Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    PREPARASI DAN KARAKTERISASI CARBON NANODOTS BERBAHAN DASAR LIMBAH KULIT JAGUNG SEBAGAI ZAT ADITIF PEMBUATAN EDIBLE FILM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik nanomaterial C-dots berbahan dasar limbah kulit jagung uji spektrofotometer ultraviolet-visible (UV-Vis), particle size analyzer (PSA), fourier transform infrared (FTIR), X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscope-energy dispersive X-ray (SEM-EDX), dan photoluminescence (PL), serta mengetahui pengaruh nanomaterial C-dots berbahan dasar limbah kulit jagung sebagai zat aditif terhadap kualitas edible film. Penelitian ini dimulai dengan pembuatan sampel C-dots. Sampel C-dots dikarakterisasi berdasarkan spektrofotometer UV-Vis, PSA, FTIR, XRD, SEM-EDX, dan PL. Selanjutnya, sampel C-dots dilarutkan ke dalam bahan pembuatan edible film sebagai zat aditif dan dilakukan pengujian kualitas edible film. Karakterisasi sampel C-dots menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan puncak absorbansi pada panjang gelombang 270 nm dengan nilai absorbansi sebesar 3,046 a.u. Karakterisasi PSA menunjukkan ukuran partikel sebesar 281,4 nm. Karakterisasi FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi C=C. Karakterisasi XRD menunjukkan C-dots berstruktur amorf. Karakterisasi SEM-EDX menunjukkan morfologi kumpulan dari banyak partikel C-dots berbentuk persegi panjang dengan unsur karbon sebagai penyusun utama. Terakhir, karakterisasi PL menunjukkan adanya puncak intensitas emisi pada panjang gelombang 530 nm. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penambahan C-dots berbahan dasar limbah kulit jagung sebagai zat aditif berpengaruh terhadap kualitas edible film dimana nilai perpanjangan putus menunjukkan kestabilan, ketahanan terhadap air meningkat, dan dapat terurai seperempat bagian dalam waktu 25 hari

    ANALISIS DISTORSI HARMONIK TERHADAP ISYARAT PADA RANGKAIAN PENGUAT TRANSISTOR SATU TAHAP

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik distorsi harmonik pada penguat transistor satu tahap dan mengidentifikasi bagian komponen penguat yang menjadi sumber terjadinya distorsi harmonik. Penguat yang digunakan menggunakan konfigurasi common-emitter dengan transistor 2N3904. Membandingkan hasil spektrum frekuensi isyarat masukan dan keluaran penguat menggunakan algoritma fast fourier transform dengan Matlab. Mengganti nilai resistansi komponen sebagai pembanding dengan hasil spektrum frekuensi awal untuk mengetahui sumber terjadinya distorsi harmonik. Frekuensi isyarat masukan yang digunakan yaitu 1100 – 1900 Hz. Nilai total distorsi harmonik yang didapatkan dari spektrum frekuensi dengan algoritma fast fourier transform menunjukkan komponen yang menjadi sumber terjadinya distorsi harmonik. Frekuensi masukan 1100 Hz memiliki nilai total distorsi harmonik pada isyarat masukan yaitu -63.2337 dB dan isyarat keluaran yaitu -21.7159 dB. Nilai total distorsi harmonik pada penggantian nilai resistansi 8 kΩ yaitu -21.1217 dB dan RC 12 kΩ yaitu -15.6703 dB, hal ini menunjukkan bahwa harmonik muncul pada keluaran setelah melalui penguat. Amplitudo harmonik yang berkurang seiring dengan meningkatnya nomor harmonik atau meningkatnya frekuensi harmonik yang muncul. Nilai total distorsi harmonik yang mengalami perubahan signifikan yaitu dengan mengganti nilai resistansi pada collector

    PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK KECIPIR (Psophocarpus tetragonolobus L.) DAN KACANG POLONG (Pisum sativum) TERHADAP JUMLAH FOLIKEL OVARIUM DAN STRUKTUR HISTOLOGI USUS HALUS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

    Get PDF
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) dan kacang polong (Pisum sativum) terhadap jumlah folikel ovarium dan struktur histologi usus halus tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu perlakuan yaitu P0 sebagai kontrol, perlakuan P1 (25mg/ kgBB ekstrak biji kecipir + 75mg/ kgBB tikus ekstrak biji kacang polong), P2 (50mg/ kgBB ekstrak biji kecipir + 50mg/ kgBB biji kacang polong ), dan P3 (75mg/ kgBB ekstrak biji kecipir + 25mg/ kgBB ekstrak biji kacang polong). Data yang diamati adalah jumlah folikel ovarium serta kerusakan usus halus. Data masing-masing ovarium dianalisis menggunakan One Way Anova. Apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilakukan uji lanjutan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Untuk organ usus halus dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi ekstrak kecipir dan kacang polong memberikan pengaruh nyata (P0,05) terhadap jumlah folikel ovarium tikus putih. Sedangkan struktur histologi usus halus tikus putih normal.  Kata kunci: ekstrak kecipir dan kacang polong, jumlah folikel ovarium, struktur histologi usus halus, tikus putih

    Evaluasi Strategi Pengajaran dalam Pembelajaran Biologi di SMA

    Get PDF
    SMA Negeri 12 Jakarta adalah salah satu sekolah menengah atas negeri yang terletak di Jakarta, Indonesia. Sekolah ini menyediakan pendidikan tingkat menengah atas untuk siswa kelas X hingga XII. SMA Negeri 12 Jakarta juga dikenal sebagai salah satu sekolah yang memiliki standar pendidikan yang tinggi dan prestasi akademik yang baik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dalam Penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis strategi pengajaran yang digunakan dalam pembelajaran Biologi di SMA Negeri 12 Jakarta. Pada penelitian ini guru biologi di SMA Negeri 12 Jakarta menjadi subjek penelitian yang mana dengan memilih guru yang memiliki pengalaman dan wawasan yang relevan dengan strategi pengajaran biologi. Metode dalam penelitian ini yaitu observasi langsung ke SMA Negeri 12 Jakarta dan melakukan wawancara langsung dengan narasumber yaitu guru biologi di sekolah tersebut. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pendekatan luas dalam mengajar biologi di sekolah ini mencakup metode ilmiah, aktivitas interaktif, dan penggunaan teknologi. Guru-guru aktif dalam MGMP dan kegiatan KIR menciptakan lingkungan pembelajaran yang memotivasi siswa. Siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kerja tim melalui media pembelajaran interaktif, proyek tim, dan integrasi disiplin ilmu lainnya. Pembelajaran berkala dan partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler KIR meningkatkan minat siswa dalam biologi. Merawat tanaman di sekolah juga mengajarkan siswa tentang keberlanjutan dan kesadaran lingkungan. Pendekatan ini berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif

    RUTE TERPENDEK WISATA ALAM MAYANG DI PEKANBARU MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penentuan rute terpendek wisata Alam Mayang Pekanbaru menggunakan Algoritma Genetika dan mendeskripsikan rute terpendek yang direkomendasikan berdasarkan analisa Algoritma Genetika. Jenis penelitian ini adalah penelitian terapan dengan metode penelitian kuantitatif. Data yang digunakan yaitu merupakan data primer yang diperoleh dari hasil pengukuran secara langsung menggunakan meteran gulung. Data yang diperoleh kemudian disajikan dalam bentuk model matematika, untuk selanjutnya dilakukan perhitungan menggunakan Algoritma Genetika dengan bantuan netbeans. Pencarian rute terpendek menggunakan Algoritma Genetika dimulai dengan membangkitkan populasi awal secara acak, kemudian evaluasi individu, melakukan penyilangan menggunakan metode One Cut Point dengan probabilitas 0.4 dan mutasi menggunakan metode Reciprocal Exchange Mutation dengan probabilitas 0.3, evaluasi fitness, seleksi Elitism, dan terbentuk populasi baru. Ukuran populasi yang digunakan yaitu 20, 30, 50 dan 80. Setelah dilakukan pencarian, diperoleh rute optimum wisata Alam Mayang Pekanbaru dengan jarak tempuh sepanjang 2282 meter.Kata kunci: rute terpendek, wisata Alam Mayang, Algoritma Genetika, netbeans

    PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP SELF-EFFICACY DAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK KELAS XI PADA MATERI ASAM BASA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ada tidaknya pengaruh penerapan model PBL terhadap efikasi diri dan kemandirian serta (2) ada tidaknya peningkatan efikasi diri dan kemandirian peserta didik kelas XI pada materi Asam Basa di SMA Negeri di Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen yang menggunakan One-Group Pretest-Posttest dengan variabel bebas berupa model PBL, variabel terikat berupa efikasi diri dan kemandirian yang dinyatakan dalam bentuk kategori. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri di Bantul yang terdiri dari 1 kelas penelitian. Efikasi diri dan kemandirian diukur dengan menggunakan angket yang telah divalidasi oleh satu dosen ahli untuk mengetahui kelayakan instrumen. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test. Analisis data menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai signifikan sebesar 0.049 untuk efikasi diri peserta didik, artinya ada perbedaan efikasi diri awal dan akhir peserta didik yang menggunakan model PBL. Kemandirian mempunyai nilai signifikan sebesar 0.377, artinya tidak ada perbedaan kemandirian awal dan akhir peserta didik yang menggunakan model PBL

    Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Materi Kesetimbangan Kimia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan, kepraktisan, dan uji keterbacaan e-LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran kesetimbangan kimia. Penelitian pengembangan berikut dilakukan dengan mengadopsi model 4D yang terdiri dari empat tahapan, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan lima guru kimia, angket analisis kebutuhan peserta didik, lembar validasi kepada dua ahli media dan materi, angket kepraktisan diberikan kepada lima guru kimia, serta angket keterbacaan peserta didik diberikan kepada 60 peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri di Yogyakarta. Data kuantitatif dikumpulkan dengan angket berskala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-LKPD dinyatakan layak oleh validator ahli media dan materi dengan revisi sesuai saran. Hasil uji kepraktisan menunjukkan e-LKPD memiliki tingkat kepraktisan 88% dengan kategori sangat baik dan hasil keterbacaan mendapat skor sebesar 86% dengan kategori sangat baik

    Pengaruh Problem Based Learning disertai Fishbone Diagram terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Afektif Peserta Didik pada Materi Pencemaran Lingkungan Kelas VII SMP

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pengaruh antara Problem Based Learning (PBL) disertai Fishbone Diagram dan pembelajaran konvensional metode resitasi terhadap: (1) kemampuan berpikir kritis peserta didik, (2) hasil belajar afektif peserta didik, (3) kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar afektif peserta didik secara simultan. Penelitian ini merupakan Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent (Pretest Posttest) Control Group Design. Sampel penelitian diperoleh menggunakan teknik Purposive Sampling pada kelas VII SMPN 1 Banguntapan. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar soal pretest dan posttest kemampuan berpikir kritis, dan lembar angket hasil belajar afektif. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) analisis persentase keterlaksanaan pembelajaran, (2) analisis deskriptif, (3) uji prasyarat meliputi uji normalitas, homogenitas, (4) uji hipotesis meliputi uji Independent Sample T-test, Effect Size Cohen’s, dan uji MANOVA. Hasil penelitian ini adalah (1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara PBL disertai Fishbone Diagram dan pembelajaran konvensional dengan metode resitasi peserta didik, (2) Terdapat perbedaan hasil belajar afektif antara PBL disertai Fishbone Diagram dan pembelajaran konvensional dengan metode resitasi peserta didik, (3) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar afektif antara PBL disertai Fishbone Diagram dan pembelajaran konvensional dengan metode resitasi peserta didik secara simultan

    Hubungan Adversity Quotient, Self Efficacy, dan Kemandirian Belajar dengan Prestasi Belajar MAtematika

    Get PDF
    Prestasi Indonesia di bidang matematika pada TIMSS 2015 dan PISA 2018 masih kurang baik dibandingkan dengan negara lain. Kemampuan individu mengelola dan menyelesaikan masalah yang dihadapi dikenal dengan adversity quotient (AQ). Terdapat dua perbedaan hasil penelitian terkait hubungan AQ dengan prestasi belajar matematika. Keyakinan seseorang terhadap kemampuan yang dimilikinya dikenal dengan istilah self-efficacy (SE). SE berperan positif dalam prestasi belajar matematika (Fitriana, S., Ihsan, H., Annas, S., 2015). Kemampuan individu menciptakan dorongan untuk belajar dikenal dengan kemandirian belajar. Terdapat dua perbedaan hasil penelitian terkait hubungan kemandirian belajar dengan prestasi belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan parsial dan gabungan antara AQ, SE, dan kemandirian belajar dengan prestasi belajar matematika peserta didik SMP Negeri di Kabupaten Gamping. Metode penelitian yang digunakan adalah ex-post facto dan korelasional. Terdapat hubungan positif, rendah, dan signifikan antara adversity quotient (X1) dengan prestasi belajar matematika (Y). Terdapat hubungan positif, rendah, dan signifikan antara self-efficacy (X3) dengan prestasi belajar matematika. Terdapat hubungan positif, rendah, dan signifikan antara kemandirian belajar (X3) dengan prestasi belajar matematika (Y). Terdapat hubungan positif, rendah, dan signifikan antara adversity quotient (X1), self-efficacy (X2), dan kemandirian belajar (X3) dengan prestasi belajar matematika (Y)

    PENGEMBANGAN EKOWISATA GEOPARK NASIONAL KARANGSAMBUNG-KARANGBOLONG (GNKK) KABUPATEN KEBUMEN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan ekowisata di kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong serta menganalisis factor pendorong dan penghambatnya. Urgensi dilakukannya penelitian ini didasari kepada pengajuan Unesco Global Geopark (UGGp) yang dilakukan pada tahun 2022. Pengajuan Unesco Global Geopark (UGGp) ini membuat semua aktor saling terlibat dan bekerja sama sehingga melakukan pengembangan ekowisata di kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskripsi kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, serta analisis data sekunder. Teknik pengujian keabsahan data dilakukan melalui ketekunan pengamatan serta triangulasi data. Penelitian ini diharapkan mampu berkontribusi dalam memberikan rekomendasi dan perbaikan sebagai upaya dalam penyelesaian masalah dan peningkatan pengembangan ekowisata kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong. Dalam kawasan ekowisata Geopark perlu banyak bantuan dari para aktor supaya dapat berjalan dengan baik. Adanya kerja sama antar aktor yang membentuk kegiatan untuk proses pengembangan ekowisata kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong sudah berjalan cukup baik dengan menerapkan prinsip Nature Based, Ecologically Sustainable, Enviromentally Educative, Locally Beneficial, Generates Tourist Satisfaction walaupun masih banyak hal yang perlu dievaluasi karena belum berjalan dengan maksimal

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇