Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Not a member yet
420 research outputs found
Sort by
Laporan kasus: Asuhan Kefarmasian Penggunaan Obat Flu Anak: Case Report: Pharmaceutical Care of the Use of Common Cold Drugs on Pediatric
Asuhan kefarmasian pada penggunaan obat flu anak sangat diperlukan supaya keluarga pasien bisa memberikan obat yang tepat kepada anaknya. Banyaknya informasi di internet maupun kebiasaan menggunakan obat tertentu menjadi masalah jika obat yang dipilih tidak sesuai dengan kondisi flu anak. Tujuan laporan kasus ini adalah menyajikan 3 kasus flu anak dengan gejala yang berbeda dan pilihan obat yang berbeda. Metode yang digunakan adalah pengambilan data secara prospektif kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis pada tiga kasus yang disajikan menunjukkan ketepatan pemilihan obat dengan keluhan yang dialami pasien. Informasi obat yang cukup sangat membantu penggunaan obat tersebut saat diberikan oleh keluarga pasien di rumah. Hasil akhirnya adalah peningkatan kecepatan kesembuhan pasien secara efisien
Analisis Profil Kromatografi Lapis Tipis dan Aktivitas Antioksidan Metabolit Sekunder dari Ekstrak Etil Asetat Herba Kerokot (Lygodium microphyllum Cav. R. Br)
Telah dilakukan penelitian tentang pemisahan fraksi etil asetat menggunakan metode kromatografi kolom vakum dengan gradient konsentrasi dimulai dari perbandingan eluen n-heksan:etil asetat (1:9) - etil asetat:metanol (1:9) menghasilkan 14 fraksi. Fraksi 5, 6 dan 7 menghasilkan 2 noda dengan Rf noda A 0,95 dan noda B 0,76. Noda B mempunyai aktivitas antioksidan ditunjukkan dengan adanya inhibisi radikal DPPH
Optimasi Basis Sediaan Masker Gel Peel off dan Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.): Optimization of Gel Mask Preparation Base Peel off and Phytochemical Screening of Telang Flower Ethanol Extract (Clitoria ternatea L.)
Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tumbuhan merambat yang masuk ke dalam suku Febaceae. Masker gel peel off adalah sediaan kosmetik berbentuk gel yang dioleskan pada kulit wajah dan dibiarkan hingga mengering. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formula optimum dari basis masker gel peel off dan metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak etanol bunga telang. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan eksperimental laboratorium. Optimasi basis masker gel peel off dilakukan dengan membuat variasi konsentrasi PVA yaitu 10%, 12,5% dan 15%. Hasil penelitian menunjukan bahwa formula dengan konsentrasi PVA 12,5% memenuhi kriteria sediaan yang optimum dengan hasil evaluasi organoleptik berwarna bening, tekstur kental dengan aroma yang khas, pH sediaan 5,43. Uji homogenitas menunjukan bahwa sediaan homogen dengan viskositas 20,930 Pa.s, daya lekat 6,334 cm, waktu kering 22 menit, dan uji sineresis menunjukan tidak adanya lapisan air pada permukaan sediaan. Hasil skrining fitokimia menunjukan ekstrak etanol bunga telang positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tannin, terpenoid, saponin, steroid dan antosianin
Laporan Kasus: Epilepsi pada Wanita Muda: Cases Report: Epilepsy in Young Woman
Epilepsy is a chronic disorder of the brain characterized by recurrent seizures caused by excessive electrical discharges in a group of nerve cells. Epilepsy is one of the causes of morbidity that can attack all ages. This disease can reduce the quality of life for sufferers. It estimated that around 50 million people suffer from epilepsy in the world, and 80% of the total sufferers come from developing countries. Seizures occur due to excessive excitation or due to irregular inhibition of neurons. This case report concerns female epileptic patient (14 year old) in outpatient treatment. The patient received anti-epileptic drug therapy (AED), namely Depakote, Folic Acid and Kutoin. The therapy had given can control the patient\u27s seizure condition for three years without any side effects or adverse drug reactions
Isolasi Senyawa Antioksidan dari Rimpang Jahe Balikpapan (Etlingera balikpapanensis)
Jahe balikpapan (Etlingera balikpapanensis) adalah tumbuhan yang banyak ditemukan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia. Tumbuhan ini belum diteliti khasiat dan kandungannya. Memperoleh senyawa antioksidan dari rimpang jahe balikpapan. Simplisia rimpang jahe balikpapan diekstraksi secara maserasi. Ekstrak difraksinasi dengan n-heksana, etil asetat, dan metanol. Fraksi etil asetat diisolasi berdasarkan aktivitas antioksidannya. Isolasi senyawa menggunakan metode kromatografi kolom. DPPH disemprotkan pada plat KLT untuk mengetahui aktivitas antioksidan isolat. Kemurnian isolat diuji dengan KLT 2 dimensi. Diperoleh senyawa antioksidan yang memiliki aktivitas penghambatan terhadap DPPH
Aktivitas Antioksidan Fraksi N-Heksana Tumbuhan Patah Tulang (Euphorbia tirucalli)
Telah dilakukan penelitian mengenai aktivitas antiokidan fraksi n-heksana tumbuhan Patah Tulang (Euphorbia tirucalli) secara KLT Bioautografi. Hasil rendemen dari ektrak tumbuhan Patah Tulang adalah 8,576%, sedangkan rendemen fraksi n-heksana adalah 5,502%. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol tumbuhan Patah Tulang mengandung steroid, tanin dan fenolik, sedangkan fraksi n-heksana mengandung steroid. Hasil dari uji aktivitas antioksidan fraksi n-heksana tumbuhan patah tulang menunjukkan adanya warna kuning pada spot noda yang telah disemprotkan DPPH, yang menunjukkan bahwa tumbuhan ini berpotensi memiliki aktivitas antioksidan
Observasi Klinik Penggunaan Obat Sariawan pada Remaja: Clinical Observation on the Use of Oral Thrush Medication for Adolescent
Sariawan merupakan penyakit pada mukosa mulut yang sering dialami oleh masyarakat. Terdapat berbagai pilihan dalam menyembuhkan sariawan seperti menggunakan obat sintetik yang mengandung antiseptik ataupun analgesik. Pada penyembuhan sariawan ini sendiri dapat juga menggunakan alternatif lain seperti penggunaan bahan alam yang memiliki fungsi sebagai analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam-macam pengobatan sariawan yang digunakan remaja saat ini serta efektivitas dari pengobatan tersebut. Metode dari penelitian ini adalah observasional dengan jumlah responden hingga saat ini adalah 70 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 22 responden yang menggunankan obat yang mengandung vitamin c. Selain itu terdapat juga Triamsinolon acetonide 1 mg, Povidone Iodine, phenol crystal 14%, Policrusulen, Borax Glycerine gom 10%, Nystatin, Dequalinium chloride, dengan pengobatan alternatif seperti, obat yang mengandung Glycyrrhizae Glabra Radix dan Sophorae Tonkinesis Radix, Sirih Hitam, Garam, Madu, Tomat, Ekstrak lidah buaya, Asam Jawa. Efektivitas pengobatan dilihat dari durasi pengobatan dimana durasi rata-rata dari keseluruhan pengobatan adalah 6-7 hari. Maka didapatkan kesimpulan bahwa pengobatan terbanyak yang digunakan oleh responden adalah pengobatan yang mengandung vitamin c baik berupa minuman maupun dalam bentuk keping, sedangkan efektivitas pengobatan memiliki rata-rata durasi pengobatan 6-7 hari
Uji Aktivitas Sub Fraksi Daun Bungur (Lagerstroemia speciosa (L) pers) Sebagai Antibakteri dan Antioksidan
Daun bungur (Lagerstroemia speciosa (L) pers) merupakan tanaman yang telah digunakan secara empiris sebagai obat. Berdasarkan pendekatan kemotaksonomi diketahui bahwa Ekstrak metanol dari Lythrum salicaria L. dengan famili yang sama dengan Bungur yaitu Lythraceae, mengandung senyawa golongan flavonoid seperti isoviteksin dan isoorientin, yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan antibakteri, sehingga dapat diduga dalam daun Bungur juga mengandung senyawa golongan metabolit sekunder yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan antioksidan dari daun bungur. Simplisia daun bungur terlebih dahulu diekstraksi dengan cara maserasi. Kemudian difraksinasi dengan metode padat-cair dengan kromatografi cair vakum dan kolom konvensional. Metode antibakteri yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode KLT Bioautografi dan untuk metode antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub fraksi G dan J mempunyai aktivitas sebagai antibakteri dan Sub fraksi H, I dan J mempunyai aktivitas antioksidan
Kajian In Silico Senyawa Turunan Klorokalkon sebagai Antikanker
Perancangan obat baru dapat dilakukan dengan metode in silico melalui modifikasi struktur dengan mengubah gugus tersubstitusi yang dapat menyebabkan perubahan aktivitas suatu senyawa. Kalkon sebagai metabolit sekunder memiliki berbagai aktivitas biologis seperti antioksida, antikanker, antibakteri, dan antivirus. Senyawa kalkon dioptimasi menggunakan Hyperchem 8.0 dan dilakukan docking menggunakan program MOE Chemical Computing Group terhadap enzim target SIRT1 dengan kode pdb.4I5I. Aktivitas sitotoksik senyawa kalkon hasil modifikasi pada protein target ditunjukkan melalui interaksi arene-cation dan ikatan hidrogen
Studi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Demam Tifoid di RS SMC Periode 2017
Penyakit demam tifoid merupakan infeksi akut pada usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dengan gejala demam lebih dari satu minggu. Terapi utama pengobatan demam tifoid yaitu menggunakan antibiotik, yang dapat menyebabkan resistensi. Sehingga dibutuhkan studi terkait penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid. Penelitian dilakukan dengan pendekatan retrospektif pada 79 data pasien demam tifoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita demam tifoid terbanyak adalah perempuan (53,16%) dengan usia kanak–kanak (6-11 tahun) dan masa dewasa awal (26-35 tahun) sebesar 17,72%. Penggunaan antibiotik terbanyak digunakan adalah adalah golongan sefalosporin (56,96 %) yakni seftriakson, dengan frekuensi pemberian yaitu sekali dalam sehari. Selain penggunaan antibiotik, diberikan pula terapi suportif seperti antipeuretik, H-2 bocker dan anti mual muntah