Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
Not a member yet
462 research outputs found
Sort by
Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Operasi Polinomial Siswa Kelas XI
Rendahnya hasil belajar siswa pada materi operasi polinomial menunjukkan adanya kelemahan dalam penguasaan konsep aljabar dasar, khususnya dalam memahami struktur polinomial dan prosedur operasinya. Kesulitan ini tidak hanya berdampak pada capaian pembelajaran saat ini, tetapi juga berpotensi menghambat pemahaman materi aljabar lanjutan yang bersifat hierarkis. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap permasalahan tersebut adalah dominannya pembelajaran berpusat pada guru, yang membatasi kesempatan siswa untuk membangun pemahaman melalui proses pemecahan masalah. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa sekaligus mengaitkan konsep polinomial dengan situasi masalah yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada materi operasi polinomial. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas XI MAN 1 Probolinggo dengan subjek penelitian sebanyak 24 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta memperbaiki hasil belajar pada materi operasi polinomial. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk memperkuat pemahaman konsep dan meningkatkan prestasi belajar matematika siswa
Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah: Solusi Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa SMA
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep soswa melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah Open Ended pada siswa kelas X KM 5 SMA Negeri 13 Bone. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR), dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II yang setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan pembelajaran dan 1 pertemuan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes soal kemampuan pemahaman konsep, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran (aktivitas siswa dan aktivitas guru) dan angket respons siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X KM 5 sebanyak 36 orang. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah Open Ended pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa di SMA Negeri 13 Bone. Hal ini terlihat dari dari peningkatan skor hasil tes dari siklus I sebesar 76,41 menjadi 89,83 pada siklus II berada pada kategori sangat baik. Untuk persentase aktivitas siswa sebesar 76,71 pada siklus I meningkat menjadi 80,67 pada siklus II berada pada kategori baik sekali. Selain itu, persentase rata-rata respons siswa dari siklus I sebesar 79,66 menjadi 86,63 pada siklus II pada kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah Open Ended pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa di SMA Negeri 13 Bone
Prediksi Harga Minyak Dunia Dengan Fuzzy Time Series
The government uses economic growth as a metric to measure prosperity and the effectiveness of economic development. However, oil price fluctuations can increase inflation through increasing fuel prices and have an impact on the world economy, including Indonesia. This research will apply a fuzzy time series using the Cheng method to predict world oil prices. The results of this research show that the MAPE value for forecasting world oil prices using the Fuzzy Time Series Cheng method is 2%, which means the forecasting model has very good value
Analisis Penerapan Tri Pusat Pendidikan dalam Mengembangkan Karakter Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mmenganalisis penerapan Tri Pusat Pendidikan dalam mengembangkan karakter siswa di kelas. Metode yang digunakan memanfaatkan pendekatan studi kasus dengan menggunakan metode diskriptif kualitatif. Proses pengumpulan data dilaksanakan melalui serangkaian teknik, antara lain wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui verifikasi dengan menerapkan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki peran krusial. Lingkungan keluarga berperan penting dalam membentuk karakter anak melalui metode pembelajaran berbasis contoh konkret. Sekolah juga memberikan kontribusi besar dengan kegiatan formal dan peran guru sebagai pendamping. Lingkungan masyarakat turut membangun peduli sosial, terutama melalui gotong royong. Keseluruhan, pengembangan karakter anak dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara ketiga lingkungan tersebut, dengan harapan terbentuk generasi cerdas secara akademis dan berkarakter kuat
Pengembangan Modul Ajar Matematika Sesuai Kurikulum Merdeka Materi Pecahan Berbasis Pendekatan Matematika Realistik untuk Kelas V Sekolah Dasar
This study aimed to develop a teaching module on fractions for 5th-grade elementary school students, designed using a realistic approach and tailored for implementation within the framework of the Merdeka Curriculum. The development research employed the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), which was evaluated through expert validation of media and content, as well as student interest response and teacher practicality response regarding the module. The validation results from both media and content experts indicated that the developed module was highly suitable, with percentage scores of 94% and 95%, respectively. Additionally, student responses to the learning experiences facilitated by teachers using the developed module were highly positive, ranging from interested to highly interested. Moreover, teacher responses regarding the practicality, effectiveness, efficiency, and creativity of the developed module obtained a percentage score of 98%, signifying excellent quality. These research findings demonstrate that the developed teaching module is both suitable and practical for use by teachers in teaching fractions to 5th-grade elementary school students, with the learning experiences facilitated by this module receiving positive responses from students
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DALAM PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA ANIMASI PLOTAGON STORY
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media animasi Plotagon Story pada siswa SMP pada materi teorema phythagoras. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 28 siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 13 Binjai. Teknik pengumpulan data yaitu tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi teorema pythagoras berbentuk uraian dan pedoman wawancara. Pengolahan dan analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan kurang baik adalah sebesar 10,71%, siswa dengan kemampuan cukup baik adalah sebesar 28,57%, siswa dengan kemampuan baik adalah sebesar 42,86%, dan siswa dengan kemampuan sangat baik adalah sebesar 17,85%
The Impact of Geogebra Media Application on Mathematical Problem-Solving Skills in Circle Subject
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kemampuan pemecahan masalah matematis materi lingkaran yang memperoleh pembelajaran menggunakan media aplikasi GeoGebra dan mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis materi lingkaran siswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan media aplikasi GeoGebra dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional di kelas XI. SMK Negeri 1 Kisaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI Tata Kuliner 2 yang berjumlah 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XI Tata Kuliner 1 yang berjumlah 33 siswa sebagai kelas kontrol. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur keterampilan awal siswa melalui pretest dan pengukuran keterampilan akhir setelah pembelajaran yaitu posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan tingkat pembelajaran konvensional kelas kontrol pada materi melingkar yang diajarkan menggunakan media aplikasi Geogebra. Terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan pemecahan masalah matematis materi lingkaran yang memperoleh pembelajaran menggunakan media aplikasi Geogebra pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan keterampilan pemecahan masalah matematis pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Oleh karena itu guru hendaknya menggunakan strategi pembelajaran yang bervariasi dan optimal dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan khususnya dalam pembelajaran matematika
Analisis Peramalan Jumlah Pengangguran Di Provinsi Aceh Tahun 2023-2032 Menggunakan Metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA)
Abstrak. Tingginya tingkat pengangguran menjadi salah satu indikator ketidakstabilan ekonomi di suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah pengangguran di Provinsi Aceh dari tahun 2023 sampai 2032 menggunakan metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). Pada penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder berupa data jumlah pengangguran Provinsi Aceh dari tahun 1993 sampai dengan 2022 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Proses analisis data dalam penelitian ini mencakup beberapa tahapan penting yaitu identifikasi model stasioner, estimasi parameter, uji signifikansi parameter, pemeriksaan diagnostik, dan peramalan. Dalam tahapan ini, dilakukan identifikasi terhadap pola data masa lalu untuk meramalkan jumlah pengangguran di masa depan. Hasil analisis menunjukkan bahwa model ARIMA (1,2,2) adalah model terbaik untuk meramalkan jumlah pengangguran di Provinsi Aceh dengan nilai MAPE sebesar 34,341%. Hasil peramalan mengindikasikan bahwa jumlah pengangguran di Provinsi Aceh cenderung mengalami penurunan dalam beberapa tahun mendatang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi penanggulangan pengangguran di masa depan.
Kata Kunci: Pengangguran, Peramalan, ARIMA
Abstract. The high unemployment rate is one of the indicators of economic instability in an area. This study aims to analyze the number of unemployed in Aceh Province from 2023 to 2032 using the ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) method. In this study, the data used is secondary data in the form of data on the number of unemployed in Aceh Province from 1993 to 2022 obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The data analysis process in this study includes several important stages, namely stationary model identification, parameter estimation, parameter significance test, diagnostic examination, and forecasting. In this stage, identification of past data patterns is carried out to predict the number of unemployed in the future. The results of the analysis show that the ARIMA model (1,2,2) is the best model to predict the number of unemployed in Aceh Province with a MAPE value of 34.341%. The results of the forecast indicate that the number of unemployed in Aceh Province is likely to decline in the coming years. This research is expected to be a reference for policymakers in designing strategies to overcome unemployment in the future.
Keywords: Unemployment, Forecasting, ARIMA
Potensi Konsep Matematika dalam Penggunaan Aperture di Fotografi
This study aims to help understand how the use of aperture works with mathematical concepts so that the use of this method is applied to photography activities and as a medium for learning mathematics in schools. The method used in this study is descriptive with the form of action research, because this study describes the mathematical concepts contained in the use of aperture in photography. From the interview, researchers collected information on mathematical concepts contained in the sequence located behind the F-stop number and explored the relationship between the F-stop number and the diameter of the circular aperture opening area in the lens, there are several mathematical concepts such as fractional numbers, geometric series, scales, comparisons, magnitudes & units, space builds, to the area of a circle. In this case, it proves that in the use of Aperture in photography, there are mathematical concepts related to school mathematics learnin
Analisis Model Matematika dalam Menemukan Solusi Permasalahan Stunting Akibat Kesehatan Mental Masyarakat di Kabupaten Jeneponto
Stunting is a complex public health issue, often caused by various factors, including individual and community mental health aspects. This study aims to present a systematic solution to the problem of stunting through the analysis of a mathematical model that integrates mental health factors in the community. The research begins by identifying mental health factors contributing to the increase in stunting cases. Primary and secondary data are used to build a mathematical model that takes into account variables such as stress levels, depression, anxiety in the population, considering other factors like nutritional status and the environment. The simulation results from this mathematical model provide in-depth insights into the impact of mental health on stunting rates in the community. This research shows a percentage increase 1,78% that improved access to mental health services, education, and social support significantly reduces the stunting rate. Moreover, this model allows for the identification of the most effective intervention strategies, including government programs. By combining careful mathematical analysis with knowledge of mental health, this study makes a significant contribution to formulating appropriate policies and intervention strategies to reduce stunting rates in society.