang menerapkan cooperative learning tipe GI. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan spasial kimia siswa sebelum dan sesudah pembelajaran. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran cooperative learning tipe group investigation dapat memberikan pengaruh dalam meningkatkan kemampuan spasial kimia siswa SMA pada materi geometri molekul
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GERAK PARABOLA BERBANTUAN SCRATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Media pembelajaran adalah segala benda atau perangkat yang digunakan oleh guru dalam proses belajar-mengajar untuk memudahkan guru dan siswa mencapai tujuan pembelajaran. Penting bagi guru untuk dapat menggunakan media pembelajaran yang sudah teruji kelayakannya. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengembangkan media pembelajaran fisika berbantuan Scratch pada materi gerak parabola, dan (2) mengetahui kelayakan media pembelajaran fisika berbantuan Scratch pada materi gerak parabola yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan metode pengembangan 4D. Penelitian Research and Development dengan metode pengembangan 4D terdiri atas 4 tahap yaitu: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran fisika berbantuan Scratch pada materi gerak parabola berhasil dikembangkan dan didapatkan hasil uji validitas berupa kriteria sangat valid pada seluruh aspek yang diujikan yaitu aspek tampilan, aspek isi, dan aspek bahasa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran fisika berbantuan Scratch pada materi gerak parabola sudah berhasil dikembangkan dan layak untuk digunakan
EVALUASI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN FISIKA SMA KURIKULUM MERDEKA MENGGUNAKAN MODEL EVALUAI CIPP (CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT) PADA SMA NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan tingkat kesuksesan pembelajaran fisika pada SMA Negeri di Kota Yogyakarta yang menerapkan kurikulum merdeka melalui model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan oleh Stufflebeam dan Shinkfield. Penelitian dilakukan dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner kepada pendidik, kuesioner dan wawancara kepada pendidik fisika, dan observasi serta dokumentasi untuk melakukan triangulasi data. Sampel pada penelitian peserta didik dan pendidik fisika yang telah melaksanakan pembelajaran fisika dengan kurikulum merdeka selama satu tahun periode sehingga diperoleh 251 peserta didik dan 4 pendidik fisika yang berasal dari SMA Negeri 4 Yogyakarta dan SMA Negeri 7 Yogyakarta sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan berbantuan software Microsoft Excel 2016. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran fisika kurikulum merdeka pada SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 7 Yogyakarta berjalan lancar selama 1 tahun ajaran pada fase E yang ditinjau dari keempat aspek evaluasi context, input, process, dan product. Tingkat kesuksesan pelaksanaan pembelajaran fisika SMA Negeri 4 Yogyakarta berada pada angka 75,40% dengan kategori sangat sukses, SMA Negeri 7 Yogyakarta berada pada angka 70,91% dengan kategori sukses, dan pendidik fisika berada pada angka 78,64% dengan kategori sangat sukse
UJI NANOPARTIKEL PERAK IONIK SEBAGAI ANTIBAKTERI AEROMONAS HYDROPHILA PADA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR
Produksi budidaya ikan air tawar menyalip produksi ikan tangkapan laut. Akan tetapi, peningkatan produksi tersebut sejalan dengan hama dan penyakit. Solusi dalam mengatasi penyakit budidaya ikan air tawar adalah penggunaan antibiotik, tetapi penggunaan antibiotik tersebut membuat bakteri Aeromonas hydrophila resisten terhadap antibiotik. Oleh karena itu, dibutuhkan bahan antibakteri yang tidak menimbulkan resisten seperti penggunaan nanopartikel perak menggunakan metode elektrolisis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh konsentrasi nanopartikel perak ionik terhadap pertumbuhan bakteri Aeromonas hydrophila, dan (2) mengetahui pengaruh lama waktu pengamatan terhadap diameter zona bening untuk masing-masing konsentrasi nanopartikel perak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan elektrolisis dua lempengan perak bertegangan 18 volt dalam waktu 100 menit. Larutan nanopartikel perak hasil elektrolisis tersebut kemudian di karakterisasi yang selanjutnya dilakukan pengujian antibakteri Aeromonas hydrophila menggunakan metode difusi sumuran. Hasil uji daya hambat menunjukkan bahwas semakin lama waktu pengamatan, maka semakin semakin kecil diameter zona bening yang terbentuk. Sampel ciprofloxacin menunjukkan waktu bertahan lebih dari 72 jam, sedangkan sampel nanopartikel perak menunjukkan waktu bertahan kurang dari 72 jam. Waktu bertahan nanopartikel perak dalam menghambat Aeromonas hydrophila berpengaruh pada konsentrasi larutan. Semakin tinggi konsentrasi nanopartikel perak, maka semakin lama waktu menghambat bakteri tersebut
STRUKTUR TUTURAN ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR BERINGHARJO YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tuturan dan struktur tuturan antara penjual dan pembeli di pasar Beringharjo Yogyakarta. Pasar Beringharjo merupakan salah satu pasar tradisional di Yogyakarta. Letaknya yang berada di tengah destinasi wisata Yogyakarta membuat pasar ini dikunjungi tidak hanya oleh warga lokal saja, tetapi juga berbagai daerah bahkan mancanegara. Banyaknya pengunjung yang datang dari berbagai daerah membuat bahasa yang digunakan dalam interkasi jual beli juga mengalami penyesuaian sehingga tuturan yang muncul pun akan berbeda-beda. Subjek penelitian ini adalah penjual dan pembeli di Pasar Beringharjo Yogyakarta. Objek dari penelitian ini adalah tuturan dari penjual dan pembeli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dengan metode SLBC, observasi, rekam, dan catat. Teknik analisis data menggunakan teori pragmatik dengan metode padan dan agih untuk mengidentifikasi tindak tutur dan tuturan yang terjadi saat transaksi. Keabsahan data diuji dengan ketekunan penulis serta triangulasi sumber dan metode. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur yang paling sering muncul antara penjual dan pembeli meliputi introgatif, asertif, direktif, dan deklaratif. Sedangkan struktur tuturan terdiri dari tahap awal, isi, dan akhir.Kata Kunci: struktur tuturan, tindak tutur, penjual dan pembeli, Pasar Beringharj