Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    IMPLEMENTASI SELF ORGANIZING MAP DAN FUZZY C-MEANS DALAM PENGELOMPOKAN UMKM KABUPATEN SLEMAN

    Get PDF
    UMKM merupakan salah satu kelompok usaha masyarakat yang paling banyak berada di Kabupaten Sleman yang sangat signifikan dalam membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengelompokan UMKM Kabupaten Sleman tahun 2022 agar dapat menjadi informasi dan masukan untuk memudahkan pemerintah terkait dalam menetapkan strategi dan kebijakan yang tepat sebagai prioritas utama untuk mengembangkan UMKM. Data yang digunakan adalah data UMKM Kabupaten Sleman tahun 2022 yang diperoleh dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman. Data terdiri dari 574 anggota UMKM dengan 3 variabel yaitu aset, omset, dan pekerja. Langkah-langkah penelitian yaitu pengumpulan data, preprocessing data, clustering menggunakan Self Organizing Map dan Fuzzy C-Means, validasi klaster, dan analisis klaster terbaik. Penelitian ini menggunakan tiga metode validasi klaster pada SOM yaitu indeks silhouette, indeks dunn, dan indeks connectivity, sedangkan pada FCM menggunakan dua metode validasi yaitu indeks silhouette dan indeks dunn. Berdasarkan nilai indeks silhouette dan indeks dunn diperoleh jumlah klaster optimal metode SOM sebanyak 3 klaster dengan nilai masing-masing indeks yaitu 0.8676 dan 0.8177. Berdasarkan nilai indeks silhouette diperoleh metode jumlah klaster optimal metode FCM sebanyak 3 klaster dengan nilai indeks 0.96944, sehingga diperoleh jumlah klaster optimal yang dapat digunakan sebanyak 3 klaster menggunakan metode FCM

    PENERAPAN METODE ENSEMBLE CLUSTERING PADA PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TIMUR BERDASARKAN INDIKATOR PEMBANGUNAN EKONOMI

    Get PDF
    Pembangunan Ekonomi Regional merupakan pembangunan dimana pemerintah daerah dan warga negara bekerja sama untuk mengelola sumber daya yang ada. Pembangunan ekonomi pada Provinsi Jawa Timur mengalami ketimpangan yang terus berlanjut dikarenakan kesenjangan yang lebar antara kabupaten dan kota tertinggi dan terendah dalam hal PDRB per kapita. Berdasarkan fakta-fakta ini, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur harus didistribusikan secara merata. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan pendekatan Ensemble clustering untuk mengkategorikan dan mengidentifikasi fitur kabupaten dan kota Provinsi Jawa Timur menurut indikator pembangunan ekonomi. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik. Ada total tiga belas variabel yang terdiri dari sembilan numerik dan tiga kategori. Dimana pendekatan K-Means digunakan untuk data numerik dan metode K-modes untuk data kategorikal. Analisis yang dilakukan oleh pendekatan Ensemble clustering memanfaatkan hasil dari kedua metode tersebut. Penelitian ini menggunakan penggunaan Davies Bouldin Index (DBI) dan Pseudo F-Statistics untuk tujuan validasi. Hasil penelitian pengelompokan menggunakan metode Ensemble clustering didapatkan sebanyak 3 cluster dimana dilakukan pemeringkatan berdasarkan tingkatan. Dimana tingkat 3 memiliki 12 objek dengan tingkat pembangunan ekonomi tergolong rendah atau tingkat 3, dikarenakan memiliki nilai PDRB terendah dan angka kemiskinan yang tinggi. Sedangkan pada tingkat 1 terdapat 14 objek yang tergolong kedalam tingkat pembangunan ekonomi maju dimana pada cluster ini memiliki nilai PDRB tertinggi dan angka kemiskinan terendah. Selanjutnya tingkat yang terakhir yaitu tingkat 2 yang memiliki 12 objek dimana tingkat pembangunan ekonomi pada cluster ini tergolong menengah

    PENGARUH BIAYA USAHA, BIAYA LINGKUNGAN, KEPEDULIAN LINGKUNGAN TERHADAP IMPLEMENTASI GREEN ACCOUNTING UMKM BATIK BANTUL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman biaya usaha, biaya lingkungan, dan kepedulian para pelaku UMKM Batik di Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terhadap implementasi Green Accounting dalam produksi usaha mereka. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya perhatian pelaku UMKM terhadap pencatatan biaya lingkungan dalam laporan keuangan, meskipun aktivitas mereka dapat berdampak signifikan pada lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui survei pada 30 UMKM batik di Yogyakarta dan dianalisis menggunakan SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya usaha (32,1%), biaya lingkungan (22,1%), dan kepedulian lingkungan (29,4%) secara signifikan mempengaruhi terhadap implementasi Green Accounting. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar pemahaman dan perhatian UMKM terhadap biaya dan kepedulian lingkungan, semakin baik penerapan Green Accounting dalam usaha mereka. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi dan dukungan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran lingkungan pada UMKM, serta perlunya penelitian lanjutan pada sektor UMKM lainnya untuk memperluas pemahaman tentang Green Accounting

    Strategi produksi konten Tiktok dengan memberdayakan anak tunagrahita pada akun @cheef_barongan

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses produksi konten TikTok dengan memberdayakan anak tunagrahita pada akun @cheef_barongan. Platform TikTok akun @cheef_barongan berupaya untuk mengedukasi masyarakat serta memberikan informasi mengenai anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta memanfaatkan fenomologi deskriptif. Objek penelitian ini adalah dari akun TikTok @cheef_barongan, sedangkan subjek penelitian ini yaitu, Yuni, Intan dan Endah. Data yang diperoleh dari data primer berupa wawancara dan data sekunder dari pengumpulan dokumentasi berupa konten TikTok serta studi literatur. Keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Data dianalisis dengan mengikuti prosedur Miles Hubermans yang berdasarkan reduksi data, pengumpulan data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi menggunakan tiga tahapan, yaitu: (1) Tahapan praproduksi konten dipersiapkan tanpa perencanaan/ dilakukan secara autodidak, tidak ada pemilihan topik dan jadwal karena dilakukan secara spontan.  (2) Tahapan produksi menghasilkan konten yang nyata tanpa memikirkan kualitas video. Tujuannya untuk meyakinkan kepada audiens bahwa tidak ada unsur kesengajaan ataupun settingan dan menghasilkan konten se-natural mungkin, sesuai dengan pengasuhan anak tunagrahita. (3) Tahapan pasca produksi dilakukan sedikit pengeditan video untuk menyaring kata-kata kasar, selain itu pemilik akun Tiktok @cheef_barongan juga memanfaatkan fitur komentar untuk terhubung dengan audiens.Kata kunci : Produksi Konten, Anak Tunagrahita, Media Sosial, TikTok. AbstractThis research was conducted to find out the TikTok content production process by empowering mentally retarded children on the @cheef_barongan account. The TikTok platform, the @cheef_barongan account, seeks to educate the public and provide information about mentally retarded children. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach and utilizes descriptive phenomenology. The object of this research is from the TikTok account @cheef_barongan, while the subjects of this research are Yuni, Intan and Endah. Data obtained from primary data in the form of interviews and secondary data from collecting documentation in the form of TikTok content and literature studies. The validity of the data was carried out using source triangulation techniques. Data were analyzed following Miles Hubermans procedures based on data reduction, data collection and conclusions. The results of the study show that the production process uses three stages, namely: (1) The pre-production stage of the content is prepared without planning/self-taught, there is no selection of topics and schedules because it is done spontaneously. (2) Production stages produce real content without thinking about video quality. The goal is to convince the audience that there is no intentional element or arrangement and produce content as natural as possible, according to the care of mentally retarded children. (3) In the post-production stage, a little video editing is carried out to filter out harsh words, apart from that the Tiktok account owner @cheef_barongan also utilizes the comment feature to connect with the audience.Keywords : Content Production, Mentally Disabled Children, Social Media, TikTo

    Efektivitas penggunaan media sosial untuk mensosialisasikan produk Rumah Belajar Kemendikbudristek

    Get PDF
    Abstrak            Tujuan penelitian ini untuk menganalisa efektivitas serta hambatan komunikasi yang dilakukan oleh Kemendikbudristek melalui media sosial dalam mensosialisasikan produk Rumah Belajar Kemendikbudristek kepada pelajar di Indonesia.  Lokasi penelitian terletak di Kantor Pengelola Website Rumah Belajar di Pusdatin, Ciputat dan Yogyakarta. Penelitian berlangsung dari bulan April 2022 hingga Mei 2023. Metode dan instrument pengumpulan data menggunakan metode wawancara serta pengolahan dokumen. Pengunaan media sosial dalam mensosialisasikan konten Rumah Belajar hasil dari kegiatan sosialisasi menjangkau total 399 ribu pengikut media sosial Pustadin Kemendikbudristek dan total engagement 35,4 ribu. Kegiatan sosialisasi Rumah Belajar pada akun media sosial Pusdatin Kemendikbudristek dilakukan secara komunikatif melalui pesan langsung dan komentar oleh para pengikut maupun pengguna Rumah Belajar. Kegiatan sosialisasi Rumah Belajar melalui media sosial Pustadin Kemendikbudristek ternilai efektif dengan mencapai tujuan kegiatan sosialisasi yang ditargetkan, namun terdapat hambatan sehingga sosialisasi ternilai kurang efisien akibat kurangnya SDM yang mengelola media sosial Pusdatin Kemendikbudristek.Kata Kunci : Efektivitas, Rumah Belajar, Media Sosial Abstarct            The purpose of this study was to analyze the effectiveness and communication barriers carried out by the Kemendikbudristek through social media in disseminating the Rumah Belajar Kemendikbudristek products to students in Indonesia. The research location is located at the Website Management Office at Pusdatin, Ciputat and Yogyakarta. The research took place from April 2022 to May 2023. Data collection methods and instruments used interviews and document processing. The use of social media in socializing Rumah Belajar content as a result of socialization activities reached a total of 399 thousand Pusdatin Kemendikbudristek social media followers and a total engagement of 35.4 thousand. Rumah Belajar socialization activities on the Pusdatin Kemendikbudristek social media account are carried out communicatively through direct messages and comments by followers and users of Rumah Belajar. Socialization activities for Rumah Belajar through Pustadin Kemendikbudristek's social media were considered effective in achieving the objectives of the targeted, but there were obstacles so that the socialization was considered less efficient due to a lack of human resources managing Pusdatin Kemendikbudristek's social media.Keywords : Effectiveness, Rumah Belajar, Social Medi

    Strategi komunikasi pemasaran Faiza Event and Wedding Organizer dalam menjaring konsumen di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini membahas tentang strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Faiza Event And Wedding Organizer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran Faiza Event And Wedding Organizer dalam menjaring konsumen di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini yaitu CEO, Finance Manager, dan Kepala Divisi Desain Media Sosial. Teknik pengumpulan data utama menggunakan wawancara, sedangkan teknik pengumpulan data penunjang menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian strategi komunikasi pemasaran Faiza Event And Wedding Organizer dalam menjaring konsumen di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu: (1) Advertising, menggunakan media cetak seperti surat kabar dan melalui media sosial. (2) Sales promotion, dengan pemberian diskon dan pemberian produk secara gratis. (3) Public relations, dengan menjadi sponsor acara Putra Brilliant Wedding untuk membangun citra perusahaan. (4) Personal selling, melakukan presentasi penjualan dengan bahasa yang persuasif dan mudah dipahami. (5) Direct marketing, menggunakan media sosial, brosur, dan kartu nama.Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran, Wedding Organizer, Event Organizer AbstractThis research discusses the marketing communication strategy carried out by Faiza Event And Wedding Organizer. This research aims to determine the marketing communication strategy of Faiza Event And Wedding Organizer in capturing consumers in the Special Region of Yogyakarta. This research uses a descriptive qualitative approach. Determination of informants using purposive sampling technique. The informants in this study are the CEO, Finance Manager, and Head of the Design Social Media Division. The main data collection technique uses interviews, while the supporting data uses observation and documentation. Data validity checking technique uses source triangulation. Data analysis was performed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the Faiza Event And Wedding Organizer marketing communication strategy research in attracting consumers in Special Region of Yogyakarta are: (1) Advertising, using print media such as newspapers and through social media. (2) Sales promotion, by giving discounts and giving free products. (3) Public relations, by sponsoring the Putra Brilliant Wedding event to build the company's image. (4) Personal selling, making sales presentations in a language that is persuasive and easy to understand. (5) Direct marketing, using social media, brochures and business cards.Keywords : Marketing Communication, Wedding Organizer, Event Organize

    Mengembangkan potensi diri untuk remaja introvert melalui konten kreasi Youtube

    Get PDF
    Abstrak            Introvert adalah salah satu tipe kepribadian yang lebih fokus pada pikiran, suasana hati,dan perasaan secara internal. Tipe introvert lebih cenderung menyukai waktu bersama satu atau dua orang.Penyebab introvert seperti aspek kepribadian sebagai kombinasi dari dua faktor utama yakni gen an lingkungan. Remaja introvert dapat mengembangkan potensi mereka melalui Youtube. Di Youtube mereka dapat membuat video sekreatif mungkin sehingga mereka dapat menarik banyak pemirsa dan menjadi lebih terkenal. Tujuan penelitian ini agar dapat memotivasi remaja introvert untuk mengembangkan potensi dirinya melalui konten Youtube dan mereka mendapat relasi yang lebih luas. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dimana pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan  subjek  atau  objek  dapat  berupa  orang, lembaga, masyarakat, dan lainnya yang berdasarkan fakta-fakta. Manfaat dari penelitian ini agar memperluas wawasan bagi orang introvert tentang media sosial Youtube, yang memudahkan remaja introvert dalam mengembangkan potensi diri.Kata kunci : Potensi diri, Remaja, Youtube, Komunikasi. Abstract            Introvert is a personality type that is more focused on thoughts, moods, and feelings internally. Introverts tend to prefer time with one or two people. The causes of introverts are like aspects of personality as a combination of two main factors, namely genes and the environment. Introverted youth can develop their potential through Youtube. On Youtube they can make videos as creative as possible so they can attract a lot of viewers and become more famous. The purpose of this research is to motivate introverted youth to develop their potential through Youtube content and they get wider relationships. In this study, a qualitative research method was used with a descriptive research type, in which the problem solving investigated by describing the subject or object could be in the form of people, institutions, communities, and others based on facts. The benefit of this research is to broaden insight for introverts about Youtube social media, which makes it easier for introverted youth to develop their own potential.Keywords :  Self potential, Youth, Youtube, Communicatio

    Strategi Komunikasi Widyaiswara dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Dan Kinerja Aparatur Sipil Negara Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi serta hambatan komunikasi yang dilakukan oleh Widyaiswara dalam kegiatan Pelatihan peningkatan kapasitas dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari Widyaiswara DPR RI dan ASN DPR RI. Teknik pengumpulan data meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, sumber arsip, internet, jurnal, publikasi, serta dokumen relevan mengenai masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Widyaiswara DPR RI dalam menajalankan program diklat dapat menjalankan strategi komunikasi yang cukup baik dalam kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja yang ditujukan oleh ASN DPR RI. strategi yang digunakan yaitu pengenalan khalayak dengan menjalankan pre-test terhadap ASN sebelum menjalankan pelatihan, penentuan pesan dengan membuat kurikulum pembelajaran dan Rancang Bangun Pembelajaran Mata Pelatihan (RBPMP), penetapan metode dengan menjalankan two ways communication serta ice breaking dalam kegiatan pelatihan, penggunaan media seperti bahan ajar, bahan tayang, dan bahan peraga, serta analisa pendukung dan hambatan Widyaiswara dalam menjalankan pelatihan.Kata kunci: Strategi komunikasi, Widyaiswara, Pendidikan dan Latihan, Aparatur Sipil Negara                                                                                                     Abstract This research aims to explore the communication strategies and barriers employed by Widyaiswara in the training activities aimed at enhancing the capacity and performance of Civil Servants (ASN) at the House of Representatives of the Republic of Indonesia (DPR RI). This study adopts a qualitative research approach with a descriptive method. The selection of informants utilizes purposive sampling technique, consisting of Widyaiswara from DPR RI and ASN from DPR RI. Data collection techniques include primary data obtained through in-depth interviews, while secondary data are collected from books, archival sources, the internet, journals, publications, and relevant documents regarding the research problem. The results of the study indicate that Widyaiswara from DPR RI can execute communication strategies fairly well in training activities aimed at enhancing the capacity and performance of ASN from DPR RI. The strategies employed include audience recognition through pre-tests conducted on ASN prior to the training, message determination by developing learning curricula and Training Material Development (RBPMP), method determination by employing two-way communication and ice breaking during training activities, utilization of media such as teaching materials, visual aids, and demonstrators, as well as analysis of the supporting factors and obstacles faced by Widyaiswara in conducting the training.Impact GameKeywords: Communication strategies, Widyaiswara, Education and Training, Civil Servant

    IMPLEMENTASI PROGRAM GANDENG GENDONG BAGI PEKERJA RENTAN UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN DI KOTA YOGYAKARTA

    Get PDF
    Pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan yang lebih inklusif dengan prinsip Gandeng Gendong menjadi salah satu upaya pengentasan kemiskinan oleh Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi Program Gandeng Gendong bagi pekerja rentan untuk pengentasan kemiskinan di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian dianalisis menggunakan indikator teori implementasi kebijakan Edwards III yang terdiri dari komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program belum sepenuhnya memenuhi indikator yang disebutkan Edwards III. Komunikasi, sumber daya, dan disposisi sudah dapat dioptimalkan. Sedangkan dalam struktur birokrasi belum ada struktur organisasi dan SOP khusus untuk implementasi program, meskipun sudah terdapat pembagian tanggung jawab sesuai tugas dan fungsi masing-masing pihak. Faktor-faktor yang mendukung implementasi program ini diantaranya adalah keinginan pelaksana kebijakan, respon baik dari Perusahaan, dan antusiasme kelompok sasaran untuk memanfaatkan program. Sedangkan faktor-faktor yang menghambat implementasi program ini diantaranya adalah tidak ada kriteria khusus pekerja rentan, masih banyak Perusahaan yang tidak responsif, dan komitmen pelaksana kebijakan maupun kelompok sasaran yang belum konsisten. Melalui kebijakan ini dapat meningkatkan jumlah kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, meskipun tujuan pengentasan kemiskinan belum menunjukan hasil yang signifikan

    EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN KERJA DALAM MENANGGULANGI PENGANGGURAN DI DKI JAKARTA (STUDI KASUS PADA PUSAT PELATIHAN KERJA DAERAH JAKARTA TIMUR)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pelatihan kerja, termasuk hambatan dan tantangan dalam menyelenggarakan pelayanan yang dilakukan oleh UPTD Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur. Penelitian ini penting dilakukan guna memahami efektivitas kebijakan maupun program, terutama program pelatihan kerja yang banyak dijalankan oleh lembaga-lembaga pelatihan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan lembaga pelatihan kerja yang berkualitas dan mampu membentuk tenaga kerja yang siap masuk dalam dunia kerja yang menjadi tujuan dari UPTD PPKD Jakarta Timur telah berjalan efektif dengan berbagai program dan kejuruan. Pada program pelatihan kerja ini memiliki banyak cara dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, mulai dari Program Job Fire, kunjungan ke sekolah-sekolah, penyisipan sosialisasi, hingga penyebaran pamflet dan banner. Program pelatihan kerja ini memiliki sasaran masyarakat DKI Jakarta dengan lebih spesifik pada masyarakat yang membutuhkan penambahan kompetensi di dunia kerja. Waktu yang dibutuhkan pada program pelatihan kerja ini tentu berbeda-beda satu sama lain. Namun, perbedaan waktu tempuh pada masing-masing program tersebut bukan berarti berbeda pula dari segi tujuan, yakni meningkatkan skill dan kompetensi dari peserta pelatihan. Tercatat, sedikitnya ada 20 perusahaan yang telah bekerjasama dengan UPTD PPKD Kota Jakarta. Bahkan, tak sedikit yang bisa membuka usaha karena berbekal skill yang diperoleh dari lembaha pelatihan kerja tersebut. Namun, program pelatihan kerja ini masih memiliki hambatan dan tantangan pada kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, perubahan dunai kerja yang dinamis dan cepat. Termasuk, sikap malas maupun tidak berperan aktif dari AlumniKata Kunci: Program Pelatihan Kerja, Efektivitas, Penambahan Skill dan Kompetens

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇