Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
Modifikasi Elektroda Grafit dengan Polikurkumin Sebagai Sensor Ion Cu2+ dan Zn2+ secara Simultan
Penelitian di laboratorium yang semakin berkembang menghasilkan limbah berbahaya yang mengandung logam berat. Metode analisis untuk penentuan logam tersebut yaitu voltametri siklik dengan elektroda grafit termodifikasi polikurkumin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik elektroda grafit termodifikasi polikurkumin (GECUR) secara elektrokimia, gugus fungsi, dan morfologi permukaan; mengetahui validitas metode voltametri menggunakan GECUR; dan mengetahui aplikasi GECUR pada limbah cair laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan kondisi optimum pada 90 detik dan pH 5. GECUR menunjukkan peningkatan kualitas transfer elektron dan luas area elektroaktif, serta menunjukkan permukaan yang lebih tebal. Jenis interaksi Cu2+ yaitu difusi dan Zn2+ adsorbsi. Rentang konsentrasi linear Cu2+ dan Zn2+ yaitu 22,61 – 545,97 dan 7,14 – 553,91 µM (konsentrasi rendah) serta 618,88 – 864,52 dan 597,74 – 852,84 µM (konsentrasi tinggi). Linearitas Cu2+ dan Zn2+ yaitu 0,9988 dan 0,9977 (konsentrasi rendah) serta 0,9964 dan 0,9711 (konsentrasi tinggi). Sensitivitas Cu2+ dan Zn2+ yaitu 0,8731 dan 0,3536 µA/µM (konsentrasi rendah) serta 2,4753 dan 0,8063 µA/µM (konsentrasi tinggi). Batas deteksi Cu2+ dan Zn2+ yaitu 26,51 dan 36,98 µM. Batas kuantitasi Cu2+ dan Zn2+ yaitu 80,33 dan 112,08 µM. Rata-rata akurasi Cu2+ dan Zn2+ yaitu 94% dan 99%. Presisi Cu2+ dan Zn2+ yaitu 2% dan 11%. Aplikasi GECUR pada sampel limbah diperoleh akurasi rata-rata 97%
KORELASI ANTARA EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN PERHATIAN ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui korelasi antara efektivitas komunikasi interpersonal dengan motivasi belajar, (2) Mengetahui korelasi antara perhatian orang tua dengan motivasi belajar, dan (3) Mengetahui korelasi antara efektivitas komunikasi interpersonal dan perhatian orang tua dengan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan IX SMP Piri Ngaglik berjumlah 138 siswa. Uji Validasi skala dengan expert judgement dan uji product moment. Uji reliabilitas menggunakan uji Alpha Cronbach, diperoleh hasil 0.859 pada skala efektivitas komunikasi interpersonal, 0.856 pada skala perhatian orang tua, dan 0.900 pada skala motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukan: (1) Terdapat korelasi positif dan signifikan antara efektivitas komunikasi interpersonal dengan motivasi belajar, diperoleh koefisien korelasi 0.389 dan sumbangan efektif sebesar 15%, (2) Terdapat korelasi positif dan signifikan antara perhatian orang tua dengan motivasi belajar siswa, diperoleh koefisien korelasi 0,461 dengan sumbangan efektif sebesar 21%, dan (3) Terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara efektivitas komunikasi interpersonal dan perhatian orang tua dengan motivasi belajar siswa, diperoleh koefisien korelasi 0.518 dengan sumbangan efektif sebesar 26.9%. Kata Kunci: Efektivitas Komunikasi Interpersonal, Perhatian Orang Tua, Motivasi belajar ABSTRACKThis research is aimed to (1) Knowing about correlation between effectiveness of interpersonal communication and learning motivation, (2) Knowing about correlation between parent’s attention and learning motivation, and (3) Knowing correlation between effectiveness of interpersonal communication and parent’s attention to learning motivation. This research uses a quantitative approach with correlation. The sample in this research is students of grades VIII and IX of Junior High School Piri Ngaglik, with totally 138 students. Scale validation test with expert judgment and product moment test. The reliability test using the Cronbach Alpha test, obtained results of 0.859 on the effectiveness of interpersonal communication scale, 0.856 on the parent’s attention scale, and 0.900 on the learning motivation scale. The research showed that: (1) there was a positive and significant correlation between effectiveness of interpersonal communication and learning motivation, with coefficient correlation value is 0.389 and an effective contribution of 15%, (2) there was a positive and significant correlation between parent’s attention and student motivation with coefficient correlation is 0.461 and an effective contribution of 21%, and (3) there is a positive and significant correlation between effectiveness of interpersonal communication and parent’s attention to student motivation, with coefficient correlation 0.518 and an effective contribution of 26,9%.Keywords: Effectiveness of Interpersonal Communication, Parent’s Attention, Learning Motivatio
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI BERBASIS SOAR (STRENGTHS, OPPORTUNITIES, ASPIRATIONS, RESULTS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN TIM PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik diskusi berbasis SOAR untuk meningkatkan kemampuan tim pada kegiatan ekstrakurikuler pramuka SMK Masehi PSAK Ambarawa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan True Experimental dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini dipilih dengan simple random sampling yaitu 18 siswa kelas XII anggota ekstrakurikuler pramuka. Subjek dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu 9 orang kelompok eksperimen dan 9 orang kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 tahapan yaitu tahap pretest, treatment, dan posttest. Treatment yang digunakan adalah dengan bimbingan kelompok. Pengambilan data dilakukan menggunakan skala kemampuan tim. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistika non parametrik uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok teknik diskusi efektif untuk meningkatkan kemampuan tim pada kegiatan pramuka. Hal ini ditunjukkan dari hasil rata-rata kemampuan tim kelompok eksperimen pada pretest yaitu 115,78 menjadi 143,67 pada hasil rata-rata posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon diperoleh nilai signifikansi 0,0080,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kata kunci: bimbingan kelompok, teknik diskusi berbasis SOAR, kemampuan tim AbstractThis study aims to determine the effectiveness of SOAR-based discussion techniques to improve the team ability in scout activities at SMK Masehi PSAK Ambarawa. This research is a quantitative research by using True Experimental with a pretest-posttest control group design. The subjects of this study were chosen by simple random sampling, namely 18 students of class XII members of the scout extracurricular. The subjects were grouped into two groups namely 9 people were in the experimental group and 9 people in the control group. This research was conducted in 3 stages, namely pretest, treatment and posttest. The treatment was done by using group guidance. Data retrieval was done by using a team ability scale. The data analysis was done by using a non-parametric statistical analysis of the Wilcoxon test. The results showed that group guidance with SOAR-based discussion techniques was effective to improve the team ability of scouting activities. That was showed from the average result of team ability of experimental group get 115,78 at pretest become 143,67 at posttest average result. The results of hypothesis test used wilcoxon test was got score significance 0,0080,05 so Ha was accepted and Ho was rejected. Keywords: group guidance, SOAR-based discussion techniques, team abilit
Implementasi Kebijakan Penyelarasan Budaya Pemerintahan Satriya Dengan Core Value "BerAKHLAK" Di Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi kebijakan Penyelarasan Budaya Pemerintahan Satriya dengan Core Value “BerAKHLAK” di Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta dan mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menelaah pandangan Aparatur Sipil Negara dan pengguna layanan Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta terkait implementasi budaya pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penyelarasan budaya pemerintahan satriya dengan core value BerAKHLAK telah diimplementasikan dengan baik namun belum optimal. Aspek komunikasi telah mendukung tercapainya tujuan dan sasaran kebijakan penyelarasan SATRIYA dan BerAKHLAK. Aspek Sumber Daya telah dikelola dengan optimal meskipun keberadaannya terbatas. Pada aspek disposisi sudah terlaksana sesuai dengan Peraturan Gubernur No. 19 Tahun 2022 tentang Budaya Pemerintahan dan Peraturan Gubernur No. 106 Tahun 2022 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Sosial. Selanjutnya aspek struktur birokrasi telah mendukung proses komunikasi, koordinasi, dan penyelesaian pekerjaan yang berkaitan dengan realisasi renaksi budaya pemerintahan. Sehingga dapat diketahui terdapat penghambat yaitu pada ketidaktersediaan anggaran khusus dan keterbatasan sarana prasarana. Hal ini menunjukkan perlu adanya pengusulan anggaran kepada pemerintah untuk menunjang realisasi rencana aksi budaya pemerintahan dan penambahan kelengkapan sarana prasarana
Governance Quality Analysis in Class C Mining Business Process in Klaten Regency
Klaten Regency is one of the areas affected by the eruption of Mount Merapi, which encouraged local people to utilize the potential of natural resources in the form of sand by opening mining businesses. However, many of these sand mining businesses operate without official permits, causing problems in terms of legality and governance. This study aims to describe the quality of government implementation in the class C mining business process in Klaten Regency, especially in Talun Village and Tegalmulyo Village, Kemalang District. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of governance in the sand mining business in Klaten Regency is not optimal. Village governments tend to be non-transparent and non accountable in managing mines, even though they have involved community participation. In contrast, the Central Java ESDM Service has implemented better governance by implementing transparency, accountability, and the principle of participation. However, the implementation of this governance policy still faces obstacles at the village level, which is a key factor in the success or failure of implementing the quality of governance in the mining sector
PENGARUH KONSENTRASI HNO3, LAJU ALIR, DAN UKURAN GRANULA ZEOLIT TERHADAP ADSORPSI ALIZARINE RED
This research aims to: determine the characteristics of HNO3 activated zeolite granules, determine the effect of HNO3 activator concentration, determine the effect of variations in zeolite granule size, and determine the effect of variations in flow rate on the effectiveness of simulated waste adsorption of Alizarine Red S (ARS) dye, and determine the effectiveness of waste adsorption ARS dye simulation using activated natural zeolite adsorbent. This research is quantitative research. Natural zeolite was characterized using X Ray Diffraction, varying the granule size to 18-35 and 10-18 mesh, and activated using HNO3 with concentrations of 1, 3, and 5 M. Zeolite granules were used for adsorption of ARS dye using the column method. The effectiveness of adsorption for each type of granule was analyzed using UV-Vis. Non-activated and HNO3-activated zeolite granules with maximum adsorption results were characterized using a Scanning Electron Microscope. Based on the research results, the adsorption of ARS dye by HNO3 activated zeolite is better than non-activated zeolite, especially with high activator concentration, small granule size and small flow rate. The effectiveness of adsorption of simulated ARS dye waste with HNO3 activated natural zeolite is maximum when using 5M HNO3 activator at a flow rate of 0.3 L/hour with a granule size of 18-35 mesh
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU SAKU TEKNIK BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK KESIAPSIAGAAN PSIKOSOSIAL TERHADAP BENCANA
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa buku saku teknik bimbingan kelompok kesiapsiagaan psikososial terhadap bencana yang layak bagi guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMP N 1 Patuk dan SMA N 1 Srandakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan 4D Thiagarajan yang teridiri dari tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Subjek dalam penelitian ini adalah lima guru BK. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan produk media buku saku terkait teknik bimbingan kelompok. Buku saku telah divalidasi oleh ahli materi dan ahli media dengan skor ahli materi 80% (kategori layak) dan skor ahli media 83,75% (kategori sangat layak). Uji coba lapangan dengan penilaian guru BK diperoleh skor 83.5% (kategori sangat layak). Hal ini berarti media yang dihasilkan sangat layak untuk digunakan. Kata kunci : buku saku, teknik bimbingan kelompok, guru BK AbstractThis study aimed to produce a product in the form of a pocket book on psychosocial vigilance group counseling for disasters for Guidance and Counseling (BK) teachers of SMP N 1 Patuk and SMA N 1 Srandakan. This research used Research and Development (RD) with the 4D Thiagarajan development model which consisted of defining, designing, and developing stages. The subjects in this study were five counseling teachers. The data analysis technique used is quantitative descriptive technique. This research produced pocket book media products related to group guidance techniques. The pocket book had been validated by material experts and media experts with a material expert score of 80% (feasible category) and a media expert score of 83.75% (very feasible category). Field trials with counseling teacher assessments obtained a score of 83.5% (very feasible category). This means that the resulting media was very suitable to use. Keywords: pocket book, group counseling techniques, guidance and counseling teacher
PENGARUH PENGGUNAAN INSTAGRAM TERHADAP PRILAKU NARSISTIK DI SMP NEGERI 5 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA
AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang melakukan tindakan- tindakan yang sebetulnya tidak pantas untuk dilakukan di sosial media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Instagram terhadap perilaku narsistik di SMP Negeri 5 Depok Sleman Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian regresi. Subyek dalam penelitian adalah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Depok, sebanyak 124 siswa. Teknik pengambilan data menggunakan angket instagram dan angket perilaku narsistik. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Hasil penelitian pengaruh penggunaan Instagram terhadap perilaku narsistik di SMP Negeri 5 Depok Sleman Yogyakarta menunjukkan bahwa penggunaan instagram secara bersamaan memberikan sumbangan efektif sebesar 1,7% untuk perilaku narsistik di SMP Negeri 5 Depok Sleman. Kata kunci: pengaruh, penggunaan Instagram terhadap perilaku narsistik AbstractThis research was motivated by the presence of students who took actions that were actually inappropriate to be carried out on social media. This study aims to determine the effect of using Instagram on narcissistic behavior at SMP Negeri 5 Depok Sleman Yogyakarta. This study uses a quantitative approach to the type of regression research. The subjects in the study were 124 students of SMP Negeri 5 Depok. The data collection technique used an Instagram questionnaire and a narcissistic behavior questionnaire. The analysis technique used is quantitative data analysis. The results of the research on the effect of using Instagram on narcissistic behavior at SMP Negeri 5 Depok Sleman Yogyakarta show that the use of Instagram simultaneously provides an effective contribution of 1.7% for narcissistic behavior at SMP Negeri 5 Depok Sleman. Keywords: influence, the use of Instagram on narcissistic behavior
EFEKTIVITAS PENURUNAN ION LOGAM TEMBAGA DAN NIKEL PADA LIMBAH CAIR ELEKTROPLATING SECARA KONTINYU MENGGUNAKAN ADSORBEN KULIT SALAK
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik karbon aktif kulit salak berdasarkan SNI 06-3730-1995; morfologi permukaan; pengaruh kondisi optimum; efisiensi adsorpsi; dan kapasitas adsorpsi ion logam Cu dan Ni dengan karbon aktif kulit salak. Subjek penelitian ini adalah limbah kulit salak teraktivasi NaOH 10% sebagai karbon aktif untuk menurunkan kadar logam Cu dan Ni dalam limbah cair elektroplating. Objek penelitian ini adalah karakteristik karbon aktif kulit salak, efektivitas adsorpsi, dan kapasitas adsorpsi dari adsorben kulit salak teraktivasi NaOH 10%. Penentuan kondisi optimum dilakukan dengan limbah simulasi variasi laju alir yang digunakan, yaitu laju alir cepat (keran terbuka penuh) dan laju alir lambat (kerat terbuka sebagian), sedangkan variasi massa adsorben yang digunakan, yaitu 0,2; 0,4; dan 0,6 gram. Variasi perbandingan volume Cu:Ni, yaitu 1:1; 1:2; dan 1:3 (v/v) dengan volume Cu dibuat tetap. Kondisi optimum yang didapat digunakan untuk adsorpsi limbah industri elektroplating. Analisis kadar ion logam tembaga dan nikel dilakukan menggunakan instrumen Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karbon aktif kulit salak teraktivasi NaOH memiliki karakteristik kadar air sebesar 1,09%, kadar abu sebesar 9,37%, kadar mudah menguap sebesar 22,55%, kadar karbon terikat 67%, dan daya serap iodin sebesar 486,502 mg/g; morfologi kulit salak sebelum aktivasi memiliki permukaan kasar, sedangkan setelah memiliki permukaan lebih halus tetapi bentuk pori keduanya tertutup dan peningkatan kadar karbon; kondisi optimum terhadap adsorpsi ion logam tembaga dan nikel terjadi pada laju alir lambat (0,242-0,0534 mL/detik) dan massa adsorben 0,6 gram, sedangkan perbandingan volume pada 1:3 (v/v) untuk logam Cu dan 1:1 (v/v) untuk logam Ni; efisiensi adsorpsi ion logam Cu dan Ni pada limbah elektroplating secara berturutan 2,71% dan 55,89%; dan kapasitas adsorpsi secara berturutan, yaitu 0,844 mg/g dan 1,334 mg/g
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DAN KONFORMITAS DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA REMAJA PENGGEMAR K-POP (K-POPERS) DI YOGYAKARTA
AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui: (1) hubungan kontrol diri dengan perilaku konsumtif pada remaja penggemar K-pop di Yogyakarta, (2) hubungan konformitas dengan perilaku konsumtif pada remaja penggemar K-pop di Yogyakarta, dan (3) hubungan kontrol diri dan konformitas dengan perilaku konsumtif secara bersama-sama dengan perilaku konsumtif pada remaja penggemar K-pop di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja penggemar K-pop di Yogyakarta yang berusia 15-22 tahun sebanyak 75 remaja yang diambil dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan ialah skala kontrol diri, skala konformitas dan skala perilaku konsumtif. Uji validitas instrumen dengan expert judgement. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan kontrol diri dengan perilaku konsumtif pada remaja penggemar K-pop di Yogyakarta dengan nilai signifikansi sebesar yang signifikan antara kontol diri dan konformitas dengan perilaku konsumtif pada remaja penggemar K-pop di Yogyakarta yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,110 dan nilai korelasi sebesar -0,186, (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan konformitas dengan perilaku konsumtif pada remaja penggemar K-pop di Yogyakarta dengan nilai signifikansi sebesar 0,016 dan nilai korelasi sebesar 0,276, dan (3) terdapat hubungan yang signifikan kontrol diri dan konformitas dengan perilaku konsumtif secara bersama-sama dengan nilai Sig. F Change 0,020. Sumbangan efektif yang diberikan kontrol diri dan konformitas terhadap perilaku konsumtif sebesar 10,3% sedangkan 89,7% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian.Kata kunci: kontrol diri, konformitas, perilaku konsumtifAbstrackThe aim of this study is for investigating: (1) correlation between self control with consumptive behavior of adolescent K-pop fans in Yogyakarta, (2) correlation between conformity with consumptive behavior of adolescent K-pop fans in Yogyakarta, and (3) correlation between self control and conformity with consumptive behavior of adolescent K-pop fans in Yogyakarta. It was a correlation research. The sample in this study was adolescent K-pop fans aged 15-22 years as many as 75 adolescent were taken using non-probability sampling techniques with purposive sampling. The instruments used are self control scale, conformity scale, and consumptive behavior scale. Validity test of the instrument with expert judgement. Data analysis do with product moment correlation. The result of the study showed that: (1) there was no positive and significant correlation between self control and consumptive behavior of adolescent K-pop fans in Yogyakarta with a significance value of 0,110 and a correlation value of -0,186, (2) there was a significant correlation between conformity with consumptive behavior of adolescent K-pop fans in Yogyakarta with a significance value of 0,016 and a correlation value of 0,276, (3) there was a significant correlation of self control and conformity with consumptive behavior of adolescent K-pop fans in Yogyakarta with a Sig. F Change value of 0,020. The effective contribution was given by self control and conformity to the consumptive behavior was 10,3% while 89,7% was influenced by other factors outside the study.Keywords: self control, conformity, consumptive behavio