Scientific Journal Portal of Sidyanusa
Not a member yet
    307 research outputs found

    Inovasi Mengenal Kartu Huruf Melalui Permainan Dengkleng Di PAUD SPNF SKB Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar

    Full text link
    Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan inovasi pembelajaran pengenalan huruf melalui permainan tradisional Dengkleng bagi anak usia dini di PAUD. Melalui penelitian ini, diharapkan anak-anak dapat mengenal huruf dengan lebih mudah dan menyenangkan, serta meningkatkan keterampilan literasi dasar mereka. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Hasil yang diharapkan pada siklus II adalah anak dapat mengenal huruf dengan baik, dapat menggabungkan huruf menjadi kata dan merangkai huruf menjadi kata yang utuh. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi Temuan: Hasil yang diperoleh adalah peningkatan ketuntasan belajar sebanyak 16 atau 80% siswa telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal pada akhir siklus. Penelitian ini telah mencapai kriteria indikator keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu 75% dari total jumlah siswa. Implikasi: Peningkatan penguasaan anak dihasilkan secara bertahap meningkat 30% secara bertahap. Artinya inovasi mengenal huruf melalui permainan Dengkleng sudah efektifTujuan: Anak usia dini merupakan individu yang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, bahkan dikatakan sebagai lompatan perkembangan. Permainan tradisional juga dapat diinovasi dengan pembelajaran masa kini, dimana anak-anak dituntut untuk dapat mengenal huruf sejak dini. Surat merupakan bagian yang sangat penting sebelum anak dapat membaca dengan baik. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Hasil yang diharapkan pada siklus II adalah anak dapat mengenal huruf dengan baik, dapat menggabungkan huruf menjadi kata dan merangkai huruf menjadi kata yang utuh. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi Temuan: Hasil yang diperoleh adalah peningkatan ketuntasan belajar sebanyak 16 atau 80% siswa telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal pada akhir siklus. Penelitian ini telah mencapai kriteria indikator keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu 75% dari total jumlah siswa. Implikasi: Peningkatan penguasaan anak dihasilkan secara bertahap meningkat 30% secara bertahap. Artinya inovasi mengenal huruf melalui permainan Dengkleng sudah efektif &nbsp

    Pengaruh Seni Kolase Dengan Memanfaatkan Bonggol Sayur Sawi Terhadap Perkembangan Kreativitas Anak Usia Dini

    Full text link
    Tujuan: Penelitian bertujuan mengamati dan menganalisis pengaruh seni kolase dengan memanfaatkan bonggol sayur sawi terhadap perkembangan kreativitas anak usia dini di TK Kumara Sari 1 Penarungan. Secara spesifik, penelitian mengkaji bagaimana aktivitas seni kolase dapat meningkatkan keterampilan motorik halus, kreativitas, serta daya imajinasi anak-anak dalam mengeksplorasi bahan-bahan alam yang sering dianggap sebagai limbah. Metode penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment). Desain penelitian menggunakan pretest-posttest control group design, kelompok eksperimen akan diberikan perlakuan berupa kegiatan seni kolase menggunakan bonggol sayur sawi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan tersebut. Subjek penelitian adalah anak-anak usia dini di TK Kumara Sari 1 Penarungan yang dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi perkembangan kreativitas anak sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan dengan uji statistik untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam perkembangan kreativitas anak pada kelompok yang mengikuti kegiatan seni kolase menggunakan bonggol sayur sawi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Anak-anak yang terlibat dalam aktivitas menunjukkan peningkatan dalam hal keterampilan motorik halus, kemampuan menggabungkan berbagai bentuk dan tekstur, serta kemampuan untuk berpikir kreatif dan imajinatif. Kegiatan ini juga memperkenalkan anak pada konsep keberlanjutan dan pemanfaatan limbah organik sebagai media berkesenian. Implikasi: Kegiatan seni kolase dengan memanfaatkan bahan-bahan alam seperti bonggol sayur sawi dapat dijadikan salah satu metode yang efektif untuk mengembangkan kreativitas anak usia dini. Penggunaan bahan alami yang sering dianggap sebagai limbah juga dapat mengajarkan anak tentang pentingnya keberlanjutan dan cinta lingkungan sejak dini

    Cross-Cultural Communication between Local People and Foreign Tourists in Bongan Tourist Village, Bali, Indonesia

    Full text link
    Purpose: This research aims to find out the communication phenomenon faced by local communities with the presence of foreign tourists in Bongan Tourist Village. Secondly, it is to find out the cross-cultural communication that occurs between local people and foreign tourists Research methods: This is qualitative research, data obtained through the process of observation and interviews with several parties in Bongan Tourist Village. The data analysis technique uses 4 stages consisting of data reduction, data triangulation, data analysis, and drawing conclusions. Findings: The local community's adaptation is found in the use of everyday language which started from using regional/Balinese languages to adding English to communicate, especially when communicating with foreign tourists. Apart from that, language adaptation also occurs among foreign tourists. Implications: The obstacles or difficulties experienced by local people and foreign tourists in communicating are the lack of ability to speak English as the main intermediary language between local people and foreign tourists

    Pelaksanaan Pendataan Wajib Pajak Daerah Kabupaten Tegal Berbasis Nomor Induk Kependudukan

    Full text link
    Tujuan program pendataan massal wajib pajak daerah pada Kabupaten Tegal Berbasis Nomor Induk Kependudukan bagi masyarakat Desa di tujuh Kecamatan adalah program yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Tegal dalam mendata berapa objek pajak yang dimiliki warga pada setiap kecamatan. Memudahkan pemerintah agar memiliki data yang akan digunakan sebagai perhitungan pajak yang wajib dibayarkan oleh masyarakat. Metode dengan  memberikan bimbingan teknis berkaitan tentang pendataan wajib pajak daerah Kabupaten Tegal Berbasis Momor Induk Kependudukan pada ke tujuh Kecamatan. Setelah itu dilakukan monitoring setiap bulan untuk mengetahui perkembangan dari pelaksanaan kegiatan ini. Hasil akhir pendataan massal yang diperoleh dengan capaian minimum sebesar  55,06% oleh Kecamatan Pagerbarang, sedangkan capaian maksimum adalah sebesar 80,95% oleh Kecamatan Jatinegara, dengan Desa pencapaian 0% adalah Nihil. Implikasi pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memudahkan dalam pengecekan dan penghitungan berapa kewajiban pajak yang harus di bayarkan oleh Masyarakat pada Kabupaten Tegal

    Model Peramalan Toko Swalayan XYZ dengan Backpropagation Neural Network

    Full text link
    Data penjualan barang di toko swalayan XYZ termasuk ke dalam jenis data time series. Setelah melihat  keseluruhan data, pola data dari kategori body care adalah stasioner dimana kategori ini mengalami penurunan dan kenaikan penjualan tiap bulannya, dapat dikatakan bahwa fluktuasi dari data kategori tersebut lumayan stabil. Salah satu analisis time series adalah peramalan, peramalan dapat dilakukan dengan berbagai metode namun pemilihan metode disesuaikan lagi dengan kondisi datanya. Penulis menggunakan metode backpropagation neural network karena dapat memproses data dengan jumlah yang besar seperti data penjualan. Pada kasus data time series ini, metode backpropagation neural network memiliki kemampuan untuk mempelajari pola – pola kompleks dengan berbagai model arsitektur yang mungkin sulit dilakukan oleh pendekatan lain. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan model terbaik dengan akurasi yang baik pula dari metode backpropagation neural network dalam meramalkan data penjualan ini. Hasil dari penelitian ini yaitu dari 50 model yang dicoba, dihasilkan 2 model terbaik yaitu model 42 dengan arsitektur 13-15-10 yang menghasilkan MAPE sebesar 23,10% den model 41 dengan arsitektur 13-14-10 yang menghasilkan MSE sebesar 10,12

    INCREASING THE SELF-CONFIDENCE OF CHILDREN AGED 4-5 YEARS THROUGH CREATIONAL DANCE

    Full text link
    Tujuan: Penelitian bertujuan menganalisis kegiatan tari kreasi yang diberikan guru untuk stimulasi aspek kepercayaan diri anak usia dini.  Kepercayaan diri merupakan perasaan dimana anak memiliki  keyakinan tentang dirinya sendiri bahwa ia mempunyi konsep tentang diri sendiri. Metode penelitian: Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, sumber data primer adalah guru dan anak-anak PAUD. Data sekunder menggunakan studi dokumentasi dan kepustakaan. Teknik pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis berdasarkan Miles dan Huberman.  Temuan: Terdapat tiga jenis tari kreasi yang dapat digunakan dalam meningkatkan kepercayaan diri anak antara lain adalah Tari Jager, Tari Sledet Pong dan Tari Jaranan.  Ketiga tari tersebut memiliki kombinasi seperti nyanyian pada Tari Janger, dan alat pelengkap tari seperti kipas pada Tari Sledet Pong serta pecut dan miniature kuda pada Tari Jaranan. Implikasi: Tari kreasi memberikan perkembangan yang nyata pada peningkatan kepercayaan diri anak. Anak-anak yang sudah mengikuti kegiatan tari kreasi tanpa ragu berani memimpin teman temannya dalam berbaris, berdoa dan kegiatan bernyanyi di depan kelas.  Tujuan: penelitian bertujuan menganalisis kegiatan tari kreasi yang diberikan guru untuk stimulasi aspek kepercayaan diri anak usia dini.  Kepercayaan diri adalah sebuah perasaan dimana anak mempunyai keyakinan tentang dirinya sendiri bahwa ia mempunyi konsep tentang diri sendiri. Metode penelitian: penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, sumber data primer adalah guru dan anak-anak PAUD. Data sekunder menggunakan studi dokumentasi dan kepustakaan. Teknik pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis berdasarkan Miles dan Huberman.   Temuan: terdapat tiga jenis tari kreasi yang dapat digunakan dalam meningkatkan kepercayaan diri anak antara lain adalah Tari Jager, Tari Sledet Pong dan Tari Jaranan.  Ketiga tari tersebut memiliki kombinasi seperti nyanyian pada Tari Janger, dan alat pelengkap tari seperti kipas pada Tari Sledet Pong serta pecut dan miniature kuda pada Tari Jaranan. Implikasi: tari kreasi memberikan dampak yang nyata pada peningkatan kepercayaan diri anak. Anak-anak yang sudah mengikuti kegiatan tari kreasi tanpa ragu berani memimpin teman temannya dalam berbaris, berdoa dan kegiatan bernyanyi di depan kelas

    Stimulasi Permainan Boneka Tangan Untuk Mengasah Kemampuan Bahasa Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Widya Kumara

    No full text
    Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anaknusia 5-6 tahun di TK Widya Kumara melalui stimulasi permainan boneka tangan.   Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan dua siklus dan melibatkan 25 anak yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan berbahasa anak setelah diterapkannya permainan boneka tangan. Temuan: Pada siklus pertama, anak-anak mengalami peningkatan dari 0% menjadi 8% dalam kategori berkembang sangat baik (BSB). Pada siklus kedua, peningkatan berlanjut dengan 40% anak mencapai kategori BSB dan tidak ada anak yang berada dalam kategori belum berkembang (BB). Temuan ini menunjukkan bahwa permainan boneka tangan efektif dalam meningkatkan kosakata, struktur kalimat, dan kemampuan komunikasi anak. Implikasi: Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa metode pembelajaran interaktif seperti permainan boneka tangan dapat diterapkan lebih luas untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak usia dini, sehingga memberikan dasar yang kuat untuk perkembangan kognitif dan sosial mereka.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK WidyaKumara melalui permainan boneka tangan. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research)dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Alat:boneka tangan. Metode: observasi, wawancara, dokumentasi. Perangkat lunak: NVivo untuk analisisdata kualitatif. Pada siklus kedua, 40% anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 44%Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan tidak ada anak dalam kategori Belum Berkembang (BB).Anak-anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam kosakata, struktur kalimat, dan kemampuannaratif. Permainan boneka tangan terbukti efektif sebagai metode pembelajaran interaktif yang mampumemperkaya kemampuan bahasa anak usia dini secara signifikan, memberikan pengalaman belajaryang interaktif dan menyenangkan

    Pengembangan Video Dokumenter Sebagai Media Informasi Kaldera Batur

    Full text link
    Kaldera Gunung Batur ini memiliki tinggi kaldera ukuran 13,8 x 10 kilometer. Kaldera Gunung Batur ini merupakan salah satu yang terbesar dan terindah di dunia, sehingga perlu dijaga akeasrian lingkuangan disekitar kaldera Gunung Batur agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tetapi masyarakat Desa Mengwitani, belum mengetahui bagaimana sejarah kaldera gunung batur, dengan demikian pembuatan media informasi berupa video dokumenter yang berisikan mengenai pengenalan kaldera sebagai upaya penyebaran pengetahuan. untuk teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, kuesioner, dokumentasi dan kepustakaaan. Di dalam kaldera tersebut terdapat danau yang berbentuk bulan sabit yang menempati bagian tenggara yang dinamakan Danau Batur. Pada sisi barat laut kaldera Gunung Batur, ditemukan jejak arkeologi berupa arca-arca pada tempat suci yang sudah dimuliakan sejak peradaban Bali prasejarah. Tempat suci yang didirikan pada bukit di puncak tertinggi kaldera Gunung Batur purba ini, sering disebut Pura Penulisan. Titik pengamatan terletak di Kawasan Geopark Gunung Batur, kabupaten Bangli Provinsi Bali. Kaldera Batur merupakan salah satu kaldera terbesar dan terindah di dunia dan masih aktif sampai sekarang. Mengingat hal tersebut, maka dibutuhkan sarana yang memungkinkan masyarakat untuk mendapat edukasi tentang ilmu vulkanologi, sehingga dapat mengurangi dampak buruk jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Di Indonesia, tepatnya di Kintamani, Bali sudah terdapat sebuah museum yang membahas tentang cabang ilmu ini, namun lebih di khususkan mengenai pembahasan Gunung Berapi. Meninjau hal tersebut diperlukan adanya digitalisasi tentang bagaimana menjaga Kaldera Gunung Batur yaitu dengan merancang sebuah media informasi yang berbasis video dokumenter. Dengan adanya video dokumenter ini diharapkan kedepannya bisa menjaga kelestarian Kaldera Gunung Batur Kintamani

    Pemanfaatan Instagram Insight Sebagai Tools Pengembangan Bisnis Umkm F&B Siap Saji

    Full text link
    Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah membantu "Catering Mama", sebuah UMKM di sektor makanan siap saji, dalam memanfaatkan Instagram Insight sebagai alat pengembangan bisnis. Meskipun "Catering Mama" telah aktif menggunakan Instagram untuk pemasaran, pemanfaatan data Instagram Insight belum optimal. Kegiatan ini melibatkan pelatihan dan transfer knowledge tentang analisis data Instagram Insight, meliputi demografi pengikut, waktu paling aktif, performa postingan, segmentasi pelanggan, waktu terbaik untuk memposting produk, dan jenis konten yang menarik bagi audiens. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pemilik serta karyawan dalam menggunakan Instagram Insight, yang berdampak pada peningkatan jumlah pengikut, interaksi, dan penjualan. Hasil kegiatan menunjukkan pemanfaatan Instagram Insight dapat menjadi solusi efektif bagi UMKM dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital

    Teknik Penilaian Kinerja Karyawan dengan Metode Behaviorally Anchor Rating Scale (BARS) pada PT Indomarco Prismatama

    Full text link
    Sangat penting bagi setiap perusahaan atau organisasi untuk melakukan penilaian kinerja. Hal ini sangat berkaitan dengan keputusan yang akan dibuat oleh perusahaan. Setiap perusahaan biasanya menggunakan metode yang berbeda-beda untuk menilai kinerja setiap karyawan. Dengan menggunakan metode Behaviour Anchor Rating Scale (BARS), artikel ini ditulis untuk merancang sistem penilaian kinerja untuk setiap karyawan tetap di perusahaan ini. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui penilaian kinerja karyawan retail yang akan digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Perancangan sistem penilaian kinerjanya dimulai dengan menentukan standar untuk menilai kinerja karyawan, membuat skala yang harus digunakan, dan akhirnya menentukan skor akhir karyawan. Hasil penelitian menghasilkan pilihan A3 sebagai karyawan terbaik dengan nilai 4,05

    291

    full texts

    307

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Scientific Journal Portal of Sidyanusa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇