Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Not a member yet
100 research outputs found
Sort by
EDUKASI DAN PENGEMBANGAN MINAT MEMBACA
Buku merupakan sumber berbagai informasi yang dapat membuka wawasan kita tentang berbagai hal seperti ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun aspek-aspek kehidupan lainnya. Selain itu, dengan membaca, dapat membantu mengubah masa depan, serta dapat menambah kecerdasan akal dan pikiran kita. Tanpa kita sadari, manfaat membaca buku dapat memberikan banyak inspirasi bagi kita. Namun sayangnya kegiatan membaca buku akhir-akhir ini telah banyak diabaikan berbagai kalangan dengan alasan kesibukan, maupun karena adanya media yang lebih praktis untuk mendapatkan informasi seperti televisi, radio, maupun media interne
SOSIALISASI KESELAMATAN BERLALU LINTAS KEPADA PELAJAR
Kecelakaan kendaraan bermotor memang tidak terlepas dari banyaknya faktor, baik itu faktor kesalahan manusia, faktor kondisi jalan, faktor alam, serta faktor kendaraan. Untuk itu, kesadaran terhadap berlalu lintas yang berkeselamatan adalah hal yang sangat penting. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar, dimana para pelajar ini adalah pengguna jalan dan nantinya akan menjadi pengemudi kendaraan bermotor. Tujuan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan berlalu lintas yang baik dan benar, baik itu dari sisi pengguna jalan ataupun pengendara kendaraan nantinya. Serta, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan menjadi pelopor berlalu lintas di lingkungannya. Metode sosialisasi tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi. Berdasarkan pelaksanaan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar dinilai baik, isi materi mudah dipahami, menarik dalam penyampaian materi, dipandang perlu demi pengetahuan pesertaKecelakaan kendaraan bermotor memang tidak terlepas dari banyaknya faktor, baik itu faktor kesalahan manusia, faktor kondisi jalan, faktor alam, serta faktor kendaraan. Untuk itu, kesadaran terhadap berlalu lintas yang berkeselamatan adalah hal yang sangat penting. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar, dimana para pelajar ini adalah pengguna jalan dan nantinya akan menjadi pengemudi kendaraan bermotor. Tujuan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan berlalu lintas yang baik dan benar, baik itu dari sisi pengguna jalan ataupun pengendara kendaraan nantinya. Serta, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan menjadi pelopor berlalu lintas di lingkungannya. Metode sosialisasi tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi. Berdasarkan pelaksanaan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar dinilai baik, isi materi mudah dipahami, menarik dalam penyampaian materi, dipandang perlu demi pengetahuan peserta.
 
PEMBUATAN MEJA GERGAJI POTONG KAYU UNTUK MENDUKUNG PRODUKSI KERAJINAN KAYU SAEKAY
The following Community Partnership Program involves an Implementing Team from the Department of Machinery, Banjarmasin State Polytechnic with partners from the Wood Craftsmen Business Unit. Partners are one of the work units of Individually Owned Enterprises (BUMP) with the business name SAEKAYU owned by Mr. Junaidi. Some of the problems currently facing Partners are limited equipment in the production of wood crafts, while the demand is quite high and the number of customers is decreasing due to non-fulfillment of demand. These various problems made the PKM Team follow up on partner problems by establishing cooperation to solve partner problems through the Community Partnership Program (PKM) by making equipment such as cutting tables that were donated to partners. The results of the following PKM activities can produce several things, including: (1) Increase the production of wood crafts; (2) Fulfillment of market demand; (3) increasing the knowledge and expertise of the Implementing Team and Partners in the field of science and technology; (4) improving the community\u27s economy during the Covid-19 pandemic or post-pandemic.
Keywords: Cutting Table, SAEKAYUProgram Kemitraan Masyarakat berikut melibatkan Tim Pelaksana dari Jurusan Mesin, Politeknik Negeri Banjarmasin dengan Mitra dari Unit Usaha Pengrajin Kayu. Mitra merupakan salah satu unit kerja dari Badan Usaha Milik Perseorangan (BUMP) dengan nama usaha SAEKAYU milik Bapak Junaidi. Beberapa permasalahan yang dihadapi Mitra saat ini adalah keterbatasan peralatan dalam produksi kerajinan kayu sedangkan permintaan cukup banyak dan berkurangnya pelanggan diakibatkan tidak terpenuhinya permintaan. Berbagai permasalahan tersebut membuat Tim PKM menindak lanjuti permasalahan mitra dengan menjalin kerjasama untuk memecahkan masalah mitra lewat Program Kemitraan masyarakat (PKM) dengan membuat peralatan seperti meja potong yang dihibahkan kepada mitra. Hasil kegiatan PKM berikut dapat menghasilkan beberapa hal, antara lain: (1) Meningkatkan produksi kerajinan kayu; (2) Terpenuhinya permintaan pasar; (3) peningkatan keilmuan dan keahlian Tim Pelaksana dan Mitra dalam bidang IPTEK; (4) peningkatan perekonomian masyarakat di masa pandemi ataupun pascapandemi Covid-19.
Kata Kunci : Meja Potong, SAEKAY
PEMBELAJARAN KESELAMATAN BERKENDARA DAN PENGENALAN RAMBU LALU LINTAS PERKERETAAPIAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
Driving safety is something that must always be worked on together. A culture of discipline and obedience to rules and driving etiquette can help avoid traffic violations that can lead to unwanted events. Traffic accidents can be avoided with a good traffic system and a good understanding of drivers. The purpose of this community service is to provide understanding for Indonesian youth about the importance of driving safety and obeying railway traffic signs. The benefit is to provide awareness and caution in carrying out driving activities on the highway. Based on the community service that has been carried out, it is known that students are able to express their respective opinions and deliberation into active group discussions regarding driving safety and understanding rail traffic signs going well. Students\u27 understanding of driving safety and traffic signs is good, as evidenced by students being able to present the results of the discussion very well and thoroughly.Keselamatan berkendara merupakan hal yang wajib untuk selalu diusahakan bersama. Budaya disiplin dan patuh pada aturan serta etika berkendara dapat membantu menghindarkan dari pelanggaran lalu lintas yang dapat mengakibatkan peristiwa yang tidak diinginkan. Kecelakaan lalu lintas dapat dihindarkan dengan sistem lalu lintas yang baik serta pemahaman pengendara yang baik. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini memberikan pemahaman untuk remaja Indonesia mengenai pentingnya keselamatan berkendara dan patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas perkeretaapian. Manfaatnya untuk memberikan kesadaran dan kehati-hatian dalam melakukan aktifitas berkendara di jalan raya. Berdasarkan pengabdian masyarakat yang sudah dilaksanakan diketahui peserta didik mampu mengungkapkan pendapat masing-masing dan musyawarah ke dalam diskusi kelompok yang aktif mengenai keselamatan berkendara dan pemahaman rambu lalu lintas kereta api berjalan dengan baik. Pemahaman tentang keselamatan berkendara dan rambu lalu lintas peserta didik sudah baik, dibuktikan dengan peserta didik mampu mempresentasikan hasil diskusi dengan sangat bagus dan menyeluruh
UJI EMISI GRATIS DENGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA DENPASAR UNTUK PENINGKATAN KUALITAS UDARA PERKOTAAN
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Uji Emisi gratis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan emisi kendaraan roda empat di sekitar Taman Kota Lumintang Denpasar sekaligus untuk mengasah kemampuan Taruna Prodi D.III Teknologi Otomotif Politeknik Transportasi Darat Bali secara langsung di lapangan mengenai pengujian kendaraan bermotor, dan memiliki outcome peningkatan kualitas udara. Metode kegiatan ini adalah melakukan uji emisi secara langsung kepada kendaraan yang melintas dan memberikan stiker lolos uji bagi kendaraan yang memenuhi standar. Alat uji yang digunakan adalah merk Capelec dan Iyasaka untuk masing-masing bahan bakar kendaraan bansin dan solar. Kriteria lolos uji kendaraan bermotor ini kita menggunakan dasar hukum yaitu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2006 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Lama. Kegiatan ini dilakukan melalui kerjasama Politeknik Transportasi Darat Bali dengan Pemerintah Kota Denpasar. Hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah kendaraan roda empat yang memenuhi standar emisi dan lolos uji emisi, sehingga meningkatkan kualitas udara sekita
SOSIALISASI PEMANFAATAN EARLY WARNING SYSTEM PADA JALUR LENGKUNG UNTUK MENEKAN RESIKO KECELAKAAN
Penyelenggaraan prasarana perkeretaapian diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian. Penyelenggaraan ini meliputi kegiatan pembangunan prasarana, pengoperasian prasarana, perawatan prasarana dan pengusahaan prasarana. Pembangunan memegang peran penting dalam penyelenggaraan perkeretaapian di Indonesia. Agar keandalan prasarana atau sarana perkeretaapian yang dibangun tetap dapat dipertahankan sehingga laik operasi perlu dilakukan perawatan. Pada saat perawatan di lapangan, para pekerja sedikit sekali mendapatkan informasi mengenai kereta api yang akan melewati jalur yang sedang diperbaiki. Belum lagi saat bekerja, para pekerja fokus pada pekerjaan yang dihadapinnya.
Kemajuan teknologi saat ini sangatlah pesat, pekerjaan manusia dimudahkan akan teknologi. Untuk peningkatan keselamatan dan memudahkan pekerjaan manusia diperlukan inovasi baru. Untuk menekan resiko kelalaian dari pekerjaan manusia ketika di lintas terutama di lengkung yang tidak dapat dilihat maka diperlukan sebuah sistem baru untuk memberikan peringatan kereta api yang akan lewat. Hal ini merupakan langkah mitigasi kecelakaan di lintas saat perawatan jalur kereta api. Mengingat ini sistem yang relatif baru, maka perlu disosialisasikan kepada taruna/i maupun operator perbaikan prasarana yang nantinya akan mengaplikasikan sistem ini.  
PELATIHAN TUNE UP SEPEDA MOTOR SEBAGAI PENINGKATAN KOMPETENSI PRAKTIKAL SISWA PADA WILAYAH ULAPAN (UBUD, TEGALALANG, DAN PAYANGAN) UNTUK MENDUKUNG KAWASAN STRATEGIS PARIWISATA NASIONAL (KSPN)
This Community Service Activity Motorcycle Tune Up Training aims to improve the practical competence of students at SMKN 1 Tegalalang so that they can tune up motorcycles effectively, efficiently and safely, including: checking, maintaining, repairing and adjusting motorcycle parts/systems according to the Tune Up procedure, and has an outcome in the form of increasing scientific competence, especially regarding engine parts, electrical parts, and motorcycle chassis parts. The method of this activity is to conduct training for students in grades 10, 11, and 12 of the Automotive Department at SMKN 1 Tegalalang. Training in the form of providing materials and practice in the field with a percentage of 30% for material and 70% for practice. The basis of doing Tune Up on a motorcycle is that every motorcycle that is operated, will eventually experience a situation where the parts of the motorcycle (engine, transmission, frame, etc.) experience fatigue and wear and tear, thereby reducing its performance, including: engine power decline, slow acceleration, wasteful fuel and the possibility of continuing/spreading damage to other component damage and to support the national tourism strategic area (KSPN) especially the ULAPAN area (Ubud, Tegalalang and Payangan) in order to increase the economic factors of the region. This activity was carried out in collaboration with the Bali Land Transportation Polytechnic with SMKN 1 Tegalalang. The result of this Community Service activity is an increase in the practical competence of SMKN 1 Tegalalang students so that later they can be used as provisions to set up a workshop business (MSME level) or workKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Pelatihan Tune Up Sepeda Motor ini bertujuan meningkatkan kompetensi praktikal siswa SMKN 1 Tegalalang agar dapat melakukan Tune Up Sepeda motor secara efektif, efisien dan aman, meliputi: memeriksa, merawat, memperbaiki dan menyetel bagian-bagian/sistem-sistem sepeda motor sesuai prosedur Tune Up, dan memiliki outcome berupa peningkatan kompetensi keilmuan khususnya mengenai bagian mesin, bagian kelistrikan, dan bagian chasis sepeda motor. Metode kegiatan ini adalah melakukan pelatihan kepada para siswa kelas 10, 11, dan 12 Jurusan Otomotif SMKN 1 Tegalalang. Pelatihan dalam bentuk pemberian materi dan praktek di lapangan dengan persentase 30% untuk materi dan 70% untuk praktek. Dasar dari dilakukannya Tune Up pada sepeda motor adalah setiap sepeda motor yang dioperasikan, pada akhirnya akan mengalami suatu keadaan dimana bagian-bagian dari sepeda motor tersebut (mesin, transmisi, rangka, dsb) mengalami kelelahan dan keausan sehingga mengurangi kinerjanya, diantaranya: tenaga mesin menurun, akselerasi lambat, bahan bakar boros dan kemungkinan kerusakan berlanjut/merembet terhadap kerusakan komponen lainnya dan untuk mendukung kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) khususnya wilayah ULAPAN (Ubud, Tegalalang dan Payangan) agar dapat meningkatkan faktor ekonomi wilayah tersebut. Kegiatan ini dilakukan melalui kerjasama Politeknik Transportasi Darat Bali dengan SMKN 1 Tegalalang. Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah peningkatan kompetensi praktikal siswa SMKN 1 Tegalalang sehingga nantinya dapat dijadikan bekal untuk mendirikan usaha bengkel (level UMKM) ataupun bekerj
PELATIHAN KESELAMATAN KERJA DIBIDANG PENGELASAN BENGKEL RUMAHAN DI MADIUN
Keterampilan dalam proses pengelasan merupakan hal yang penting dalam membentuk usaha bengkel rumahan. Tidak hanya terhenti dalam bidang keterampilan dan pengetahuan, perlunya pekerja dan pemilik usaha untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. Kesadaran standar operasional dalam bidang keselamatan kerja pengelasan bengkel rumahan harus diperhatikan, agar dapat menjamin keamanan pekerja. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk menambah pengetahuan, keterampilan, dan keselamatan kerja dalam bidang pengelasan. Tujuan dari kegiatan ini adalah pemahaman secara utuh tentang alat, bahan, dan cara pengelasan serta keselamatan kerja dalam pengelasan. Manfaaatnya dapat menambah keterampilan dalam bidang pengelasan dan kesadaran mengenai pentingnya alat pelinding diri dalam keselamatan kerja. Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan menunjukan adanya pengetahuan dan keterampilan pekerja pengelasan bengkel rumahan di Madiun cukup baik dibuktikan dengan pengamatan langsung penggunaan alat, pemilihan bahan, dan cara kerja. Keselamatan kerja di bengkel pengelasan rumahan kurang memadai dan perlu untuk ditingkatkan agar menjamin keamanan dan kesehatan para pekerja dengan mempeersiapkan alat pelindung diri secara lengka
PEMBELAJARAN PENGOPERASIAN PINTU PERLINTASAN SEBIDANG KERETA API
The purpose of implementing this community service program is to increase expertise in operating crossing gates on barred and guarded railroads (service crossings). In this learning refresher activity, the demonstration method is carried out, which provides opportunities for learning participants to relate directly to the material being studied and demonstrate it. To find out the participants\u27 understanding of the implementation of the trial, they immediately opened and closed the level crossing gates. The results from the implementation of refresh learning which are considered very effective can provide direct understanding and refresher regarding the correct operational standards of crossing gates.Tujuan diadakan pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keahlian pada pengoprasian palang pintu perlintasan sebidang kereta api berpalang dan dijaga (perlintasan resmi). Pada kegiatan refresh pembelajaran ini dilaksanakan dengan metode demonstrasi yaitu memberikan kesempatan pada peserta pembelajaran untuk bersentuhan langsung dengan materi yang dipelajari dan memperagakanya. Untuk mengetahui pemahaman peserta dilaksanakan uji coba praktik langsung membuka dan menutup palang pintu perlintasan sebidang. Hasil pelaksanaan refresh pembelajaran dinilai sangat efektif dapat memberikan pemahaman dan penyegaran secara langsung terkait standard pengoperasian palang pintu perlintasan dengan benar
SOSIALISASI RAMBU LALU LINTAS PERLINTASAN KERETA API DI MTS NEGERI 5 KARANGANYAR
Signs are symbols or symbols that function as orders, instructions, prohibitions, and warnings. One of the signs that must be considered in traffic is the signs at railroad crossings. Signs at railroad crossings, especially at level crossings. At level crossings, there are signs whose meaning or purpose is not widely known by the public. The signs are abstract two-lane railroad crossings, warnings not to go on, railroad crossings without gates, and railroad crossings with gates. This socialization was carried out at MTs Negeri 5 Karanganyar. This socialization aims to increase public education from an early age about traffic signs, especially at level crossings that are often passed by the community in their daily activities.Rambu-rambu adalah simbol atau lambang yang berfungsi sebagai perintah, petunjuk, larangan, dan peringatan. Salah satu rambu-rambu yang harus diperhatikan dalam lalu lintas adalah rambu-rambu yang ada pada perlintasan kereta api. Rambu-rambu pada perlintasan kereta api khususnya pada perlintasan sebidang. Pada perlintasan sebidang, terdapat rambu-rambu yang arti atau maksudnya belum banyak diketahui oleh masyarakat. Rambu-rambu tersebut yaitu, perlintasan kereta api dua jalur, peringatan untuk tidak jalan terus, perlintasan kereta api tanpa palang pintu, dan perlintasan kereta api dengan palang pintu. Sosialisasi ini dilakukan di MTs Negeri 5 Karanganyar. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk menambah edukasi masyarakat sejak dini mengenai rambu-rambu lalu lintas, khususnya pada perlintasan sebidang yang banyak dilalui oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari