Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
Not a member yet
    462 research outputs found

    Pengembangan Video Pembelajaran pada Model Problem Based Learning dengan Metode Scaffolding Materi Peluang Kejadian untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi

    No full text
    Schools are responsible for providing students with the skills needed to communicate ideas, analyze problems using complex data, respond to information, solve problems methodically, and use concepts and facts correctly. In reality, Indonesian students still have relatively low levels of advanced thinking skills. Program Results With a score of 379 for mathematics, 398 for science, and 371 for reading, Indonesia is ranked 68th in the 2022 International Student Assessment (PISA) announced on December 5, 2023. To improve critical thinking skills about reliable, practical, and efficient probability content, this study aims to test how effectively video content can be learned by utilizing the Problem-Based Learning model and scaffolding techniques. The research approach is based on the Borg and Gall paradigm. The product trial involved 34 grade X students from SMKN 2 Tulungagung. Data analysis techniques include paired t-tests (dependent sample t-tests), normality tests, and N-Gain calculations. The learning video was assessed as (1) very valid with an average percentage of 94.56%, (2) very practical with an average percentage of 95.05%, and (3) effective with Sig. value based on research findings. (2-tailed), especially 0.001 < 0.05, on the pre-test and post-test data pairs, indicating that H0 was rejected and H1 was accepted. The difference in the average scores of the pre-test and post-test indicated that the use of learning videos in the PBL model with the scaffolding method was proven to have an impact on improving students\u27 high-level thinking skills regarding content on the probability of events

    Penerapan Metode Mnemonic Untuk Meningkatkan Daya Ingat Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Kurikulum Merdeka

    No full text
    Siswa sering mengalami lupa pada materi yang telah diajarkan sebelumnya, sehingga dalam menerima materi selanjutnya siswa akan mengalami kesulitan dalam memahami. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan langkah pembelajaran, aktivitas siswa, respons siswa dan mengetahui ada tidaknya peningkatan daya ingat siswa setelah penerapan metode Mnemonic dalam pembelajaran matematika di Kurikulum Merdeka. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang diaplikasikan adalah Post-test Only Control Group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Keterlaksanaan langkah pembelajaran dalam menerapkan metode Mnemonic mempunyai persentase keseluruhan sebesar 85,79% termasuk dalam kategori sangat baik. 2) Aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan metode Mnemonic menunjukkan persentase sebesar 93,33% termasuk dalam kategori sangat baik. 3) Respons siswa pada penerapan metode Mnemonic mendapat kategori sangat baik dengan nilai persentase sebesar 79,35%. 4) Hasil uji tes daya ingat siswa menggunakan uji statistik non parametrik berupa uji Mann Whitney menyatakan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode Mnemonic terhadap daya ingat siswa terbukti pada nilai p-value sebesar . Hal tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa daya ingat siswa yang diterapkan metode Mnemonic lebih baik daripada daya ingat siswa yang menggunakan metode pembelajaran lain

    Deskripsi Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Geometri Analitik Menurut Teori Newman Ditinjau dari Kemampuan Matematika

    No full text
    Analytical geometry as a course that involves algebraic processes in solving problems requires students\u27 accuracy and it is not uncommon for various errors to occur due to the varying levels of students\u27 mathematical abilities. This study aims to describe students\u27 errors in solving Analytical Geometry problems according to Newman\u27s theory as viewed from their mathematical abilities. This research is a qualitative study with a descriptive approach. This research was conducted at the Mathematics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Makassar State University in the even semester of 2023/2024. The subjects in this study were students of the Mathematics Department consisting of 3 people, namely students with high mathematical abilities, students with moderate mathematical abilities, and students with low mathematical abilities. The sampling technique used was purposive sampling by setting criteria for selecting research subjects. Data were collected through written tests and interviews. As well as data analysis techniques used qualitatively by collecting data, presenting data and drawing conclusions. The results obtained in this study were that the errors made by students with high mathematical abilities only made mistakes in the reading and endcoding processes, while at other stages according to Newman\u27s theory, students did not make mistakes and were able to get the correct answers. Students with moderate mathematical abilities make reading errors, comprehension errors, transformation errors, process skill errors and endcoding errors. Students with low mathematical abilities make errors at every stage, at the reading stage, students also do not understand the meaning of the question (comprehension) so that students are unable to use the correct notation (transformationi) and ultimately are unable to continue the solution process

    Pengaruh Metode Pembelajaran Drill Terhadap Hasil Belajar dan Kedisiplinan Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Kelas VIII SMPN 1 Ampek Angkek

    No full text
    Prestasi matematika yang kurang baik pada siswa kelas delapan SMPN 1 Ampek Angkek inilah yang mendorong penelitian ini. KKTP sekolah dirindukan oleh banyak siswa—tepatnya 71 siswa. Masalah lainnya adalah siswa tidak cukup melatih pengendalian diri dalam hal kedisiplinan pada pelajaran matematika. Jelaslah bahwa sejumlah besar siswa tidak sepenuhnya terlibat dalam mempelajari konten tersebut. Mereka berbicara santai dengan teman-teman atau tidak berpakaian dengan pantas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana metode pembelajaran driil berdampak baik pada hasil pembelajaran maupun kedisiplinan siswa dalam matematika Kelas VIII SMPN 1 Ampek Angkek selama tahun ajaran 2024/2025. Desain Perbandingan Kelompok Statis digunakan dalam studi pra-eksperimental ini. Sebanyak 282 siswa kelas delapan menjadi populasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan random sample untuk memilih peserta setelah dilakukan uji homogenitas kelas populasi, kesamaan rata-rata, dan kenormalan. Siswa dari dua kelas yang berbeda-satu mewakili kelompok eksperimen dan yang lainnya mewakili kelompok kontrol-membuat sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan temuan tersebut, tes hasil belajar matematika dan survei disiplin mahasiswa memberikan data. Dalam penelitian ini, uji-T digunakan untuk analisis data. Hasil berikut diperoleh dari studi data pembelajaran matematika siswa: t_hitung=2.160, t_tabel=1.67, dan SIG. = 0,035, semua menggunakan program SPSS. Selain itu, dengan menggunakan SPSS untuk menganalisis data dari kuesioner disiplin siswa, kami menemukan bahwa SIG=0,021, dan t_hitung=2,364 dan t_tabel=1,67. "Terdapat pengaruh yang signifikan dari metode pembelajaran drill terhadap hasil belajar dan kedisiplinan siswa pada mata pelajaran matematika kelas VIII SMPN 1 Ampek Angkek tahun ajaran 2024/2025" dapat disimpulkan berkat fakta bahwa t_count>t_table dan SIG.< ③=0.05. &nbsp

    Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Indefendent

    No full text
    Artikel ini bertujuan menganalisis kesulitan Siswa dalam menyelesaikan masalah geometri bangun ruang sisi datar ditinjau dari Gaya  Kognitif field Indefendent. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Palopo pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024. Penentuan subjek yang digunakan adalah purposive sampling (pertimbangan tertentu) dengan menggunakan 1 subjek. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes GEFT untuk gaya kognitif field indefendent, instrument tes diagnostik  dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mendeskripsikan karakteristik masing-masing variabel. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kedua subjek mengalami kesulitan dalam konsep, mengalami kesulitan belajar prinsip, dan mengalami kesulitan dalam memecahkan permasalahan verbal. Analisis kesulitan juga memberikan hasil bahwa subjek melakukan lebih dari satu tipe kesulitan dalam penyelesaian soal bangun ruang sisi datar. Kesulitan-kesulitan tersebut menunjukkan bahwa subjek masih harus diberikan penguatan konsep, prinsip dan pemecahan masalah verbal secara bertahap dan berulang dengan penjelasan, petunjuk, untuk meminimalisasi bahkan memperbaiki kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar

    Persepsi Siswa tentang Penerapan Project Based Learning dengan Pendekatan STEAM Pada Pembelajaran Mateamtika

    No full text
    Artikel ini membahas penerapan Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) dalam pembelajaran matematika di SMP Negeri 26 Makassar, khususnya pada kelas 7. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menggali persepsi siswa terhadap penilaian lingkungan pembelajaran berbasis situasi yang diterapkan dalam pembelajaran matematika yang berfokus pada pengembangan kemampuan penalaran dan pembuktian matematika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi hasil proyek siswa. Dalam implementasi PjBL, siswa diminta untuk membuat sketsa eco-park city, dengan minimal 4 bangun datar yang dilengkapi dengan perhitungan luas dan kelilingnya, sambil mengintegrasikan unsur-unsur STEAM yang ramah lingkungan dalam desain mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun penerapan metode ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk menerapkan keterampilan matematika dalam proyek nyata, tantangan seperti keterbatasan waktu (40 menit per pertemuan) dan kurangnya media visual untuk mendukung pembelajaran membuat efektivitas penerapan kurang maksimal. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan untuk memberikan lebih banyak waktu untuk proyek dan meningkatkan penggunaan media visual agar dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai penerapan PjBL-STEAM dalam pembelajaran matematika, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya di SMP

    Analisis Pemodelan Matematika dalam Menentukan Strategi Optimasi Laba pada UMKM Keripik Tahu Yuka

    No full text
    Setiap pelaku usaha, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), tentunya ingin memperoleh keuntungan maksimal. Namun, seringkali produksi dilakukan tanpa pertimbangan proporsional terhadap permintaan pasar, yang dapat menyebabkan kelebihan produksi dan kegagalan mencapai laba optimal. Penelitian ini berfokus pada UMKM Keripik Tahu Yuka di Kota Magelang, yang memproduksi berbagai olahan kedelai seperti tahu pong, keripik tahu, pilus tahu, dan rolade tahu. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan jumlah produksi optimal dari masing-masing produk guna memaksimalkan laba melalui penerapan model matematika berupa pemrograman linier. Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dengan pengelola UMKM, yang mencakup data bahan baku, biaya produksi, harga jual, dan permintaan pasar. Model pemrograman linier yang disusun diselesaikan menggunakan perangkat lunak POM-QM for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai laba maksimum sebesar Rp 2.604.114,00 dalam satu hari, UMKM Keripik Tahu Yuka disarankan untuk memproduksi 291 pak tahu pong, 150 pak keripik tahu, 250 pak rolade tahu, dan 20 pak pilus tahu

    Dampak Integrasi STEAM Pada Proses Belajar Matematika Terhadap Criticall Thinking Skill

    No full text
    Pendidikan abad ke-21 menuntut pelajar menguasai berbagai kompetensi inti, termasuk critical thinking skill sebagai respon terhadap percepatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, pada tahun 2022 hasil dari Program for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa critical thinking skill matematis pelajar di Indonesia masih berada pada level rendah. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan pendekatan pembelajaran inovatif yang mampu memfasilitasi pengembangan keterampilan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penerapan integrasi STEAM (Science, Tehcnology, Engineering, Arts dan  Mathematics) pada bidang matematika serta pengaruhnya dalam meningkatkan critical thinking  skill pelajar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis deskriptif melalui kajian pustaka dengan cara mengumpulkan kajian dari berbagai sumber seperti skripsi, tesis, dan jurnal. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM mendorong pelajar untuk menganalisis permasalahan kontekstual, merancang solusi kreatif, berkolaborasi dan bagaimana berkomunikasi secara efektif. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa pendekatan ini memiliki hasil yang positif dan memiliki signifikansi yang baik dalam meningkatkan critical thinking skill di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia. Integrasi STEAM direkomendasikan sebagai salah satu strategi dalam peningkatan critical thinking skill, pemahaman konsep, komunikasi matematis serta kolaborasi pelajar

    Penerapan Model Make A Match dalam Pembelajaran Matematika Materi Kubus dan Balok

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model make a match dan model pembelajaran langsung pada materi kubus dan balok. Subyek dalam penelitian ini yakni kelas VIII A sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan model pembelajaran make a match dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung. Kedua kelas tersebut setara atau homogen. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil pretest dan postest dari kedua kelas. Nilai rata-rata pretest untuk kelas eksperimen adalah 42,6364 dan untuk kelas kontrol 87,4091. Sedangkan untuk nilai rata-rata postest   kelas eksperimen yaitu 49,45 dan kelas control yaitu 69,4. Hasil penelitian yang didapat pada kedua kelas dengan menggunakan uji hipotesis yaitu uji-t dengan taraf signifikan 5% diperoleh bahwa nilai  =7,9017 > =2,021 maka  ditolak dan terima . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model make a match lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran langsung pada materi kubus dan balok

    Etnomatematika pada Menhir Kalimbuang Bori: Geometri dan Simetri dalam Warisan Budaya Toraja

    No full text
    Pembelajaran matematika di sekolah sering dianggap abstrak dan jauh dari konteks kehidupan siswa, sehingga banyak konsep—terutama pada materi geometri dan simetri—sulit dipahami. Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan yang dapat mengaitkan konsep matematika dengan pengalaman budaya yang dekat dengan siswa. Menhir Kalimbuang Bori sebagai warisan budaya Toraja menawarkan konteks nyata yang kaya akan pola, bentuk, dan struktur geometris yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif etnografi untuk mendeskripsikan unsur-unsur kebudayaan serta fungsi simbolik menhir dalam konteks upacara pemakaman masyarakat Toraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menhir tidak hanya menjadi penanda upacara, tetapi juga mencerminkan status sosial, legitimasi keluarga, dan hubungan spiritual antara leluhur dan komunitas. Proses pendirian menhir yang penuh ritual mengungkap nilai-nilai sosial dan spiritual yang melekat pada identitas budaya Toraja. Dengan mengintegrasikan konteks budaya tersebut, pembelajaran matematika dapat disajikan secara lebih bermakna, konkret, dan relevan bagi siswa. Sebagai rekomendasi, penelitian ini mendorong pengembangan perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika yang memanfaatkan menhir Kalimbuang Bori sebagai sumber belajar dalam materi geometri dan simetri. Selain itu, diperlukan kerja sama antara guru, budayawan, dan pemangku kebijakan untuk memastikan penerapan pembelajaran berbasis budaya dapat dilakukan secara berkelanjutan dan mendukung pelestarian warisan budaya Toraja

    0

    full texts

    462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇