Jurnal Politeknik Negeri Jakarta
Not a member yet
2322 research outputs found
Sort by
Sistem Deteksi Banjir berbasis Sensor dan Energi Terbarukan
Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di berbagai wilayah dan menyebabkan kerugian material serta korban jiwa. Berbagai penelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem deteksi banjir berbasis satu jenis sensor, namun pendekatan tersebut memiliki keterbatasan pada kondisi permukaan air yang tidak stabil dan umumnya masih bergantung pada sumber daya listrik konvensional. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pendeteksi banjir berbasis integrasi multi-sensor dan energi terbarukan sebagai solusi peringatan dini yang andal dan berkelanjutan. Sistem memanfaatkan sensor ultrasonik sebagai sensor non-kontak dan modul Water Level Control (WLC) sebagai sensor kontak langsung, di mana WLC berperan sebagai acuan utama karena responsnya yang cepat terhadap perubahan ketinggian air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi ketinggian air hingga 95 cm pada kondisi siaga saat hujan sedang. Kebutuhan daya sistem sebesar 12,56 W dapat dipenuhi oleh panel surya 50 Wp dan baterai 12 V–20 Ah. Pengujian panel surya menghasilkan daya puncak sebesar 54,28 W pada intensitas cahaya matahari 1414 lux (lx) pada pukul 12.00, dan daya tetap mencukupi meskipun intensitas cahaya menurun hingga 1050 lux (lx) pada pukul 14.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu beroperasi secara efektif, akurat, dan mandiri sebagai sistem peringatan dini banjir.Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di berbagai wilayah, menyebabkan kerugian materil dan korban jiwa. Untuk mengurangi dampaknya, diperlukan sistem deteksi dini yang efektif. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pendeteksi banjir berbasis sensor dan energi terbarukan. Sistem memanfaatkan sensor ultrasonik dan modul Water Level Control (WLC) untuk mendeteksi ketinggian air sungai, di mana WLC menjadi acuan utama karena responnya yang cepat dan kontak langsung dengan air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi ketinggian air hingga 95 cm pada kondisi siaga saat hujan sedang. Kebutuhan daya sistem sebesar 12,56 W yang dapat dipenuhi oleh panel surya 50 Wp dan baterai 12V 20Ah. Pengujian panel surya menghasilkan daya puncak sebesar 54,28W saat intensitas cahaya matahari sebesar 1414 Im/m² pukul 12:00, dan daya tetap mencukupi meskipun intensitas cahaya menurun hingga 1050 Im/m² pukul 14:00. Hasil menunjukkan bahwa sistem deteksi banjir berbasis sensor dan energi terbarukan yang telah dirancang bekerja secara efektif, akurat, dan mandiri sebagai sistem peringatan din
Penguatan Kapasitas Nelayan melalui Diseminasi Inovasi Alat Tangkap Bagan Apung Berbasis Mekanisasi dan IoT di Perairan Pulau Lemukutan
Lemukutan Island, located in West Kalimantan, possesses high marine resource potential. However, local fishers still rely on conventional fishing gear that is inefficient and ecologically detrimental. This community service initiative aims to enhance the capacity and productivity of fishers through the transfer of bagan apung (lift-net) technology based on mechanization and the Internet of Things (IoT). The method employed is Participatory Action Research (PAR), conducted in four phases: needs assessment, technology design, technical training, and mentoring with evaluation. The results show a significant improvement in fishers’ understanding and technical skills in operating mechanized digital lift nets, along with increased catch efficiency and ecological awareness. Furthermore, local initiatives emerged to replicate the technology independently. This technology has proven to be an environmentally friendly, appropriate, and empowering fishing solution aligned with marine conservation principles and sustainable development goals.
Keywords: Lift net, mechanization, IoT, fishers, empowerment Abstrak Kawasan Pulau Lemukutan di Kalimantan Barat memiliki potensi sumber daya kelautan yang tinggi, namun nelayan setempat masih bergantung pada alat tangkap konvensional yang kurang efisien dan berdampak ekologis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas nelayan melalui transfer teknologi alat tangkap bagan apung berbasis mekanisasi dan Internet of Things (IoT). Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui empat tahapan: identifikasi kebutuhan, perancangan teknologi, pelatihan teknis, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan teknis nelayan terhadap penggunaan bagan apung mekanis–digital, serta peningkatan efisiensi tangkapan dan kesadaran ekologis. Selain itu, muncul inisiatif lokal untuk mereplikasi teknologi secara mandiri. Teknologi ini terbukti sebagai solusi tangkap ramah lingkungan yang tepat guna dan memberdayakan, sejalan dengan prinsip konservasi laut dan pembangunan berkelanjutan.
Kata kunci: Bagan apung, mekanisasi, IoT, nelayan, pemberdayaa
Pengelolaan Sampah Berbasis Zero Waste Melalui Sistem Perkebunan Minimalis di RT. 19 Kelurahan Bukit Pinang Kota Samarinda
Abstract
Public awareness of waste management has increased over the past decade. The government has carried out numerous of waste management outreach from the national level to the sub-district level, which is the separation of organic and non-organic waste. Bukit Pinang Village is one of the sub-districts located in Samarinda Ulu District, Samarinda City, East Kalimantan. RT 19 is one of the RTs in Bukit Pinang Village where several residents have awareness about the separation of organic and non-organic household waste. However, the knowledge about organic waste management is still inadequately implemented. This was seen from the fact that many residents still throw it away in final disposal sites and some residents even burn their household waste, which of course disrupts air quality. Through this Community Science Program, counselling was provided on the management of organic household waste using a zero waste-based system that has broad and long-term benefits such as the plantation sector in a simple (minimalist) concept to housewives in RT 19. Participants were equipped with knowledge about improving the processing of household waste into more useful products, such as minimalist gardens and compost, so that local residents can manage their own waste while also having minimalist production gardens.Public awareness of waste management has increased over the past few decades. The government has carried out numerous waste management outreach programs from the national level to the sub-district level, including the separation of organic and non-organic waste. Bukit Pinang Village is one of the sub-districts located in Samarinda Ulu District, Samarinda City, East Kalimantan. RT 19 is one of the RTs in Bukit Pinang Village, where several residents have awareness of separating organic and non-organic household waste. However, the knowledge about organic waste management is still vaguely implemented. This was seen from the fact that many residents still throw it away in final disposal sites, and some residents even burn their household waste, which, of course, disrupts air quality and the environment. Through this Community Science Program, counselling was provided on the management of organic household waste using a zero-waste-based system that has broad and long-term benefits, such as the plantation sector, in a simple (minimalist) concept to housewives in RT 19. Participants were equipped with knowledge about improving the processing of household waste into more useful products, such as minimalist gardens and compost. Hence, local residents can manage their own waste while also having minimalist production gardens.
Keywords— waste management, minimalist plantation system, organic waste, zero waste Abstrak Kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah telah mengalami peningkatan selama satu dekade terakhir. Pemerintah telah melaksanakan banyak penyuluhan pengelolaan sampah mulai dari tingkat nasional hingga tingkat kelurahan yaitu dengan penerapan program tentang pemisahan sampah organik dan anorganik. Kelurahan Bukit Pinang merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. RT 19 merupakan salah satu RT di Kelurahan Bukit Pinang yang beberapa warganya memiliki kesadaran tentang pemisahan limbah rumah tangga organik dan anorganik. Namun, pengetahuan tentang pengelolaan limbah organik diketahui masih kurang maksimal diterapkan. Hal ini tampak pada masih banyaknya warga yang membuangnya pada tempat pembuangan akhir (TPA) dan bahkan masih ada warga yang membakar sampah rumah tangganya yang tentunya menganggu kualitas udara. Melalui program Pengabdian IPTEKS Masyarakat (PIM), diberikanlah penyuluhan tentang pengelolaan limbah rumah tangga organik dengan menggunakan sistem berbasis zero waste yang memiliki kebermanfaatan yang luas dan jangka panjang seperti sektor perkebunan dalam konsep sederhana (minimalis) kepada ibu rumah tangga di RT 19 Kelurahan Bukit Pinang. Dari pelatihan tersebut peserta dibekali pengetahuan tentang peningkatan pengolahan limbah rumah tangga menjadi produk yang lebih bermanfaat, seperti kebun minimalis dan kompos. Hal ini dimaksudkan agar warga masyarakat dapat mengelola sampah mereka sendiri sekaligus memiliki kebun produksi minimalis.
Kata kunci— pengelolaan sampah, perkebunan minimalis, sampah organik, zero wast
Pemanfaatan Big Data Analytics dalam Deteksi Fraud dan Prediksi Kinerja Keuangan: Kajian Literatur
ABSTRAC
The rapid advancement of digital technology has encouraged the adoption of Big Data Analytics (BDA) in various fields, including accounting and finance. This study aims to examine the utilization of BDA in fraud detection and financial performance prediction based on recent literature reviews. The research was conducted by analyzing academic articles and prior studies published since 2021. The findings indicate that BDA significantly contributes to detecting potential fraud by identifying complex data patterns that traditional methods often fail to capture. Moreover, BDA has proven effective in improving the accuracy of financial performance predictions by incorporating broader and real-time variables. This study concludes that BDA is a relevant and adaptive solution to address the challenges of fraud detection and financial forecasting in the big data era, while also providing opportunities for further research in accounting and information systems.
Keywords : Big Data Analytics, fraud, financial performanc
ANALISIS PENERAPAN UNSUR 5W+1H DALAM MEDIA ONLINE OKEZONE.COM PADA KANAL NEWS PERIODE FEBRUARI 2024
Mass media functions effectively in disseminating information to a wide audience, encompassing various platforms such as newspapers, magazines, television, radio, and the internet. The advent of new media, particularly the internet, has significantly altered communication paradigms by enabling real-time information access and heightened interactive capabilities. This study aims to investigate the role of mass media in disseminating information and shaping public opinion, specifically analyzing case studies from Okezone.com during February 2024.Using a qualitative descriptive method, data was collected through literature reviews, structured and non-structured interviews, and direct observations on the application of the 5W+1H elements within news articles published by Okezone.com. The findings indicate that mass media play a crucial role in forming public opinions via accurate and balanced reporting. Analysis of news content on Okezone.com revealed that journalists adhered to journalistic standards by incorporating the 5W+1H framework into their reports, thereby producing credible and consumable news for the public.This research recommends continuous improvements in information dissemination quality to solidify its position as primary communication channels in contemporary society. Additionally, adopting digital technologies within the media industry is emphasized to enhance interaction levels and real-time delivery of content. Ultimately, this study contributes to understanding dynamic shifts in mass media dynamics amidst digitization challenges while highlighting essential considerations for effective information dissemination strategies.Media massa berfungsi sebagai sarana komunikasi yang efektif dalam menyebarkan informasi kepada khalayak luas, mencakup berbagai platform seperti surat kabar, majalah, televisi, radio, dan internet. Dengan munculnya media baru, terutama internet, paradigma komunikasi telah berubah secara signifikan, memungkinkan akses informasi secara real-time dan interaktivitas yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media massa dalam penyebaran informasi dan pembentukan opini publik, serta menganalisis kasus media online Okezone.com pada periode Februari 2024.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara terstruktur dan tidak terstruktur, serta observasi langsung terhadap penerapan unsur 5W+1H dalam berita Okezone.com. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa memiliki peran penting dalam membentuk opini publik melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang. Analisis terhadap berita di Okezone.com menunjukkan bahwa wartawan mematuhi kaidah penulisan berita dengan menerapkan unsur 5W+1H, sehingga menghasilkan berita yang layak untuk diterbitkan dan dikonsumsi publik.Penelitian ini merekomendasikan agar media massa terus meningkatkan kualitas penyiaran informasi untuk mempertahankan posisinya sebagai sarana komunikasi utama di masyarakat modern. Selain itu, pentingnya adopsi teknologi digital dalam industri media juga ditekankan untuk meningkatkan interaktivitas dan kecepatan penyampaian konten. Dengan demikian, media massa tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu memengaruhi pandangan dan perilaku masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang dinamika media massa di era digital dan tantangan yang dihadapi dalam konteks penyebaran informasi
Analisis Penerapan Letter of Credit (L/C) Berbasis Blockchain Terhadap Optimalisasi Transaksi Perdagangan Internasional di Era Digital
Studi ini menganalisis penerapan Letter of Credit (L/C) berbasis blockchain untukmengoptimalkan transaksi perdaganganinternasional di era digital. Sistem L/C tradisionalsering menghadapi ketidakefisienan karena proses manual dan dokumentasi fisik. Teknologiblockchain menawarkan solusi transformatifdengan memanfaatkan kontrak pintar dan bukubesar terdistribusi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan transparansi transaksi. Penelitianini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptifdengan menggunakan data sekunder dari jurnaldan laporan penelitian untuk membandingkan L/C berbasis blockchain dengan sistem konvensional.Temuan tersebut mengungkapkan keuntungansignifikan dari L/C berbasis blockchain, termasukpemrosesan transaksi yang lebih cepat, pengurangan biaya operasional, dan peningkatankeamanan data. Blockchain menghilangkanperantara dan verifikasi manual, memungkinkanakses data waktu nyata bagi semua pemangkukepentingan, yang meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan. Namun, keberhasilan implementasitergantung pada kesiapan infrastruktur, literasidigital pemangku kepentingan, dan dukunganregulasi. Studi ini menekankan potensi blockchain untuk merevolusi pembiayaan perdaganganinternasional dan menyoroti perlunya penelitianlebih lanjut untuk mengatasi tantangan adopsi dan kerangka regulasi.
Kata Kunci : Teknologi Blockchain; Transaksi Perdagangan Internasional; Transformasi Digital; Optimasi Sistem PembayaranStudi ini menganalisis penerapan Letter of Credit (L/C) berbasis blockchain untukmengoptimalkan transaksi perdaganganinternasional di era digital. Sistem L/C tradisionalsering menghadapi ketidakefisienan karena proses manual dan dokumentasi fisik. Teknologiblockchain menawarkan solusi transformatifdengan memanfaatkan kontrak pintar dan bukubesar terdistribusi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan transparansi transaksi. Penelitianini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptifdengan menggunakan data sekunder dari jurnaldan laporan penelitian untuk membandingkan L/C berbasis blockchain dengan sistem konvensional.Temuan tersebut mengungkapkan keuntungansignifikan dari L/C berbasis blockchain, termasukpemrosesan transaksi yang lebih cepat, pengurangan biaya operasional, dan peningkatankeamanan data. Blockchain menghilangkanperantara dan verifikasi manual, memungkinkanakses data waktu nyata bagi semua pemangkukepentingan, yang meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan. Namun, keberhasilan implementasitergantung pada kesiapan infrastruktur, literasidigital pemangku kepentingan, dan dukunganregulasi. Studi ini menekankan potensi blockchain untuk merevolusi pembiayaan perdaganganinternasional dan menyoroti perlunya penelitianlebih lanjut untuk mengatasi tantangan adopsi dan kerangka regulasi.
Kata Kunci : Teknologi Blockchain; Transaksi Perdagangan Internasional; Transformasi Digital; Optimasi Sistem Pembayara
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR TEKSTIL INDONESIA KE AS MENGGUNAKAN REVEALED COMPARATIVE ADVANTAGE (RCA)
This research focuses on analyzing the competitiveness of Indonesian textile products in the United States market, one of the main export destinations for Indonesian textiles. The purpose of this study is to assess the comparative advantage of Indonesian textile products using the Revealed Comparative Advantage (RCA) method. The research employs secondary data obtained from sources such as the International Trade Centre’s Trade Map (2023), Ministry of Trade (2022), and Ministry of Industry (2023). The results of the RCA analysis reveal that several textile products, such as women’s knitted blouses and men’s suits, show high RCA values, indicating strong competitive advantages. However, challenges such as dependency on imported raw materials, inconsistent product quality, and limited innovation and research and development (R&D) hinder Indonesia's competitiveness in global markets. Furthermore, more than 70% of Indonesia's textile exports to the United States are channeled through intermediaries, reducing control over pricing and marketing strategies. This study recommends strategies to enhance Indonesia's textile competitiveness, such as reducing dependence on imported raw materials, improving product quality control, and increasing investment in innovation and R&D. Strengthening direct distribution networks to major markets like the United States and Europe is also essential for improving competitiveness.Penelitian ini difokuskan pada analisis daya saing produk tekstil Indonesia di pasar Amerika Serikat, salah satu tujuan ekspor utama produk tekstil Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai keunggulan komparatif produk tekstil Indonesia dengan menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA). Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari sumber-sumber seperti Trade Map dari International Trade Centre (2023), Kementerian Perdagangan (2022), dan Kementerian Perindustrian (2023). Hasil analisis RCA menunjukkan bahwa beberapa produk tekstil, seperti blus rajutan wanita dan jas pria, memiliki nilai RCA yang tinggi, yang mengindikasikan keunggulan komparatif yang kuat. Namun, tantangan seperti ketergantungan pada bahan baku impor, kualitas produk yang tidak konsisten, dan keterbatasan inovasi serta riset dan pengembangan (R&D) menghambat daya saing Indonesia di pasar global. Selain itu, lebih dari 70% ekspor tekstil Indonesia ke Amerika Serikat dilakukan melalui perantara, yang mengurangi kontrol atas penentuan harga dan strategi pemasaran. Penelitian ini menyarankan strategi untuk meningkatkan daya saing tekstil Indonesia, seperti mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor, meningkatkan pengendalian kualitas produk, dan meningkatkan investasi dalam inovasi serta R&D. Penguatan jaringan distribusi langsung ke pasar utama seperti Amerika Serikat dan Eropa juga sangat penting untuk meningkatkan daya saing
DAMPAK TEKNOLOGI DIGITAL, AI, DAN STRATEGI PROMOSI TERHADAP EFISIENSI DAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI PARIWISATA
Digital transformation has become a critical factor in enhancing the competitiveness of the global tourism industry, including in Bali as one of Indonesia’s leading destinations. In the face of increasing demands for efficiency and productivity, the adoption of digital technology, artificial intelligence (AI), and adaptive promotional strategies has emerged as a key to operational success. This study aims to examine the influence of these three factors on efficiency and productivity in the tourism industry.
Using a quantitative explanatory research design, data were collected through a structured survey involving 60 members of the Regional Board of the Indonesian Hotel and Restaurant Association (DPD PHRI Bali), and analyzed using multiple linear regression in SPSS version 26.
The results show that digital technology, AI, and promotional strategies significantly affect efficiency and productivity simultaneously (R² = 0.743; F = 54.014; p < 0.001). Promotional strategy has the strongest partial effect (β = 0.442), followed by digital technology (β = 0.302) and AI (β = 0.286). These findings emphasize the importance of integrated digital tools and strategic communication in boosting performance.
This study contributes to technology-based tourism literature and provides actionable insights for practitioners and policymakers to enhance competitiveness through efficient digital adoption and targeted promotions. Further research is recommended to include broader variables and different regional scopes.Transformasi digital telah menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing industri pariwisata global, termasuk di Bali sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia. Dalam menghadapi meningkatnya tuntutan akan efisiensi dan produktivitas, adopsi teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), dan strategi promosi adaptif telah muncul sebagai kunci keberhasilan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap efisiensi dan produktivitas di industri pariwisata.Dengan menggunakan desain penelitian eksplanasi kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei terstruktur yang melibatkan 60 anggota Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (DPD PHRI Bali), dan dianalisis menggunakan multiple linear regression pada SPSS versi 26.Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital, AI, dan strategi promosi secara signifikan mempengaruhi efisiensi dan produktivitas secara bersamaan (R² = 0,743; F = 54.014; p < 0,001). Strategi promosi memiliki efek parsial terkuat (β = 0,442), diikuti oleh teknologi digital (β = 0,302) dan AI (β = 0,286). Temuan ini menekankan pentingnya alat digital terintegrasi dan komunikasi strategis dalam meningkatkan kinerja.Studi ini berkontribusi pada literatur pariwisata berbasis teknologi dan memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi praktisi dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan daya saing melalui adopsi digital yang efisien dan promosi yang ditargetkan. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk memasukkan variabel yang lebih luas dan ruang lingkup regional yang berbeda
Perencanaan Perencanan Struktur Beton Bertulang Pada Gedung Sewa Perkantoran 7 Lantai Tahan Gempa Dengan Sistem Ganda Di Jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pontianak
The planning of rental office buildings in Pontianak City is an effort to minimize horizontal land use and prevent new issues, such as land crises. The structural planning carried out certainly needs to pay attention to several aspects, one of which is the influence of earthquakes. Essentially, earthquakes tend to impact structures at their joints; thus, reinforced concrete structures are designed using a moment-resisting frame system with a strong column-weak beam concept, combined with shear walls, referred to as a dual system. This design allows the structure to mitigate earthquake vibrations. The 7-story rental office building is located on Jl. Jendral Ahmad Yani, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Pontianak City, West Kalimantan Province. The earthquake load was planned to use the 2019 Indonesia Earthquake Map and the response spectrum method in accordance with SNI 1726-2019. Load calculations followed SNI 1727-2020, while the design of reinforced concrete structures for building construction complied with SNI 2847-2019. The analysis of the requirements and stability of the structure against the earthquake load by the spectrum response method has met the requirements and stability as an earthquake-resistant structure with a dual system. The maximum inter-level deviation that occurred was 8.411 mm for the x direction and 4.815 mm for the y direction.Perencanaan gedung sewa perkantoran di Kota Pontianak merupakan upaya meminimalisir pemakaian lahan horizontal agar tidak muncul masalah baru seperti krisis lahan. Perencanaan struktur yang dilakukan tentunya perlu memperhatikan beberapa aspek salah satunya adalah pengaruh gempa. Pada dasarnya gempa selalu menyerang struktur pada bagian join sehingga dirancang struktur beton bertulang dengan metode sistem rangka pemikul momen dengan konsep kolom kuat-balok lemah yang dikombinasikan dengan dinding geser atau disebut dengan sistem ganda, sehingga getaran gempa dapat diperkecil oleh struktur. Bangunan Gedung Perkantoran Sewa 7 Lantai ini berlokasi di JL. Jendral Ahmad Yani, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Perencanaan beban gempa menggunakan Peta Gempa Indonesia 2019 menggunakan metode respon spektrum sesuai SNI 1726-2019. Perhitungan pembebanan sesuai SNI 1727-2020, persyaratan struktur beton bertulang untuk bangunan gedung sesuai SNI 2847-2019. Hasil perhitungan struktur didapat ukuran 2 jenis pelat 12cm,15cm; 3 jenis balok 40cm / 65cm, 25cm / 45cm, 30cm / 50cm ; 1 jenis kolom, K1 50cm x 50cm; 1 jenis dinding geser 33cm; 11 jenis pondasi 300cm x 300cm x 100 cm – spun pile 16 D 25cm; 275cm x 275cm x 90cm – spun pile 16 D 25cm; 245cm x 245cm x 90cm – spun pile 9 D 25cm; 240cm x 240cm x 70cm – spun pile 9 D 25cm; 240cm x 160cm x 70cm – spun pile 12 – 80cm; 220cm x 220cm x 90cm – spun pile 9 D 25cm; 200cm x 200cm x 70cm – spun pile 9 D 25cm; 150cm x 150cm x 70cm – spun pile 4 D 25cm; 180cm x 100cm x 70cm – spun pile 2 D 30cm
Peran Audit Internal : Strategi deteksi kecurangan oleh Inspektorat Kabupaten Bangkalan
The large number of fraud cases that occur in Bangkalan regency results in the increasingly important role of internal auditors in helping prevent and detect fraud. Many cases occur, namely falsifying financial reports that are made as good as possible, but the realisation is a lot of fraud. The method used in this research is descriptive qualitative with the aim of being able to describe in depth like the original. The data sources used are primary data sources because through interviews which are then analysed so that they become understandable writing. The role of internal audit is definitely needed by local government organisations in minimising fraud. Prevention and detection of fraud is not underestimated because it can have an effect on the continuity of a company in the future. The role of internal audit can be divided into 3, namely as a supervisor who can also conduct examinations, then become a consultant who can provide advice and recommendations, and finally as a catalyst that helps the management of a company. If the role of internal audit is appropriate, then fraud in an organisation can be detected early and can be resolved more quickly. The result of this study is that the role of internal audit in helping to detect fraud is very good and optimal with various strategies that have been carried out in the hope of reducing the number of frauds in the city.
Keywords: Internal Audit Role; Detection and prevention strategies; Fraud.
The large number of fraud cases that occur in Bangkalan regency results in the increasingly important role of internal auditors in helping prevent and detect fraud. Many cases occur, namely falsifying financial reports that are made as good as possible, but the realisation is a lot of fraud. The method used in this research is descriptive qualitative with the aim of being able to describe in depth like the original. The data sources used are primary data sources because through interviews which are then analysed so that they become understandable writing. The role of internal audit is definitely needed by local government organisations in minimising fraud. Prevention and detection of fraud is not underestimated because it can have an effect on the continuity of a company in the future. The role of internal audit can be divided into 3, namely as a supervisor who can also conduct examinations, then become a consultant who can provide advice and recommendations, and finally as a catalyst that helps the management of a company. If the role of internal audit is appropriate, then fraud in an organisation can be detected early and can be resolved more quickly. The result of this study is that the role of internal audit in helping to detect fraud is very good and optimal with various strategies that have been carried out in the hope of reducing the number of frauds in the city