Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS GAME INTERAKTIF UNTUK EDUKASI SEKSUAL ANAK SD NEGERI PURWOMARTANI KALASAN SLEMAN

    Get PDF
    Penelitian ini mengembangkan multimedia berbasis game interaktif sebagai media pembelajaran edukasi seksual bagi anak SD Negeri Purwomartani yang valid secara materi dan media. Pemahaman anak mengenai menjaga bagian tubuh pribadi masih kurang karena keterbatasan metode serta media pembelajaran yang inovatif. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model Alessi dan Trollip (2001), melalui tiga tahap utama yaitu tahap perencanaan, desain, dan pengembangan. Subjek penelitian meliputi peserta didik kelas V dan guru di SD Negeri Purwomartani. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket validasi ahli materi dan media, dengan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penilaian validasi menunjukkan kategori sangat layak tanpa revisi, sehingga media ini dinyatakan valid secara materi dan media. Penelitian merekomendasikan uji coba lapangan untuk menilai efektivitas dan dampak dari penggunaan game interaktif dalam edukasi seksual anak

    PENGARUH E-TRAINING TERHADAP PEMAHAMAN JURNALISME DATA BAGI PESERTA PELATIHAN GOODSTATS WRITING CAMP DI GNFI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh E-Training GoodStats Writing Camp terhadap pemahaman jurnalisme data para pesertanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ex post facto yang dilaksanakan secara daring. Sumber data adalah satu mentor dan 24 peserta dari tiga angkatan pertama GoodStats Writing Camp yang dipilih melalui convenience sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-training berpengaruh positif dalam meningkatkan pemahaman jurnalisme data peserta. Peningkatan ini terbukti melalui kemampuan peserta dalam tujuh aspek pemahaman Taksonomi Bloom: menafsirkan, mencontohkan, mengklasifikasikan, merangkum, menyimpulkan, membandingkan, dan menjelaskan. Pendekatan praktik langsung (learning by doing), kurikulum yang relevan, penggunaan tools visualisasi yang ramah pengguna, dan pendampingan mentor menjadi faktor keberhasilan pelatihan

    Observational Learning dan Intensitas Media Sosial X dalam Pembentukan Opini Generasi Z

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh observational learning dan intensitas penggunaan media sosial X terhadap pembentukan opini mahasiswa Generasi Z terkait fenomena sosial-politik “Peringatan Darurat”. Generasi Z, sebagai digital natives, memiliki keterlibatan tinggi dalam konsumsi dan interaksi informasi di media sosial, sehingga berpotensi besar dalam membentuk opini publik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatif dan cross-sectional, melibatkan 385 responden mahasiswa Generasi Z di Bandung Raya yang merupakan pengguna aktif media sosial X serta pernah berinteraksi dengan konten “Peringatan Darurat”. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas Pearson dan reliabilitas Cronbach’s Alpha, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa observational learning memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan opini mahasiswa (path coefficient = 0.399; t = 4.583; p = 0.000). Sebaliknya, intensitas penggunaan media sosial X tidak berpengaruh signifikan (path coefficient = 0.001; t = 0.133; p = 0.894). Secara simultan, kedua variabel independen menjelaskan 32,4% varians opini mahasiswa (R² = 0.324). Temuan ini menegaskan bahwa proses belajar melalui observasi di media sosial lebih berperan dalam pembentukan opini sosial-politik daripada sekadar frekuensi penggunaan platform. Media sosial X berfungsi bukan hanya sebagai ruang komunikasi, melainkan sebagai arena pembelajaran sosial yang memengaruhi konstruksi opini Generasi Z melalui proses kognitif, afektif, dan perilaku.Kata Kunci: Generasi Z, Observational Learning, Media Sosial X, Peringatan Darurat, Pembentukan Opini, Social Learning Theory, PLS-SEM ABSTRACTThis study aims to analyze the influence of observational learning and the intensity of social media X usage on the formation of Generation Z students' opinions regarding the socio-political phenomenon of "Emergency Alert." Generation Z, as digital natives, is highly involved in consuming and interacting with information on social media, making them highly influential in shaping public opinion. The research used a quantitative method with an explanatory and cross-sectional approach, involving 385 Gen Z student respondents in Greater Bandung who are active users of social media X and have interacted with "Emergency Alert" content. The research instrument was tested using Pearson's validity test and Cronbach's Alpha reliability, while data analysis was performed using PLS-SEM. The research results show that observational learning has a significant influence on the formation of student opinions (path coefficient = 0.399; t = 4.583; p = 0.000). Conversely, the intensity of social media X usage has no significant effect (path coefficient = 0.001; t = 0.133; p = 0.894). Simultaneously, the two independent variables explain 32.4% of the variance in student opinions (R² = 0.324). This finding confirms that the process of learning thru observation on social media plays a more significant role in shaping sociopolitical opinions than simply the frequency of platform use. Social media platform X functions not only as a space for communication but also as an arena for social learning that influences the opinion formation of Generation Z thru cognitive, affective, and behavioral processes.Keywords: Generation Z, Observational Learning, Social Media X, Emergency Alerts, Opinion Formation, Social Learning Theory, PLS-SEM. 

    ANALISIS KLASTER KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH BERDASARKAN INDIKATOR KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN MENGGUNAKAN K-HARMONIC MEANS

    No full text
    Ketimpangan sosial dan ekonomi antarwilayah masih menjadi tantangan besar di Provinsi Jawa Tengah, terutama karena tingginya tingkat kemiskinan yang berdampak pada kualitas kehidupan masyarakat. Untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data, diperlukan pemetaan kondisi sosial ekonomi antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah berdasarkan indikator kemiskinan dan ketimpangan dengan menggunakan metode K-Harmonic Means . K-Harmonic Means merupakan metode pengembangan dari K-Means yang lebih stabil terhadap inisialisasi pusat kluster dan menghasilkan pengelompokan yang lebih optimal. Tahapan analisis meliputi normalisasi data, penentuan jumlah klaster optimal menggunakan metode Elbow , dan proses klasterisasi dengan algoritma K-Harmonic Means . Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah di Jawa Tengah dapat dimasukkan ke dalam dua klaster utama. Klaster 1 terdiri dari 26 wilayah dengan karakteristik kemiskinan dan ketimpangan yang lebih tinggi, sedangkan Klaster 2 terdiri dari 9 wilayah dengan kondisi sosial ekonomi yang relatif lebih baik. Nilai Silhouette Coefisien sebesar 0.28 menunjukkan struktur klaster yang cukup baik. Hasil ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi sosial ekonomi wilayah sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

    Peran Pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Meningkatkan Kompetensi Kewarganegaraan Digital Pada Peserta Didik SMP Negeri 1 Piyungan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran Pendidikan Pancasila terhadap kompetensi kewarganegaraan digital pada peserta didik SMP Negeri 1 Piyungan. Jenis penelitian ini adalah ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh peserta didik SMP Negeri 1 Piyungan Tahun Pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 759 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik stratified random sampling dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 89 peserta didik. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji prasyarat analisis, analisis deskriptif, serta uji analisis akhir dengan menggunakan uji regresi sederhana dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara pembelajaran Pendidikan Pancasila terhadap kompetensi kewarganegaraan digital pada peserta didik SMP Negeri 1 Piyungan. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil Uji T, dimana nilai ℎ (9,845 1,662). Variabel pembelajaran Pendidikan Pancasila terbukti mempengaruhi variabel kompetensi kewarganegaraan digital sebesar 52,7%, sedangkan sisanya 47,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Model regresi sederhana yang dihasilkan yaitu Y = 7,172+1,149X. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pemahaman pembelajaran Pendidikan Pancasila maka semakin tinggi pula tingkat kompetensi kewarganegaraan digital pada peserta didik SMP Negeri 1 Piyungan

    Hubungan minat belajar siswa dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas x SMA Negeri 1 Wonosari

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas X SMA Negeri 1 Wonosari. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, yang melibatkan 155 siswa kelas X SMA Negeri 1 Wonosari. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan telah di uji validitas menggunakan korelasi Product Moment serta uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Teknik analisis data menggunakan  uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis. Uji hipotesis menggunakan teknik uji regresi linear sederhana, uji parsial (uji t) dan uji koefisien determinasi. Rincian hasil penelitian : (1) adanya korelasi positif yang signifikan dan kuat antara (P5) terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas X; (2) Hasil uji parsial  menggunakan SPSS 25 menghasilkan Thitung (8.707) t tabel (1,976); (3) Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi, P5 berpengaruh terhadap minat belajar siswa sebesar 33,1%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap minat belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas X di SMA Negeri 1 Wonosari

    PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI DASAR

    Get PDF
    Abstrak: Pengaruh Motivasi Belajar dan Kompetensi Guru terhadap Hasil Belajar Akuntansi Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Akuntansi Dasar 2) Pengaruh Kompetensi Guru terhadap Hasil Belajar Akuntansi Dasar  3) Pengaruh Motivasi Belajar dan Kompetensi Guru terhadap Hasil Belajar Akuntansi Dasar Siswa Kelas X SMK YPE Sampang Cilacap Tahun Ajaran 2022/2023.Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex post facto dengan subjek penelitian sebanyak 54 Peserta Didik Kelas X Akuntansi SMK YPE Sampang Cilacap Tahun Ajaran 2022/2023. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Akuntansi Dasar Siswa yang ditunjukkan dengan rx1y = 0,664 dan thitung sebesar 4,168 lebih besar dari ttabel 2,007. 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Kompetensi Guru terhadap Hasil Belajar Akuntansi Dasar Siswa yang ditunjukkan dengan rx2y = 0,380 dan thitungttabel yaitu 3,992 2,007. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama antara Motivasi Belajar dan Kompetensi Guru terhadap Hasil Belajar Akuntansi Dasar Siswa Kelas X SMK YPE Sampang Cilacap Tahun Ajaran 2022/2023 yang ditunjukkan dengan Ry.x1x2 = 0,690 dan Fhitung bernilai 23,114 lebih besar dari Ftabel yang bernilai 3,18.Kata kunci: Motivasi Belajar, Kompetensi Guru, Hasil Belajar Akuntansi Dasar

    STUDI LITERATUR: PENGARUH KURANGNYA MOTIVASI SISWA TERHADAP PERILAKU HIDUP SEHAT(LITERATURE STUDY: THE INFLUENCE OF STUDENT'S LACK OF MOTIVATION ON HEALTHY LIVING BEHAVIOR)

    Get PDF
    Motivation for healthy living is an effort to achieve optimal physical and mental health levels. One of the factors of healthy living behavior is the existence of healthy living motivation in a person. Students who have been equipped or have healthy living motivation will consistently carry out a healthy lifestyle. This condition is because the student is already motivated to maintain their health. However, if the student is not motivated to implement a healthy lifestyle, it will not be easy to maintain a healthy lifestyle consistently. The research method used in this study was an online search or literature study, which obtained information and data by analyzing valid research articles from both national and international sources. The study results showed that five articles examined the influence of motivation and healthy living behavior. Thus, motivation and healthy living behavior have a significant influence. As explained, the tendency to act is based on the motive to achieve a high degree of healthy living, and that person must have high motivation. The results of this study are expected to provide insight for other researchers to conduct similar research

    HUBUNGAN PENGALAMAN BELAJAR BIOLOGI REPRODUKSI MANUSIA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN LITERASI KESEHATAN REPRODUKSI(THE RELATIONSHIP BETWEEN LEARNING EXPERIENCES IN HUMAN REPRODUCTION AND HIGH SCHOOL STUDENTS’ CRITICAL THINKING SKILLS AND REPRODUCTIVE HEALTH LITERACY)

    Get PDF
    The rapid development of ICT makes it easy for teenagers to access pornographic content. Therefore, critical thinking skills and health literacy are essential so teenagers can effectively filter the information they access. This study aims to determine the level of learning experience of human reproduction material, critical thinking skills, and reproductive health literacy, as well as the relationship between learning experience of human reproduction material and critical thinking skills, the relationship between learning experience of human reproduction material and reproductive health literacy, the relationship between critical thinking skills and reproductive health literacy. This study is a cross-sectional observational study. The sample was selected using cluster random sampling. The results of the sample selection were for two classes, X and XI. Data collection was carried out using questionnaires, tests, and interviews. Instrument validity was carried out using expert judgment. Data were analyzed descriptively. At the same time, the hypothesis test used the chi-square test. The results of the study, namely: (1) the medium category dominates learning experiences, (2) the low category dominates critical thinking, (3) reproductive health literacy in class is dominated by the medium category, (4) based on the chi-square test on learning experiences with critical thinking, a significance value of 0.265 was obtained (5) based on the chi-square test on learning experiences with reproductive health literacy, a significance value of 0.037 was obtained (6) based on the chi-square test on critical thinking skills with reproductive health literacy, a significance value of 0.865 was obtained. It can be concluded that there is no significant relationship between learning experiences of reproductive material and critical thinking, nor between reproductive health literacy and critical thinking; however, a significant relationship was found between learning experiences of reproductive material and reproductive health literacy

    ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN E-LKPD BERORIENTASI SDGs UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI BERPIKIR SISTEM DAN KESADARAN LINGKUNGAN

    Get PDF
    Pembelajaran kimia yang masih menekankan isi daripada proses akan menghambat tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Langkah konkret yang dapat dilakukan untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu dengan menerapkan pendekatan berpikir sistem. Salah satu model pendekatan berpikir sistem yang dapat diterapkan dalam pembelajaran kimia adalah model tetrahedral Mahaffy. Model ini memiliki empat dimensi yaitu dimensi simbolik, molekuler, makroskopik, dan human element. Dengan adanya dimensi human element yang dikaitkan dengan isu-isu lingkungan, diharapkan dapat menguatkan kompetensi berpikir sistem dan kesadaran lingkungan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penerapan pendekatan berpikir sistem model tetrahedral Mahaffy pada pembelajaran kimia dan mendeskripsikan kaitan antara model tetrahedral Mahaffy dengan kesadaran lingkungan siswa sehingga tujuan pembangunan berkelanjutan dapat tercapai di bidang pendidikan. Metode penelitian yang digunakan yaitu survey eksploratif. Hasil penelitian ini berupa analisis deskriptif tentang pentingnya pendekatan berpikir sistem dalam pembelajaran kimia dan keterkaitan antara berpikir sistem dengan kesadaran lingkungan siswa. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa penerapan model tetrahedral Mahaffy dengan memuat isu lingkungan penting diterapkan dalam pembelajaran kimia yang dapat dimuat di LKPD dengan menggunakan model tetrahedral Mahaffy

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇