Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia
Not a member yet
4771 research outputs found
Sort by
Analisis Kenaikan Tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
Pajak merupakan salah satu instrumen fiskal yang vital bagi perekonomian sebuah negara. Pajak berfungsi sebagai kontribusi wajib yang dibayar oleh individu atau badan usaha kepada negara tanpa imbalan langsung, yang digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan negara dan kebutuhan sosial seperti pembangunan infrastruktur (jalan, jembatan), pendidikan, dan kesehatan. Salah satu jenis pajak yang diterapkan di Indonesia adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN). PPN adalah pajak tidak langsung yang dikenakan pada transaksi jual beli barang atau jasa yang dilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP). Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif studi Library Research yang mengkaji kenaikan tarif PPN di Indonesia yang awalnya adalah 10%, namun pemerintah melalui kebijakan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) memutuskan untuk menaikkan tarif PPN menjadi 11% yang mulai berlaku pada 1 April 2022. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan penerimaan negara yang dapat digunakan untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama setelah dampak pandemi yang mempengaruhi perekonomian negara. Namun, kebijakan kenaikan tarif PPN ini tidak hanya berdampak pada penerimaan negara, tetapi juga menimbulkan dampak bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hasil penelitian menunjukkan adanya kenaikan biaya produksi UMKM dan daya beli masyarakat. Studi ini memberikan implikasi penting bagi kebijakan pemerintah dalam mendukung keberlangsungan UMKM di tengah perubahan regulasi perpajakan, kenaikan tarif PPN ini memberikan tantangan baru bagi UMKM. UMKM merupakan sektor yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan lapangan kerja. Meskipun kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi negara, pelaku UMKM menghadapi tantangan yang signifikan, terutama karena mereka cenderung mengandalkan bahan baku dan barang dengan harga yang terpengaruh langsung oleh tarif PPN. Kenaikan biaya produksi dapat memengaruhi harga jual produk dan daya saing mereka di pasar
Pemanfaatan Media Wordwall untuk Meningkatkan Antusiasme dan Hasil Belajar Peserta Didik Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura di SMKN 1 Purwosari
Rendahnya hasil belajar peserta didik kerap kali berakar pada penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan minim melibatkan peran aktif peserta didik. Fenomena ini menjadi tantangan pembelajaran yang perlu segera diatasi. Penelitian ini bertujuan memantik motivasi sekaligus capaian belajar peserta didik kelas XI Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) di SMKN 1 Purwosari melalui pemanfaatan media interaktif Wordwall. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dan didahului satu pra-siklus, dengan tiap siklus memuat perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data didapat berdasarkan tes hasil belajar dan observasi aktivitas peserta didik di kelas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam capaian akademik. Rata-rata nilai peserta didik nenngkat dari 54,54% pada pra-siklus, menjadi 75,45% pada siklus pertama, dan meningkat hingga 96,36% pada siklus kedua. Begitu pula dengan antusiasme dan partisipasi aktif peserta didik juga menunjukkan peningkatan yang nyata. Tak hanya capaian akademis yang meningkat, tetapi antusiasme dan partisipasi peserta didik pun meningkat. Peserta didik tampak lebih bersemangat, aktif menjawab kuis, serta memperlihatkan pemahaman konseptual yang lebih mendalam. Sehingga penggunaan media Wordwall efektif dalam menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis, menyenangkan, dan sejalan dengan karakteristik pembelajaran di era digital
Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Katolik Siswa Kelas VII-A SMP Swasta Anugerah Kasih Lewoleba Melalui Metode Tanya Jawab
The purpose of this study was to determine the improvement in learning outcomes of class VII-A students at Anugerah Kasih Lewoleba Private Middle School in the subject of Catholic Religious Education through the Question and Answer method. This study uses a type of classroom action research. This classroom action research was conducted at Anugerah Kasih Lewoleba Private Middle School class VII-A through two cycles, namely cycle I was implemented on September 10, 2024 and cycle II on September 17, 2024. The subjects of the study were 13 class VII-A students. The techniques used in this study were observation and testing. The action plan for each cycle was carried out through four stages, namely the planning, implementation or action, observation and reflection stages. The results of this study indicate that there was an increase in learning outcomes obtained, starting from the pre-cycle, cycle I and cycle II. With the average value of the pre-cycle class reaching 72.5%, cycle I 74.6%, and cycle II reaching 100%. Thus, the application of the question and answer method can improve the learning outcomes of class VII-A students at Anugerah Kasih Lewoleba Private Middle School
Methods of Strengthening The “Personal Principle” In Modern Radio Journalism
This study examines the role of the "personal principle" in modern radio journalism, emphasizing the influence of a journalist’s authorial presence in broadcasting. The research aims to analyze methods for enhancing journalistic impact through expressive techniques, personal narratives, and audience engagement strategies. Using a qualitative and analytical approach, the study reviews various radio formats, evaluating the effectiveness of personalized storytelling and vocal techniques. The findings suggest that integrating the journalist's personality into broadcasts enhances listener engagement, enriches content delivery, and strengthens the connection between the journalist and the audience
Optimalisasi Hasil Belajar PAK Kelas IV SDK Waibalun II Melalui Materi Diriku Unik dengan Metode Paikem Gembrot Semester I Tahun Ajaran 2023/2024
Penelitian ini berjudul “Optimalisasi Hasil Belajar Peserta PAK kelas IV SDK Waibalun II Pada Materi Diriku Unik Dengan Metode Paikem Gembrot Semester I Tahun Ajaran 2023/2024”. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana mengoptimalkan hasil belajar Pendidikan Agama Katolik kelas IV SDK Waibalun II pada empat aspek penilaian PAK yang meliputi penilaian sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan pada materi “Diriku Unik”. Berdasarkan rumusan masalah diatas maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana metode Paikem Gembrot mampu meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Katolik kelas IV SDK Waibalun II pada materi Diriku Unik khususnya dan pelajaran Agama Katolik kelas IV pada umumnya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 19 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase ketuntasan belajar pada siklus I mencapai 73 % yang berarti dalam kriteria cukup dan belum ada perubahan sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan pada materi “Diriku Unik”, dan pada siklus II perubahan hasil belajar peserta didik meningkat dan telah mencapai indikator ketercapaian pembelajaran 100 %. Dengan demikian, penggunaan metode Paikem Gembrot pada pembelajaran Pendidikan Agama Katolik melalui materi “Diriku Unik” dapat mengoptimalkan hasil belajar PAK kelas IV SDK Waibalun II semester I Tahun Ajaran 2023/2024
Penggunaan E-Modul Berbasis Pemecahan Masalah sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI AKL 3 SMK Negeri Jenawi
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penggunaan e-modul berbasis pemecahan masalah pada mata pelajaran Akuntansi kelas XI AKL 3 SMK Negeri Jenawi. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI AKL 3 SMK Negeri Jenawi berjumlah 36 peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan validitas isi dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan berpikir kritis melalui penggunaan e-modul berbasis pemecahan masalah. Penelitian ini menetapkan indikator capaian keberhasilan yaitu 75% dari peserta didik mampu mencapai kemampuan berpikir kritis pada kategori tinggi. Pada pra tindakan, ketercapaian kemampuan berpikir kritis peserta didik sebesar 33,33%, siklus I menjadi 52,78% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 80,56%
Implementasi Manajemen, Digitalisasi, dan Penguatan Literasi dalam Pengelolaan Perpustakaan di SMA Labschool Unesa 1
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen, digitalisasi, dan penguatan literasi dalam pengelolaan perpustakaan di SMA Labschool Unesa 1. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara mendalam bersama pengelola perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengorganisasian perpustakaan telah dilakukan secara fungsional dengan pembagian tugas yang jelas, meskipun sistem administrasi masih bersifat manual. Klasifikasi koleksi menggunakan sistem Dewey Decimal Classification secara konvensional dan katalogisasi belum terintegrasi secara digital. Dari sisi layanan, perpustakaan menyediakan fasilitas fisik seperti Wifi, AC, dan pojok baca, serta layanan digital melalui aplikasi Kipin School untuk mendukung literasi digital siswa. Program literasi disusun secara inovatif melalui kegiatan membaca sebagai bentuk konsekuensi edukatif dan proyek penulisan buku yang melibatkan kolaborasi antara pustakawan, guru, dan siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun masih terdapat kendala dalam aspek digitalisasi, pihak sekolah menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan layanan perpustakaan dan budaya literasi. Pengembangan sistem digital yang terpadu serta pelatihan bagi sumber daya manusia menjadi strategi penting untuk mendukung transformasi perpustakaan menuju pengelolaan yang modern dan efisien
The Improving Narrative Text Writing Skills by Using the Fractured Story In Class X Students of SMAN 1 Pademawu
This Classroom Action Research aimed to improve the narrative writing skills of tenth-grade students at SMAN 1 Pademawu through the implementation of the Fractured Story model. The study involved 28 students and was conducted over two cycles following the stages of planning, action, observation, and reflection. Data were collected using pretests, posttests, observations, and documentation. In the pretest, none of the students achieved the minimum passing score of 75, with an average score of only 45.00. After the first cycle, the average score increased to 69.11, with 28.57% of students reaching the minimum criteria. In the second cycle, all students passed, achieving an average score of 95.89. This shows a total improvement of 50.89 points or 113.09% from the pretest. The results indicate that the Fractured Story model effectively enhanced students’ writing performance, motivation, creativity, and critical thinking. By reconstructing well-known stories into new and imaginative narratives, students developed a better understanding of narrative structure and gained more confidence in expressing their ideas. The model also made learning more engaging and meaningful, as it encouraged students to connect the content with their own experiences and imagination. Therefore, it can be concluded that the Fractured Story model is an effective approach to improve students’ ability in writing narrative texts in English language learning
Vårdmiljöns betydelse för återhämtning : En litteraturöversikt utifrån patientens perspektiv
Background: The recovery can relate to the care environment that exists, it can be both physical and interpersonal. The previous research is mainly focused on nurses’ perspectives and experiences based on to the recovery process in patients. Aim: The aim was to describe the impact of the care environment on patient recovery Method: A literature overview with 1o analyzed articles, it was seven qualitative, two quantitative and one mixed method article. Results: here it’s presented similarities and differences in aim and method, then the articles result was divided into four different themes; facilitating aspects in the physical care environment, facilitating aspects in the psychosocial care environment, limitations in the physical care environment and limitations in the psychosocial care environment. The result showed that patients find it important to be seen by healthcare professionals, to build therapeutic relationships with other people and have good contact with their friends and family. It’s also important with light and noise on the ward, design and that patients can go outside. Limitations in the recovery process was described to be lack of activities, sensory elements and a lot of noise on the ward. Other limitations were how the healthcare professionals acted towards patients, strict rules and deterioration of patients’ health. Conclusion: The care environment has an impact on patients’ recovery; regardless of the care context, it is possible to see both physical and psychosocial aspects that promote or hinder recovery. Keywords: literature overview, patient perspective, psychosocial care environment, physical environment, recover
Women´s experiences of medical obortion : A qualitative interview study
Syfte: Att beskriva kvinnors erfarenheter av medicinsk abort. Metod: En kvalitativ intervjuundersökning med induktiv ansats genomfördes, där tio kvinnor intervjuades. Datamaterialet har analyserats med hjälp av innehållsanalys enligt Graneheim & Lundman. Resultat: Det framkom att abortbeslutet var en ambivalent process som påverkades av faktorer som ekonomi, relationsstatus, religiösa värderingar, kulturella normer och familjens reaktioner. För många kvinnor var graviditeten oplanerad och kom vid ett olämpligt tillfälle, vilket gjorde aborten till det bästa alternativet. Stöd från vänner och partner var viktigt, medan osäkerhet om familjens reaktioner och kulturella normer gjorde beslutet svårare för vissa. Erfarenheter av smärta och blödning varierade, och bemötandet från vårdpersonal påverkade känslomässigt välbefinnande. Samhällets tabubeläggning av abort ledde till känslor av skam och stigmatisering för vissa kvinnor, medan andra kände frihet att tala om erfarenheter. Slutsats: Ett abortbeslut består av många perspektiv som behöver tas hänsyn till, där stöd från närstående och vårdpersonal är avgörande för att minska den emotionella smärtan. Samtidigt kan sociala och kulturella hinder försvåra öppna samtal om aborter