Jurnal Politeknik Negeri Jakarta
Not a member yet
    2322 research outputs found

    dfs Penerapan Mekanisme Kontrol Adaptif dalam Game Edukasi Penyakit Diabetes Menggunakan Finite State Machine

    No full text
    Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pemahaman mendalam tentang pengelolaan gula darah, pola makan, dan aktivitas fisik. Edukasi konvensional tentang diabetes seringkali kurang menarik dan sulit dipahami, terutama bagi kelompok usia muda. Penelitian ini mengembangkan game edukasi berbasis mekanisme kontrol adaptif menggunakan Finite State Machine (FSM) untuk meningkatkan pemahaman tentang manajemen diabetes mellitus. Metode yang digunakan meliputi perancangan sistem FSM untuk mengelola berbagai kondisi dan skenario dalam game edukasi diabetes. Algoritma kontrol adaptif diterapkan untuk menyesuaikan tingkat kesulitan game berdasarkan performa pemain secara real-time. Sistem menggunakan parameter input berupa pilihan makanan atau aktivitas fisik untuk mengontrol transisi antar state dalam FSM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi FSM berhasil menciptakan gameplay yang responsif dan adaptif terhadap kemampuan pemain. Mekanisme kontrol adaptif mampu menyesuaikan tingkat kesulitan secara dinamis, memungkinkan setiap pemain mendapatkan pengalaman belajar yang optimal. Sistem FSM yang dikembangkan efektif dalam mengelola transisi state, menciptakan simulasi kondisi diabetes yang realistis dalam lingkungan game edukasi. Integrasi antara mekanisme kontrol adaptif dan FSM menghasilkan platform edukasi interaktif yang mudah dipahami untuk pembelajaran manajemen diabetes mellitus. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan FSM dalam game edukasi dapat menjadi alternatif efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan tentang diabetes.Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pemahaman mendalam tentang pengelolaan gula darah, pola makan, dan aktivitas fisik. Edukasi konvensional tentang diabetes seringkali kurang menarik dan sulit dipahami, terutama bagi kelompok usia muda. Penelitian ini mengembangkan game edukasi berbasis mekanisme kontrol adaptif menggunakan Finite State Machine (FSM) untuk meningkatkan pemahaman tentang manajemen diabetes mellitus. Metode yang digunakan meliputi perancangan sistem FSM untuk mengelola berbagai kondisi dan skenario dalam game edukasi diabetes. Algoritma kontrol adaptif diterapkan untuk menyesuaikan tingkat kesulitan game berdasarkan performa pemain secara real-time. Sistem menggunakan parameter input berupa pilihan makanan atau aktivitas fisik untuk mengontrol transisi antar state dalam FSM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi FSM berhasil menciptakan gameplay yang responsif dan adaptif terhadap kemampuan pemain. Mekanisme kontrol adaptif mampu menyesuaikan tingkat kesulitan secara dinamis, memungkinkan setiap pemain mendapatkan pengalaman belajar yang optimal. Sistem FSM yang dikembangkan efektif dalam mengelola transisi state, menciptakan simulasi kondisi diabetes yang realistis dalam lingkungan game edukasi. Integrasi antara mekanisme kontrol adaptif dan FSM menghasilkan platform edukasi interaktif yang mudah dipahami untuk pembelajaran manajemen diabetes mellitus. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan FSM dalam game edukasi dapat menjadi alternatif efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan tentang diabetes

    “Seeker” Platform LMS Pengembangan dan Penyediaan Tenaga Kerja Kompeten

    No full text
    The Industrial Revolution 4.0 is estimated to eliminate 23 million jobs but create 46 million new types of jobs based on technology such as IoT, AI, and Big Data. This change demands the readiness of human resources, including in the MSME sector, as well as increased digital competency. Many companies now require skills certification in addition to formal diplomas. LMS (Learning Management Systems) are present as digital learning solutions that manage materials, assignments, and online learning interactions. However, most LMSs still focus on formal education, not on developing skills for high school/vocational school or university graduates. The aim of this research is to combine elements of LMS and job seekers in an effort to strengthen the advantages of future generations through competitive qualifications, skills, and technology in the industry. This platform allows collaboration with educational institutions, industry, and MSMEs to build a strong cooperative ecosystem in the socio-environmental field. Using the Prototype method as a software development method to support the success of the research. The LMS "Seeker" is present as a platform for providing competent workers through certified skills classes at affordable prices. Its advantages are a curriculum relevant to industry needs, increased workforce competitiveness, and access to broad job opportunitiesRevolusi Industri 4.0 diperkirakan akan menghilangkan 23 juta pekerjaan namun menciptakan 46 juta jenis pekerjaan baru berbasis teknologi seperti IoT, AI, dan Big Data. Perubahan ini menuntut kesiapan SDM, termasuk di sektor UMKM, serta peningkatan kompetensi digital. Banyak perusahaan kini mensyaratkan sertifikasi keterampilan selain ijazah formal. LMS (Learning Management System) hadir sebagai solusi pembelajaran digital yang mengelola materi, tugas, dan interaksi belajar secara daring. Namun, sebagian besar LMS masih berfokus pada pendidikan formal, bukan pengembangan keahlian untuk lulusan SMA/SMK atau Perguruan Tinggi. tujuan dari penelitian ini adalah menggabungkan unsur LMS dan pencari kerja sebagai upaya untuk memperkuat keunggulan generasi masa depan melalui kualifikasi, keterampilan, dan teknologi yang kompetitif dalam industri. Platform ini memungkinkan berkolaborasi dengan lembaga pendidikan, industri, dan UMKM untuk membangun ekosistem kerjasama yang kuat dalam bidang sosial-lingkungan. Menggunakan metode Prototype sebagai metode pengembangan perangkat lunak untuk mendukung keberhasilan penelitian. LMS “Seeker” hadir sebagai platform penyedia tenaga kerja kompeten melalui kelas keahlian bersertifikat dengan harga terjangkau. Keunggulannya adalah kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, peningkatan daya saing tenaga kerja, serta akses terhadap peluang kerja yang lua

    Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi E- Ganesha pada Sistem Absensi Menggunakan Pendekatan PIECES

    No full text
    This study analyzes user satisfaction with the attendance system of the e‑Ganesha application using the PIECES framework. The research adopts a quantitative descriptive design, collecting data through a Likert scale questionnaire administered to 170 respondents (85 employees and 85 lecturers) at Undiksha, complemented by open-ended questions to capture richer user feedback. Instrument validity was tested using the Pearson Product Moment correlation (all items met r-hitung > r-tabel), and reliability with Cronbach’s Alpha (α = 0.973), indicating excellent internal consistency. Using the Kaplan and Norton classification, overall satisfaction falls in the “satisfied” category. For employees, the highest mean scores are Information and Control & Security (4.49), while the lowest is Economy (4.29); for lecturers, Information is highest (4.62) and Economy is lowest (4.42). Qualitative responses highlight several areas for improvement: slower system speed during peak hours, error messages that are not sufficiently informative, inefficient leave request and approval flows, and limited administrative controls that may allow misuse. The PIECES analysis identifies strengths in informative outputs and data protection, with weaknesses in performance variability and process efficiency; opportunities include workflow automation and monitoring; threats involve declining user trust if friction persists. Recommendations synthesized via SWOT prioritize performance optimization, usability enhancements, streamlined processes, and governance controls. These findings provide actionable guidance for iterative improvements to e‑Ganesha’s attendance module and contribute to the broader literature on satisfaction evaluation in institutional information systems.Penelitian ini menganalisis kepuasan pengguna terhadap sistem absensi pada aplikasi e-Ganesha dengan kerangka PIECES. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert yang diisi oleh 170 responden (85 pegawai dan 85 dosen) di Undiksha, serta pertanyaan terbuka untuk menangkap umpan balik yang lebih kaya. Validitas instrumen diuji menggunakan korelasi Pearson Product Moment (seluruh butir memenuhi r-hitung > r-tabel), dan reliabilitas melalui Cronbach’s Alpha (α = 0,973) yang menunjukkan konsistensi internal sangat tinggi. Berdasarkan klasifikasi Kaplan dan Norton, tingkat kepuasan secara umum berada pada kategori "puas". Pada kelompok pegawai, nilai rata-rata tertinggi terdapat pada variabel Information dan Control & Security (4,49), sedangkan terendah pada variabel Economy (4,29); pada kelompok dosen, variabel Information tertinggi (4,62) dan Economy terendah (4,42). Masukan kualitatif menyoroti beberapa kebutuhan perbaikan: kecepatan sistem yang menurun pada jam sibuk, pesan kesalahan yang kurang informatif, alur pengajuan dan persetujuan cuti yang belum efisien, serta kontrol administratif yang perlu diperkuat untuk mencegah penyalahgunaan. Analisis PIECES mengidentifikasi kekuatan pada keluaran informasi dan perlindungan data, kelemahan pada variabilitas kinerja dan efisiensi proses; peluang pada otomasi alur kerja dan monitoring; ancaman pada turunnya kepercayaan pengguna bila friksi berlanjut. Rekomendasi yang disusun melalui SWOT memprioritaskan optimasi kinerja, peningkatan kegunaan, penyederhanaan proses, serta penguatan tata kelola. Temuan ini memberikan panduan praktis bagi peningkatan bertahap modul absensi e-Ganesha dan memperkaya literatur evaluasi kepuasan dalam sistem informasi institusional

    STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH GGBFS DAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN DAN MODULUS ELASTISITAS BETON

    No full text
    The use of alternative materials in concrete mixtures is an important effort to improve concrete performance while reducing dependence on cement. This study aims to investigate the effect of adding Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) as a partial substitute for cement on the properties of concrete, both in fresh and hardened conditions, using a constant dosage of type F superplasticizer at 1% of the cement weight. The GGBFS replacement levels used in this study were 0%, 20%, 30%, and 40%. The tests conducted included slump, unit weight, initial setting time, compressive strength, splitting tensile strength, flexural strength, and modulus of elasticity. The results showed that the use of GGBFS significantly affected compressive strength and splitting tensile strength, with optimum results achieved at the 20% replacement level. In contrast, other properties such as flexural strength and unit weight were not significantly influenced. Therefore, GGBFS can be considered an effective supplementary material in concrete mixtures when used at an appropriate dosage.Penggunaan material alternatif dalam campuran beton menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan performa beton sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) sebagai substitusi sebagian semen terhadap sifat beton, baik dalam kondisi segar maupun keras, dengan dosis superplasticizer tipe F yang tetap sebesar 1% dari berat semen. Variasi kadar GGBFS yang digunakan adalah 0%, 20%, 30%, dan 40%. Pengujian meliputi slump, berat isi, waktu ikat awal, kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur, dan modulus elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan GGBFS memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah, dengan hasil optimum pada variasi20%. Sedangkan pada sifat lainnya, seperti kuat lentur dan berat isi, perubahan yang terjadi tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Dengan demikian, GGBFS dapat dijadikan bahan tambahan yang efektif dalam campuran beton jika digunakan pada komposisi yang tepat

    ANALISIS KEPATUHAN PUSKESMAS ABC PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN PSAP 13 DAN PSAP 04

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menilai kepatuhan Puskesmas ABC, yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), telah mematuhi ketentuan dalam penyusunan Laporan Keuangan dan Catatan atas Laporan Keuangan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) No. 13 dan No. 04. Melalui pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, penelitian ini mengandalkan metode studi dokumenter guna menganalisis dan memahami isi dokumen yang berkaitan dengan pelaporan keuangan sektor publik, dengan fokus pada laporan keuangan Puskesmas ABC tahun 2024.  Proses analisis dilakukan dengan mencocokkan isi laporan dan CaLK dengan standar yang telah ditetapkan dalam PSAP 13 dan PSAP 04. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyusunan laporan keuangan dan CaLK oleh Puskesmas ABC telah mematuhi ketentuan standar yang berlaku

    Evaluasi Produktivitas Mesin Web Offset Berbasis Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas mesin Web Offset dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Mesin Web Offset merupakan salah satu mesin produksi utama dalam industri percetakan yang dituntut memiliki tingkat efektivitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan produksi. Hasil perhitungan OEE menunjukkan bahwa nilai efektivitas mesin masih berada di bawah standar ideal 85%, yang disebabkan oleh rendahnya nilai performance serta tingginya tingkat kerusakan (breakdown). Analisis FMEA dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kegagalan pada komponen mesin dan menilai tingkat risiko melalui perhitungan Risk Priority Number (RPN). Hasil analisis menunjukkan bahwa komponen seperti sistem feeder, unit tintaan, dan sistem penarikan kertas memiliki nilai RPN tertinggi sehingga perlu mendapat prioritas perbaikan. Kombinasi metode OEE dan FMEA memberikan gambaran menyeluruh mengenai sumber-sumber kerugian serta titik kritis pada mesin, sehingga dapat digunakan sebagai dasar strategi peningkatan produktivitas melalui tindakan korektif dan preventif yang lebih terarah.   Kata kunci:  Overall Equipment Effectiveness, Failure Mode and Effects Analysis, Machine Productivity, Web Offset Printing, Risk Priority Numbe

    Pengaruh Media Sosial Memperluas Viralitas Opini Publik: Studi Kasus Konten Instagram “Hilangnya TikTok Live”

    No full text
    Undeniably, social media has now become a part of modern human life. Its influence as the fastest and most effective way to obtain and spread information makes social media highly needed by society. Even the information uploaded on social media tends to go viral, thus shaping public opinion. Conversely, viral public opinion encourages people to repost that information on their social media accounts. This situation makes the influence of social media increasingly evident in expanding the virality of public opinion, especially when it directly relates to people's livelihoods. Therefore, the aim of this study is to identify engagement or community involvement as elements that influence social media in expanding the virality of public opinion.. Using the Case Study method, taken from a news article on merdeka.com on Saturday, August 30, 2025, titled “TikTok Temporarily Disables Live Feature in Indonesia Following Demonstrations” (https://share.google/DN3dy72Kob1L2YeZO). This information initially circulated in WhatsApp groups of content creators and sparked confusion as well as complaints from those who use the live streaming feature as part of their activities. Therefore, it is interesting to examine the event of TikTok's live feature being removed because it directly impacts the public, even though the suspension of the live feature was voluntarily carried out by TikTok for security reasons to keep the platform safe and orderly, in response to increasing violence and chaos during demonstrations in various regions based on posts from the public on TikTok. The results of the study obtained at least 85 Instagram accounts expressed public anxiety with various comments on the occurrence of this case, which proves academically that social media uploads are very influential in expanding the virality of public opinion. Practically, the findings of this study are expected to be a reference in understanding and utilizing social media more wisely and responsibly.Tak dipungkiri, kini media sosial menjadi bagian dari kehidupan manusia modern. Pengaruhnya sebagai cara tercepat dan efektif untuk mendapatkan sekaligus menyebar informasi, membuat media sosial sangat dibutuhkan masyarakat. Bahkan informasi yang diunggah media sosial memiliki kecenderungan untuk viral, sehingga dapat membentuk opini publik. Begitu juga sebaliknya, opini publik yang telah viral mendorong masyarakat untuk mengunggah ulang informasi tersebut di akun media sosialnya. Kondisi tersebut membuat media sosial makin nyata pengaruhnya dalam memperluas viralitas opini publik, terutama apabila berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi engagement maupun keterlibatan masyarakat sebagai unsur yang mempengaruhi media sosial dalam perluasan viralitas opini publik. Menggunakan metode Studi Kasus yang diangkat dari berita situs merdeka.com pada Sabtu 30 Agustus 2025 bertajuk “TikTok Matikan Sementara Fitur Live di Indonesia Imbas Aksi Demo” (https://share.google/DN3dy72Kob1L2YeZO). Informasi ini awalnya beredar di grup WhatsApp para kreator konten dan memicu kebingungan sekaligus keluhan dari mereka yang memanfaatkan fitur siaran langsung (live) sebagai sarana aktivitasnya. Oleh karena itu menarik untuk mengkaji peristiwa hilangnya fitur live TikTok karena berdampak langsung pada masyarakat, Meski ternyata panangguhan fitur live dilakukan pihak TikTok secara sukarela dengan alasan keamanan guna menjaga platform tetap aman dan tertib, sebagai respon atas meningkatnya aksi kekerasan dan kericuhan dalam unjuk rasa di berbagai daerah dari unggahan masyarakat di TikTok. Hasil dari penelitian didapat sekurang-kurangnya 85 akun Instagram menyatakan kegelisahan masyarakat dengan berbagai komentar atas terjadinya kasus ini, yang membuktikan secara akademis unggahan media sosial sangat berpengaruh dalam memperluas viralitas opini publik. Secara praktis, temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam memahami serta memanfaatkan media sosial dengan lebih bijak dan bertanggung jawab

    THE USE OF THE TALKING CHIP TECHNIQUE TO IMPROVE THE SPEAKING SKILLS OF EIGHTH-GRADE STUDENTS AT SMPI DARUDDA’WAH PUNGGUR

    No full text
    This study aimed to improve the speaking performance of eighth-grade students at SMPI Darudda’wah Punggur by applying the Talking Chip technique. Employing a Classroom Action Research (CAR) approach based on the Kemmis and McTaggart model, the study was conducted in two cycles with 20 participating students. Data collection methods included observation, oral assessments, documentation, and audio recordings. Pre-survey findings revealed that only 20% of students met the Minimum Mastery Criteria (KKM) score of 74. Implementation of the Talking Chip strategy led to marked improvements in fluency, pronunciation, grammar, vocabulary, and interactional strategies. By the conclusion of the second cycle, the mastery rate exceeded 85%. The findings confirm that the Talking Chip technique is effective in promoting active participation, increasing motivation, and ensuring equal speaking opportunities for all learners

    The Influence of Perceived Quality on Repurchase Behavior in the Food and Beverage Industry: A Case Study of Warmindo Konco Lawas

    No full text
    This study investigates the connection between Customer Perception of Quality (CPQ) and Repeat Purchase Intentions (RPI) within the fiercely competitive Food and Beverage (F&B) sector, specifically focusing on Warmindo Konco Lawas. The continuous expansion of dining establishments necessitates powerful strategies for maintaining customer bases. CPQ, encompassing food standards, service delivery, and the dining atmosphere, is hypothesized to be a key predictor driving recurring sales. The research aims to analyze how the quality perceived by patrons of Warmindo Konco Lawas directly and indirectly influences their willingness to return and consume again. The outcomes are anticipated to offer practical guidance to F&B entrepreneurs on optimizing quality management aspects crucial for securing long-term customer loyalty and sustained business viability

    EFISIENSI KEBERHASILAN KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) SEI MANGKEI TERHADAP PEREKONOMIAN REGIONAL KABUPATEN SIMALUNGUN

    No full text
    Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei merupakan suatu inovator perekonomian yang dibangun oleh pemerintah dalam menciptakan perekonomian di Indonesia yang lebih beragam. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pembangunan KEK Sei Mangkei terhadap perekonomian regional berupa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Simalungun dengan menggunakan rentang tahun 2017 sampai dengan 2022. Penelitian ini menggunakan variabel input-output dari data sekunder dengan alat analisis berupa Metode Data Envelopment Analysis (DEA). Pendekatan analisis yang digunakan adalah Output Oriented berdasarkan Constant Return To Scale (CRS). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa efisiensi tertinggi dicapai oleh KEK Sei Mangkei pada Tahun 2019, Tahun 2020, dan Tahun 2022 dengan tingkat efisiensi sebesar 100%. Sedangkan Perkembangan KEK Sei Mangkei juga mengalami inefisiensi terendah terjadi pada Tahun 2018 sebesar 51,4%. Kata kunci: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Efisiensi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB

    1,288

    full texts

    2,322

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Politeknik Negeri Jakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇