Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARAN IPS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui integrasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Wates dan nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Wates. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakanobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis Miles Huberman yang meliputi penggumpulan data, reduksi data, display data, dan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa integrasinilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Wates belum maksimal. Hal ini karena dalam pelaksanaan proses pembelajaran tidak dirancang khusus untuk mengintegrasikan nilai-nilai demokrasi yang terdiri dari menyelesaikan pertikaian secara damai, menyelesaikan persoalan secara damai, berpartisipasi dalam proses politik, pengakuan terhadap nilai keanekaragaman, menegakan keadilan (persamaan) dan memajukan ilmu pengetahuan (mengembangkan potensi, kreativitas daninovasi). Nilai-nilai demokrasi yang terdiri dari menyelesaikan pertikaian secara damai, menyelesaikan persoalan secara damai, berpartisipasi dalam proses politik, pengakuan terhadap nilai keanekaragaman,menegakan keadilan (persamaan), serta memajukan ilmu pengetahuan (mengembangkan potensi, kreativitas dan inovasi) tidak semua diintegrasikan dalam proses pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Wates
INTEGRASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 4 WATES
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui integrasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Wates dan nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Wates. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis Miles Huberman yang meliputi penggumpulan data, reduksi data, display data, dan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa integrasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Wates belum maksimal. Hal ini karena dalam pelaksanaan proses pembelajaran tidak dirancang khusus untuk mengintegrasikan nilai-nilai demokrasi yang terdiri dari menyelesaikan pertikaian secara damai, menyelesaikan persoalan secara damai, berpartisipasi dalam proses politik, pengakuan terhadap nilai keanekaragaman, menegakan keadilan (persamaan) dan memajukan ilmu pengetahuan (mengembangkan potensi, kreativitas dan inovasi). Nilai-nilai demokrasi yang terdiri dari menyelesaikan pertikaian secara damai, menyelesaikan persoalan secara damai, berpartisipasi dalam proses politik, pengakuan terhadap nilai keanekaragaman, menegakan keadilan (persamaan), serta memajukan ilmu pengetahuan (mengembangkan potensi, kreativitas dan inovasi) tidak semua diintegrasikan dalam proses pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Wates
Identifikasi Nilai-Nilai Budaya Pada Upacara Adat Bathok Bolu Alas Ketangga Desa Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Sleman
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang proses pelaksanaan Upacara Adat Bathok Bolu Alas Ketangga di Desa Sambiroto Purwomartani Kalasan Sleman, dan mengetahui tentang nilai-nilai budaya yang terdapat dalam Upacara Adat Bathok Bolu Alas Ketangga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode naturalistic. Teknik pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Data didapatkan melalui observasi dilapangan, wawancara langsung, serta dokumentasi. Analisis data mengikuti konsep dari Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, display data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan upacara adat Bathok Bolu Alas Ketangga dimulai dengan pengambilan banyu panguripan di Sendang Ayu, diadakan pertunjukan kesenian tradisional, dan yang terakhir diadakan kirab Bregada Bathok Bolu. Upacara adat Bathok Bolu Alas Ketangga memiliki nilai-nilai budaya yaitu: 1) nilai religius, dapat dilihat dalam proses mendoakan sesaji yang berupa gunungan dan ubo rampe, 2) nilai sosial yang terlihat dari adanya musyawarah, dan gotong royong, 3) nilai bahasa, dapat dilihat dari sesaji dan perlengkapan upacara adat yang memiliki makna tertentu, 4) nilai seni, terlihat dalam pertunjukan kesenian tradisional yang ditampilkan pada upacara adat tersebut, 5) nilai ekonomi, terlihat dengan adanya masyaraka sekitar yang membuka stand disekitar lokasi upacara adat, 6) nilai sejarah, dapat dilihat dengan adanya pertunjukkan fragmen asal usul terjadinya Bathok Bolu Alas Ketangga 7) nilai estetis, dapat ditemukan dalam keindahan kesenian tradisional, maupun dalam pembuatan sesaji upacara adat Bathok Bolu
HUBUNGAN ANTARA PENDAPATAN ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN IPS SISWA DI SMP NEGERI 1 CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara pendapatan orang tua dengan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Candiroto. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa SMP Negeri 1 Candiroto dengan jumlah 657 siswa sedangkan jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Isaac dan Michael dengan hasil sebanyak 243 siswa. Sampel yang diambil berdasarkan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner dan studi dokumentassi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis diskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan korelasi pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pendapatan orang tua dengan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa rhitung rtabel (0,61 0,05) dan terdapat hubungan yang kuat. Pada penelitian ini ditemukan bahwa pendapatan orang tua tergolong sedang yang memiliki pekerjaan mayoritas sebagai petani, sedangkan motivasi belajar siswa tergolong pada kategori sedang.Kata kunci : Pendapatan Orang Tua, Motivasi Belajar, IP
HUBUNGAN ANTARA PERHATIAN ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IX DI SMP N 5 PURWOKERTO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang positif dan signifikan antara perhatian orang tua dengan motivasi belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran IPS di SMP N 5 Purwokerto. Peneleitian ini termasuk dalam penelitian korelasi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP N 5 Purwokerto berjumlah 267 siswa. Adapaun jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 73 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan aangket (kuesioner). Adapun teknik analisis data yaitu menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang positif dan signifikan anatara perhatian orang tua dengan motivasi belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran IPS di SMP N 5 Purwokerto. Hal tersebut didasarkan pada hasil pengujian hipotesis, diketahui bahwa nilai koefisien korelasi sebesar 0,468. Arah atau bentuk hubungan tersebut termasuk dalam hubungan yang positif dengan tingkat keeratan atau derajat hubungan sedang
PENGGUNAAN E-LKPD BERBASIS MASALAH TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM EKSKRESI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 PANGKALPINANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan E-LKPD berbasis masalah terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi sistem ekskresi. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Pangkalpinang. Sampel penelitian yang diambil sebanyak dua kelas yaitu kelas XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 1 sebagai kelas kontrol. Pemilihan sampel tersebut menggunakan teknik purposive sampling. Data keterampilan berpikir kritis dikumpulkan menggunakan tes berbentuk uraian. Teknik analisis data dilakukan dengan uji Independent Sample T-test dan uji Effect Sizes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata nilai posttest sebesar 66,67 sedangkan rata-rata posttest kelas kontrol sebesar 56,87. Hasil Independent T-test menunjukkan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,021 0,05 sedangkan hasil uji Effect Sizes diperoleh nilai cohen’s d sebesar 0,6 dengan persentase sebesar 73%. Hal ini menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis masalah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik dengan besaran efek yang diberikan termasuk dalam kategori sedang
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MAJALAH DIGITAL PADA MATERI VIRUS UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X
Menurut hasil penelitian mengenai pembelajaran daring, hasil belajar yang didapatkan siswa kurang optimal sehingga diperlukan media pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran saat pembelajaran daring dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan media pembelajaran biologi berupa majalah digital, (2) mengetahui kelayakan media pembelajaran majalah digital biologi pada materi virus untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas X menurut ahli biologi dan ahli media, (3) mengetahui kepraktisan media pembelajaran majalah digital biologi pada materi virus untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas X, dan (4) mengetahui keefektivan media pembelajaran majalah digital biologi pada materi virus untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas X. Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) majalah digital yang dihasilkan berupa dokumen PDF dengan susunan sebagai berikut: Cover (Halaman Sampul), Salam Redaksi, Daftar Isi, Halaman Pembuka, Halaman Isi, Glosarium, Mini Kuis, Daftar Pustaka, (2) media pembelajaran berupa majalah digital biologi valid dan layak digunakan berdasarkan penilaian ahli biologi dan ahli media, (3) media pembelajaran majalah digital biologi dinyatakan praktis digunakan berdasarkan penilaian guru biologi dan siswa, dan (4) media berupa majalah digital dinyatakan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X dengan signifikansi hasil uji t terhadap skor pretest dan posttest sebesar 0,005 dan kurang efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar dengan signifikansi hasil uji Wilcoxon terhadap skor angket kemandirian belajar sebesar 0,265
PENGEMBANGAN SENSOR TEKANAN BERBASISPOLYMER OPTICAL FIBER (POF) YANG DISISIPI GEL THE DEVELOPMENT OF PRESSURE SENSOR BASED POLYMER OPTICAL FIBER (POF) INSERTED GEL
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tekanan terhadap perubahan intensitas keluaran fiber optik, pemberian berbagai macam gel pengisian pada sambungan terhadap keluaran fiber optik dan untuk mengetahui sensitivitas dan linearitas terbaik pada sensor tekanan fiber optik.Fiber optik yang digunakan adalah Polymer Optical Fiber (POF) tipe SH-4001-1.3.Polymer Optical Fiber ini memiliki indeks bias core sebesar 1,49 dan indeks bias cladding sebesar 1,41. Gel disisipi diantara fiber optik dengan sepanjang 1 cm di dalam pipa kecil, kemudian diberi variasi tekanan sehingga mempengaruhi intensitas cahaya. Daya optik keluaran dari Polymer Optical Fiber dideteksi menggunakan Optical Power Meter (OPM). Sumber cahaya yang digunakan adalah laser HeNe dengan panjang gelombang 632,8 nm dan daya keluaran 5 mW.Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya keluaran fiber optik mengalami penaikan seiring dengan penambahan tekanan. Pemberian tekanan pada penyambungan fiber optik dengan menggunakan berbagai jenis gel menunjukkan bahwa gel yang memiliki nilai keluaran intensitas cahaya terbaik yaitu gel pulpen dengan warna gel kuning. Nilai sensitivitas terbaik pada gel pulpen dengan warna gel kuning pada jarak 0,5 cm dengan gradien sebesar (0,0035 ± 0,0028) dBm/cm. Sedangkan linearitas terbaik terdapat pada jenis gel pulpen dengan warna gel bening pada perlakuan dengan jarak 0 cm yaitu sebesar 0,99919. Kata kunci: Polymer Optical Fiber(POF), gel, sensor tekanan AbstractThis study aimed to determine the effect of pressure on the output intensity of optical fiber, to determine the effect of filling gel variations on the conjunction of the output optical fiber, and also to obtain the best of sensitivity and linearity of the pressure sensor on optical fiber.Optical fiber used was Polymer Optical Fiber (POF) typeSH-4001-1.3. Polymer Optical Fiber had 1.49 core refractive index and 1.41 cladding refractive index. Gel was inserted between the optical fiber with 1 cm length in the small pipe, and then gel was given pressure variations, so it will affect the intensity. Optical power output of Polymer Optical Fiber (POF) was detected using Optical Power Meter (OPM). The light source used was HeNe laser with 632.8 nm wavelength and 5 mW output powers.The results of the study indicated that output intensity of optical fiber increased throught the addition ofpressure.The giving of pressure variations to the optical fiber conjuction by using different types of gel showed that the gel which had the best of output intensity was the yellow gel pen. The best sensitivity value was had by the yellow gel pen with 0,5 cm distance and (0.0035 ± 0.0028) dBm/cm gradient. While the best linearuty was had by transparant gel pen with 0 cm distance and 0.99919 linearity. Keywords: Polymer Optical Fiber (POF), gel, pressure sensor
DETEKSI CEMARAN Bacillus cereus, SERTA ANALISIS KUALITAS FISIK DAN KIMIA SUSU KEDELAI (STUDI HIGIENE DAN SANITASI PRODUKSI SUSU KEDELAI SKALA RUMAH TANGGADI SLEMAN, DIY)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai dan status higiene sanitasi, keberadaan bakteri Bacillus cereus, dan pengaruh higiene sanitasi dan lama penyimpanan terhadap kualitas fisik, kimia dan mikrobiologi susu kedelai di dua Industri Rumah Tangga. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif dengan membandingkan higiene sanitasi pada industri susu kedelai di Depok, Sleman dan Caturharjo, Sleman dengan mengisi lembar checklist higiene sanitasi dan dilakukan wawancara. Uji laboratorium dilakukan untuk mengetahui kualitas susu kedelai meliputi syarat fisik, kimia dan mikrobiologis. Uji fisik berupa pengujian organoleptik oleh panelis yang meliputi rasa, bau, warna, dan penampakan. Uji kimia dilakukan adalah uji pH dan sakarin. Uji mikrobiologis dilakukan uji identifikasi bakteri Bacillus cereus dan Angka Lempeng Total (ALT). Hasil penelitian menunjukkan higiene sanitasi IRT A memenuhi standar syarat sedangkan IRT B tidak memenuhi syarat minimal higiene sanitasi. Nilai higiene sanitasi mempengaruhi Uji Lempeng Total. Sedangkan lama penyimpanan mempengaruhi kualitas organoleptik, Angka Lempeng total dan pH.Kata kunci : susu kedelai, higiene sanitasi, lama penyimpana
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI AMONIASI DAN FERMENTASI (AMOFER) TERHADAP PERUBAHAN FISIK DAN NUTRIEN DAUN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses amoniasi dan fermentasi (amofer) terhadap kualitas organoleptik dan kualitas nutrien daun kelapa sawit sebagai pakan ternak ruminansia. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor, yakni lama waktu pemeraman dan konsentrasi urea. Terdapat 2 taraf dosis urea yang digunakan yakni 4% dan 6% dengan mempertimbangkan kebutuhan urea pada pakan dan lama waktu yang digunakan masing-masing 3 minggu, 4 minggu, dan 5 minggu secara berurutan. Parameter yang diamati adalah kualitas organoleptik yaitu (tekstur, warna, aroma, dan keberadaan jamur) dan kualitas nutrien (protein kasar, serat kasar, lemak kasar, abu). Data dianalisis dengan analisis ragam untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis urea dan lama waktu fermentasi. Penelitian menunjukkan bahwa teknologi amofer memberikan pengaruh nyata terhadap perubahan fisik yaitu warna menjadi kecokelatan, aroma asam beraroma khas amonia, tekstur menjadi lebih lunak dan keberadaan jamur yang tidak terlalu banyak serta meningkatkan kualitas nutrien berupa kenaikan kandungan protein tercerna, lemak tercerna dan abu serta penurunan kadar serat kasar. Dapat disimpulkan bahwa proses amoniasi fermentasi dapat meningkatkan kualitas organoleptik dan kualitas nutrien daun kelapa sawit sebagai pakan ternak ruminansia. Kata kunci:Amoniasi, Fermentasi, EM-4, Urea, Elaeis guineensi