Pubmedia Journal Series (Education)
Not a member yet
    1075 research outputs found

    Analisis Agenda Setting di Harian Umum Palembang Pos Dalam Menarik Minat Pembaca Berita

    Full text link
    Harian Umum Palembang Pos merupakan salah satu surat kabar yang memiliki berbagai jaringan di kota-kota besar di Indonesia. Dengan reputasi yang kuat sebagai sumber berita utama bagi masyarakat, media ini telah membangun kredibilitas dan profesionalisme yang tinggi dalam menyajikan informasi yang akurat dan obyektif. Peran signifikan Harian Umum Palembang Pos dalam pembentukan agenda publik di Palembang memberikan peluang besar untuk memahami dinamika di balik penyusunan dan penyebaran informasi yang memengaruhi minat serta persepsi pembaca terhadap isu-isu tertentu. Di era digital, media massa seperti Harian Umum Palembang Pos memainkan peran penting dalam membentuk opini dan persepsi masyarakat melalui agenda setting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana agenda setting yang diterapkan oleh Harian Umum Palembang Pos mempengaruhi minat pembaca berita. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Adapun metode penelitian yang di gunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harian Umum Palembang Pos menerapkan teori agenda setting untuk menarik perhatian pembaca dengan menonjolkan isu-isu yang penting dan relevan bagi masyarakat Palembang. Isu-isu seperti pembangunan ekonomi dan masalah lingkungan yang mencerminkan kebutuhan dan kepentingan masyarakat setempat. Berita utama dipilih yang strategis, maka perhatian publik pada topik-topik krusial, menjadi lebih terlibat dengan perkembangan yang terjadi di sekitar. Dengan memprioritaskan isu-isu yang memiliki pengaruh langsung terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat, Palembang Pos tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai alat untuk membangun kesadaran publik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa agenda setting yang diterapkan oleh Harian Umum Palembang Pos mempengaruhi minat pembaca berita karena menonjolkan isu-isu yang penting dan relevan bagi masyarakat Palembang

    Penggunaan E-Modul Berbasis Pemecahan Masalah sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI AKL 3 SMK Negeri Jenawi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penggunaan e-modul berbasis pemecahan masalah pada mata pelajaran Akuntansi kelas XI AKL 3 SMK Negeri Jenawi. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI AKL 3 SMK Negeri Jenawi berjumlah 36 peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan validitas isi dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan berpikir kritis melalui penggunaan e-modul berbasis pemecahan masalah. Penelitian ini menetapkan indikator capaian keberhasilan yaitu 75% dari peserta didik mampu mencapai kemampuan berpikir kritis pada kategori tinggi. Pada pra tindakan, ketercapaian kemampuan berpikir kritis peserta didik sebesar 33,33%, siklus I menjadi 52,78% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 80,56%

    Tantangan dalam Implementasi Pendidikan Inklusi di SDN Kramat Jati 24: Tinjauan dari Perspektif Kepala Sekolah dan Guru

    Full text link
    Pendidikan inklusif di sekolah dasar sangat penting untuk memastikan setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memperoleh kesempatan yang setara dalam proses pembelajaran. Selain itu, pendidikan inklusif juga merupakan langkah krusial untuk menjamin hak setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, untuk belajar. Artikel ini membahas secara mendalam tentang bagaimana anak berkebutuhan khusus diidentifikasi di kelas I hingga VI di SDN Kramat Jati 24, serta bagaimana guru dan kepala sekolah menerapkan kebijakan inklusi dalam pembelajaran sehari-hari. Fokus utama artikel ini adalah proses identifikasi yang dilakukan oleh guru, penerapan metode pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan khusus siswa, serta kebijakan yang diterapkan oleh manajemen sekolah untuk mendukung keberhasilan pendidikan inklusif. Artikel ini juga memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sangat penting dalam menyediakan dukungan kebijakan yang memadai, serta perlunya peningkatan keterampilan guru dalam mengenali dan memenuhi kebutuhan anak berkebutuhan khusus secara efektif

    The Effectiveness of Modified Video-Based Shadowing to Improve 7th-Grade Madurese Students’ English Pronunciation

    Full text link
    This study investigated the effectiveness of modified video-based shadowing as a teaching technique to enhance the Madurese students’ English pronunciation. This true experimental research involved two groups of 7th-grade students. An experimental group received treatment using the video-based shadowing technique and a control group followed the traditional teaching technique. Students were given read-aloud pre- and post-tests and pronunciation exercises. They were assessed using pronunciation checker tools to ensure accurate measurements. The results revealed that the experimental group showed a significant increase in their post-test scores, from 38.68 to 43.91, while the control group exhibited a decline from 36.01 to 33.28. The common pronunciation errors made by the students were substitutions, such as pronouncing the word /let/ as /lɪt/, or /ˈbrekfəst/ as  /brɪgfəs/. However, there was a noticeable reduction in the frequency of this error among the students in the experimental group. Based on the positive result, the researcher implied that this technique is suggested for teachers to improve students’ English pronunciation

    Question-Answer Dialogical Discourse in English and Its Pragmatic Analysis

    Full text link
    This article investigates the pragmatic and structural characteristics of question–answer dialogue in English across literary, conversational, and media contexts. Utilizing discourse analysis and pragmatic interpretation of selected English dialogues, the study focuses on ellipsis, intention, and speaker dynamics within dialogue construction. The analysis reveals that question–answer structures are not only tools for information exchange but also serve expressive, strategic, and interpersonal functions. Pragmatic elements such as sarcasm, irony, and implicit meaning are commonly embedded through ellipsis and minimal responses. The study concludes that understanding these features enhances effective communication and provides insight into contextual language use

    Implementasi Metode Mnemonic untuk Mendukung Prestasi Belajar Peserta Didik Kelas XI ATPH di SMKN 1 Gondang, Nganjuk

    Full text link
    Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan untuk mengetahui perkembangan hasil belajar peserta didik melalui model Problem Based Learning (PBL) dengan metode Mnemonic untuk mempermudah peserta didik dalam mengingat pembelajaran. Dapat diketahui bahwa peserta didik kelas XI ATPH 1 di SMKN 1 Gondang memiliki kendala dalam menyederhanakan pembelajarannya. Rata-rata dari mereka memiliki nilai yang berada di bawah KKTP. Dari hasil refleksi pembelajaran kendala tersebut disebabkan karena peserta didik kesulitan mengingat pembelajaran yang terlalu banyak. Metode Mnemonic dapat membantu peserta didik untuk menyusun kalimat dari kata depan sebuah informasi sehingga membentuk kalimat yang mudah diingat. Tujuan penelitian tindakan kelas ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik melalui post test pada setiap siklus pembelajaran dan mengetahui perbedaan aktivitas yang terjadi selama pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada kelas XI ATPH 1 di SMKN 1 Gondang, Nganjuk selama 3 siklus pembelajaran dengan rincian pembelajaran pra siklus, siklus 1, dan siklus 2. Pembelajaran siklus 1 dan siklus 2 merupakan perbaikan pembelajaran setelah peserta didik dan guru melakukan refleksi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dari 17 Februari 2025 hingga 23 April 2025. Pengambilan data dilakukan dengan menilai secara deskriptif hasil kognitif peserta didik melalui hasil post test yang diberikan setelah pembelajaran. Peningkatan hasil belajar peserta didik selalu mengalami kenaikan pada setiap siklus pembelajaran. Pada kegiatan pra siklus persentase ketuntasan peserta didik sebesar 12,50 %. Mengalami peningkatan sebesar 37,50 % pada siklus 1 dan mengalami peningkatan sebesar 43,75 % pada siklus 2. Secara keseluruhan pada siklus 2 pembelajaran setelah perbaikan ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 93,75 %

    The Effect of Teacher Professionalism and Student Learning Motivation Through Blended Learning Model On Improving Student Learning Outcomes Of Class XI Vocational High School 1 Medan in The 2023/2024 Academic Year

    Full text link
    With the use of the blended learning model, this study attempts to assess the influence of student learning motivation and teacher professionalism on the learning outcomes of Grade 11 students at SMK Negeri 1 Medan in the academic year 2024–2025. This research, which was carried out at SMK Negeri 1 Medan, was motivated by the issues with employing less varied learning models and the lack of interest among students in studying. An Ex-Post Facto design was employed in the quantitative research methodology. 140 pupils from class XI OTKP SMK Negeri 1 Medan made up the sample, and 58 additional individuals were selected at random using the proportional random sampling technique. Questionnaires, documentation, and observation were used to gather data. Coefficient of determination, multiple linear regression, moderated regression analysis (MRA), simultaneous hypothesis testing (F-test), and partial hypothesis testing (T-test) are all used in data analysis. 1. The following conclusions were drawn from the research's findings: The blended learning strategy results in a significant and favorable improvement of 24.2% in learning outcomes. 2. Students that are motivated to learn achieve better learning outcomes by 15.7%. It has a significant and advantageous impact. 3.The professional development of teachers significantly mitigates the 2.3 percent effect of the blended learning learning paradigm on student learning outcomes. 4. At 2.4%, instructors' professionalism has a significant impact on students' enthusiasm to learn in respect to learning objectives. Overall, this study demonstrates that instructor professionalism dramatically modifies the 2.4% learning outcomes that students are motivated to learn

    G- Contant of Generalied Veissman Grey Manifold

    Full text link
    We shall examine the geometrical conharmonic tensor in this essay. The primary aim of this work is to examine certain geometric characteristics of the Veissman Grey manifold characteried by flat circular curvature. The flatness quality of the circular tandem is employed to establish essential conditions for the Veissman Grey manifold, as well as for locally conformal, Kohler, and manifolds, and to identify new relationships among them. Additionally, these manifolds possess classical characteristics that enable them to regain the Hermitical manifold's Riemannian structure. We also investigated the sectional curvature, which furnished us with a wealth of information regarding Riemannian geometry, a field that is essential to differential geometry. In order to keep these harmonic functions consistent, circular transformations played a significant role in Rumanian structural alterations

    Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Project Based Learning Dengan Eksperimen Gunung Berapi

    Full text link
    Studi ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan pencapaian akademik peserta didik kelas 6 SD Negeri 2 Joho pada mata pelajaran IPAS dengan materi Bumi Kita Terancam dengan mengimplementasikan pendekatan Project Based Learning (PjBL) dengan eksperimen gunung berapi. Dalam penelitian ini, diterapkan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi langkah-langkah sistematis mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta evaluasi, pembelajaran melalui metode Direct Learning, sedangkan pada siklus kedua ditambahkan dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan eksperimen gunung berapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 63,44 pada siklus pertama dengan tingkat ketuntasan 41,37%  menjadi 77,58 pada siklus kedua dengan tingkat ketuntasan 82,73%. Penerapan model pembelajaran pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan eksperimen gunung berapi berhasil memicu semangat dan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan belajar. dapat membangun lingkungan belajar yang nyaman dan mendorong komunikasi antar peserta didik. Jadi, model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan eksperimen gunung berapi terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran

    Model TGT dan Educaplay: Solusi Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas V SDN 2 Joho dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) menggunakan aplikasi Educaplay. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi langkah-langkah sistematis mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta evaluasi, dengan fokus pada materi yang berkaitan dengan kalimat perintah. Subjek penelitian terdiri dari 24 peserta didik yang dibagi menjadi kelompok heterogen. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 60,83 dengan presentase ketuntasan 33,33% pada siklus I menjadi 77,08 dengan presentase ketuntasan 70,83% pada siklus II. Dengan  demikian,  dapat  disimpulkan bahwa Model Pembelajaran TGT dan Educaplay efektif dalam  meningkatkan  hasil  belajar  siswa  kelas  V  di SD  Negeri  2 Joho  pada  mata pelajaran Bahasa Indonesia

    832

    full texts

    1,075

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pubmedia Journal Series (Education)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇