Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
Not a member yet
    462 research outputs found

    Pengembangan E-Modul Interaktif Teorema Pythagoras Berbasis Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Matematis Siswa

    No full text
    Rendahnya literasi matematis siswa serta keterbatasan bahan ajar interaktif yang mampu mengintegrasikan pendekatan Problem-Based Learning pada materi Teorema Pythagoras menjadi dasar pengembangan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) yang bertujuan untuk menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan literasi matematika siswa melalui penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, dan development. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 di SMP Negeri Kaburu No.35 Kabupaten Kepulauan Selayar dengan subjek penelitian siswa kelas VIII. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes literasi matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji N-Gain, uji normalitas, dan uji hipotesis menggunakan One Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memenuhi kriteria valid (skor rata-rata 3,75) yang menandakan kelayakan isi dan kesesuaian materi. Kepraktisan e-modul tergolong sangat baik (92,31%), yang menunjukkan bahwa e-modul mudah digunakan dan mendukung keterlaksanaan pembelajaran secara optimal. Efektivitas e-modul tercermin dari peningkatan kemampuan literasi matematika siswa dari kategori rendah (rata-rata pretest 38,33) menjadi lebih tinggi (posttest 74,99), dengan nilai N-Gain 0,6972 yang menunjukkan peningkatan pada tingkat sedang. Selain itu, hasil uji hipotesis (sig. 0,000 < 0,05) mengindikasikan bahwa penggunaan e-modul secara signifikan meningkatkan literasi matematika siswa. Dengan demikian, e-modul Teorema Pythagoras berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi matematika siswa. E-modul ini berpotensi untuk diimplementasikan secara lebih luas dan dikembangkan pada materi matematika lainnya guna meningkatkan literasi matematika siswa secara berkelanjutan

    Deskripsi Kecerdasan Visual Spasial Dalam Memecahkan Masalah Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau Berdasarkan Kemampuan Awal Geometri

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran terkait kecerdasan visual spasial dalam memecahkan bangun ruang sisi datar ditinjau dari kemampuan awal geometri yang dimiliki siswa agar guru dapat merancang pembelajaran yang dapat memenuhi semua kebutuhan siswa. Subjek penelitian ini adalah enam siswa dari kelas VIII.1 dan VIII.3 di SMPN 18 Makassar. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling. Adapun instrumen yang digunakan untuk memperoleh data, yaitu tes kemampuan awal geometri, tes kecerdasan visual spasial, dan pedoman wawancara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan melalui tiga tahap, yaitu: kondensasi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kecerdasan visual spasial siswa dengan kemampuan awal geometri tinggi tergolong dalam kategori tinggi. Kedua subjek mampu memenuhi keempat karakteristik kecerdasan visual spasial. (2) Kecerdasan visual spasial siswa dengan kemampuan awal geometri sedang tergolong dalam kategori sedang. Subjek pertama mampu memenuhi tiga karakteristik kecerdasan visual spasial, sedangkan subjek kedua hanya mampu memenuhi dua karakteristik. (3) Kecerdasan visual spasial siswa dengan kemampuan awal geometri rendah tergolong dalam kategori rendah. Kedua subjek hanya mampu memenuhi satu karakteristik kecerdasan visual spasial

    Analysis of Competitive Strategies for Food Delivery Services using Game Theory With 3 Players (ShopeeFood, GoFood, and GrabFood)

    No full text
    The development of application-based food delivery services is driving strategic competition between ShopeeFood, GoFood, and GrabFood in attracting consumer preferences. This research aims to analyze the competitive strategies of the three platforms using a non-cooperative three-player Game Theory approach. The research method used is descriptive quantitative with data directly selected from respondents who are students of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences at the University of North Sumatra. Data was collected thru a forced-choice questionnaire on five strategy attributes: price, promotions, application, courier, and merchant, and then processed into a payoff matrix. The analysis was conducted using the best response method (underline/circle method) to determine the Pure Strategy Nash Equilibrium. The research results indicate that there is a Nash equilibrium in the combination of strategies (ShopeeFood: Price, GoFood: Price, GrabFood: Courier). This finding indicates that price competition is the optimal strategy for ShopeeFood and GoFood, while GrabFood gains an advantage thru courier service differentiation. This research provides an empirical contribution to the application of three-player game theory in digital platform competition

    Eksplorasi Etnomatematika pada Kearifan Lokal Kerajinan Bokoa Iben Masyarakat Lebong Sebagai Sumber Belajar Literasi Numerasi di Sekolah Dasar

    No full text
    Kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satunya karena pembelajaran matematika umumnya belum dikaitkan dengan konteks budaya yang dekat dengan kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep etnomatematika yang terkandung dalam kearifan lokal kerajinan Bokoa Iben masyarakat Lebong Suku Rejang serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar literasi numerasi di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengrajin lokal, dokumentasi proses pembuatan Bokoa Iben, serta kajian pustaka terkait nilai-nilai matematis dalam budaya tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pembuatan Bokoa Iben terdapat konsep-konsep matematika seperti pola berulang, simetri lipat, pengukuran, dan bangun datar dan bangun ruang yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran literasi numerasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas budaya masyarakat Lebong tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga memiliki potensi edukatif yang relevan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep literasi numerasi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kerajinan Bokoa Iben dapat dijadikan sumber belajar yang memperkuat literasi numerasi sekaligus menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya pelestarian kearifan lokal

    Integrasi Proyek dan Asesmen dalam Pembelajaran Matematika: Studi Literatur tentang Paradigma Baru Evaluasi Autentik

    No full text
    The transformation of 21st-century education demands a fundamental shift in the paradigm of mathematics learning, from one that initially focused on mastering abstract concepts to one that is more meaningful, contextual, and oriented towards developing students\u27 authentic competencies. This study aims to examine in depth the integration of projects and assessments in mathematics learning as an effort to build a new paradigm of authentic evaluation that is in line with the demands of modern education. The method used is a systematic literature review of various previous studies discussing the implementation of authentic assessment and project-based learning, especially in the context of mathematics education. The results of the review indicate that most studies still position projects and assessments as two separate components, rather than as a mutually supportive unit within a complete learning framework. This study reveals conceptual and practical gaps in the integration of these two approaches, particularly regarding the design of evaluation instruments that can assess both the process and learning outcomes holistically. Thus, this study offers a conceptual synthesis that the integration of projects and authentic assessments can become a new paradigm of evaluation in mathematics learning, which not only assesses cognitive abilities but also develops students\u27 creativity, collaboration, reflection, and higher-order thinking skills. The implications of this study are expected to strengthen the theoretical foundation and provide direction for the development of assessment models that are contextual, adaptive, and aligned with the Independent Learning policy and the needs of 21st-century learning

    Bilangan Kromatik Graceful pada Graf Terkait Lingkaran

    No full text
    Pewarnaan graceful pada graf adalah suatu bentuk pewarnaan pada titik yang menginduksi pewarnaan sisi berdasarkan nilai mutlak selisih antara dua titik yang bertetangga, di mana setiap titik dan sisi yang bertetangga memiliki warna yang berbeda. Bilangan kromatik graceful, dilambangkan dengan xg(G), adalah jumlah warna minimum yang memenuhi kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai eksak bilangan kromatik graceful pada dua variasi graf terkait lingkaran, yaitu graf bunga matahari  (Sfn) dan graf kincir angin belanda  (Dnm), yang memiliki struktur siklik dan konektivitas titik pusat yang khas. Pendekatan yang digunakan bersifat konstruktif-deduktif, yaitu dengan membangun fungsi pewarnaan titik secara eksplisit untuk setiap kasus parameter, kemudian membuktikan keoptimalannya melalui batas bawah yang diturunkan dari derajat maksimum graf. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  x_g(Sfn)=3n+1 untuk n>=3. Sementara itu,  x_g(Dnm)=2m+1 untuk  m>=2dan n>=3. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai pola bilangan kromatik graceful pada graf terkait lingkaran dengan simpul pusat dominan serta memperluas karakterisasi teoretis untuk graf berbasis pusat dengan konektivitas radial

    Perhitungan Premi Tunggal Bersih Asuransi Jiwa Seumur Hidup Dengan Variasi Usia Dan Tingkat Suku Bunga

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis sensitivitas premi tunggal bersih pada asuransi jiwa seumur hidup terhadap variasi usia masuk dan tingkat suku bunga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan simulasi Aktuaria, yakni perhitungan premi dilakukan berdasarkan prinsip ekivalensi dengan menyamakan nilai kini premi dan nilai kini manfaat asuransi. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Tabel Mortalita Indonesia (TMI) IV 2019. Analisis dilakukan pada usia 35, 40, dan 50 tahun dengan tingkat suku bunga 3,5%, 5%, dan 6% serta uang pertanggungan tetap sebesar Rp100.000.000. Selanjutnya, dilakukan analisis sensitivitas untuk melihat pengaruh perubahan usia masuk dan tingkat suku bunga terhadap nilai premi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa premi tunggal bersih meningkat seiring bertambahnya usia masuk tertanggung dan menurun seiring meningkatnya suku bunga. Selain itu, perubahan suku bunga memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap premi dibandingkan usia masuk. Penelitian ini menunjukkan bahwa usia masuk dan tingkat suku bunga berpengaruh signifikan terhadap penentuan premi tunggal bersih asuransi jiwa seumur hidup

    Kemampuan Computational Thinking Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berbasis Budaya Ditinjau dari Gender

    No full text
    Kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) merupakan keterampilan penting abad ke-21 yang membantu siswa menyelesaikan masalah secara logis, sistematis, dan efisien. Namun, kemampuan ini masih belum berkembang optimal dalam pembelajaran matematika di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir komputasional siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berbasis budaya ditinjau dari gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 33 siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Mataram. Instrumen yang digunakan berupa tes berpikir komputasional yang terdiri atas satu soal matematika berbasis budaya lokal suku Sasak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan skor, kategorisasi, dan persentase kemampuan siswa berdasarkan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kemampuan berpikir komputasional siswa berada pada kategori sedang (84,84%), satu siswa (3,03%) berada pada kategori tinggi, dan empat siswa (12,12%) berada pada kategori rendah. Ditinjau dari gender, siswa perempuan menunjukkan kemampuan berpikir komputasional yang lebih stabil dan konsisten dibandingkan siswa laki-laki. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor gender memengaruhi perbedaan strategi berpikir dalam menyelesaikan masalah matematika berbasis budaya, sehingga guru perlu mengembangkan strategi pembelajaran yang adaptif terhadap karakteristik gender siswa

    Analisis Peramalan Jumlah Kunjungan Wisatawan Domestik Menggunakan Model Long Short-Term Memory (LSTM) di Kota Pangkal Pinang

    No full text
    Sektor pariwisata berperan penting sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi suatu daerah, dengan jumlah wisatawan menjadi indikator yang patut diperhatikan. Peningkatan kunjungan wisatawan berimplikasi pada meningkatnya potensi risiko, sehingga diperlukan upaya peramalan yang tepat. Dalam penelitian ini, metode Long Short-Term Memory (LSTM) diterapkan untuk memprediksi jumlah perjalanan wisatawan domestik di Kota Pangkal Pinang dan dibandingkan dengan metode ARMA serta SARIMA. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa metode LSTM menghasilkan nilai RMSE sebesar 32.431,219, yang lebih rendah dibandingkan ARMA (41.273,347) dan SARIMA (101.884,554). Hasil studi menunjukkan bahwa LSTM memiliki performa prediksi yang lebih efektif, sehingga metode ini lebih direkomendasikan

    Hubungan Self Efficacy dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Trigonometri

    No full text
    The purpose of this study was to determine the relationship between high school students\u27 self-efficacy and their ability to solve trigonometric problems. This research is an example of ex post facto correlational research developed using quantitative methodology. All research participants were students of class XG SMA Negeri 8 Pontianak. The method included administering a self-efficacy test and an essay-based assessment of one\u27s ability to solve mathematical problems. The results showed that students\u27 self-efficacy and math problem solving ability were in the moderate range. To determine the relationship between the two variables, data analysis was conducted. The data showed linear correlation and normal distribution. The Pearson Product Moment test was then used to conduct the correlation analysis. The test result is Sig.(2-tailed) < a or 0.034 < 0.05 As a result, it can be said that self-efficacy and math problem-solving aptitude are related. In other words, as students improve in solving math challenges, their self-efficacy will grow

    0

    full texts

    462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇