Scientific Journal Portal of Sidyanusa
Not a member yet
307 research outputs found
Sort by
Stakeholder Involvement in Implementing CHSE-Based Health Protocol in Penglipuran Tourism Village
Purpose: This study aims to identify the implementation and analyze the extent of stakeholder involvement in the implementation of the CHSE-based health protocol in Penglipuran Tourism Village, Bangli Regency, Bali, Indonesia.
Research methods: Data collection methods were in-depth interviews, observation, and documentation. The technique for determining informants used a purposive sampling technique with qualitative data analysis techniques.
Findings: CHSE-based health protocol in Penglipuran Tourism Village was implemented based on a guidebook from the government where, the implementation of the CHSE was divided into several zones which were considered crucial because there was direct contact with tourism actors, namely, homestay zones/tourist cottages, home zones dining, souvenir shop zones, and cultural zones that have been implemented properly by tourism entrepreneurs and tourists so that they are CHSE certified. Stakeholders involved in implementing CHSE are divided into three, namely: Primary Stakeholders (Tourism Managers) act as Coordinators and Facilitators, then (Tourism Entrepreneurs and Local Communities) as Implementers; Key Stakeholders (Kelian Adat/ Head of the area) act as Policy Creator, Coordinator and Accelerator; Secondary Stakeholders (Tourism and Culture Office) play a passive role as Facilitators.
Implication: This research is expected to be a consideration for tourism entrepreneurs to work together with the government and the community to participate in implementing CHSE-based health protocols, as well as provide information regarding the involvement of tourism entrepreneurs who are able to have a positive influence on the progress of Penglipuran Tourism Village in carrying out tourism activities in pandemic period
Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Sentuhan Teknologi dalam Memasarkan Produk Umkm Desa Sumita
Tujuan : tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah memasarkan produk unggulan umkm yang ada pada desa Sumita sebagai upaya peninngkatan Brand Awareness produk UMKM melalui pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Teknologi.
Metode Penelitian : Menerapkan Sentuhan Teknologi berupa pemanfaatan sosial media sebagai tools dalam memasarkan produk unggulan UMKM di desa Sumita. Metode observasi dan wawancara menjadi point utama dalam mendefinisikan masalah serta memberikan solusi yang tepat dalam membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami penggiat UMKM Ukiran di desa Sumita.
Hasil Penelitian : Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan pemanfaatan sentuhan teknologi dalam memasrkan produk Unggulan UMKM desa sumita sehingga Sumber daya Manusia dapat meningkatkan pemahaman bagi masyarakat penggiat UMKM
Implikasi Penelitian: melalui pelatihan dan pemanfaatan teknologi yang telah dikemas dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, penggiat UMKM di desa sumita dapat memanfaatkan teknologi sebagai upaya dalam peningkatan pemasaran produknya ke sektor yang lebih luas baik dengan menggunakan sosial media seperti instagram
PKM: Penerapan Aplikasi Augmented Reality Pengenalan Tradisi Manda Berbasis Mobile
Desa Adat Bugbug merupakan sebuah desa bali aga yang memiliki banyak tradisi budaya yang sangat unik. Di Desa Adat Bugbug sendiri mempunyai beragam tradisi, banyak sekali tradisi yang ada di Desa Adat Bugbug yang belum di ketahui informasinya oleh masyarakat luas ataupun wisatawan. Berdasarkan hasil kuesioner dan wawancara terdapat masalah yaitu banyak orang yang belum mengetahui tradisi budaya yang ada di desa bugbug. Untuk meningkatkan minat akan tradisi yang dimiliki salah satunya tradisi manda maka perlu dilakukan pengenalan tradisi mulai dari sekarang. Aplikasi Augmented Reality Pengenalan Tradisi Manda Berbasis Mobile merupakan sebuah media pengenalan dalam bentuk android. Di dalam aplikasi ini berisikan informasi mengenai tradisi manda berupa gambar, teks dan objek 3d. Dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan metode pengembangan Rapid Application Development dan beberapa bantuan aplikasi pengembangan seperti Blender, Unity 3d, dll. Hasil dari kegiatan PkM ini sudah sesuai dengan yang diharapkan dan dapat disimpulkan bahwa penilaian terhadap Aplikasi Augmented Reality Pengenalan Tradisi Manda Berbasis Mobile ini baik dalam menyampaikan informasi mengenai tradisi manda di Desa Adat Bugbug
The Existence Of The International Anarcho-Syndicalism Movement Based On Indonesian Law Perspective
Anarcho-syndicalism is an ideology in which workers want to work freely, not bound by rules. Anarcho-syndicalism is an ideology that wants the dissolution of all political power institutions that are narrated to oppress and exploit workers to be replaced by free communities bound by socio-economic interests. This research aims to find out the existence of the anarcho-syndicalist movement based on international law and the readiness of national law in facing the threat of anarcho-syndicalist ideology in Indonesia. The research method used in this research is normative legal research (library research) which has relevance to the research issues studied. Sources and legal materials used are primary, secondary, and tertiary legal materials. Based on the results of the research that has been carried out, it is known that the existence of the anarcho-syndicalism movement in terms of International Law has an impact on the application of the Right to freedom of association for workers/laborers as regulated in ILO (International Labour Organization) Convention No. 87 of 1948 concerning freedom of association and protection of the right to organize. Furthermore, the State has regulated people who join organizations to commit criminal offenses or prohibited organizations will be subject to imprisonment or fines, namely by what is written in the Criminal Code/KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) Article 261 concerning Participation in Organisations to commit Criminal Offences
An Examination of Cybercrimes Leading to Vulnerabilities in Energy, Transportation, and Financial Systems
The commencement of the current decade is the primary milestone in the progression from Industry 4.0 to Society 5.0. The contemporary period necessitates the ability of individuals from all strata of society to effectively acclimate to the rapid advancements in technology. In the context of Society 5.0, which emphasizes the central role of human beings in generating novel value through technical advancements, there exists the potential to mitigate future disparities among individuals and address economic challenges. The potential risks that may emerge are diverse, intangible in tangible terms, and characterized by uncertainty. The aforementioned threat is a cyber threat that possesses the capacity to inflict significant losses upon a nation. One potential future development of significant consequence involves the occurrence of cyberattacks against essential national assets or critical infrastructure, including but not limited to renewable energy facilities, transportation networks, and financial institutions. Hence, it is imperative for all nations to possess the capability to effectively organize training programs, establish fresh military units, and enhance their individual national defense capabilities. In brief, the text elucidates the prevailing societal transition towards Society 5.0, which underscores the vital role of humans in technology progress. This highlights the potential advantages of this transition, such as the mitigation of inequalities and economic difficulties, while also stressing the importance of implementing strong cybersecurity protocols to prevent possible cyber risks in this dynamic technological environment
Implementasi Sensor Water Flow Untuk Sistem Monitoring Pemakaian Debit Air HIPPAM Berbasis Android
Air merupakan salah satu kebutuhan yang paling penting bagi semua makluk hidup apalagi bagi manusia. Dibeberapa daerah penggunaan air bersih biasanya diatur oleh petugas Himpunan Penduduk Pemakaian Air Minum biasa disebut HIPPAM. Selain sebagai penyedia untuk memenuhi kebutuhan air bersih, petugas HIPPAM juga harus selalu siaga dengan adanya dugaan kebocoran air. Kebocoran air ini tidak mudah diketahui jika tidak di cek secara manual ke pusat aliran air. Hal ini di rasa kurang efektif dalam proses pengecekan. Maka dari itu dibuatlah sistem monitoring untuk melihat debit air yang mengalir pada pusat pipa atau saluran yang melewati sensor Manfaat adanya sensor ini memberikan kemudahan dalam melakukan pengecekan suatu debit air yang berkurang akibat adanya dugaan kebocoran pada pipa. Dengan memanfaatkan NodeMCU dan sensor water Flow melalui smartphone android. Hal ini bertujuan agar pegawai bekerja lebih efektif dalam bekerja. Hasil dari penelitian ini membantu memberikan informasi kepada petugas HIPPAM berupa informasi pemakaian debit air pada pusat meteran air. Sehingga petugas HIPPAM berkerja lebih efektif dan efesien dalam pengecekan debit meteran air.  
Sistem Human Resource Information System Berbasis Web pada PT. Bisnis Bersama Karunia
PT Bisnis Bersama Karunia (Riyadh Group) merupakan sebuah perusahaan swasta yang bergerak dalam berbagai bidang, diantaranya di bidang peternakan domba, aqiqah, penjualan kosmetik, dan obat-obatan herbal. Berdasarkan observasi yang dilakukan, hingga saat ini belum tersedia sistem informasi yang digunakan oleh departemen tim Sumber Daya Manusia dari perusahaan ini yang bisa mempermudah dalam manajemen data-data dan aktivitas karyawan, yang meliputi aktivitas pengelolaan kehadiran serta penggajian karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi manajemen karyawan berbasis website yang akan digunakan oleh tim SDM untuk berbagai keperluan personalia, agar proses manajemen terhadap data-data dan aktivitas karyawan dapat terealisasikan secara efektif dan efisien. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka, lalu dirangkum dan di gambarkan secara jelas didalam Unified Modeling Language (UML), sehingga menghasilkan aplikasi Human Resource Information System (HRIS) yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi tim SDM di PT. Bisnis Bersama Karunia (Riyadh Group) untuk mempermudah dalam melakukan manajemen terhadap kebutuhan kepegawaian, terutama pada proses pengelolaan kehadiran serta penggajian karyawan.
Evaluasi Keputusan Kelayakan Bonus Karyawan Menggunakan Metode AHP-WP
Bonus karyawan merupakan bentuk penghargaan perusahaan terhadap kontribusi dan kinerja karyawan. Keputusan terkait bonus bukan sekadar pengakuan, melainkan juga penggerak motivasi dan kepuasan kerja. Oleh karena itu, penentuan bonus karyawan menjadi aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model penilaian objektif untuk evaluasi keputusan bonus karyawan dengan metode AHP-WP. Metode AHP-WP terbukti dapat menyelesaikan permasalahan multi-kriteria. Penelitian ini akan mengidentifikasi kriteria bonus yang sesuai dengan standar perusahaan dalam mengadopsi metode AHP-WP dalam pengambilan keputusan bonus karyawan. Hasil penelitian Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menghitung bobot kriteria dengan mempertimbangkan perbandingan berpasangan dan eigen vector. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Hasil Kerja memiliki bobot tertinggi, diikuti oleh Absensi, Masa Kerja, Sikap, dan Kualitas Kerja. Selanjutnya, metode Weighted Product (WP) digunakan untuk merangking alternatif karyawan berdasarkan bobot kriteria yang telah dihitung. Hasil perankingan menunjukkan bahwa alternatif A3 adalah karyawan yang paling layak menerima bonus tahunan berdasarkan penilaian kriteria-kriteria yang telah ditetapkan
Sistem Informasi Pencatatan Laporan Keuangan Berbasis Web pada Perusahaan Suarjaya Silver
Penilaian kinerja dari suatu perusahaan diukur melalui laporan keuangannya. Laporan keuangan menggambarkan perkembangan secara bertahap kinerja keuangan dalam perusahaan pada periode tertentu. Laporan keuangan juga termasuk sumber informasi terkait untuk pihak- pihak terpenting seperti para investor diluar perusahaan maupun untuk dalam perusahaan seperti pemilik. Demikian juga dengan perusahaan Suarjaya Silver merupakan perusahaan manufaktur di bidang industri perhiasan perak seperti anting-anting, gelang, kalung, liontin. Tetapi dalam melaksanakan tugasnya, perusahaan ini hanya memprioritaskan masalah dalam pelaporan keuangan saja, dikarenakan semua proses dari awal hingga akhir dalam penyusunan laporan keuangan hanya ditulis secara manual dalam buku kas perusahaan yang nantinya akan disusun ulang ke dalam laporan harian kas. Dalam mengatasi masalah tersebut penulis merancang dan membangun sistem informasi laporan keuangan yang berbasis website, dimana sistem ini dapat membantu dalam meminimalisir waktu pada saat melakukan penyusunan laporan keuangan dan dapat memudahkan bagian staff accounting nantinya yang bertugas melakukan penyusunan laporan keuangan tersebut.
Implementation of Green Recruitment and Green Training Development on Employee’s Environmental Performance at Conrad Bali Hotel
Purpose: This article was purposed to analyze the development of existing green recruitment and green training as well as the best approach to take to improve employee environmental performance at the Conrad Bali Hotel.
Research methods: Quantitative data analysis was applied in this research using multiple linear regression analysis in the SPSS program, and qualitative descriptive analysis was used to interpret the information in words based on result and the actual situation.
Findings: Green recruitment and green training development are the practices of green human resources management used at the hotel. This implementation gives a positive influence on the employee's environmental performance. The hotel's management needs to be concerned about its environmental performance through green recruitment and green training development.
Implication: The employees are expected to have a sustainability vision in the end therefore the hotel can improve its environmental performance