Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Not a member yet
420 research outputs found
Sort by
Pengaruh Variasi Lama Pemaparan Asap Rokok terhadap Profil Kadar Malondialdehida pada Hewan Coba
Malondialdehida (MDA) adalah senyawa yang dapat menggambarkan aktivitas radikal bebas di dalam sel sehingga dijadikan sebagai salah satu petunjuk terjadinya stres oksidatif akibat radikal bebas. Asap rokok merupakan salah satu sumber radikal bebas eksogen yang dapat menyebabkan peningkatan kadar radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lamanya paparan asap rokok terhadap profil kadar Malondialdehida (MDA) dalam tubuh. Hewan coba berjumlah 20 dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol normal dan kelompok eksperimen, dimana kelompok eksperimen dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan variasi waktu lama pemaparan yaitu 7 hari,14 dan 21 hari. Penelitian ini menggunakan metode TBARS (Thiobarbituric Acid Reactive Substances) yang diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada ? = 531 nm. Hasil dari penelitian ini yaitu kadar MDA pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan.Hasilnya menunjukkan semakin lama waktu pemaparan maka kadar MDA semakin tinggi.Kadar MDA pada kelompok paparan 7, 14 dan 21 hari berturut-turut yaitu 0,904 nmol/mL, 1,252 nmol/mL dan 1,87 nmol/mL.
Kajian Penggunaan Obat Kemoterapi pada Pasien Leukemia Anak Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Kota Samarinda
Leukemia merupakan penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang, ditandai oleh proliferasi sel-sel darah putih yang tidak teratur dan tidak terkendali. Leukemia akut adalah keganasan yang paling umum terjadi pada anak-anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik pasien, regimen kemoterapi, ketepatan dosis, efek samping serta penanganan efek samping kemoterapi leukemia. Metode penelitian yang digunakan yaitu non eksperimental. Data yang di peroleh diambil secara prospektif dan teknik pengambilan data secara total sampling menggunakan data rekam medik serta data hasil wawancara dengan jumlah total sebanyak 29 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang mengalami leukemia akut lebih banyak diderita oleh perempuan sebesar 52%, pada kelompok usia pra-sekolah 3-5 tahun sebesar 38%, dan jenis leukemia akut terbanyak adalah jenis ALL tipe L1 sebesar 59%. Regimen kemoterapi leukemia terbanyak adalah kombinasi Methotrexate IT-Vincristin sebesar 37% dengan ketepatan dosis sebesar 100% dihitung berdasarkan BSA (Body Surface Area). Efek samping regimen kemoterapi terbanyak adalah mual-muntah sebesar 97% dengan penanganan efek samping mual-muntah adalah ondansetron
Observasi Klinik Ekstrak Labu Siam (Sechium edule) Sebagai Antihipertensi
Labu Siam (Sechium edule) mengandung flavonoid yang diketahui memiliki aktivitas hipotensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian ekstrak buah labu siam sebagai antihipertensi. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment) dengan desain equivalent time-sample design yang dilakukan dengan cara memberikan perlakuan dan diukur tekanan darah pre-test dan post-test. Subjek penelitian diberikan ekstrak labu siam dengan dosis 100 mL/hari selama 7 hari. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan nilai tekanan darah sistolik dengan nilai signifikan p=0,001 dan nilai tekanan darah diastolik dengan nilai signifikan p=0,009 (?=0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa labu siam (Sechium edule) dapat menurunkan nilai tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi
Simulasi Docking Beberapa Senyawa Turunan 3,3\u27,4\u27,5,7-pentahidroksi Flavon terhadap Aktivitas Enzim COX-2
Senyawa 3,3\u27,4\u27,5,7-pentahidroksi Flavon (Quersetin) merupakan senyawa yang berasal dari turunan golongan flavonoid. Senyawa ini memiliki terapi sebagai anti nyeri dan antiinflamasi. Munculnya efek samping akibat penggunaan obat NSAID menyebabkan perlunya studi pencarian senyawa obat spesifik COX-2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas beberapa turunan senyawa 3,3\u27,4\u27,5,7-pentahidroksi flavon terhadap enzim COX-2, mengetahui nilai energi bebas (?G) yang terjadi pada beberapa turunan senyawa terhadap enzim COX-2 dan mengetahui ikatan hidrogen dan interaksi yang terjadi pada ikatan ligan-reseptor. Metodologi penelitian ini menggunakan modifikasi senyawa 3,3\u27,4\u27,5,7-pentahidroksi flavon yang di docking-kan pada reseptor enzim COX-2 kode PDB: 6COX dengan menggunakan aplikasi AutoDock Tools 1.5.6, RMSD yang digunakan sebesar 2,86 Å. Hasil data menunjukkan bahwa perbandingan energy skor (kkal/mol) turunan senyawa 06, 10, 09, 01, 04, 05, 03 dan 08 lebih tinggi dibandingkan dengan ligan alami dan senyawa utamanya, yaitu sebesar -1,80 kkal/mol pada NAG661 dengan tiga ikatan hidrogen, -0,18 kkal/mol pada senyawa utama dengan tiga ikatan hidrogen dan -3,16 kkal/mol pada senyawa 06 dengan satu ikatan hidrogen yang merupakan nilai ?G dengan aktivitas tertinggi. Asam amino yang berperan dalam interaksi beberapa turunan senyawa 3,3\u27,4\u27,5,7-pentahidroksi flavon adalah SER38 (Serin 38), GLU67 (Glutation 67) dan ASN68 (Asparagin 68)
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Patch Bukal Mukoadhesif Celecoxib
Celecoxib merupakan obat NSAID yang telah digunakan secara luas untuk mengobati penyakit artritis. Bioavailabilitasnya hanya sekitar 40% dengan rute pemberian oral karena mengalami first-pass metabolism serta memiliki efek samping terhadap saluran cerna. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memodifikasi rute penghantaran celecoxib dengan memformulasikan dalam bentuk sediaan patch bukal mukoadhesif. Patch dibuat menggunakan metode solven casting dengan memvariasikan konsentrasi HPMC sebagai polimer adhesif, yaitu terdiri dari F1, F2, F3 yang masing-masing mengandung HPMC sebanyak 2%, 3%, dan 4%. Sediaan patch dievaluasi meliputi uji keseragaman bobot dan ketebalan, uji pH permukaan, uji kemampuan mengembang dan uji disolusi zat aktif. Dari ketiga formula, hasil terbaik ditunjukkan oleh F1 dengan hasil pengujian: keseragaman bobot 29.5± 0.010 mg; keseragaman ketebalan 0.25 ± 0.012 mm; pH permukaan 6.4 ± 0.1; kemampuan mengembang 15.99%; dan persentase terdisolusi 66.7%. Patch F1 menunjukkan karakteristik patch yang baik dan memiliki profil pelepasan obat yang tinggi
Studi Pemberian Minuman Rempah Jahe Merah ( Zingiber Officinale VAR Rubrum Rhizoma) dan Kunyit (Curcuma Domestica VAL) terhadap Penurunan Skala Nyeri Dismeore
Minuman rempah jahe merah dan kunyit mengandung senyawa aktif gingerol dan kurkumin yang diduga memiliki fungsi sebagai analgetika, antipiretika, dan antiinflamasi dan dapat digunakan sebagai pengurang rasa nyeri pada saat dismenore.Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik, pengaruh pemberian minuman rempah terhadap 30 mahasiswi dismenore di Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman . Penelitian ini menggunakan quasy eksperimental dengan teknik sampling accidental sampling. Prosedur dalam penelitian ini menggunakan pengukuran skala nyeri awal (Pre-Test) dan skala nyeri akhir (Post-Test). Hasil data karakteristik didapatkan persentase tertinggi pada mahasiswi yang memiliki siklus menstruasi teratur 27 orang (81%) dengan lama nyeri >1 jam 20 orang (66,67%), gejala yang dialami nyeri perut 14 orang (46,6%), menganggu aktivitas perkuliahan 20 orang (66,67%), dan menangani rasa sakit dengan istirahat 8 orang (60%). Hasil analisis menggunakan uji statistik one way anova didapatkan pada pemberian jahe merah nilai p value = 0,00017 < 0,05 , sedangkan pada kunyit nilai p value = 0,000322. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh minuman rempah jahe merah dan kunyit terhadap penurunan skala nyeri dismenore
Uji Fitokimia Ekstrak Kulit Buah Salak (Salacca zalacca) dan Pengaruh Ekstrak terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans dan Jamur Candida albicans
Snakefruit (Salacca zalacca) is one of Indonesian native plant that the pericarp of snakefruit can be used because it has activity as an antimicrobial. This study aims to identify the metabolite content of snakefruit pericarp and to investigate the potential of snakefruit pericarp extracts in inhibiting the growth of Streptococcus mutans and Candida albicans. Snakefruit pericarp was extracted by reflux method using ethanol 96%, and an extract was tested by phytochemical qualitatively and antimicrobial activity of extract was carried out using the well method, by using concentrations are 5, 10, 15, and 20%. The results showed that the extracts contains secondary metabolites i.e. alkaloids, flavonoids, saponins and tannins. Extract of snakefruit pericarp can inhibit the growth of Streptococcus mutans and Candida albicans at 5% concentration and the inhibiting activity increased together with higher concentrations of extract
Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Miana (Coleus atropurpureus L. Benth)
Daun miana (Coleus atropurpureus L. Benth.) merupakan tumbuhan yang memiliki aktivitas antioksidan alami.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap aktivitas antioksidan dan flavonoid totalekstrak daun Miana (Coleus atropurpureus L. Benth.) pada penyimpanan suhu sejuk. Dilakukan pengujian flavonoid total serta uji aktivitas antioksidanmenggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) dan diukur dengan spektrofotometer UV-Vis, kemudian dihitung nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan pada ekstrak daun miana yang disimpan pada suhu sejuk mengalami peningkatan aktivitas dan setelah dua minggu penyimpanan aktivitas antioksidan mulai mengalami penurunan,hal ini tidak sejalan dengan kadar flavonoid total yang mengalami penurunan pada hari ketiga setelah penyimpanan. Oleh karena itu diduga terdapat senyawa lain yang juga berperan memberikan aktivitas antioksidan seperti tanin yang positif terkandung dalam daun miana pada hasil pengujian metabolit sekunder dan tanin merupakan salah satu senyawa yang dapat mendukung aktivitas antioksidan dari ekstrak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktivitas antioksidan daun miana mengalami peningkatan selama seminggu penyimpanan pada suhu sejuk dan mulai menurun setelah dua minggu penyimpanan
Pengaruh Penambahan Ekstrak Umbi Bawang Tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) terhadap Sifat Alir Beberapa Jenis Bahan Pengisi
Sifat alir zat aktif maupun bahan tambahan sangat penting diketahui untuk pembuatan tablet yang baik, laju alir yang baik akan memudahkan serbuk mengalir pada mesin cetak dan mengisi ruang cetak sehingga bobot sediaan padat memiliki kerapatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat alir dari avicel PH 102, starch 1500 dan spray dry lactose yang ditambahkan ekstrak umbi bawang tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) sebagai bahan aktif. Kemudian semua bahan pengisi tersebut dievaluasi sehingga dapat dibandingkan bahan pengisi yang paling kompatibel dengan ekstrak umbi bawang tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr). Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa avicel PH 102 memiliki sifat alir terbaik sebesar 8,8237 (g/s) dengan sudut diam 22,2684o, bulk density 0,3986, tapped density 0,4932, kompressibilitas 19,1603 % dan kelembaban 6,58 %
Pengaruh Variasi Konsentrasi Asam Sitrat dan Asam Tartrat terhadap Sifat Fisik Granul Effervescent dari Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus L.)
Daun nangka (Artocarpus heterophllus L.) mengandung senyawa kimia yang memiliki efek antioksidan. Berdasarkan efek farmakologi tersebut, sediaan yang dapat diformulasikan adalah granul. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi konsentrasi asam sitrat dan asam tartrat terhadap sifat fisik granul effervescent meliputi organoleptik, laju alir, sudut diam, densitas, kompresibilitas, pH larutan, waktu dispersi dan kelembaban. Penyarian daun nangka dilakukan dengan maserasi, menggunakan etanol 96%. Granul effervescent dibuat menjadi 3 formula dengan variasi konsentrasi asam sitrat dan asam tartrat F1(1:2), F2(1:1), dan F3(2:1) menggunakan metode granulasi basah. Data uji sifat fisik granul dianlisis dengan pendekatan teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi asam sitrat dan asam tartrat berpengaruh terhadap sifat fisik granul effervescent dengan menghasilkan F1 yang paling memenuhi persyaratan dibandingkan F2 dan F3 yaitu pada nilai laju alir, sudut diam, pH larutan dan waktu dispersi