Jurnal Politeknik Negeri Jakarta
Not a member yet
2322 research outputs found
Sort by
Biaya dan Tebal Perkerasan Kaku Menggunakan Metode MDP 2017 dan AASHTO 1993
The planning and evaluation process of toll road pavement thickness play a crucial role in sustainable toll road design. Road structure design needs to align with construction requirements, and pavement serves to shield the road layers from excessive pressure due to vehicle loads. Recalculating the rigid pavement thickness on the Cinere - Jagorawi toll road section III using the AASHTO and MDP methods aims to determine the most suitable method for determining toll road pavement thickness. Additionally, the study conducts cost calculations for rigid pavement work using slipform concrete paver and conventional methods. The research findings indicate that based on project data analysis, the pavement thickness using the AASHTO method is 16 cm, while the MDP method results in a thickness of 28 cm. The MDP analysis yields a pavement thickness identical to the field measurement of 28 cm, whereas the AASHTO method produces a pavement thickness 12 cm thinner than the field measurement. The effective cost of rigid pavement work using manual methods and concrete pavers amounts to Rp11,640,674,008.34. This cost applies to a thickness of 29 cm, a lane width of 3.7 m, and a work length of 5,700 m. The maximum work length is 3,291 m using manual methods, and the minimum work length is 2,409 m using concrete pavers.Proses perencanaan dan evaluasi tebal perkerasan jalan tol memiliki peranan penting dalam desain jalan tol berkelanjutan. Desain struktur jalan perlu disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi dan perkerasan jalan berfungsi melindungi lapisan jalan dari tekanan berlebihan akibat beban kendaraan. Perhitungan ulang tebal perkerasan kaku pada jalan tol Cinere – Jagorawi seksi III menggunakan metode AASHTO dan MDP bertujuan untuk menentukan metode yang lebih sesuai dalam menentukan tebal perkerasan jalan tol. Selain itu, penelitian ini juga melakukan perhitungan biaya pekerjaan perkerasan kaku dengan metode slipform concrete paver dan konvensional. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis data proyek, tebal perkerasan kaku dengan metode AASHTO sebesar 16 cm, sedangkan metode MDP menghasilkan tebal 28 cm. Untuk tebal perkerasan kaku hasil analisis menggunakan metode MDP memiliki nilai tebal yang sama dengan tebal perkerasan pada lapangan yaitu 28 cm, sementara metode AASHTO menghasilkan tebal perkerasan 12 cm lebih tipis dari yang terukur di lapangan. Hasil biaya efektif pekerjaan perkerasan kaku dengan menggunakan metode manual dan alat concrete paver mencapai Rp11,640,674,008.34. Harga ini berlaku dengan tebal pengerjaan 29 cm, lebar lajur 3.7 m, dan panjang pengerjaan 5,700 m. Panjang pengerjaan maksimal 3,291 m menggunakan metode manual, dan panjang pengerjaan minimal 2,409 m menggunakan metode concrete paver
PENGARUH INFLASI DAN BI 7-DAY REVERSE REPO RATE TERHADAP ROA BANK UMUM DI INDONESIA TAHUN 2019-2022
The uncertain global economy during the Covid-19 pandemic during 2020-2022 means that Indonesia must be able to adapt to these conditions. The government, through the Financial Services Authority (OJK), issued a policy that can provide stimulus to the economy in Indonesia, especially the banking industry, so that society is not burdened further in the limited situation at that time. Restrictions on community activities aimed at suppressing the spread of the corona virus have become a challenge for banks in Indonesia to carry out their functions as business entities that collect and distribute public funds. The research examines the influence of the BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) and inflation on Return on Assets (ROA) of commercial banks in Indonesia during the 2019-2022 period. This year's period shows the conditions in 2019, namely before the Covid-19 pandemic, during the Covid-19 pandemic, namely 2020-2021 and after the Covid-19 pandemic, namely 2022. The method used in this research is quantitative using secondary data from the OJK, using multiple linear analysis techniques.Perekonomian global yang tidak menentu pada masa pandemi Covid-19 selama tahun 2020-2022 membuat Indonesia harus dapat beradaptasi dengan kondisi tersebut. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan kebijakan yang dapat memberikan stimulus kepada perekonomian di Indonesia khususnya industry perbakan sehingga masyarakat tidak ditambah terbebani di dalam situasi yang serba terbatas pada saat itu. Pembatasan aktivitas masyarakat yang bertujuan untuk menekan penyebaran virus corona menjadi sebuah tantangan bagi bank di Indonesia untuk menjalankan fungsinya sebagai badan usaha yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat. Penelitian meneliti terkait pengaruh BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) dan inflasi terhadap Return on Asset (ROA) bank umum di Indonesia selama periode 2019-2022. Periode tahun tersebut memperlihatkan kondisi tahun 2019 yaitu sebelum pandemic Covid-19, selama pandemic Covid-19 yaitu tahun 2020-2021 dan setelah pandemic covid-19 yaitu tahun 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari OJK dan Bank Indonesia, dengan menggunakan Teknik analisis linier bergand
Pengaruh Persepsi Harga dan Kualitas Layanan Terhadap kepuasan Pengguna Aplikasi Maxim Di Kota Depok
This purposes of this research to establish the impact of perceived price and service quality on user satisfaction of the Maxim application in Depok City. Method uses in this research is the SmartPLS version 4 program with a sample of 100 Maxim users. The output of this study suggest that the price perception variable exerts a positive and significant impact on user satisfaction, as indicated by a p-value 0.001, which is less than 0.05, and a t-statistic of 3.259, which exceeds the critical value of 1.96, this hypothesis is therefore accepted with regression test coefficient value of 0.324 (32%). This shows that the price perception variable makes a strong enough contribution in influencing the level of application user satisfaction. The service quality variable on user satisfaction has a positive and significant impact given that the p-value is 0.000, which is less than 0.05, and the t-statistic is 6.287, exceeding the critical value of 1.96, this hypothesis is consequently accepted with regression test coefficient value show 0.590 (59%). That value indicates the service quality is the main factor affecting user satisfaction.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi harga dan kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna aplikasi Maxim di Kota Depok. Metode penelitian ini menggunakan program SmartPLS versi 4 dengan sampel sebanyak 100 pengguna Maxim. Hasil penelitian ini mengindikasikan variabel persepsi harga memiliki dampak positif dan signifikan pada kepuasan pengguna dengan nilai p-values 0.001 < 0.05 dan thitung 3.259 > ttabel 1.96 sehingga hipotesis ini diterima dengan nilai koefisien uji regresi 0.324 (32%). Hal ini menandakan bahwa variabel persepsi harga berkontribusi cukup kuat dalam mempengaruhi derajat dari kepuasan orang-orang yang memakai aplikasi. Variabel kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna memberikan pengaruh yang positif dan signifikan dengan nilai p-values 0.000 < 0.05 dan thitung 6.287> ttabel 1.96 sehingga hipotesis ini di terima dengan nilai koefisien uji regresi 0.590 (59%). Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas layanan merupakan aspek penting yang mempengaruhi kepuasan terhadap pemakai aplikasi
Pengaruh Penetration Testing Dalam Menguji Celah Keamanan Pada Website (Studi Kasus: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri)
In all-digital era now, every population data is stored and processed through the website. With this website, the flow of information and communication between residents and government can be done easily. However, behind these advantages, there are also several weaknesses, namely security holes that can be accessed by irresponsible people, as well as data leakage cases that often occur. Seeing these problems, the author tested security gaps using the penetration testing method on the Information Technology-Based Population Administration System Service (SAKTI) on website. The results obtained from this research, the SAKTI website managed by the Kediri City disdukcapil found the impact of an open response code gap with the possibility of sensitive data exposure and found upload pages for RCE (Remote Code Excecution) exploitation and malware inject. For the CVSS assessment, the Base Score gets 8.1 points at the High level. While the recommendation is in the form of improving unrestricted file upload and sensitive data exposure or information disclosure by restricting public access.Di era serba digital saat ini, setiap data kependudukan disimpan dan diolah melalui website. Dengan adanya website tersebut aliran informasi dan komunikasi antara penduduk dan pemerintahan dapat dilakukan dengan mudah. Akan tetapi dibalik kelebihan tersebut, terdapat juga beberapa kelemahan yaitu celah keamanan yang bisa akses oleh orang yang tidak bertanggung jawab, seperti halnya kasus kebocoran data yang sering terjadi. Melihat permasalahan tersebut, penulis melakukan uji celah keamanan menggunakan metode penetration testing pada website Pelayanan Sistem Administrasi Kependudukan Berbasis Teknologi Informasi (SAKTI). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini, website SAKTI yang dikelola oleh disdukcapil Kota Kediri ditemukan impact adanya celah response code terbuka yang mengizinkan penyerang untuk menyisipkan file berupa malware maupun shellcode, eksekusi jarak jauh (RCE) dan serangan XSS yang menyebabkan terjadinya sensitive data exposure or information disclosure. Untuk penilaian CVSS Base Score mendapat poin 8.1 yang berada di level High. Sedangkan rekomendasinya berupa memperbaiki unrestricted file upload dan sensitive data exposure or information disclosure dengan melakukan pembatasan akses publik
Klasifikasi Masyarkat Miskin Menggunakan Metode Naïve Bayes Di Desa Jati Mulya
Abstract - Poverty is a major problem in Indonesia, including in Jati Mulya Village, East Sepatan District. Various efforts have been made to overcome poverty, such as social assistance from the government which aims to meet basic needs and improve living standards. However, the technical distribution of this assistance program is not quite evenly distributed. This research uses the Naive Bayes method to carry out classification with the help of the Orange application. The data used is data on poor residents from Jati Mulya Village RT 002 RW 004, using data mining techniques. The 18 data sets can be classified from training data and testing data into two classes, namely the poor and non-poor categories. Attributes used for population classification include age, education, employment, income, dependents, and marital status. The research results show 96% accuracy from manual calculations and the Orange application. Based on these results, the classification system developed can be used as a reference for decision makers.
Keywords: Poverty level, Data Mining, Classification, Naive BayesAbstrak- Kemiskinan merupakan permasalahan paling utama di Negara Indonesia, seperti hal nya di Desa jatimulya kecamatan sepatan timur. Masalah ini merupakan masalah yang sangat serius bagi berlangsung nya kehidupan manusia. Banyak upaya yang sudah dilakukan untuk menangani masalah kemiskinan, seperti halnya bantuan sosial yang dilakukan oleh pemerintah dengan tujuan untuk memenuhi dan menjamin kebutuhan dasar serta meningkatkan taraf kehidupan. Namun pada kenyataan nya program bantuan tersebut belum tersebar secara merata. Penelitian ini akan melakukan klasifikasi. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode Naïve Bayes dan menggunakan sebuah sistem komputerisasi yaitu aplikasi Orange. Data yang digunakan ialah data penduduk miskin yang diperoleh dari Desa Jatimulya Rt 002 Rw 004 dengan menggunakan teknik data mining. Atribut yang akan digunakan dalam melakukan klasifikasi penduduk adalah Umur, Pendidikan, Pekerjaan, Penghasilan, Tanggungan, Status (Kawin/Belum Kawin). Hasil penelitian didapatkan nilai akurasi 96% dari perhitunghan manual dan nilai akurasi dari aplikasi Orange 96%. Berdasarkan hal tersebut dapat dinyatakan bahwa sistem klasifikasi yang dibangun dapat gunakan sebagai bahan masukan bagi pengambil keputusa
ANALISIS PERBANDINGAN VOLUME PEKERJAAN KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE BIM DAN KONVENSIONAL
A project is an activity in which implementation is limited by time and resources. Every project planning must pay attention to the effective and efficient value so that the project can run well and achieve maximum results and quality as planned. Technology is increasingly used including in the construction sector. The use of Building Information Modeling (BIM) technology is one of the technologies that is widely used to minimize the need for costs and work time and can integrate information about the project directly to the various parties involved. This research was conducted by planning using the 3D BIM concept to see the results of the application of technology on the upper structure work and comparing the results of the calculation of the cost of the upper structure work carried out using the BIM method and the conventional method on the Urban Signature Apartment - LRT City Ciracas, East Jakarta. The research method used involved collecting project data includes shop drawings and material specifications. Then, 3D modeling was carried out using Autodesk Revit software, and existing data was analyzed to determine the volume of work and the total cost incurred. From the calculations, it can be concluded that using 3D BIM technology with Autodesk Revit software shows 6.69% difference compared to conventional methods
Pembuatan Ecoenzyme pada Kelompok PKK, Perumahan Politeknik Negeri Jakarta, Depok, Jawa Barat
Sampah menjadi salah satu masalah terhadap lingkungan, pengolahannya yang tidak tepat menyebabkan penumpukan dan sumber penyakit, dan tentu saja mengganggu pemandangan. Oleh karena itu sampah harus dikelola dengan baik. Di lingkungan perumahan poltek sampah sudah dikelola, namun belum ada pengolahan sampah untuk membuat produk eco enzyme. Eco-enzyme merupakan produk ramah lingkungan yang sangat fungsional, mudah digunakan, dan mudah dibuat. Setiap orang dapat membuat produk ini dengan mudah. Bahan-bahan yang digunakan pun sederhana dan banyak tersedia di sekitar kita. Pembuatan produk ini hanya membutuhkan air, gula sebagai sumber karbon, serta sampah organik sayur dan buah. Fungsi Eco enzyme diantaranya sebagai disinfektan, penangkal serangga, pembasmi hama, bioprotektan, pereduksi polutan, sebagai cairan pembersih, dan penjernih ruangan. Pembuatan dan pemanfaatan eco-enzyme dapat membantu masyarakat mengurangi pengeluaran rumah tangga, selain itu kegiatan ini dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan dari zat kimia akibat penggunaan cairan pembersih kimia. Berdasarkan hal tersebut, kelompok Dosen Jurusan Teknik Mesin PNJ berinisiatif untuk melakukan pengabdian dengan tema Pemberdayaan kelompok PKK melalui Penyuluhan dan pelatihan Eco enzyme. Metode pengabdian ini meliputi sosialisasi, pelatihan dan pendampingan membuat eco-enzyme. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara tatap muka dengan tetap mematuhi protocol kesehatan. Kegiatan ini dikuti oleh sekitar 30 masyarakat kelompok PKK dan 20 orang dosen. Hasilnya seluruh peserta mencoba membuat eco enzyme dari sampah organik rumah tangga dan harapannya semua peserta mampu membuat sendiri di tempat masing-masing. Selanjutnya hasil kuisioner menyatakan bahwa kegiatan ini perlu dilanjutkan mengingat banyak manfaat yang dihasilkan dari penggunaan eco enzyme.Garbage is a problem for the environment, improper processing causes accumulation and sources of disease, disturbing the view. Therefore, waste must be managed properly. Waste has been handled in the polytechnic housing complex of Depok’ environment, but there is no waste processing to make ecoenzyme products. Ecoenzyme is an environmentally friendly product that is very functional, easy to use, and easy to make. The ingredients used are simple and widely available around us. The manufacture of this product only requires water, sugar as a carbon source, and organic vegetable and fruit waste. Ecoenzyme functions include disinfectant, insect repellent, pest control, bioprotectant, pollutant-reducing agent, a-cleaning fluid, and room-purifier. The manufacturing and use of ecoenzymes can help people reduce household expenses and environmental pollution from chemicals due to chemical cleaning fluids. Based on this, theMechanical Engineering Lecturer group of PNJ took the initiative to do community service with the theme of Empowering the Pemberdayaan dan Kesejahteraaan Keluarga (PKK, or Family Empowerment and Welfare) group through counseling and ecoenzyme training. This service method includes socialization, training and assistance in making ecoenzymes. This service activity is carried out face-to-face while adhering to the health protocol. This activity was attended by around 30 PKK groups and 20 lecturers. As a result, all participants tried to make eco enzymes from household organic waste and hoped that all participants would be able to make their own in their respective places. Furthermore, the questionnaireresults stated that this activity needs to be continued considering the many benefits resulting from the use of eco enzymes.
Keywords— Ecoenzyme, fermented, fresh fruit and vegetable peels Abstrak Sampah menjadi salah satu masalah terhadap lingkungan, pengolahannya yang tidak tepat menyebabkan penumpukan dan sumber penyakit, dan tentu saja mengganggu pemandangan. Oleh karena itu sampah harus dikelola dengan baik. Di lingkungan perumahan Politeknik Negeri Jakarta, sampah sudah dikelola, namun belum ada pengolahan sampah untuk membuat produk ecoenzyme. Ecoenzyme merupakan produk ramah lingkungan yang sangat fungsional, mudah digunakan, dan mudah dibuat. Setiap orang dapat membuat produk ini dengan mudah. Bahan-bahan yang digunakan pun sederhana dan banyak tersedia Pembuatan produk ini hanya membutuhkan air, gula sebagai sumber karbon, serta sampah organik sayur dan buah. Fungsi Ecoenzyme diantaranya sebagai disinfektan, penangkal serangga, pembasmi hama, bioprotektan, pereduksi polutan, sebagai cairan pembersih, dan penjernih ruangan. Pembuatan dan pemanfaatan ecoenzyme dapat membantu masyarakat mengurangi pengeluaran rumah tangga, selain itu kegiatan ini dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan dari zat kimia akibat penggunaan cairan pembersih kimia. Berdasarkan hal tersebut, kelompok dosen Jurusan Teknik Mesin PNJ berinisiatif melakukan pengabdian dengan tema Pemberdayaan kelompok PKK melalui Penyuluhan dan pelatihan ecoenzyme. Metode pengabdian ini meliputi sosialisasi, pelatihan dan pendampingan membuat ecoenzyme. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara tatap muka dengan tetap mematuhi protocol kesehatan. Kegiatan ini dikuti oleh sekitar 30 masyarakat kelompok PKK dan 20 orang dosen. Hasilnya seluruh peserta mencoba membuat ecoenzyme dari sampah organik rumah tangga dan harapannya semua peserta mampu membuat sendiri di tempat masing-masing. Selanjutnya hasil kuisioner menyatakan bahwa kegiatan ini perlu dilanjutkan mengingat banyak manfaat yang dihasilkan dari penggunaan ecoenzyme.
Kata kunci— kulit buah dan sisa sayuran segar, eco enzyme, fermentas
Sosialisasi Biopori untuk Pengelolaan Sampah Organik di Desa Jelu, Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur
The waste problem begins with a lack of public awareness of the importance of waste management, especially household waste. Every household produces household waste, both non-organic waste and organic waste, every day. In handling household waste, burning waste is the right solution so far carried out by the community, as a result, large amounts of smoke pollution occurs in every household that burns waste. Biopores are very small holes in the soil. This hole is an alternative for collecting rainwater and processing organic waste. The waste that is put into the hole will attract animals in the ground to make small tunnels so that the water can quickly seep in. This research aims to educate the public about the benefits of biopores in managing organic waste. The method for implementing community service activities is carried out in two stages, namely socialization and assistance activities in making Biopore Infiltration Hole (BIH). This activity has benefits, one of which is as a place to dispose of organic waste which will later produce organic fertilizer as well as being used as a water recipe. Apart from that, BIH technology will be a solution for managing household organic waste in Jelu Village because it is easy to make in every house yard with a narrow yard. After all, BIH does not require a large yard to implement. Keywords: Biopore, Organic_Waste, Socialization
Masalah sampah berawal dari kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah rumah tangga. Setiap rumah tangga memproduksi sampah rumah tangga, baik sampah non-organik maupun sampah organik, setiap harinya. Dalam penanganan sampah rumah tangga membakar sampah menjadi solusi yang tepat sejauh ini yang dilakukan oleh masyarakat, akibatnya polusi asap dalam jumlah besar terjadi disetiap rumah tangga yang membakar sampah. Biopori adalah lubang yang sangat kecil yang ada didalam tanah. Lubang ini menjadi alternatif untuk menampung air hujan dan mengolah sampah organik, sampah yang dimasukkan kedalam lubang akan memikat hewan-hewan di dalam tanah untuk membuat terowongan kecil sehingga air cepat meresap. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi kepada masyarakat mengenai manfaat biopori dalam pengelolaan sampah organik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan dua tahap yaitu sosialisasi dan kegiatan pendampingan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini memiliki manfaat salah satunya sebagai tempat pembuangan sampah organik yang nantinya akan menghasilkan pupuk organik selain digunakan sebagai resepan air. Selain itu teknologi LRB akan menjadi solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga di Desa Jelu karena mudah dibuat di setiap pekarangan rumah dengan halaman sempit dikarenakan LRB tidak membutuhkan halaman yang luas dalam penerapannya. Kata kunci: Biopori, Sampah_Organik, Sosialisas
Analisis Akuntansi Pajak Penghasilan Badan Pada CV.RTY: Pajak Penghasilan Badan
Every year after the tax year ends, taxpayers will fulfill their obligations to fill out and submit the annual Corporate Income Tax Return (SPT) which is a means for taxpayers to report as well as calculate and determine the amount of income tax payable in the tax year concerned, in this case tax reporting is often not done properly by taxpayers. The purpose of this research is to analyze the application of income tax accounting at CV. RTY whether it is in accordance with the Income Tax Law. This research is descriptive research using a descriptive qualitative and descriptive quantitative approach. Research data obtained from CV. RTY with data collection techniques through interviews and documentation. From the results of the study, it is known that the company in preparing the profit/loss statement is not in accordance with the Income Tax Law so that reconciliation is carried out first and in reporting the company's Annual Tax Return several times delaying or missing the reporting date. Different from previous studies, in this study researchers calculated the amount of tax credit paid by CV. RTY not through the Annual SPT but using SSP PPh article 25 data in 2023 which is based on the Income Tax Law.Setiap tahun setelah tahun pajak berakhir, wajib pajak akan memenuhi kewajibannya untuk mengisi dan menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan Badan yang merupakan sarana bagi wajib pajak untuk melaporkan sekaligus menghitung dan menetapkan besarnya pajak penghasilan yang terutang pada tahun pajak yang bersangkutan, dalam hal ini pelaporan pajak seringkali tidak dilakukan dengan baik oleh wajib pajak. Tujuan penilitian ini dilakukan adalah untuk menganalisis penerapan akuntansi pajak penghasilan pada CV. RTY apakah telah sesuai dengan UU PPh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari CV. RTY dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa perusahaan dalam menyusun laporan laba/rugi belum sesuai dengan UU PPh sehingga dilakukan rekonsiliasi terlebih dahulu dan dalam pelaporan SPT Tahunan perusahaan beberapa kali menunda atau lewat batas tanggal pelaporan. Berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya, pada penelitian ini peneliti menghitung besarnya kredit pajak yang dibayarkan oleh CV. RTY tidak melalui SPT Tahunan tetapi menggunakan data SSP PPh pasal 25 tahun 2023 yang didasarkan pada UU PPh.
 
Optimization of Energy Efficiency with A Green Building Approach in The Mahata Serpong Apartment
The crisis of non-renewable energy and environmental conservation have become major concerns worldwide. The Indonesian government has responded by launching a national movement to conserve energy. One concrete step taken is the implementation of the Green Building concept, which minimizes resource consumption and maximizes the use of natural resources. In Indonesia, green building assessments are conducted by the Green Building Council Indonesia (GBCI) through the Greenship tool, while internationally, the EDGE application is used for green building certification. For this research use EDGE application for assessing the study case building. This study aims to optimize energy efficiency at Apartemen Mahata Serpong using the EDGE application. The research is expected to reveal the level of energy savings at Apartemen Mahata Serpong and how well the building meets green building criteria. The study begins with data collection, followed by analysis using the EDGE application. The EDGE analysis shows that the existing energy usage at Apartemen Mahata Serpong is 5,88%. After implementing smart meters and a photovoltaic-based renewable energy system, energy efficiency increased to 8,44%. Utility costs also decreased from Rp. 190,377,164 before optimization to Rp. 186,524,222 after optimization