JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN
Not a member yet
    94 research outputs found

    Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tgt (Teams Games Tournament) Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Ppkn Pada Siswa Kelas X Mipa 1 Sma Negeri 1 Ngrayun Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019

    Full text link
    Kenyataan yang terjadi pada Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Ngrayun Ponorogo yaitu siswa mengobrol bersama teman sebangkunya, siswa memainkan pensil yang diputar- putar dan sesekali menggambar di buku catatannya, maka sangatlah perlu dilakukan perubahan model pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang berbasis sosial adalah model pembelajaran kooperatif Tipe TGT. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah penerapan model pembelajaran kooperatife tipe TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar pada materi kedudukan warga negara dan penduduk Indonesia  di  SMA Negeri 1 Ngrayun Ponorogo ?” Rancangan penelitian yang akan dilakukan adalah menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode yang pengumpulan data melalui   tes, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah: setelah dilakukan tindakan dengan menerapkan  pembelajaran  kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament)  siswa Kelas X MIPA 1  SMA Negeri 1 Ngrayun Ponorogo  perubahan hasil belajar siswa dapat dilihat dari hasil belajarnya yang cenderung meningkat dan hasil observasi aktivitas siswa. Hal itu dapat dilihat dari hasil observasi bahwa aktivitas siswa pada siklus I sebesar 66.66%, sedangkan pada siklus II sebesar 82.5%. Dengan demikian, berarti pada siklus II hasil belajar siswa sudah meningkat dibanding dengan siklus I. Hal ini juda dibuktikan dengan perolehan hasil belajar siswa pada tes pra tindakan, siklus I dan siklus II. Nilai taraf keberhasilan mengalami perubahan yang cenderung meningkat dari 60.41 pada pra tindakan, meningkat 70.63 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 84.79 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan  pembelajaran  kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament)  dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Matematika di  Kelas X MIPA 1  SMA Negeri 1 Ngrayun Ponorogo

    Pengaruh Kreativitas Belajar Dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Kelas XI SMA Negeri 2 Pematang Siantar

    Full text link
    This study aims to determine whether there is an influence of learning creativity and learning discipline on Students Achievement in Class XI SMA Negeri 2 Pematangsiantar for the Academic Year 2022/2023. The problem in this study is how the influence of learning creativity and learning discipline on student achievement in class XI SMA Negeri 2 Pematangsiantar 2022/2023. The population and sample in this study were class X as many as 26 people. To obtain data on learning creativity and learning discipline, researchers used a questionnaire as a data collection tool and used a closed questionnaire structured in a structured manner where the question items were followed by answers consisting of four choices. The quality of the research instrument for the questionnaire was assessed through validity and reliability tests. The next step is to test the hypothesis by calculating the linear regression equation, namely Y over X1 is = 83.60 + 0.06 X1 meaning that between the variables X1 is linear with Y and Y over X2 is = 74,37+(0.8) X2 means that between variables X2 is linear with Y and Y over X1 and X2 is = 1.33 + 0.53 X1 + 0.69 X2, meaning that between variables X1 and X2 is linear with Y

    Upaya Meningkatkan Metakognisi Siswa Melalui Metode E-Learning Di Era 5.0 Pada Mata Pelajaran Alquran Hadist Kelas VIII MTS PPM Al-Fath Desa Air Hitam

    Full text link
    Permasalahan penelitian menujukkan kepada guru Al-Qur’an hadist yang sudah menerapkan kurikulum 2013 dengan pendekatan E-Learning, namun guru tersebut cenderung hanya memperoleh hasil kognitif dari siswa dan bukan mengarah kepada soal-soal metakognitif, sehingga hasil nilai kognitif siswa di sekolah tersebut masih berada di bawah KKM yaitu 75. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus dan untuk tiap siklusnya terdiri dari empat tahapan diantaranya perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan Tes. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah siswa 29 siswa. Hasil penelitian bahwa hasil analisis penelitian yang didapat, maka akan disimpulkan bahwa penggunaan metode e-larning 5.0 dapat meningkatkan metakognisi siswa khususnya mata pelajaran A-qur’an hadist. Hal ini terbukti pada pra siklus dengan nilai rata-rata 51 kemudian meningkat pada siklus I dengan nilai rata-rata 66.20 kemudian meningkat lagi pada siklus II dengan nilai rata-rata 80. Sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus 21% sedangkan pada siklus I adalah 59% kemudian meningkat lagi pada siklus II yaitu 90%. Selain meningkatkan metakognisis siswa aktivitas guru juga membantu membimbing dan mengambil kesimpulan dari materi pelajaran. Sedangkan aktivitas siswa, siswa dapat memperhatikan penjelasan guru selama proses pembelajaran berlangsung, siswa aktif dalam mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan guru.   &nbsp

    PEMAKNAAN DALAM PUISI “NANTI DULU” KARYA HERI ISNAINI DENGAN PENDEKATAN HERMENEUTIKA

    Full text link
        Artikel ini membahas makna yang tersembunyi dari puisi karya Heri Isnaini. Pembahasan ini bertujuan untuk lebih memahami pembaca akan isi puisi. Teori yang digunakan dalam pembahaasan ini yaitu teori Heurmenetika Zygmunt Bauman yang memfokuskan pada kejelasan pesan dan pengertian dasar dari sebuah ucapan atau tulisan yang tidak jelas. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah metode deskriptif kualitatif dimana penelitian ini dilakukan untuk meneliti suatu objek dengan keaadan alamiah untuk mencipkatakan hasil penelitian yang faktual. Tahapan-tahapan yang dilakukan pada pembahasan ini diawali dengan menganalisis larik, menganalisis sruktur yang menyusun teks puisi, objektivikasi struktur teks, dan memaknai teks puisi. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menunjukkan makna yang tersembunyi dalam puisi “Nanti Dulu” karya Heri Isnaini sebagai bentuk ideologi yang digunakan penyair dalam merepresentasikan gagasan dalam bentuk puisi

    KAJIAN KRITIK SOSIAL PADA CERPEN “WABAH” KARYA K.H AHMAD MUSTOFA BISRI

    Full text link
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kritik sosial yang terdapat dalam cerpen Wabah karya Gusmus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan adalah mengumpulkan jurnal terdahulu serta sumber rujukan lainnya seperti media youtube. Analisis data dilakukan dengan cara analisis isi dokumen. Hasil dari penelitian ini ditemukan terdapat lima bentuk kritik sosial. Bentuk sosial yang ditemukan berupa yang cerminan kondisi dari permasalahan masyarakat pada saat karya itu ditulis dengan rentang waktu dari tahun 2003-2022

    PENGARUH MEDIA FILM ANIMASI PENDEK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS NARASI (CERITA IMAJINASI) SISWA KELAS X SMA SWASTA RAHMAT ISLAMIYAH MEDAN

    Full text link
    This study aims to determine the ability to write narrative texts of class X students of SMA Rahmat Islamiyah Medan. This type of research is quantitative research with a Quasi Experimental Design approach. The data collection technique is the test. The data analysis technique used was a paired simple test with a different test. The results of this study, namely: that from the results of the pretest test that has been obtained by class X SMA Rahmat Islamiyah Medan with an average pretest score of 71.14% and an average posttest score of 82.03%. The calculation of the t-test on the posttest tcount (48,836) > ttable (2,052) which means that there is an average difference in the posttest and pretest scores. The increase in pretest-posttest is 11%, which means that the working hypothesis (Ha) in this study is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected

    INOVASI KURIKULUM MUATAN LOKAL TAHFIDZUL QURAN DALAM MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MTs NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN 2021

    Full text link
    Tujuan..penelitian..ini..adalah..untuk..mengetahui..proses..pelaksanaan Inovasi kurikulum muatan lokal tahfidzul qur’an dalam meningkatkan hasil pembelajaran qur’an hadits. untuk mengetahui dampak penerapan kurikulum muatan lokal tahfidzul qur’an dalam meningkatkan hasil pembelajaran qur’an hadits. untuk mengetahui dan mengungkapkan faktor pendukung dan penghambat serta solusi Inovasi kurikulum muatan lokal tahfidzul qur’an dalam meningkatkan hasil pembelajaran qur’an hadits. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif artinya peneliti mendeskripsikan kenyataan di lapangan secara benar. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai human instrumen dengan menggunakan pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses Inovasi kurikulum muatan lokal dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu tahap persiapan kegiatan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan menutup kegiatan pembelajaran namun belum maksimal. Faktor pendukung yang melandasi dan menyemangati Inovasi kurikulum muatan lokal adalah landasan Yuridis Formal, sarana dan prasarana dan pendanaan. Implikasi dalam penelitian ini adalah, jika pengInovasian kurikulum muatan lokal tahfidzul qur’an dapat meningkatkan hasil pembelajaran qur’an hadits di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1Boyolali, maka diharapkan kepada semua guru dan stakeholder dapat bekerja sama dalam memberikan semangat serta motivasi dan ruang gerak yang luas kepada guru muatan lokal tahfidzul qur’an dalam menerapkan aturan-aturan yang relevan

    HUBUNGAN ANTARA EMOTIONAL QUOTIENT DENGAN KENAKALAN REMAJA PADA SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 1 NGANJUK

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat emotional quotient  siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Nganjuk, (2) untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kenakalan remaja pada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Nganjuk, (3) untuk mengetahui adakah hubungan antara emotional quotient  dengan kenakalan remaja siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Nganjuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi. Penelitian korelasi adalah suatu penelitian yang melibatkan tindakan pengumpulan data guna menentukan apakah ada hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel atau lebih. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Dalam hal ini menunjukkan bahwa emotional quotient  mempengaruhi pembentukan kenakalan remaja. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) hasil analisis aspek emotional quotient  dalam kategori tinggi yaitu 19 responden sebanyak 47%. (2) hasil analisis aspek kenakalan remaja dalam kategori rendah yaitu 20 responden sebanyak 50%. (3) hasil korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif antara emotional quotient  dengan kenakalan remaja dengan nilai koefisien korelasi -325 dan p=0,000 < 0,05. Artinya semakin tinggi emotional quotient  maka semakin rendah kenakalan remaj

    Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Negeri 1 Palangka Raya

    Full text link
    This classroom action research aims to improve the critical thinking skills of Palangka Raya 1 Public High School students. Critical thinking skills are one of the skills developed in the 21st century. Critical thinking skills are honed so that students can practice rational reasoning, with an emphasis on making decisions about what to believe or do. This type of research is classroom action research. The research was carried out at SMA Negeri 1 Palangka Raya on the subject of Catholic Religion with material on the Church as Open Communion. The research subjects were class X students for the 2021/2022 academic year. The research instrument used a critical thinking skills questionnaire and observation of critical thinking skills in discussions. The data analysis technique uses a percentage formula. The results of this research are that in cycle I, of the 5 indicators of critical thinking skills, 3 indicators fall into the poor criteria and 2 indicators fall into the fairly good criteria. From the results of observations by colleagues who assessed the group's performance, 3 indicators fell into the fairly good criteria and 2 indicators fell into the not so good criteria. The score range comes in at a percentage of 55%-67%. In cycle II, of the 5 indicators of critical thinking skills, all indicators fall into very good criteria. From the results of peer observations, 5 indicators of critical thinking skills fall into very good criteria, namely in the range of 88% -92%

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGAWAS DALAM MENINGKATKAN KINERJA KEPALA MAN 2 TULUNGAGUNG

    Full text link
    Kepala sekolah merupakan salah satu elemen dasar bagi kemajuan sekolah. Kinerja kepala sekolah merupakan tanggung jawab pengawasan.  Pengawasan adalah menentukan apa yang telah dicapai, mengevaluasi dan menerapkan tindakan korektif, jika perlu memastikan sesuai dengan rencanaStrategi yang dilakukan oleh pengawas dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah yaitu pemantauan, pemeriksaan, penilaian dan perbaikan. Kinerja kepala harus ditingkatkan dan diprioritaskan.  Kepala sekolah sebagai administrator dan manajer pendidikan memegang kedudukan yang sangat penting, karena merupakan faktor penentu keberhasilan sekolah dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat, ia juga turut menetukan keberadaan sekolah tersebut di tengah-tengah masyarakat dan kemampuan dalam merespon kebutuhan-kebutuhan dan harapan masayarakat. Metode penelitiannya adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah 1) Rencana program kepengawasan dalam meningkatkan kinerja kepala MAN 2 Tulungagung    adalah melakukan identifikasi masalah, menyususn program pengawasan, melaksanakan program kepengawasan, mengevaluasi dan menganalisis hasil pengawasan, serta melakukan pembinaan berdasarkan hasil evaluasi.  2) Pelaksanaan Kepengawasan dalam meningkatkan Kinerja Kepala MAN 2 Tulungagung    adalah: (a) melakukan pembinaan terhadap guru, kepala madrasah dan tenaga kependidikan yang berada di wilayah binaannya, (b) melakukan penilaian terhadap kinerja guru, kinerja kepala madrasah dan kinerja seluruh staf sekolah, dan (c) melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program sekolah beserta pengembangannya. 3) Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan dalam meningkatkan Kinerja Kepala MAN 2 Tulungagung  , beberapa langkah kegiatan pengawasan yang harus dijalankan oleh seorang pengawas adalah evaluasi dan tindak lanjut setelah dilakukan penilaian, pembinaan dan pemantauan, selanjutnya melakukan tindak lanjut pengawasan ini dilakukan berdasarkan pada hasil evaluasi secara komprehensif terhadap seluruh kegiatan pengawasan

    94

    full texts

    94

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇