Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Not a member yet
    420 research outputs found

    Skrining Fitokimia dan Profil KLT Antioksidan Ekstrak Metanol dan Ekstrak Partisi N-Heksana Akar Bajakah (Uncaria nervosa Elmer): Phytochemical Screening and Antioxidant TLC Profile and Methanol Extracts And N-Hexana Partition Extracts Root Bajakah (Uncaria nervosa Elmer)

    No full text
    Tumbuhan Bajakah dengan nama ilmiah Uncaria nervosa Elmer merupakan salah satu tumbuhan yang berasal dari pulau Kalimantan, dan digunakan oleh masyarakat Dayak sebagai obat tradisonal. Telah dilakukan berbagai penelitian yang menyajikan infomasi aktivitas tumbuhan akar bajakah dapat mengobati berbagai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada ekstrak metanol dan ekstrak partisi n-heksan akar Bajakah melalui skrining fitokimia dan profil KLT. Ekstraksi dilakukan menggunakan metanol dengan cara maserasi dan nilai rendemen sebesar 1,64%. Kemudian dilakukan partisi cair-cair dengan pelarut n-heksan dan nilai rendemen sebesar 12,5%. Dilakukan skrining fitokimia dan profil KLT golongan metabolit sekunder pada ekstrak metanol ialah alkaloid, fenol, terpenoid, flavonoid, dan saponin dan ekstrak partisi n-heksan ialah Terpenoid. Kemudian dilakukan uji kualitatif antioksidan dengan metode DPPH ekstrak metanol dan ekstrak partisi n-heksan memiliki aktivitas antioksidan yang ditandai dengan 4 noda berwarna kuning dengan nilai RF 0,4; 0,6; 0,8 dan 0,96 pada plat KLT yang disemprotkan DPPH

    Isolasi dan Identifikasi Bakteri Asam Laktat (BAL) dari Buah Mangga (Mangifera indica L.)

    No full text
    Telah dilakukan penelitian mengenai isolasi dan identifikasi bakteri asam laktat (BAL) dari buah mangga (Mangifera indica L.). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat bakteri asam laktat yang ada di dalam buah mangga (Mangifera indica L.) dan mengetahui karakteristik isolat bakteri asam laktat (BAL) dari buah mangga (Mangifera indica L.). Metode yang digunakan yaitu teknik pembusukan buah mangga (Mangifera indica L.) dan isolasi dengan menggunakan media selektif MRS Broth dan MRS Agar. Di identifikasi isolat bakteri asam laktat (BAL) secara makroskopik dan mikroskopik dengan pewarnaan tak langsung dan pewarnaan gram serta secara biokimia dengan uji katalase. Hasil yang di peroleh berupa karakteristik isolat bakteri asam laktat yang memperlihatkan bentuk bakteri bulat dengan permukaan halus, elevasi cembung, tepi entire dan berwarna putih susu dan dari pengamatan mikroskopik memperlihatkan bentuk bakteri batang dan berwarna ungu dengan pewarnaan gram

    Karakteristik dan Isolasi Bakteri Penghasil Antibiotik dari Tanah Bekas Pembuangan Sampah

    No full text
    Isolasi dan karakterisasi bakteri penghasil antibiotik dalam sampel tanah bekas pembuangan sampah telah dilakukan. Sampel tanah diambil pada kedalaman 10-15 cm dari permukaan tanah. Isolasi dilakukan dengan metode tuang dan meode sebar yang kemudiaan dipilih isolat yang memiliki zona bening disekitar koloni dan memiliki bentuk koloni yang berbeda untuk dimurnikan. Setelah dimurnikan, isolat bakteri di karakterisasi makroskopis dan mikroskopis. Hasil isolasi didapatkan 9 isolat, 4 isolat didapatkan dari metode tuang dan 5 isolat didapatkan dari metode sebar dimana kesembilan isolat yang didapatkan merupakan bakteri gram negatif. Dari 9 isolat yang didapatkan kemudian diujikan terhadap bakteri Eschercia colli dan Staphylococcus aureus hasilnya ditemukan 1 isolat yaitu isolat F yang memiliki daya hambat terhadap bakteri uji

    Isolasi Jamur Endofit Daun Jahe Merah (Zingiber officinale)

    No full text
    Jamur endofit adalah jamur yang terdapat dalam sistem jaringan tumbuhan. Jamur endofit dapat diisolasi dari akar, batang dan daun tumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengisolasi jamur endofit dari daun jahe merah (Zingiber officinale) menggunakan medium Potato Dextrose Agar Chloramphenicol (PDAC), Yeast Extract Agar Chloramphenicol (YEAC), dan Malt Extract Agar Chloramphenicol (MEAC). Setelah isolat jamur endofit diperoleh dan dimurnikan, lalu dilakukan karakterisasi untuk mendapatkan profil isolat jamur endofit dengan metode makroskopik dan mikroskopik. Hasil penelitian adalah diperoleh tiga isolat jamur endofit yang tumbuh pada daun jahe merah. Tiga isolat jamur endofit yang diperoleh memiliki karakteristik berwarna hijau kehitaman 1, hitam dan hijau kehitaman 2.  

    Potensi Antidiare Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca catechu L.) Terhadap Mencit Putih

    No full text
    Telah dilakukan penelitian uji potensi antidiare ekstrak etanol biji pinang (Areca catechu L.) terhadap mencit putih jantan. Pengujian antidiare dilakukan dengan memberikan oleum ricini sebagai penginduksi diare dan dilanjutkan dengan pemberian ekstrak etanol biji pinang dengan dosis 250 mg/kg BB, 300 mg/kg BB dan 350 mg/kg BB secara oral serta digunakan loperamid HCl sebagai pembanding. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dosis 250 mg/kg BB, 300 mg/kg BB dan 350 mg/kg BB memiliki aktivitas antidiare. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis varians dua arah dan dilanjutkan dengan uji Tukey HSD (homestly significant diference) pada ekstrak etanol biji pinang. Hasil analisis menunjukkan bahwa dosis terbaik dari ekstrak etanol biji pinang adalah 350 mg/kg BB. Data dosis terbaik dibandingkan dengan loperamid HCl menggunakan uji t test independent yang menghasilkan dosis 350 mg/kg BB memiliki efek yang sama dengan loperamid HCl

    Aktivitas Ekstrak Herba Sawi Langit (Vernonia cinerea L) Sebagai Antiinflamasi pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)

    No full text
    Telah dilakukan penelitian mengenai identifikasi metabolit sekunder dan attinflamasi dari herba sawi langit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada herba sawi langit dan aktivitas ekstrak herba sawi langit sebagai antiinflamasi. Hasil pengujian metabolit sekunder menunjukan bahwa herba sawi langit mengandung alkaloid, fenol, flavonoid, saponin, steroid dan triterpenoid. Sedangkan  metode yang digunakan yaitu induksi karagenan pada kaki tikus putih. Tikus putih dikelompokkan menjadi empat kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang diberi Na CMC dan tiga kelompok uji yang diberikan ekstrak dengan tiga variasi dosis yaitu 50 mg, 75 mg dan 100 mg yang masing-masing diberikan secara oral. Pengukuran bengkak pada kaki tikus dengan mengukur diameter kaki tikus terlebih dahulu dengan plestimometer. Dari hasil pengukuran menunjukkan dosis 100 mg memiliki aktivitas penurunan radang lebih baik dari dosis lainnya

    Produksi Metabolit Sekunder Melalui Kultur Jaringan

    No full text
    Kultur jaringan adalah istilah umum yang digunakan untuk mendifinisikan suatu metode perbanyakan tanaman secara in vitro dengan menggunakan sel, jaringan, organ yang ditumbuhkan dalam media buatan yang kaya akan nutrisi dalam kondisi aseptik dalam wadah yang tembus cahaya.  Melalui teknik kultur jaringan produksi metabolit sekunder juga dapat dilakukan.  Kandungan metabolit sekunder dapat lebih besar apabila dihasilkan melalui teknik kultur kalus dan kultur suspensi sel daripada  dari tumbuhan itu sendiri. Produksi metabolit sekunder dipengaruhi oleh eksplan, yaitu genetik dari eksplan, jenis eksplan  seperti jaringan meristem, daun, kotiledon, hipokotil atau biji dan umur fisiologis dari eksplan.  Eksplan terbaik adalah eksplan yang masih muda, yang berasal dari jaringan meristimatik.  Pemilihan jenis dan konsentrasi zat pengatur tumbuh harus disesuaikan dengan tipe kultur dan  spesies tanaman yang dijadikan sumber eksplan. Penambahan vitamin dapat mengurangi stres dan meningkatkan pertumbuhan suatu kultur.  Jumlah sukrosa yang ditambahkan dalam media bervariasi antara 1-10% tergantung jenis kultur dan spesies yang dikulturkan.  Peningkatan senyawa metabolit sekunder dapat dilakukan dengan pemberian elicitor satu atau beberapa kali selama periode kultur. Penambahan elicitor dapat menghambat pertumbuhan kultur

    Formulasi Sediaan Emulgel Daun Pidada Merah (Sonneratia caseolaris L.) Sebagai Anti Jerawat

    No full text
    Daun Pidada Merah (Sonneratia caseolaris L) memiliki kandungan senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antibakteri Propionibacterium acne sehingga berpotensi untuk diformulasikan menjadi sediaan anti jerawat yang diformulasikan dalam bentuk sediaan emulgel. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula terbaik dari sediaan emulgel ekstrak daun Pidada Merah. Emulgel diformulasikan dengan menggunakan minyak zaitun dan minyak VCO sebagai fase minyak, Tween 80 dan Cremophor RH 40 sebagai surfaktan serta karbopol 940 dan Viscolam MAC 10 sebagai gelling agent. Evaluasi fisik meliputi pengamatan organoleptis, uji homogenitas, penetapan pH, uji daya sebar, uji viskositas dan uji sentrifugasi. Uji aktivitas anti jerawat sediaan dilakukan dengan metode difusi agar sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula emulgel yang paling baik adalah F5, F6, F7 dan F8. Uji aktivitas anti jerawat menunjukkan bahwa sediaan emulgel F5, F6, F7 dan F8 mempunyai daya hambat terhadap Propionibacterium acnes

    Kajian Pengobatan Pasien Kanker Serviks Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

    No full text
    Kanker serviks merupakan penyebab utama kematian akibat kanker di usia reproduktif pada wanita di negara-negara berkembang. Kanker serviks adalah kanker yang menyerang leher rahim dan ditandai dengan pertumbuhan abnormal sel pada leher rahim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan jenis pengobatan pasien kanker serviks di instalasi rawat inap di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Metode penelitian yang digunakan berupa penelitian non eksperimental yang dilakukan secara retrospektif. Dianalisis dengan metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh pada penelitian ini yaitu diketahui pasien kanker serviks paling banyak terjadi pada pasien usia 45 hingga 49 tahun dengan stadium terbanyak yaitu stadium IIIA (37,5%). %). Tingkat pendidikan terakhir yaitu Sekolah Dasar (45,83%) dan jenis pekerjaan pasien sebagai ibu rumah tangga (89,58%) dengan tingkat paritas lebih dari 4 (54,17%). Jenis pengobatan yang paling banyak dilakukan yaitu kemoterapi (81,24%) kemudian pembedahan (2,08 %) serta tindakan biopsi (16,67%). Pemilihan obat untuk terapi kanker serviks dengan kombinasi obat tertinggi yaitu kombinasi paxus-carboplatin (77,08%) dan kombinasi cisplatin-vinkristin-bleomycin (4,16%)

    Isolasi Senyawa Antioksidan dari Daun Pila-Pila (Mallotus paniculatus)

    No full text
    Pila – pila (Mallotus paniculatus) merupakan tumbuhan semak yang secara empiris digunakan sebagai antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang dapat menunda, mencegah atau memperlambat  reaksi oksidasi. Telah dilakukan penelitian mengenai isolasi senyawa dan uji antioksidan daun pila – pila. Penelitian ini  bertujuan untuk mencari eluen terbaik dalam pemisahan senyawa dari daun pila - pila menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) dan mengetahui aktivitas antioksidan pada senyawa tersebut. Sebanyak 10,0 g ekstrak metanol daun pila – pila difraksinasi dengan metode padat – cair dan didapat fraksi etil asetat, N-butanol, dan metanol. Uji antioksidan pada fraksi dilakukan menggunakan radikal 1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil (DPPH) 100 ppm dan dihasilkan fraksi setil asetat yang terbaik. Kemudian fraksi etil asetat diisolasi dengan metode kromatografi kolom menggunakan beberapa jenis eluen yaitu N-heksan:etil asetat (9:1;8:2;7:3), kloroform:metanol (9:1;8:2;7:3;6:4;5:5) dan metanol. Hasil isolasi diperoleh 9 kelompok sub fraksi. Pada sub fraksi 1 hingga 9 terdapat kristal yang telah diketahui eluen terbaiknya adalah N-heksan : etil asetat. Sub fraksi 1, 2, 3, 8, dan 9 memiliki aktivitas antioksidan yang ditandai dengan terbentuknya noda berwarna kuning pada plat KLT dengan latar berwarna ungu

    42

    full texts

    420

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇