Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
Not a member yet
    462 research outputs found

    Analisis Kemampuan Mahasiswa Calon Guru Matematika dalam Menyusun Kegiatan Pembelajaran pada Modul Ajar berbasis Kurikulum Merdeka

    No full text
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan mahasiswa calon guru matematika dalam menyusun kegiatan pembelajaran pada modul ajar bersasi kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Tahapan yang dilakukan dengan meminta dokumen modul ajar mahaiswa, kemudian dilakukan telaah. Selanjutnya dilakukan analisis data dan penarikan kesimpulan dari semua pengumpulan data yang dilakukan. Subjek penelitian ditujukan kepada lima mahasiswa pendidikan Matematika Untirta yang mengampu mata kuliah PPLK, yang mendapatkan penempatan sekolah yang sudah menerapkan kurikulum merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam menyusun kegiatan pembelajaran yang diambil dari modul ajar berbasis kurikulum merdeka dinyatakan baik atau sudah mampu dalam menyusun kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran yang dirancang meliputi kegiatan awal, inti dan akhir

    Model Pembelajaran Superitem: Imlementasi dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakakangi dengan rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di kelas VIII MTs Jamaliyah Tamiang Ampalu, hal ini dapat di lihat bahwa siswa belum mampu memahami masalah, merencanakan masalah, menyelesaikan masalah, memeriksa kembali dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dan yang paling terlihat adalah siswa sulit memecahkan masalah dalam meyelesaikan soal berbeda dengan soal yang diterangkan oleh guru sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh model pembelajaran guru yang kurang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah “Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Superitem terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas VIII MTs Jamaliyah Tamiang Ampalu tahun pelajaran 2022/2023”. Penelitian ini berjenis Pra-eksprimen dengan rancangan the static group comparison. Populasi penelitian ini sekaligus sampel adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Jamaliyah Tamiang Ampalu yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIIIA dan kelas VIIIB. Teknik pengambilan sampel  dalam penelitian ini adalah Random Slamping. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIIIA sebagai kelas eksprimen dan siswa kelas VIIIB sebagai kelas kontrol . Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika berupa tes uraian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh  lebih besar dari  1.680. Karena 2.51  maka tolak  dan  diterima. Jadi, kesimpulannya adalah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Superitem lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dikelas VIII Jamaliyah Taminag Ampalu tahun pelajaran 2022/2023. Yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Superitem terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII MTs Jamaliyah Tamiang Ampalu tahun ajaran 2022/2023

    Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika: Studi pada Siswa Kelas VIII pada Materi Relasi dan Fungsi

    No full text
    Kemampuan dalam hal memecahkan permasalahan adalah tahapan pertama bagi siswa untuk melakukan pengembangan berbagai macam gagasan terkait pembangunan sebuah wawasan yang belum pernah ia jumpai sebeumnya serta pengembangan terkait beberapa penguasaan konsep matematika lainnya. Namun temuan saat dilapangan bahwa ternyata kompetensi siswa dalam hal memecahkan permasalahan masih tergolong di bawah standar. Kajian yang diteliti oleh peneliti kali ini memiliki tujuan dalam hal memberikan pemaparan berupa deskripsi terkait kompetensi siswa untuk memecahkan permasalahan matematika dalam materi relasi serta fungsi. Peneliti memakai pendekatan penelitian kualitatif jenis studi kasus. Subjeknya yakni siswa kelas VIII-I MTsN 1 Tulungagung yang berjumlah tiga orang, yang mana satu siswa yang mempunyai kemampuan tinggi, satu siswa yang mempunyai kemampuan standar, serta satu siswa yang mempunyai kemampuan rendah. Terkumpulnya data diperoleh dari tes tertulis serta wawancara. Metode dalam menganalisis data termasuk tahap mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengisyaratkan bahwasannya siswa yang memiliki keterampilan dalam hal memecahkan permasalahan yang tinggi telah memenuhi keempat indikator pemecahan permasalahan yakni memahami permasalahan, menyusun perencanaan, menjalankan perencanaan, serta mengecek ulang. Bagi siswa berkemampuan standar telah memenuhi ketiga indikator pemecahan permasalahan yakni memahami permasalahan dengan menyerap seluruh informasi, menyusun perencanaan dengan membuat model matematika, dan menjalankan perencanaan. Sedangkan siswa berkemampuan rendah cukup memenuhi satu indikator pemecahan permasalahan yakni memahami permasalahan

    Analisis Teori Antrian Multi Channel Single Phase pada Pelayanan Teller PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Utama Bulukumba

    No full text
    Antrian adalah kondisi ketika pelanggan mengalami waktu tunggu dalam pelayanan di tempat umum misalnya pada bank. Keadaan tersebut terjadi karena ketidakseimbangan antara fasilitas pelayanan dengan nasabah yang dilayani jumlahnya lebih banyak sehingga tingkat kesibukan Teller tinggi dan akhirnya terjadi antrian panjang pada bulan November tahun 2022. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meminimumkan antrian panjang dengan model Multi Channel Single Phase di PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk Cabang Utama Bulukumba. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa antrian pada PT BNI Bulukumba tingkat kesibukan  untuk 3 Teller sebesar 62% yang membuktikan kesibukan Teller tinggi dalam melayani nasabah. Oleh karena itu, perlu penambahan Teller untuk memininumkan antrian panjang namun tetap memperhatikan waktu mengganggur dari Teller tersebut. Jadi, jumlah Teller yang optimal dalam meminimukan antrian panjang yaitu 4 Teller dengan tingkat kesibukan  sebesar 46%. Sementara saat penambahan menjadi 5 orang Teller diperoleh tingkat kesibukan  sebesar 37% yang menunjukkan bahwa antrian tersebut kurang optimal karena waktu menganggur lebih banyak dibandingkan dengan jam kerja dari Telle

    ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERDASARKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIKA KELAS IX

    No full text
    Penelitian ini bertujuan buat menganalisis kesulitan peserta didik bersumber pada indeks materi bangun ruang dengan sisi datar sesuai dengan kemampuan pemahaman matematika peserta didik. Metode yang digunakan peneliti ini merupakan deskriptif kualitatif. Subjek peneliti terdiri dari 24 orang siswa kelas IX di SMPN 7 Karawang Barat tahun ajaran 2022/2023. Pengumpulan informasi mengambil dari buatan uji kemampuan pemahaman melalui soal esay yang sudah diberikan serta dokumentasi buatan siswa. Bersumber pada buatan uji soal esay no satu dengan indeks menguasai definisi serta mengenali jaring- jaring kubus serta balok dengan hasil presentase yang diperoleh merupakan 57,81% tercantum dalam jenis rendah. Hasil uji soal no dua dengan indeks Menghitung luas permukaan serta Memastikan volume kubus dengan presentase yang diperoleh adalah 90,63% tercantum dalam jenis sangat besar. Hasil uji soal no tiga dengan indeks menuntaskan permasalahan kostektual yang berkaitan dengan balok dengan presentase yang diperoleh merupakan 37,5% tercantum dalam jenis sangat rendah. Serta hasil uji soal no 4 dengan indeks memastikan volume limas dengan hasil presentase yang diperoleh merupakan 55% tercantum dalam jenis rendah. Dapat disimpulkan kalau peserta didik bersumber pada kemampuan pemahaman matematika dalam menuntaskan soal esay bangun ruang dengan sisi datar mengerjakan soal no satu, tiga serta soal no empat peserta didik masih hadapi kesulitan dalam mengingat, menghafal, menguasai, merapkan serta menganalisis konsep ataupun prinsip, rumusan perhitungan simpel serta melakukan perhitungan secsuai dengan algoritma

    Aljabar Max-Plus: Verifikasi Keamanan Sistem Penjadwalan Keberangkatan Kereta Api: Indonesia

    No full text
    Dalam penelitian ini dibahas mengenai cara untuk melakukan verifikasi terhadap sistem penjadwalan keberangkatan kereta api atas Aljabar Max-Plus berdasarkan suatu property keamanan yang akan diamati. Lebih khusus, sistem yang digunakan sebagai representasi dari sistem penjadwalan keberangkatan kereta api, yaitu: Sistem uncertain Max-Plus Linear (uMPL). Sistem uMPL tersebut dapat dikonstruksi berdasarkan graf berarah yang merepresentasikan jalur lintasan kereta api. Jika diberikan suatu Sistem uMPL autonomous yang merepresentasikan sistem penjadwalan keberangkatan kereta api, maka proses untuk melakukan verifikasi keamanan terhadap sistem tersebut berdasarkan property yang diberikan dapat dilakukan dengan menggunakan analisis reachability. Lebih lanjut, jika diberikan Sistem uMPL, suatu initial conditions yang tak kosong, time horizon, dan unsafe set, maka verifikasi keamanan terhadap Sistem uMPL dapat dilakukan dengan melihat apakah state dari sistem tersebut mampu mencapai unsafe set atau tidak. Jika state dari Sistem uMPL mampu mencapai unsafe set berdasarkan time horizon yang diberikan, maka Sistem uMPL tersebut tidak aman. Sebaliknya, jika state sistem tidak mampu mencapai unsafe set berdasarkan time horizon yang diberikan, maka sistem tersebut dikatakan aman

    Pengembangan E-modul Interaktif Berbasis Android Menggunakan PowerPoint Dan Ispring Suite Pada Materi Lingkaran Kelas VIII SMP

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-modul interaktif berbasis android yang valid dan praktis serta dapat membantu dalam proses pembelajaran matematika di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang di adaptasi dari Lee & Owens yang terdiri dari analisis (Analyze), perancangan (design), pengembangan (development), penerapan (implementation) dan evaluasi (evaluation). Tahap penerapan atau uji coba produk dilaksanakan di SMPN 2 Cimarga yang melibatkan siswa kelas VIII C sebanyak 24 orang untuk mengetahui respon siswa dan 20 orang untuk mengetahui kepraktisan siswa serta satu orang guru matematika untuk mengetahui kepraktisan e-modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan dinyatakan valid berdasarkan penilaian oleh ahli media validasi, ahli materi dan ahli pendidikan dengan perolehan proporsi kevalidan secara berurutan yaitu ahli media sebesar 75,78% (valid), ahli materi sebesar 79,28% (valid) dan ahli pendidikan sebesar 76,28% (valid). E-modul juga dikatakan praktis berdasarkan penilaian kepraktisan oleh guru dengan nilai proporsi sebesar 84,17% (sangat praktis) dan penilaian kepraktisan oleh siswa sebesar 84,62% ​​(sangat praktis). Penilaian respon siswa terhadap penggunaan e-modul memperoleh nilai sebesar 83,70% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa e-modul interaktif berbasis android yang telah dikembangkan layak dan praktis digunakan serta mendapatkan respon dari siswa yang sangat baik. 28% (valid) dan ahli pendidikan sebesar 76,28% (valid). E-modul juga dikatakan praktis berdasarkan penilaian kepraktisan oleh guru dengan nilai proporsi sebesar 84,17% (sangat praktis) dan penilaian kepraktisan oleh siswa sebesar 84,62% ​​(sangat praktis). Penilaian respon siswa terhadap penggunaan e-modul memperoleh nilai sebesar 83,70% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa e-modul interaktif berbasis android yang telah dikembangkan layak dan praktis digunakan serta mendapatkan respon dari siswa yang sangat baik. 28% (valid) dan ahli pendidikan sebesar 76,28% (valid). E-modul juga dikatakan praktis berdasarkan penilaian kepraktisan oleh guru dengan nilai proporsi sebesar 84,17% (sangat praktis) dan penilaian kepraktisan oleh siswa sebesar 84,62% ​​(sangat praktis). Penilaian respon siswa terhadap penggunaan e-modul memperoleh nilai sebesar 83,70% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa e-modul interaktif berbasis android yang telah dikembangkan layak dan praktis digunakan serta mendapatkan respon dari siswa yang sangat baik. Penilaian respon siswa terhadap penggunaan e-modul memperoleh nilai sebesar 83,70% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa e-modul interaktif berbasis android yang telah dikembangkan layak dan praktis digunakan serta mendapatkan respon dari siswa yang sangat baik. Penilaian respon siswa terhadap penggunaan e-modul memperoleh nilai sebesar 83,70% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa e-modul interaktif berbasis android yang telah dikembangkan layak dan praktis digunakan serta mendapatkan respon dari siswa yang sangat baik

    Pengembangan Media Pembelajaran Flipchart Berbasis Etnomatematika

    No full text
    Mengingat pentingnya peranan media dalam proses pembelajaran matematika seharusnya menggunakan alat media pembelajaran yang menarik dan berinovasi. Berdasarkan penelitian di MAN 1 Kota Sungai Penuh bahwasanya siswa hanya menggunakan LKS dan tidak menggunakan media pembelajaran saat proses pembelajaran berlangsung. Materi yang diajarkan tidak dikaitkan dengan lingkungan sekitar untuk itu peneliti menggunakan proses pembelajaran menggunakan metode yang berbasis etnomatematika dan budaya lingkungannya adalah anyaman. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa Media Pembelajaran Flipchart Berbasis Etnomatematika yang sangat valid dan sangat praktis dalam membantu siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Develomen (R & D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang mempunyai 5 langkah yaitu analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (develoment), implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Hasil analisis terhadap lembar validasi materi dan validasi media pembelajaran pada materi barisan dan deret menunjukkan bahwa produk media pembelajaran flipchart berbasis etnomatematika yang dikembangkan adalah sangat valid. Produk media pembelajaran flipchart berbasis etnomatematika juga sangat praktis yang dilihat dari hasil analisis angket respon guru dan angket respon siswa

    Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Materi Persamaan Lingkaran berbasis Discovery Based Learning Berbantuan Geogebra Classroom untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa

    No full text
    Media pembelajaran merupakan penghubung dalam rangka memudahkan dalam pelaksanaan pembelajaran serta dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa terkait materi yang sedang dipelajari. Penelitian ini merupakan pengembangan media pembajaran yang menggunakan bantuan perangkat lunak Geogebra. Pemilihan Geogebra karena pada perangkat lunak ini memiliki tampilan sangat menarik serta sudah memiliki kelas tersendiri yaitu Geogebra Classroom yang dapat digunakan sebagai media untuk meyampaikan materi. Materi yang disampaikan pada media ini adalah materi persamaan lingkaran. Model pada penelitian ini menggunakan model Thiagarajan (model 4D). Model 4D memiliki empat tahap yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 3 SMAN 3 Lumajang. Analisis pada penelitian ini dibagai menjadi tiga tahap. Pertama, tahap validasi yang dilakukan oleh dua dosen pendidikan matematika Universitas Jember dan satu guru mata pelajaran matematika SMAN 3 Lumajang yang menghasilkan kategori valid. Kedua, analisis kepraktisan ditunjukan dari angket respon pengguna yang berhasil mendapatkan kategori praktis. Ketiga, analisis keefektifan ditunjukan melalui hasil pengerjaaan soal pre-test dan post-test dengan menghasilkan kategori efektif. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test siswa membuktikan bahwa media pembelajaran berbasis discovery based learning berbantuan geoegebra classroom dapat menigkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa

    Pengembangan Media Pop-Up Book untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah

    No full text
    Abstract. The problems in this study are: 1) what is the procedure for developing pop-up book media, 2) what is the validity of the product being developed, 3) what is the practicality of the product being developed, 4) what are the differences in student learning outcomes before and after using pop-up book media . This study aims to determine: 1) the procedure for developing pop-up book media, 2) the validity of the product being developed, 3) the practicality of the product being developed, 4) knowing the differences before and after student learning outcomes using pop-up book media. The type of research used is Research and Development. The results of this study indicate that the percentage of validity has a high level of validity with the assessment of material experts 95% (very valid), design experts 95% (very valid), linguists 85% (very valid), learning experts 100% (very valid). The results of the practicality analysis have an average value of 91.1%, including the very practical category. The results of the data analysis stated that the pre-test and post-test showed that the average N-Gain Score was 0.69 in the presentation. The N-Gain Score was 69.55%, which was quite effective. The minimum N-Gain value is 20% and the highest is 100%. There is a significant difference in learning outcomes around the flat shape before and after using the pop-up book media, so it can be concluded that the pop-up book media developed is feasible to try out

    0

    full texts

    462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇