Jurnal Sains dan Kesehatan
Not a member yet
    609 research outputs found

    Coronavirus Disease 2019 (COVID-19): A literature review

    No full text
    Kasus pertama COVID-19 dilaporkan pada Desember 2019 ketika sekelompok pasien dirawat di rumah sakit di Wuhan, ibukota provinsi Hubei di Cina, yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Awalnya, berjangkitnya SARS CoV-2 hanya terbatas di provinsi Hubei, tetapi menyebar dengan cepat ke banyak negara lain, dan Organisasi Kesehatan Dunia secara resmi mendeklarasikan pandemi global pada 11 Maret 2020. Secara umum, coronavirus menyebabkan penyakit sistem pernapasan, pencernaan, dan sistem saraf pusat yang meluas pada manusia dan hewan lain, mengancam kesehatan manusia dan menyebabkan kerugian ekonomi. Masih banyak kontroversi seputar penyakit ini, termasuk tata laksana hingga pencegahan. Oleh karena itu, saya melakukan telaah terhadap studi-studi terkait COVID-19. Dalam ulasan literatur ini, penyebab, patogenesis dan respon imun, epidemiologi, diagnosis, perawatan dan manajemen strategi penyakit, kontrol dan pencegahan semuanya ditinjau

    Pengaruh Pemberian Minyak Ikan terhadap Hasil Terapi Pasien Skizofrenia Rawat Inap Berdasarkan Skala PANSS

    No full text
    Pemberian minyak ikan sebagai terapi tambahan skizofrenia dapat menurunkan nilai Positive and Negative Syndrome Scale (PANSS) pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Grhasia. Penelitian cross sectional dilakukan dengan pre-test and post-test with control group design, minyak ikan diberikan 2 kali sehari 1 kapsul selama 6 minggu dan skala PANSS digunakan untuk menilai efektifitas terapi. Untuk pengambilan sampel diambil menggunakan metode consecutive sampling dan data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata 50 poin pada 22 kelompok perlakuan dan rata-rata penurunan sebesar 39,4 poin pada 22 kelompok kontrol. Dapat disimpulkan pemberian minyak ikan sebagai terapi tambahan dalam pengobatan pasien skizofrenia akan memberikan hasil terapi yang lebih baik daripada tidak diberikan tambahan minyak ikan

    Pengaruh Kemudahan dan Kegunaan Penggunaan terhadap Sikap Penggunaan Aplikasi Telemidicine Diabestie: Effect of Telemedicine Diabestie Application Usage Attitude on Ease of Use and Usability

    No full text
    Indonesia peringkat tujuh dalam pemakaian smartphone terbanyak dunia, didukung oleh perubahan pada era modern dimana teknologi yang semakin canggih, sehingga memberikan dampak dalam aktivitas sehari-hari. Salah satunya yaitu penggunaan aplikasi telemedicine. Diabestie merupakan salah satu layanan telemedicine yang memberikan konsultasi kesehatan online yang berfokus pada penyakit diabetes, dimana diabetes di Indonesia dianggap sebagai masalah kesehatan utama dengan lebih dari 10 juta orang yang hidup dengan diabetes. Masih terdapat pihak yang menganggap layanan telemedicine sulit untuk dioperasikan, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kemudahan dan kegunaan penggunaan dengan sikap pengguna aplikasi Diabestie. Hasil penelitian menyatakan kemudahan penggunaan dan kegunaan penggunaan berpengaruh terhadap sikap penggunaan. Dengan kata lain, kegunaan yang dirasakan dan kemudahan penggunaan merupakan hal yang penting bagi masyarakat untuk menentukan sikap mereka terhadap layanan aplikasi telemedicine Diabestie. Masyarakat akan cenderung untuk menggunakan suatu layanan ketika mengetahui layanan yang disediakan bermanfaat dan mudah untuk digunakan

    Formulasi dan Evaluasi Nano Partikel Ekstrak Etanol Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) Varietas Antin-3

    No full text
    Ekstrak daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas Lamk) varietas Antin-3 (Ekstrak daun Antin-3) yang mengandung polifenol dan flavonoid yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan. Polifenol dan Flavonoid memiliki bioavailabilitas yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memperkecil ukuran partikel ekstrak menjadi nanopartikel sehingga penyerapan saluran cerna dapat meningkat serta evaluasi fisiknya untuk memastikan partikel nano seperti ukuran partikel (10-1.000 nm), indeks polidispersitas (PDI) ( < 0,5) dan nilai potensial zeta (±20mV sampai ±-30mV). Formulasi ekstrak nano dengan metode gelasi ionik menggunakan kitosan: NaTPP. Ada tiga Tiga sampel yang diteliti (F1:F2:F3) yaitu dengan perbandingan ekstrak daun Antin-3:kitosan:NaTPP (1:1:1 ); (1:5:1); (1:10:1). Evaluasi dilakukan dengan menggunakan PSA (Particle Size Analyzer). Hasil evaluasi sampel (F1:F2:F3) menggunakan PSA (Particle Size Analyzer) untuk ukuran partikel berturut-turut (1.482 nm; 564,38 nm; 734,36 nm); untuk PdI berturut-turut (0,3482; 0,4272; 0,381) dan untuk nilai potensial zeta masing-masing (5,19mV; 21,57mV; 33,4mV). F3 merupakan sampel yang memenuhi kriteria ukuran partikel, PdI dengan nilai zeta potensia

    Hubungan Sosio-Demografi dengan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Kota Tegal tentang COVID-19

    No full text
    COVID-19 telah berkembang menjadi pandemi dan grafik penularan penyakit jenis baru ini mengalami pasang surut dari hari ke hari. Lamanya penanganan COVID-19 terkait dengan tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang COVID-19 dan prosedur pencegahannya. Tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat ini tidak lepas dari faktor sosio-demografis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat hubungan antara sosio-demografi dengan tingkat pengetahuan masyarakat tentang COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional, dengan ukuran sampel 313. Subjek penelitian ini adalah masyarakat Kota Tegal dengan usia minimal 18 tahun. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada tingkat cukup (71,25%). Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan usia dengan tingkat pengetahuan (p value 0,184 & 0,147), sedangkan antara pendidikan dan pekerjaan dengan tingkat pengetahuan (p value 0,000 & 0,009). Tingkat pengetahuan masyarakat masih berada pada tingkat menengah, sehingga diperlukan kegiatan promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran tentang COVID-19

    Epidemiologi Karakteristik Pasien COVID-19 di Kutai Kartanegara pada Bulan Juli-Desember 2020: Epidemiological Characteristics of COVID-19 Patients in Kutai Kartanegara inJuly-December 2020

    No full text
    Pada awal tahun 2020, dunia dihebohkan dengan ditemukannya COVID-19. Sejak kasus COVID-19 di Indonesia pertama kali diumumkan, kasus tersebut masih mengalami peningkatan hingga sekarang. Kutai Kartanegara merupakan salah satu kabupaten dengan kasus COVID-19 terbanyak di Kalimantan Timur. Hal tersebut merupakan dampak dari banyaknya perusahaan pertambangan di Kutai Kartanegara yang menyebabkan terjadinya peningkatan mobilitas masyarakat di daerah tersebut. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui epidemiologi karakteristik pasien COVID-19 di Kutai Kartanegara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian ini adalah pasien COVID-19 di Kutai Kartanegara selama periode Juli-Desember 2020 dengan total 4787 sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi. Hasil pada penelitian ini didapatkan kelompok usia terbanyak adalah 21-30 tahun yaitu sebanyak 1063 pasien (22,2%) dan rata-rata usia adalah 33.79 ± 16.23 tahun dengan rentang usia pasien yang terinfeksi adalah 0-93 tahun. Sebanyak 54,5% merupakan laki-laki dan 73,3% kasus merupakan asimptomatik. Kasus perjalanan berjumlah 320 kasus (6,7%) dengan riwayat perjalanan terbanyak berasal dari Jawa Tengah (26,3%). Jumlah kasus kematian sebanyak 94 pasien (1,96 %) dengan rata-rata usia adalah 54.99 ± 11.374 tahun dan mayoitas merupakan laki-laki (60,8%) serta memiliki penyakit penyerta (94,7%)

    Uji Reliabilitas the Functional Reach Test untuk Pengukuran KeseimbanganStatis pada Penderita Osteoarthritis Lutut: Reliability Test of the Functional Reach Test for Measuring Static Balance in Patient with Knee Osteoarthritis

    No full text
    Osteoarthritis (OA) adalah penyakit degeneratif kronis ditandai kerusakan tulang rawan pada sendi, menyebabkan bengkak, nyeri, penurunan kekuatan otot, kekakuan sendi serta keseinbangan tubuh yang mengakibatkan peningkatan resiko jatuh. Functional Reach Test (FRT) merupakan salah satu tes yang dapat digunakan untuk memeriksa keseimbangan statis, tetapi laporan tentang reliabilitas tes ini di Indonesia masih sangat terbatas terutama bagi pasien dengan OA lutut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui reliabilitas test retest dan inter rater reliability dengan pada FRT sebagai alat ukur untuk keseimbangan statis pada penderita osteoarthritis lutut. Penelitian ini menggunakan metode observational study dengan pendekatan methodological research. Terdapat 58 responden dalam penelitian ini yang diambil  dengan purposive sampling. Test retest dan inter rater reliability FRT dievaluasi dalam penelitian ini. Hasil Test retest dan inter rater reliability FRT menunjukkan internal consistency tinggi (?=0.82, ICC=0.69, p<0.0001, r=0.64) dan (?=0.84, ICC=0.72, p<0.0001, r=0.67). FRT reliabel dalam hal test retes dan inter rater sebagai alat ukur keseimbangan statis pada penderita osteoarthritis lutut

    Studi Etnofarmakologi Tumbuhan Obat Luka Terbuka di Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima: Ethnopharmacological Study of Open Wound Medicinal Plants in Ambalawi District, Bima Regency

    No full text
    Melestarikan pengobatan tradisional oleh penyehat tradisional. Pengobatan tradisional luka terbuka di etnis Bima masih berdasarkan garis keturunan, dokumentasi dan penelitian secara ilmiah masih sedikit. Sehingga perlu dilakukan penelitian terkait studi etnofarmakologi pengobatan luka terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan etnofarmakologi dan nilai kepentingan suatu tumbuhan untuk pengobatan luka terbuka di Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima. Pemilihan informan dilakukan dengan metode snowball sampling non diskriminatif dan wawancara dilaksanakan secara semi-terstruktur. Informan merupakan hattra atau biasa disebut sando oleh masyarakat Bima yang memiliki pengetahuan terkait pengobatan luka terbuka. Hasil wawancara dengan informan akan dianalisis menggunakan Index of Cultural Significance (ICS), Fidelity Level (FL), dan Factor of Informant Consensus (FIC). Hasil menunjukkan terdapat 15 spesies dari 14 famili tumbuhan sebagai obat luka terbuka. ICS tertinggi pada spesies Chromolaena odorata L. dengan nilai 186. Nilai FL berkisar antara 11,11-100%. Nilai FIC luka lecet 0,742, luka sayat 0,815, luka tusuk 0,792, luka bakar 0,800, luka gigitan 0,889, dan luka infeksi 0,833. Penentuan dosis masih menggunakan cara tradisional dan secara umum pengobatan dilakukan dua kali sehari. Pengetahuan etnofarmakologi tumbuhan obat luka terbuka oelh Sando Lo’i di Kecamatan Ambalawi berpotensi untuk dikembangkan secara ilmiah lebih lanjut

    Formulasi dan Karakterisasi Nanopartikel Kitosan Ekstrak Sari Buah Juwet (Syzygium cumini) menggunakan metode Gelasi Ionik: Formulation and characterization of Chitosan Nanoparticle of Juwet (Syzygium cumini) Fruit Extract Using Ionic Gelation Method

    No full text
    Buah juwet memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan sebagai obat karena adanya kandungan senyawa polifenol. Senyawa polifenol mudah terdegradasi sehingga stabilitasnya perlu ditingkatkan melalui pembentukan nanoenkapsulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan formula nanopartikel ekstrak sari buah juwet (Nano SBJ) yang memiliki karakteristik yang baik. Penentuan formula dilakukan menggunakan pseudoternary phase diagram berdasarkan nilai % transmitan dan % EE. Formula Nano SBJ yang diperoleh dilakukan karakterisasi meliputi % transmitan, % EE, ukuran partikel, polydispersity index, dan zeta potensial. Formula Nano SBJ yang diperoleh adalah kitosan, ekstrak SBJ, dan Na TPP berturut-turut sebesar 0,347%, 0,627%, dan 0,047%. Hasil karakterisasi Nano SBJ yang diperoleh adalah % EE sebesar 30,72%, diameter rata-rata partikel sebesar 138,1±7,9 nm, PdI sebesar 0,839±0,043, dan zeta potensial sebesar 34,9±1,2 mV. Nano SBJ yang terbentuk merupakan partikel berukuran nano dan memiliki stabilitas yang baik, namun memiliki entrapment efficiency yang rendah

    Uji Aktivitas Antibakteri Hasil Fermentasi Bakteri Endofit Umbi Talas (Colocasia esculenta L) terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa: Potential of Antibacterial Compound Fermentation of Endophytic Bacteria from Taro Tuber (Colocasia esculenta L.) againts Pseudomonas aeruginosa

    No full text
    Bakteri endofit merupakan bakteri yang melakukan simbiosis dengan tanaman inang tanpa menyebabkan penyakit tanpa tanaman inang. Beberapa bakteri endofitik yang ditemukan pada tumbuhan mampu menghasilkan senyawa potensial sebagai antibakteri. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hasil fermentasi bakteri endofit dari umbi tanaman talas mempunyai aktivitas sebagai antibakteri, serta mengetahui waktu optimum fermentasi yang mempunyai aktivitas antibakteri terbesar. Penelitian ini diawali dengan pembuatan suspensi bakteri endofit dan bakteri uji. Suspensi kemudian digunakan untuk mengkarakterisasi dan mengidentifikasi bakteri endofit dan bakteri uji. Metode identifikasi yang dilakukan meliputi identifikasi koloni, pewarnaan Gram, Pewarnaan Spora dan Uji biokimia dengan ditanam pada media KIA, SIM, LIA dan Citrat. Selajutnya dilakukan fermentasi untuk menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang digunakan untuk uji aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas auriginosa. UJi aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi caram disk. Hasil uji kativitas antibakteri menunjukkan bakteri endofit Bacillus siamenssis dan Bacillis subtilis kedunya mampu menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang mempunyai potensi sebagai antibakteri terhadap Pseudomonas earuginosa. nilai tertinggi pada waktu fermentasi 72 jam dengan nilai 8,7 pada bakteri Bacillus siamensis.Bakteri endofit Bacillus subtilis nilai aktivitas terbesar pada waktu fermentasi 48 jam dengan mengasilkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 8,9

    135

    full texts

    609

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇