Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
Hubungan antara Pergaulan Teman Sebaya dan Perhatian Orang Tua dengan Motivasi Belajar IPS pada Siswa SMP Negeri 1 Yogyakarta
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan pergaulan teman sebaya dan perhatian orang tua, dimana hal tersebut merupakan faktor yang memengaruhi motivasi belajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pergaulan teman sebaya dan perhatian orang tua dengan motivasi belajar IPS pada siswa SMP Negeri 1 Yogyakarta.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Yogyakarta sejumlah 766 siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan rumus Slovin sebesar 263 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket) dan dokumentasi. Uji validitas instrumen penelitian menggunakan korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji hipotesis. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi product moment dan analisis regresi ganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Fhitung sebesar 124,440 lebih besar dari Ftabel sebesar 3,03 dengan signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 5%, sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan yang signifikan antara pergaulan teman sebaya dan perhatian orang tua dengan motivasi belajar IPS.Kata Kunci: Pergaulan Teman Sebaya, Perhatian Orang Tua, Motivasi Belajar
Pengaruh Penggunaan Smartphone Terhadap Interaksi Sosial Siswa dan Motivasi Belajar IPS di SMP Negeri 6 Purworejo
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh penggunaan smartphone terhadap motivasi belajar (2) untuk mengetahui pengaruh penggunaan smartphone terhadap interaksi sosial di IPS di SMP Negeri 6 Purworejo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adala metode kuantitatif dengan pendekatan statistik deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 6 Purworejo. Sampel penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan hasil 96 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penggunaan smartphone sebesar 55% mengarah kurang baik, pengaruh smartphone terhadap interaksi sosial sebesar 48% ke arah tidak baik dengan tingkat pengaruh kuat sebesar 0,660 dan adanya pengaruh penggunaan smartphone terhadap motivasi belajar IPS sebesar 46% ke arah kurang baik dengan tingkat pengaruh sedang sebesar 0,588
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DI MASYARAKAT KAMPUNG PANCASILA KYAI WARIS KUWARISAN, KUTOWINANGUN, KEBUMEN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kehidupan masyarakat Kampung Pancasila Kyai Waris dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan partisipan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah partisipan 11 orang. Lokasi penelitian di Kampung Pancasila Kyai Waris desa Kuwarisan, kecamatan Kutowinangun, kabupaten Kebumen. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik pengumpulan data dan triangulasi sumber data. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai Pancasila di Kampung Pancasila Kyai Waris diimplementasikan melalui kegiatan masyakarat, yaitu: (1) nilai ketuhanan diimplementasikan pada pembukaan doa secara muslim dan nasrani pada kegiatan masyarakat, (2) nilai kemanusiaan diimplementasikan dalam kegiatan bakti sosial di hari raya Paskah dan kegiatan urug-urug asem, (3) nilai persatuan diimplementasikan pada kegiatan perayaan HUT RI dan acara lintas agama seperti unggahan puasa yang serentak dilaksanakan oleh warga muslim dan nasrani di Makam Kyai Waris, (4) nilai kerakyatan diimplementasikan pada kegiatan kerja bakti setiap hari minggu sore, (5) nilai keadilan diimplementasikan pada kesepakatan jumlah iuran dengan menyamaratakan nominal di setiap kegiatan dan membagikan berkatan secara merata dan acak di acara unggahan puasa
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 BUNGURSARI KABUPATEN PURWAKARTA
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan pendidikan karakter di SMP Negeri 1 BungursariPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam melakukan analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pendidikan karakter di SMP Negeri 1 Bungursari dilaksanakan melalui pembiasaan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dan ekstrakurikuler: a) Pembiasaan budaya sekolah yang berupa program 7 Poe Atikan, TdBA (Tatanen di Bale Atikan), Pendidikan Anti Korupsi, dan AKPK (Agama Keagamaan Pemahaman Kitab). b) Pendidikan karakter di integrasikan ke dalam materi pembelajaran yang ada dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). c) Pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakulikuler. (2) Terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendidikan karakter di SMP Negeri 1 Bungursari : a) Faktor pendukung diantaranya yaitu, kerjasama kepala sekolah dengan tenaga pengajar, kerjasama tim dalam pelaksanaan pendidikan karakter, dan fasilitas yang mendukung. b) Faktor penghambat diantaranya yaitu: Komunikasi antara pihak sekolah dengan seluruh orang tua siswa, kesadaran siswa yang masih kurang, pengaruh lingkungan, dan pengawasan sekolah dalam hal pergaulan siswa
PENGARUH NILAI BELANJA HEDONIK TERHADAP IMPULSE BUYING DENGAN EMOSI POSITIF SEBAGAI VARIABEL PERANTARA (STUDI KASUS PADA PELANGGAN DI AMBARUKMO PLAZA YOGYAKARTA)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai belanja hedonik terhadap impulse buying yang dimediasi oleh emosi positif pada pelanggan di Ambarukmo Plaza Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei. Populasi pada penelitian ini adalah pelanggan di Ambarukmo Plaza Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 150 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur dan uji sobel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Nilai belanja hedonik berpengaruh secara signifikan terhadap impulse buying, (2) Nilai belanja hedonik berpengaruh secara signifikan terhadap emosi positif, (3) Emosi positif berpengaruh secara signifikan terhadap impulse buying, dan (4) Nilai belanja hedonik berpengaruh secara signifikan terhadap impulse buying dengan emosi positif sebagai variabel mediasi. Kata kunci: Nilai Belanja Hedonik, Impulse Buying, Emosi Positi
PENGEMBANGAN E-MODUL SKETCH 2D DENGAN FUSION 360 DI DEPARTEMEN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FT UNY
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul sketch 2D dengan Fusion 360 pada matakuliah CAD 2D, mengetahui kelayakan dari modul pembelajaran sketch 2D dengan Fusion 360 dan mengetahui respon pengguna tentang modul Fusion 360, yang di kembangkan di JPTM FT UNY. Metode pada penelitian yang digunakan yaitu Research Development (RD), dengan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementasi, dan evalution). Pengujian kelayakan modul dengan cara pengisian instrumen keayakan yang terdiri dari instrumen ahli materi, ahli media, dan instrumen uji keterbacaan oleh responden. Hasil dari penelitian ini menghasilkan produk modul cetak yang dapat diakses secara elektronik dengan cara memindai qrcode pada cover belakang. Penilaian kelayakan modul memperoleh nilai dari ahli materi 3,6 dan ahli media 3,4 dari 4, dengan predikat sangat layak. Hasil dari uji coba keterbacaan oleh responden mendapatkan penilaian dari dengan skor 3,39 dari 4 dengan predikat sangat layak.This study aims to produce a 2D sketch module with Fusion 360 in 2D CAD courses, determine the feasibility of 2D sketch learning modules with Fusion 360 and determine user responses about the Fusion 360 module, which was developed at JPTM FT UNY. The research method used is Research Development (RD), with the ADDIE development model (analyze, design, development, implementation, and evaluation). Testing the feasibility of the module by filling out the feasibility instrument consisting of material expert instruments, media experts, and readability test instruments by respondents. The results of this study produce printed module products that can be accessed electronically by scanning the qrcode on the back cover. The module feasibility assessment obtained a score from the material expert 3.6 and media expert 3.4 out of 4, with the predicate very feasible. The results of the readability trial by respondents received an assessment of 3.39 out of 4 with the predicate very feasible
PENGARUH INFORMASI DUNIA KERJA DAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII DI SMK NEGERI 1 NANGGULAN
Tujuan penelitian ini adalah menentukan seberapa besar penguasaan informasi dunia kerja, praktik kerja lapangan, kesiapan kerja, pengaruh informasi dunia kerja terhadap kesiapan kerja, pengaruh praktik kerja lapangan terhadap kesiapan kerja, pengaruh informasi dunia kerja dan praktik kerja lapangan terhadap kesiapan kerja. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, pengujian persyaratan analisis, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukan penguasaan informasi dunia kerja dalam kategori tinggi sebesar 78%, praktik kerja lapangan dalam kategori tinggi sebesar 71%, kesiapan kerja dalam kategori tinggi sebesar 73%, pengaruh positif dan siginifikan informasi dunia kerja terhadap kesiapan kerja sebesar 29,7%, pengaruh positif dan siginifikan praktik kerja lapangan terhadap kesiapan kerja sebesar 34,3%, pengaruh positif dan siginifikan informasi dunia kerja dan praktik kerja lapangan terhadap kesiapan kerja sebesar 39,2%.The purpose of this study was to determine how much information mastery of the world of work, field work practices, work readiness, influences the world of work information on work readiness, the influence of field work practices on work readiness, the influence of world of work information and field work practices on work readiness. This research is associative research with a quantitative approach. Data analysis techniques used include descriptive analysis, requirements analysis testing, and hypothesis testing. The results showed mastery of world of work information in the high category of 78%, field work practice in the high category of 71%, work readiness in the high category of 73%, the positive and significant influence of world of work information on work readiness of 29.7%, the influence positive and significant field work practices on work readiness by 34.3%, positive and significant influence of information on the world of work and field work practices on work readiness by 39.2%
KEMAMPUAN SPASIAL SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA KONTEN SPACE AND SHAPE MENGGUNAKAN METODE CRI
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pemahaman konsep siswa dalam mengerjakan soal materi bangun datar dan bangun ruang pada soal PISA konten Space and Shape berdasarkan Certainty of Response Index (CRI); (2) tingkat kemampuan spasial siswa pada materi bangun datar dan bangun ruang pada soal PISA konten Space and Shape dengan menggunakan Certainty of Response Index (CRI); (3) penyebab miskonsepsi siswa. Subyek penelitian ini adalah 55 siswa kelas IX SMP di Lembimjar Neutron Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dilakukan tes untuk seluruh subyek penelitian dan wawancara kepada siswa yang memiliki skor tertinggi, skor terendah, dan skor tengah-tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah reduksi data, display data atau penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah (1) mayoritas responden memahami konsep dengan kategori baik untuk pemahaman bangun datar dan bangun ruang dengan rerata CRI 2,5; (2) masih terdapat beberapa siswa yang mengalami miskonsepsi dalam pengerjaan soal; (3) penyebab terjadinya miskonsepsi karena siswa kesulitan menerapkan konsep matematika untuk penyelesaian masalah, khusunya soal serupa PISA yang memerlukan cara berpikir kritis dengan penyelesaian yang kompleks dan sistematis. Terjadinya miskonsepsi oleh beberapa siswa juga disebabkan karena siswa tidak terbiasa mengerjakan soal matematika yang telah dimodifikasi lebih lanjut.
PENGARUH KINERJA KEUANGAN, REPUTASI AUDITOR, DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP UNDERPRICING SAHAM SEKTOR CONSUMER NON-CYCLICAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROA (Return on Asset), CR (Current Ratio), DER (Debt to Equity Ratio), reputasi auditor, dan proporsi komisaris independen terhadap underpricing. Populasi pada penelitian ini yaitu perusahaan sektor consumer non cyclical yang melakukan IPO pada tahun 2007-2022 yang berjumlah 73 perusahaan. Sampel ditetapkan sebanyak 65 perusahaan sektor consumer non-cyclical melalui metode purposive sampling. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI) dan analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA, CR, DER, reputasi auditor berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap underpricing. Sedangkan, proporsi komisaris independen berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap underpricing
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN KEIRSEY DI SMP NEGERI 3 NGAGLIK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis terhadap hasil belajar siswa berdasarkan tipe kepribadian Keirsey pada materi PLSV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian siswa dari kelas VIII di salah satu SMP Negeri yang berlokasi di Ngaglik sebanyak 53 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket, tes, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket tipe kepribadian Keirsey, tes kemampuan komunikasi matematis, tes hasil belajar matematika, dan wawancara. Dari keempat instrumen tersebut menghasilkan data yang kemudian dianalisis dengan langkah – langkah sebagai berikut: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dari 53 subjek penelitian, terdapat 11 siswa tipe Guardian, 16 siswa tipe Artisan, 5 siswa tipe Rational, dan 21 siswa tipe Idealist. 2) Kemampuan komunikasi siswa cenderung pada kategori sedang, dengan 6 siswa berkategori tinggi, 39 siswa berkategori sedang, dan 8 siswa berkategori rendah. 3) Keempat tipe cenderung dominan pada IKKM ketiga dan lemah pada IKKM keempat. 4) Semakin tinggi kemampuan komunikasi matematis pada tiap tipe, semakin tinggi pula hasil belajar matematika yang didapatkan. Melalui penelitian ini, peneliti menyarankan agar kemampuan komunikasi matematis siswa lebih ditingkatkan lagi dengan berlatih mengerjakan soal – soal matematika yang berkaitan dengan komunikasi matematis