Jurnal Sains dan Kesehatan
Not a member yet
609 research outputs found
Sort by
Bioaktivitas Ekstrak Etanol Biji Pinang (Arecha catechu L.) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Pinang (Areca catechu Linn) merupakan tanaman yang tersebar luas di wilayah tropis dan subtropis. Masyarakat telah memanfaatkannya untuk mengobati berbagai permasalahan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol biji pinang untuk menghamabat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Metode penelitian adalah eksperimen. Tahapan penelitian, mula-mula biji buah pinang dikeringkan dengan cara diangin-anginkan selama 7-10 hari. Setelah kering, biji digiling menjadi serbuk. Tahap ekstraksi senyawa aktif menggunakan metode maserasi menggunakan etanol 92%, pengguapan dilakukan menggunakan rotary vacuum evaporator. Hasil ekstrak maserasi dilakukan uji fitokimia dan uji daya hambat bakteri terhadap E. coli dan S. aureus, dilakukan dengan metode Kirby Bauer. Senyawa metabolit yang terdeksi yaitu flavonoid, tannin dan terpenoid. Senyawa metabolit tersebut memiliki kemampuan sebagai antimikroba. Hasil uji daya hambat ekstrak etanol biji buah pinang menujukkan secara deskriptif ekstrak etanol memiliki kemampuan daya hambat lebih baik terhadap bakteri S. aureus, dibandingkan dengan E. coli. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak etanol biji buah pinang dapat menghambat pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus
Formulasi Sediaan Krim Anti-aging dari Ekstrak Kolagen Limbah Sisik Ikan Bandeng (Chanos chanos): Formulation of Anti-aging Cream from Milkfish Scales Waste Collagen Extract (Chanos chanos)
Penuaan dini merupakan kerusakan yang terjadi pada kulit akibat radikal bebas yang terbentuk melalui proses metabolisme dan dampak negatif lingkungan. Sisik ikan bandeng dipercaya mengandung kolagen yang dapat menghambat proses penuaan dini pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah formulasi krim anti-aging dari kolagen limbah sisik ikan bandeng (Chanos chanos) dapat memenuhi syarat mutu stabilitas sediaan dan untuk mengetahui konsentrasi efektif pada krim anti-aging. Sisik ikan bandeng diekstraksi dengan metode maserasi dan dikeringkan kemudian diformulasikan dalam bentuk sediaan krim dengan konsentrasi 5%, 6% dan 7% dan dilanjutkan dengan evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, uji iritasi dan uji aktivitas yang dilakukan kepada 16 orang sukarelawan dengan pengujian pada kulit punggung tangan selama empat minggu. Hasil penelitian krim anti-aging dari hasil uji stabilitas krim anti-aging ekstrak kolagen sisik ikan bandeng (Chanos chanos) dengan konsentrasi 5%, 6% dan 7% sudah memenuhi syarat mutu stabilitas sediaan krim dan dari hasil uji aktivitas kadar air (moist) dan kadar minyak sediaan krim anti-aging dengan konsentrasi 5%, 6% dan 7% sudah memberikan efek anti-aging dalam memperbaiki kondisi kulit dengan nilai signifikansi pada tiap konsentrasi diperoleh nilai (P>0,05) menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna pada tiap konsentrasi. Dapat di simpulkan bahwa krim anti-aging konsentrasi 5% sudah memberikan efek anti-aging dalam memperbaiki kondisi kulit punggung tangan
Efek Samping Hipoglikemi yang Dialami oleh Pasien Geriatri yang Berisiko Sindrom Metabolik: Side Effects of Hypoglycemic Experienced by Geriatric Patients Who are at Risk of Metabolic Syndrome
Sindrom metabolik adalah kumpulan gejala kelainan metabolik tubuh yang dapat berhubungan dengan berbagai macam penyakit. Tujuan penelitian untuk melihat adanya hubungan karakteristik dari responden terhadap kondisi klinis (parameter tekanan darah, glukosa darah, kolesterol dan trigliserida) dan melihat obat yang sering digunakan. Penelitian ini merupakan studi retrospektif dari 3 rumah sakit di Yogyakarta. Jumlah responden penelitian yaitu 101 pasien geriatri yang berisiko sindrom metabolik dan mengalami efek samping hipoglikemi. Data dikumpulkan menggunakan data rekam medik. Analisis data karakteristik responden dan golongan obat dilakukan secara deskriptif dan chi-square. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa mayoritas pasien geriatri yang berisiko mengalami sindrom metabolik adalah perempuan (52,38%) dengan indeks massa tubuh normal (71,43%). Riwayat penyakit yang lebih banyak di alami oleh pasien geriatri yang berisiko mengalami sindrom metabolik adalah diabetes mellitus dan hipertensi (60,95%) dan pasien tidak mengalami komplikasi (67,62%). Riwayat penyakit berkorelasi dengan keadaan klinis pasien khususnya kadar kolesterol dan trigliserida (p<0,05). Selain itu, komplikasi berkorelasi juga dengan nilai tekanan darah (p<0,05). Golongan obat yang paling sering digunakan pasien geriatri yang berisiko sindrom metabolik adalah antihipertensi angiotensin receptor blocker (76,19%), antidiabetes insulin (50,48%) dan antidislipidemia statin (41,90%).
Evaluasi Pola Pengobatan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Kota Samarinda: Evaluation of the Pattern of Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Treatment in Pregnant Women at Samarinda City Hospital
Coronavirus Disease 2019 ialah suatu masalah berupa penyakit diakibatkan adanya virus Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-Cov-2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengobatan COVID-19 pada ibu hamil di RS dan kesesuaian dengan pedoman Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI). Metode penelitian ini dengan metode non eksperimental observasional dan menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan cara retrospektif yaitu melihat data berdasarkan rekam medis pasien ibu hamil yang terdiagnosis Covid-19 di rumah sakit Kota Samarinda periode Maret 2020-Desember 2021. Analisis data pola pengobatan dalam bentuk persentase menggunakan Microsoft Excel.Berdasarkan hasil penelitian dari 82 sampel pasien menunjukkan penggunaan Dexametason sebanyak 10%, terapi antiviral sebanyak 5% dan antibiotik sebanyak 85%. Secara umum pola pengobatan seluruh pasien COVID-19 pada ibu hamil (82 orang) rawat inap di RS Samarinda pada bulan Maret 2020–Desember 2021 telah sesuai dengan pedoman Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) tentang pengobatan virus COVID-19 pada ibu hamil tahun 2020
Analytical Method Validation of Sulfamethoxazole in Human Plasma and Urine by HPLC-PDA
An analytical method for analyzing SMZ in human plasma and urine using high-performance liquid chromatography (HPLC) was developed. The separation was carried out on a Shim-pack GIST® C18 column (150 × 4.6 mm, 5 ?m) with a temperature setting of 30°C. The mobile phase consisted of glacial acetic acid pH 2.5: methanol: acetonitrile (70:25:5, v/v/v) at a rate of 0.8 mL/min. Detection was done using a PDA detector in the range of ?190-800 nm, and quantification was carried out at ?265 nm. Plasma sample preparation used the protein precipitation method with acetonitrile as the precipitating solvent (1:3, v/v), while urine preparation used the liquid-liquid extraction method with 0.03 M H2SO4 and ethyl acetate. The developed method was proven selective, linear (r = 0.998) for plasma and (r = 0.996) for urine, accurate (%error ?11.76% for LLOQ and ?14.08% for concentrations above), precision (%RSD ?4.52% for LLOQ and ?4.48% for the concentrations above), sensitive with 0.7 ?g/mL (plasma) and 0.17 ?g/mL (urine). Stability tests were carried out to determine the shelf life of the samples under several conditions. The developed method is valid and suitable for pharmacokinetic studies of SMZ in human plasma and urine
Pengaruh Penambahan Ekstrak Aloe vera Terhadap Karakteristik Fisik Basis Polietilen Glikol Sediaan Suppositoria: The Effect of Aloe vera Extract Addition to Physical Characteristic of Polyethylene Glycol Suppository Base
Ekstrak Aloe vera berpotensi untuk dikembangkan menjadi sediaan suppositoria karena terbukti memiliki aktivitas laksatif. Pada penelitian ini sejumlah ekstrak yang dosisnya telah dikonfersi dicampurkan dengan basis suppositoria polietilen glikol (PEG). Kemudian dilakukan evaluasi karakteristik fisik meliputi kekerasan, disolusi, dan titik leleh terhadap basis dan sediaan suppositoria yang mengandung ekstrak. Hal ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan ekstrak terhadap karakteristik basis PEG suppositoria yang telah dioptimasi komposisinya, sehingga akan mempermudah formulator untuk melakukan penyesuaian komposisi basis terhadap persyaratan sediaan suppositoria yang baik. Hasil pengujian menunjukan bahwa ekstrak tidak mengubah kekerasan basis suppositoria, tetapi mempengaruhi disolusi dan titik leleh basis. Ekstrak Aloe vera mempercepat disolusi basis dari 37,163 menit menjadi 36,933 menit dan meningkatkan titik leleh basis dari 62,967 °C menjadi 80,467 °C. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa basis PEG yang ditambahkan ekstrak Aloe vera tidak memerlukan penyesuaikan komposisi karena perubahan yang terjadi masih sesuai dengan persyaratan dan tidak mempengaruhi performa sediaan dalam hal pelepasan zat aktif
Profil Pengetahuan dan Keyakinan Vaksinasi Covid-19 Aztrazeneca dan Sinovac sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 pada Warga Surabaya: Profile of AztraZeneca and Sinovac Covid-19 Vaccination Knowledge and Belief as an Effort to Prevent Covid-19 in Surabaya
Infeksi penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19) telah menjangkiti puluhan juta orang dalam pandemik di seluruh dunia. Penyebab utama dari COVID-19 ini adalah SARS-CoV-2. Pencegahan penularan dilaksanakanvaksinasi COVID-19. Adapun daya serap tentang COVID-19 masih rendah sehingga dilakukan analisis profil pengetahuan dan keyakinan vaksinasi COVID-19 pada masyarakat. Hal utama dari penelitian ini melihathubungan pengetahuan sikap masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19. Metode yang dipakai untuk data pengambilan sampel yaitupenelitian observasional analitik dengan metode cross sectionalyaitu dengan responden warga Surabaya sebanyak 380 orang yang dipilih seacara teknik consecutive samplingmelaluipengambilan data kuisioner. Populasi penelitian ini adalah semua warga Surabaya yang telah selesai di vaksinasi tahap I dan tahap II. Pada penelitianmenggunakan lembar pengumpul data untuk mencatat data sekunder lembarkejadian KIPI dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya serta menggunakanmetode survei melalui kuisioner yang dibagikan kepada subjek. Analisis data menggunakan analisis statistik uji logistik. Dari hasil penelitian sebanyak sebanyak 77,8 % masyarakat mengetahui vaksin COVID-19, dikategorikan dengan skor sangat baik. Tingginya skor ini menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. Sehingga ini terbukti meningginya tingkat keyakinan sebesar 83,1% terbukti responden memiliki sikap positip terhadap suksesnya pengendalianCOVID-19. Penelitian ini menunjukkan sebesar 94,7%adanya hubungan pengetahuan sikap masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19, karena itu pengetahuan dan keyakinan perlu dilakukan kepada masyarakat agar niat melakukan vaksinasi COVID-19 meningkat, sehingga akan menekan laju penularan virus
Efektivitas Deferasirox pada Pasien Thalasemia Mayor: Artikel Review: Efficacy of Deferasirox for Thalassemia Mayor: Review Article
Thalassemia is a heterogeneous grouping of genetic disorders resulting from decreased synthesis of the alpha or beta chains of hemoglobin. Anemia and iron overload are the main causes of morbidity and mortality due to thalassemia disease. Iron chelation has improved the survival and quality of life of patients with thalassemia major. Deferasirox (DFX) was developed as monotherapy for the treatment of transfusion iron overload. Search data in this literature study using an electronic database, namely Science Direct, Pubmed with the keywords thalassemia, deferasirox and efficacy. The search results obtained 1015 articles and 5 articles that matched the inclusion and exclusion criteria. The total patients in this study were 410 people from 5 countries. The results of the review article found that deferasirox was effective in reducing iron in the body as seen from the LIC (Liver Iron Concentration), T2* heart and serum ferritin in patients with thalassemia major
Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Krim Tabir Surya Nanoenkapsul Ekstrak DaunUbi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) Varietas Antin-3: Formulation and Physical Stability Test of Sunscreen Cream of Purple Sweet Potato Leaf Extract (Ipomoea batatas L.) Antin-3 Variety Nanocapsulated
UVA dan UVB sinar matahari mampu merusak jaringan kulit. Flavonoid dan polifenol dalam nanoenkapsulasi ekstrak daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) varietas Antin-3 mampu menyerap intensitas sinar UV sehingga dapat dijadikan bahan aktif untuk sediaan krim tabir surya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari pengaruh variasi kandungan nanoenkapsulasi ekstrak daun Antin-3 yaitu 0,3% : 0,6% : 0,9% [F1:F2:F3] terhadap stabilitas fisik mekanik dan freeze thaw (3 siklus, per siklus 48 jam). Hasil uji mekanik menunjukkan bahwa ketiga formula tersebut tidak memisah. Hasil uji freeze and thaw menunjukkan bahwa perbedaan variasi nonoenkapsulasi ekstrak daun Antin-3 tidak mempengaruhi warna, aroma dan homogenitas, tipe krim minyak dalam air dan nilai pH namun memberikan pengaruh terhadap nilai daya sebar. Formula terbaik yang dapat dipilih adalah F3 karena memiliki konsentrasi nanoenkapsulasi ekstrak daun Antin-3 paling tinggi. Perlu dilakukan reformulasi dengan meningkatkan konsentrasi bahan penstabil konsistensi
Isolation and Toxicity Test of Chitosan from Green Mussels (Perna viridis L.) With Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Method: Study Program of Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Medan, Indonesia
Green Mussels (Perna viridis L.) is one of Indonesia\u27s fishery resources. The purpose of this study was to determine the toxicity level of chitosan from green clam shells (Perna viridis L.) by looking at the LC50 value tested on the BSLT method. This study included isolation of chitin and chitosan: deproteination, demineralization, depigmentation and deacetylation of chitin into chitosan, chitosan characterization, FTIR, and chitosan Toxicity Test using the BSLT method to see the number of deaths of Artemia salina L larvae obtained data (LC50). The results showed that the Chitosan Green Clam Shell (Perna viridis L.) had an LC50 of 4369.1806 ?g/mL. The results showed that green clam shell chitosan (Perna viridis L.) was non-toxic (LC50 > 1000 ?g/mL) in the BSLT test