Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
Not a member yet
    462 research outputs found

    Deskripsi Proses Abstraksi Matematika Siswa Berdasarkan Gaya Kognitif Konseptual Tempo

    No full text
    Abstraksi merupakan proses penting dalam pendidikan matematika. Pendidik perlu memberikan kepedulian dan mengetahui perbedaan karakteristik siswa dalam memandang objek matematika abstrak; salah satunya adalah gaya kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses abstraksi dalam mengkonstruksi relasi segitiga ditinjau dari gaya kognitif konseptual tempo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, subjek penelitian ini terdiri dari empat siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Balikpapan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah subjek cepat akurat memperoleh 6 hubungan segitiga dan dalam menyelesaikan subjek dengan cepat tanpa pertimbangan yang matang dan cenderung menuliskan segala sesuatu yang terlintas dalam pikiran pada lembar jawaban tanpa memikirkannya tetapi solusi yang diberikan cenderung tepat. Reflektif subjek memperoleh 7 relasi segitiga dan dalam menyelesaikan subjek berpikir terlebih dahulu sebelum menjawab suatu pertanyaan sehingga membutuhkan waktu yang lama namun jawaban yang disampaikan berdasarkan hasil pengolahan informasi yang matang dan cenderung tepat. Subjek impulsif memperoleh 5 relasi segitiga dan dalam menyelesaikan subjek cenderung merespon dengan cepat, singkat tetapi tidak jelas dan menuliskan semua yang terlintas dalam pikirannya pada lembar jawaban tetapi solusi yang diberikan cenderung kurang tepat. Subjek lambat kurang tepat memperoleh 5 relasi segitiga dan dalam menyelesaikan subjek cenderung lama dalam merespon dan kurang tepat dalam memberikan kesimpulan serta tidak memaparkan secara detail

    Deskripsi Kemampuan Koneksi Matematis pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ditinjau dari Self-Confidence di Kelas X SMA

    No full text
    Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis pada materi sistem persamaan linear dua variabel ditinjau dari self-confidence. Subjek penelitian sebanyak 3 orang yang masing-masing mewakili self-confidence Tinggi, Sedang, dan Rendah. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket self-confidence, lembar tes koneksi matemais, serta pedoman wawancara. Lembar tes koneksi matematis memuat 3 soal yang masing-masing mewakili tiap indikator koneksi matematis yaitu mengkoneksikan antar konsep matematika, mengkoneksikan matematika dengan bidang lain, serta mengkoneksikan matematika dengan kehidupan sehari-hari. Hasil dari penelitian ini adalah: (a) Subjek dengan self-confidence Tinggi mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan koneksi matematis yaitu mampu mengaitkan konsep matematika yang satu dan lainnya, dapat mengaitkan konsep matematika dengan konsep pada bidang lain (fisika), serta dapat mengatkan konsep matematika dengan konteks permasalahn sehari-hari; (b) Subjek dengan self-confidence Sedang memenuhi dua indikator kemampuan koneksi matematis, tetapi tidak memenui indikator mengaitkan konsep matematika dengan konsep pada bidang lain (fisika); (c) Subjek dengan self-confidence Rendah tidak dapat memenuhi ketiga indikator koneksi matematis.   Kata Kunci: Koneksi Matematis, self-confidenc

    Pengembangan Game Edukasi “Math-Village” sebagai Media Pembelajaran Matematika Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa game edukasi “Math-Village” untuk materi bangun ruang sisi lengkung. Media pembelajaran ini dikembangkan karena adanya fenomena learning loss (kehilangan pembelajaran) yang dialami peserta didik akibat peralihan dari pembelajaran yang semula dilakukan secara daring menuju pembelajaran tatap muka secara penuh. Sehingga perlu dikembangkan adanya inovasi media pembelajaran berupa game edukasi Math-Village yang bertujuan untuk menjadi sarana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik agar dapat memudahkan dalam memahami materi bangun ruang sisi lengkung. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil uji validitas dari game edukasi yang telah dikembangkan dapat dinyatakan “valid” karena memperoleh nilai sebesar 77% oleh ahli pendidikan, memperoleh nilai sebesar 72% oleh ahli media, serta memperoleh nilai sebesar 78% oleh ahli materi. Berdasarkan hasil respon peserta didik memperoleh nilai sebesar 87,95% dengan kategori “sangat baik” dan dapat dikatakan “sangat praktis” berdasarkan hasil tanggapan guru

    Pengaruh Pembelajaran Daring Dengan Menggunakan Aplikasi Google Classroom Dan Google Meet Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Matematika Mahasiswa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring dengan mengguanakan aplikasi Google classroom dan Google Meet terhadap minat dan hasil belajar matematika mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitafif dengan desain one group pretest-posttest yang menggunakan Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes hasil belajar, dan angket minat belajar. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Matematika semester II Universitas Munhammadiyah Sorong berjumlah 17 mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi Google Classroom dan Google Meet dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata  sebesar 71.35 sedangkan sebelum menggunakan aplikasi Google Classroom dan Google Meet nilai rata-rata mahasiswa sebesar 31. 24. Hal ini sejalan dengan respons yang diberikan mahasiswa mengenai minat belajar yang dimiliki. sebesar 43% merespons sangat setuju merasa senang terhadap pembelajaran yang berlangsung menggunakan aplikasi Google Classroom dan Google Meet. 39% merespons sangat setuju memperhatikan pembelajaran selama menggunakan aplikasi Google Classroom dan Google Meet. 50% merespons sangat setuju berpatisipasi dalam pembelajaran menggunakan aplikasi Google Classroom dan Google Meet. Dengan demkian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi Google Classroom dan Google Meet berpengaruh terhadap minat dan hasil belajar matematika mahasiswa semester II Prodi Matematika Universitas Muhammadiyah Sorong. Selain itu selama pembelajaran yang menggunakan aplikasi Google Classroom dan Google Meet juga mengalami beberapa kendala seperti keterbatasan kuota internet dan ketidakstabilan jaringan internet mengakibtkan beberapa mahasiswa tidak dapat mengikuti pembelajaran secara keseluruhan. Kata Kunci: Google Classsroom Dan Google Meet, Minat dan Hasil Belaja

    Adaptive Instructional that Supports Mathematical Understanding

    No full text
    Dalam sebuah kelas, guru dapat membedakan kategori siswa berdasarkan minat, kesiapan belajar, dan pengalaman belajarnya terdahulu. Dinamika tersebut mendorong guru untuk mengakomodasi kebutuhan belajar siswanya dengan baik. Untuk itu diperlukan suatu teknik pengajaran adaptif yang dapat membantu siswa menemukan sendiri makna pengetahuannya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (kolaboratif) yang merefleksikan upaya guru dalam meningkatkan pemahaman matematis siswanya melalui adaptive instructional. Instrumen penelitian berbentuk lembar observasi, catatan lapangan, rekaman video, dan tes pemahaman matematis. Penelitian kami lakukan melalui open class sebanyak tiga siklus. Hasilnya menunjukkan trend positif bahwa perubahan pembelajaran (redesain) yang dilakukan dari satu siklus ke siklus berikutnya dapat mempengaruhi perilaku belajar siswa. Jika pada siklus awal aktivitas siswa hanya mengamati, meniru, menulis, dan mengerjakan soal, maka pada siklus kedua dan ketiga aktivitas mereka bertambah lengkap. Ada proses menalar, menduga, memeriksa, dan mengkomunikasikan gagasan baik secara lisan maupun tertulis. Tambahan aktivitas-aktivitas yang muncul merupakan akibat dari adaptive instructional guru. Suatu kejelian guru dalam memetakan kebutuhan belajar siswa yang belum terpenuhi dan menyusun kembali desain pembelajaran adaptif sehingga dapat memenuhi kebutuhan belajar siswanya

    Pengaruh Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa

    No full text
    Jenis penelitian ini merupakan penelitian ex post facto yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP YP PGRI 4 Makassar. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa dari kelas IX SMP YP PGRI 4 Makassar sebanyak 69 siswa pada tahun pelajaran 2021/2022. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket kepercayaan diri dan tes hasil belajar berupa pilihan ganda yang telah divalidasi. Teknik Analisis data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif dan teknik statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan SPSS menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif kepercayaan diri terhadap hasil belajar siswa kelas IX SMP YP PGRI 4 Makassar yaitu sebanyak 11,5% sedangkan sisanya sebesar 88,5% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini

    Profil Penalaran Kovariasional Mahasiswa Calon Guru Matematika dengan Gaya Kognitif Field Independent dalam Menyelesaikan Masalah Kovariasi

    No full text
    Penalaran kovariasional erat kaitannya dengan masalah hubungan antara dua variabel yang melibatkan kemampuan visual dalam mengkonstruksi grafik. Visualisasi adalah alat penting dalam memecahkan masalah matematika. Pengukuran kemampuan visual spasial dapat dilihat dari gaya kognitif field independent dan field dependent. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penalaran kovariasional mahasiswa calon guru matematika dengan gaya kognitif field independent dalam menyelesaikan masalah kovariasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa calon guru matematika STKIP PGRI Jombang dengan gaya kognitif field independent. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen utama (peneliti sendiri), dan instrumen pendukung berupa GEFT, TKM, TK dan pedoman wawancara. Data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru matematika dengan gaya kognitif field independent mengidentifikasi masalah kovariasi melalui menentukan variabel yang terdapat pada masalah kovariasi serta menyusun hubungan antar kedua variabel yang telah ditentukan; mengoordinasi besar perubahan variabel dan menentukan pola perubahannya dengan membagi botol menjadi beberapa bagian untuk menyusun pola perubahannya; mengkonstruksi melalui representasi hubungan dua variabel ke dalam grafik dengan menentukan sumbu koordinat dengan variabel yang diketahui dan menggambar grafik pola perubahan hubungan dua variabel. Dari grafik yang digambarkan, arah grafik dapat ditentukan. Grafik yang dihasilkan sesuai dengan bentuk botol yang diberikan

    Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantukan Geogebra untuk Meningkatkan Hasil dan Minat Belajar Siswa: IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUKAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA

    No full text
    This study aims to increase students\u27 interest in learning by using a problem-based learning model and assisted by the GeoGebra application. This type of research is pre-experimental. The research sample was taken from class VIII students of junior high school. Based on the research results, it was found that 72.2% of students were in the upper middle category and the average student response to the use of the Geogebra-assisted PBL learning model reached an average of 3.46 and the average result of learning implementation was 3.71 with a positive category. The results of the N-gain analysis show that the statistical value is respectively 0.865 with a \u27\u27P Value (sig)\u27\u27 of 0.278 because the \u27\u27P Value (sig)\u27\u27 is more than 0.05 indicating that the N-gain value comes from the normal population and the results of hypothesis testing where the t-value is 8,517 with a P-value <0.30 (sig.2-tailed)) 0.00 so that it can be stated that the P-value is smaller than the significance level, which is 0.30 so that H0 is rejected and H1 is accepted. Thus experiments using the problem-based learning model with the help of Geogebra are effectively applie

    Pelabelan Total Tak Reguler Sisi pada Graf Direction, Graf Direction Right, dan Graf Heart

    No full text
    Pelabelan graf adalah suatu fungsi yang memasangkan elemen-elemen graf ke suatu bilangan bulat positif. Graf dapat dituliskan dengan G = (V(G), E(G)) dimana V(G) merupakan himpunan titik tak kosong dan E(G) merupakan himpunan sisi. Suatu pemetaan  f : V(G)  E(G) {1,2,3,…….k} untuk suatu bilangan bulat k, disebut pelabelan k total tak reguler sisi jika untuk setiap dua sisi e1 = u1v1 dan e2 = u2v2  yang berbeda, memiliki bobot sisi yang berbeda, yakni wtf (e1) = wtf (e2). Nilai k terkecil pada pelabelan k total tak reguler sisi disebut sebagai kekuatan total tak reguler sisi pada graf G dan disimbolkan dengan tes(G). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai kekuatan total tak reguler sisi pada graf direction, graf direction right, dan graf heart serta melabeli graf tersebut menggunakan pelabelan total tak reguler sisi. Metode yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh pola pelabelan dan nilai kekuatan total tak reguler sisi dari ketiga graf tersebut, yang berturut-turut mempunyai nilai tes(Dn)= 6n + 1, tes(Drn)= 3n + 1, dan tes(Hn)= 4n + 1, untuk n 1

    Optimalisasi Keterampilan Berpikir Kritis melalui Model Problem Based Learning-Flipped Classroom

    No full text
    Model pembelajaran merupakan unsur utama dalam praktek mengajar. Perlunya memodifikasi model PBL dengan mengintegrasikan FC didalamnya, karena diharapkan pemodifikasian ini mampu menjadi ideal yang berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa matematika melalui tahapan pengembangan konseptual modifikasi model PBL dengan mengintegrasikan FC dengan menggunakan prosedur sintesis Lee and Jang dengan pendekatan Theory-Driven Conceptual Instruction Design Model tipe F1-O1-S1-A1 dan dilanjutkan dengan tahapan eksperimen menggunakan uji-t. Tahapan pengembangan konseptual modifikasi model PBL diawali dengan analisis studi literature dan informasi terbaru yang berkaitan dengan pola matematikawan bekerja serta melakukan proses validasi dengan teknik Delphi tiga putaran. Sedangkan pada tahap eksperimen meliputi uji pengaruh modifikasi model PBL dengan mengintegrasikan FC dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa matematika. Pengembangan konseptual modifikasi model PBL-FC menghasilkan 5 tahapan yaitu: 1). Mereview dan menyajikan masalah; 2). Memahami dan mendorong penyelesaian masalah; 3). Menfasilitasi dan memproses rencana penyelesaian; 4). Membahas hasil penyelesaian dan memberikan penguatan dan 5). Mengevaluasi dan menyimpulkan pembelajaran. Sedangkan pada tahapan eksperimen menggunakan uji-t diperoleh nilai signifikansi 0,001 artinya mahasiswa yang menggunakan model PBL-FC memiliki keterampilan berpikir kritis lebih baik dibandingkan mahasiswa  tidak mengimplementasikan Model PBL-FC. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa tahapan modifikasi memberikan pengaruh untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa matematika

    0

    full texts

    462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇