Jurnal Sains dan Kesehatan
Not a member yet
    609 research outputs found

    Pola Pengobatan Penderita Schistosomiasis (Penyakit Demam Keong) Di Desa Kaduwaa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah

    No full text
    Telah dilakukan penelitian Pola Pengobatan Penderita Schistosomiasis (Penyakit Demam Keong) di Desa Kaduwaa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menanggulangi penyakit schistosomiasis ditinjau dari kerasionalan pengobatan untuk menanggulangi penyakit schistosomiasis dan untuk mengetahui perbedaan pola pengobatan penderita schistosomiasis di Kaduwa dan Napu keseluruhan, berdasarkan persentase penggunaan obat. Data diolah dan dideskripsikan terlebih dahulu kemudian dianalisis dengan uji chi kuadrat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pola pengobatan penderita schistosomiasis di Kaduwaa dan Napu keseluruhan. Petunjuk teknis Pengobatan Penderita Schistosomiasis (Penyakit demam Keong), penggunaan obat praziquantel menurut petunjuk teknis yaitu 60mg/Kg BB diminum dua kali setiap 4-6 jam sehari, dan terhadap efek samping telah digunakan paracetamol dan CTM

    Proses Emulsifikasi dan Pengeringan Pasta Campuran Sumber Asam Folat Alami dan Identifikasinya Dalam Perolehan Serbuk Suplemen Untuk Wanita Hamil

    No full text
    Serbuk campuran tempe kacang hijau (P. radiatus),  brokoli (Brassica oleracea) terfermentasi dan nikstamal jagung putih jenis gigi kuda (Zea mays identata) masing-masing diperoleh melalui fermentasi oleh R. oligosporus strain C1, fermentasi oleh kultur kombucha dan nikstamalisasi menggunakan Ca(OH)2 adalah kekinian suplemen asam folat alami untuk wanita hamil.  Perolehan asam folat sebagai suplemen dilakukan melalui emulsifikasi dengan homogenisasi pada kecepatan putar berturut-turut  0, 8000, 9500, 13500 dan 20500 rpm selama 30 menit dengan penambahan gelatin pada konsentrasi berturut-turut  0, 1, 2, 3, 4 dan 5% (b/b) selanjutnya dikeringkan selama 24 jam pada suhu 50°C dan kapsulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kecepatan putar homogenizer dan konsentrasi gelatin, akan meningkatkan asam folat , protein terlarut dan total padatan namun menurunkan total gula dan gula reduksi sampai dicapai optimisasi diikuti penurunan komponen serbuk suplemen. Perlakuan optimum berdasarkan asam folat terbaik dicapai pada kombinasi perlakuan konsentrasi 3% gelatin dengan kecepatan putar 9500 rpm selama 30 menit yang menghasilkan suplemen dengan komposisi asam folat 374,29 µg/mL, protein terlarut 6,30  mg/mL, total gula 16.64 µg/mL , gula reduksi 744,70  mg/mL dan total padatan 91,12%. Idensifikasi asam folat pada kondisi optimum diperoleh 2 peak dengan waktu retensi masing-masing T 1,9 dan T 2,2 yang didominasi monomer asam folat berberat molekul (M+1) masing-masing 442,96 dan 442,74 Da. dengan intesitas relatif masing-masing 4,47 dan 3,29%

    Perbandingan Karakteristik Kimiawi Ekstrak Brokoli Terfermentasi dengan Variasi Konsentrasi Kultur Kambucha Sebagai Minuman Fungsional

    No full text
    Minuman fungsional berbasis sayuran terfermentasi terus dikembangkan. Ekstrak brokoli yang difermentasi oleh starter kultur kombucha atau SCOBY (a symbiotic colony of yeast) dapat berkhasiat sebagai minuman probiotik yang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan, mengeluarkan racun dalam tubuh, meningkatkan antibodi, memperbaiki dan memaksimalkan fungsi organ tubuh. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan karakteristik kimiawi hasil fermentasi ekstrak brokoli dengan konsentrasi kultur yang berbeda sebagai minuman fungsional yang dilakukan terhadap perubahan kadar total asam, total polifenol, gula reduksi, dan identifikasi antioksidan dari kondisi optimum. Formulasi ekstrak brokoli difermentasi dengan variasi kultur starter kambucha sebesar 15%, 25% dan 35%v/v, dievaluasi terhadap perubahan karakteristik selama waktu fermentasi (0, 6, dan 12 hari). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa fermentasi minuman fungsional brokoli dengan konsentrasi kultur starter yang berbeda berpengaruh terhadap total polifenol, total asam dan total sel bakteri, dan identifikasi antioksidan yang dihasilkan. Kondisi optimum diperoleh pada konsentrasi kultur starter kambucha 15% selama fermentasi 6 hari berdasarkan total asam 3,63%, protein terlarut 0,29mg/mL, gula reduksi 272.81mg/mL, total polifenol 0,58%. Identifikasi antioksidan pada ektrak sayuran brokoli pada kondisi optimum juga dilakukan analisa melalui LC-MS

    Potensi Sirup Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus altilis) Sebagai PanganFungsional Bagi Penderita Penyakit Hepatitis

    Get PDF
    Daun sukun (Artocarpus altilis) sering digunakan sebagai bahan ramuan obat tradisional untuk pengobatan sehingga direkomendasikan sebagai obat alternatif alami bagi penderita penyakit hati seperti hepatitis.Tujuan dari penelitian ini adalah pemanfaatan ekstrak daun sukun untuk pembuatan sirup sebagai minuman fungsional bagi penderita hepatitis dan melihat penerimaan para panelis terhadap produk yang dibuat. Ujiyang dilakukan yaitu uji kandungan total senyawa flavonoid dan uji sensori pada sirup daun sukun yang menggunakan 3 fomulasi dengan lama pemanasan yang berbeda yaitu dengan lamanya waktu pemanasan 30 menit, 60 menit dan 90 menit. Hasil penelitian menunjukan kandungan total senyawa flavonoid tertinggi terdapat pada sirup daun sukun dengan PM 60 sebesar 290.00 μgQe/mL dan PM 90 sebesar 263.33 μgQe/.Kandungan flavonoid dari seluruh perlakuan menunjukan jumlah yang tinggi. Berdasarkan uji sensori,panelis lebih menyukai sirup daun sukun PM 90 dengan rerata 7,01. Oleh karena itu dari ketiga perakuan, PM 90 menjadi perlakuan rekomendasi. Namun untuk mengetahui efek penyembuhan lebih lanjut dari konsumsi flavonoid dalam sirup daun sukun terhadap penderita hepatitis perlu dilakukan uji in vivo

    Hubungan Kepatuhan Hemodialisis dengan Disfungsi Seksual Wanita Usia Subur di RSUD Ungaran

    Get PDF
    Pasien wanita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis mempunyai berbagai masalah kesehatan, salah satunya ialah difungsi seksual. Disfungsi seksual yang dialami berupa gangguan keinginan seksual, gairah, pelumasan, orgasme, kepuasan dan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan hemodialisis dengan disfungsi seksual wanita usia subur di RSUD Ungaran. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ialahwanita usia subur dengan rentang usia 25-34 tahun hingga 35-44 tahun. Hasil penelitian dengan analisis Chi-Squaremenunjukan nilai signifikansi (Sig) 0,542 (p=1.000) atau > 0,05 yang berarti tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan hemodialisis dengan disfungsi seksual wanita usia subur di RSUD Ungaran. kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor seperti kurangnya keinginan seksual menjadi alasan utama tidak terdapat hubungan antara kedua variabel

    Analisis Minimalisasi Biaya Antibiotik Ceftriaxone dan Cefotaxime pada Pasien Pneumonia Dewasa Rawat Inap RSUDP NTB 2018

    Get PDF
    Pneumonia adalah suatu infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan paru-paru tidak mampu bekerja dengan baik. Pengobatan lini pertamanya menggunakan antibiotik golongan cephalosporin yaitu ceftriaxone dan cefotaxime. Kedua terapi tersebut memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal biaya sehingga perlu dilakukan analisis farmakoekonomi dengan metode analisis minimalisasi biaya (AMiB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minimalisasi biaya antibiotik ceftriaxone dan cefotaxime pada pasien pneumonia dewasa dengan luaran sembuh di instalasi rawat inap RSUD Provinsi NTB tahun 2018. Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2019. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 18. Data yang digunakan bersifat retrospektif pada tahun 2018. Analisis minimalisasi biaya ceftriaxone dan cefotaxime menggunakan perbandingan perhitungan biaya total, diperoleh terapi cefotaxime lebih cost-minimize Rp1.297.829 atau 26,1% dibanding terapi ceftriaxone. Terdapat perbedaan yang signifikan antara biaya rawat inap dan biaya obat kelompok obat ceftriaxone dan cefotaxime menggunakan uji t-Testdengan p < 0,05.

    Gambaran Gaya Hidup dan Hipertensi Pada Lansia : A Systematic Review

    Get PDF
    Semakin bertambahnya usia maka semakin besar pula risiko terjadinya peningkatan tekanan darah terutama tekanan darah sistolik, sedangkan diastolik hanya meningkat sampai usia 55 tahun. Tujuan: Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk memberikan gambaran gaya hidup dan hipertensi pada lansia. Metode: Tinjauan sistematis berbasis literatur ini diperoleh dari NCBI, Science Direct, Google Scholar, DOAJ, dan total 15 artikel ditinjau untuk memberikan gambaran gaya hidup dan hipertensi pada lansia. Hasil: Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan penurunan yang signifikan dalam tekanan darah yang disebabkan gaya hidup. Tidak ada pola yang dapat diprediksi dari perubahan ini karena hasil tekanan darah bervariasi di antara intervensi gaya hidup. Penemuan ini juga mengungkapkan bahwa modifikasi gaya hidup menyebabkan penurunan tekanan darah. Kesimpulan: Oleh karena itu, kami menyimpulkan bahwa modifikasi gaya hidup efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia

    Analisis Efektivitas Biaya Amitriptilin dan Gabapentin pada Pasien Stroke dengan Nyeri Neuropati di Instalasi Rawat Inap RSUD Provinsi NTB Tahun 2017

    Get PDF
    Nyeri neuropati pasien stroke merupakan nyeri yang disebabkan oleh kerusakan sistem somatosensori. Terapi lini pertama nyeri neuropati dapat menggunakan amitriptilin maupun gabapentin, dimana keduanya memilikiperbedaan biaya yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya amitriptilin dan gabapentin pada pasien stroke dengan nyeri neuropati. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 17. Data yang digunakan bersifat retrospektif pada tahun 2017, sedang penelitian dilakukan pada bulan April hingga Juli 2019. Penilaian luaran klinis nyeri neuropati menggunakan Wong Baker Pain Rating Scale. Analisis efektivitas biayaamitriptilin dan gabapentin menggunakan Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) diperoleh nilai Rp 45.443,08 dan Rp 52.241,52 serta Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER) Rp 72.636,87. Hasil analisis Incremental Net Benefit (INB) menunjukkan terapi gabapentin lebih cost-effective dibandingkan amitriptilin dengan nilai INB + 59.078,37

    Review: Analisis Komponen Senyawa Kimia Krokot (Portulaca oleraceae L. dan Portulaca grandiflora Hook.)

    Get PDF
    Krokot termasuk tumbuhan obat dari famili portulacaceae yang memiliki lebih dari 100 spesies diantaranya Portulaca oleraceae L. dan Portulaca grandiflora Hook. Kedua jenis krokot tersebut memiliki potensi untuk menjadi bahan obat alami karena adanya kandungan senyawa kimia aktif yang menghasilkan berbagai efek farmakologi. Di dalam tinjauan ini dihimpun data komponen senyawa kimia yang terdapat pada kedua jenis krokot tersebut dan metode analisisnya serta faktor yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas senyawa-senyawa kimia tersebut sehingga dapat menjadi referensi dalam menentukan bahan obat alami dengan pemilihan tumbuhan krokot berdasarkan komposisi senyawa fitokimia yang diinginkan dan cara analisis yang sesuai. Metode dalam penemuan data-data tersebut dilakukan dengan pencarian jurnal-jurnal penelitian pada google scholar menggunakan kata kunci tertentu. Dari tinjauan ini diperoleh hasil bahwa komponen senyawa kimia yang terdapat pada kedua jenis krokot tersebut berupa senyawa kimia golongan fenolik, flavonoid, asam lemak, sterol, terpenoid dan alkaloid. Komponen-komponen tersebut dapat dianalisis menggunakan metode spektroskopi dan kromatografi baik untuk analisis kualitatif maupun kuantitatif. Faktor yang perlu diperhatikan dalam analisis komponen-komponen tersebut adalah metode analisis yang digunakan, cara ekstraksi, pelarut, varietas dan genotip tumbuhan, bagian tumbuhan yang digunakan, waktu tumbuh dan waktu panen sampel, serta kondisi tempat tumbuh sampel

    Hubungan Tingkat Pendapatan dan Pendidikan dengan Perilaku Masyarakat Melakukan Swamedikasi Gastritis di Kelurahan Nunleu Kota Kupang: Relationship of Income and Education Level with the Decision of the Community to Self-Medicate Gastritis in Nunleu Village Kupang City

    No full text
    Swamedikasi setiap tahun meningkat, data pada Badan Pusat Statistik menyatakan Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2018 sampai 2020 berturut-turut sebesar 60,93%, 59,72%, dan 61,31%. Seseorang melakukan swamedikasi karena biaya dan waktu terbatas, serta minimnya akses pelayanan kesehatan. Pendidikan dan pendapatan diduga berpengaruh dalam perilaku swamedikasi. Penyakit gastritis merupakan salah satu penyakit yang sering dilakukan swamedikasi, BPS menyatakan dari 10 penyakit utama terbanyak di Kota Kupang, gastritis menempati urutan kedua dengan jumlah 21.760 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pendapatan terhadap perilaku swamedikasi gastritis Masyarakat Kelurahan Nunleu, Kota Kupang.Metode penelitian yaitu observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Penelitian dilakukan di kelurahan Nunleu, Kota Kupang tahun 2021 dengan metode pengambilan sampel adalah purposive sampling menggunakan instrumen kuesioner dengan jumlah sampel 332 sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukan responden memiliki pendidikan terakhir terbanyak yaitu perguruan tinggi (53,0%) dan pendapatan terbanyak <RP.1.5000.000 (51,5%). Responden yang memiliki pendidikan tinggi (63,3%) memiliki perilaku swamedikasi gastritis yang baik (47,9%), dan berpendapatan rendah (51,8%) memiliki perilaku swamedikasi gastritis baik (45,8%.). Uji statistic chi-square memperoleh hasil terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan perilaku (p-value 0,000 < 0,05) demikian juga tingkat pendapatan dengan perilaku masyarakat melakukan swamedikasi gastritis (p-value 0,000 < 0,05)

    135

    full texts

    609

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇