Jurnal Sains dan Kesehatan
Not a member yet
    609 research outputs found

    Analysis of Adverse Drug Events in Schizophrenia Therapy at the Inpatient Ward of a Psychiatric Hospital in Lombok, Indonesia.: Analysis of Adverse Drug Events in Schizophrenia Therapy at theInpatient Ward of a Psychiatric Hospital in Lombok, Indonesia.

    No full text
    Gangguan kesehatan jiwa merupakan suatu kondisi perubahan emosional, psikologis,dan sosial yang diderita sebanyak 450 juta jiwa, skizofrenia sebanyak 20 juta jiwamanusia di dunia. Terapi skizofrenia menggunakan golongan antipsikotik dosistunggal maupun kombinasi dimana kombinasi antipsikotik menyebabkan AdverseDrug Event (ADE). Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desaincross-sectional yang dilakukan secara prospective terhadap 43 pasien. Instrumentpenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tabel data karakteristik pasien,algoritma Naranjo, dan skala Hartwig. Kejadian Adverse Drug Event (ADE) di RumahSakit Jiwa Mutiara Sukma pada bulan Desember 2021 sebesar 12% yang disebabkanoleh penggunaan terapi haloperidol dan risperidone. Adapun tingkat keparahan ADEyang terjadi yaitu pada level 3 dan 4 (sedang) dengan persentase 100% dari totalkejadian

    Pengaruh Pemberian Terapi Fisik Dada pada Pasien Geriatri dengan Pneumonia terhadap Luaran Klinis di Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Atma Jaya: Impact of Chest Physiotherapy in Geriatric Patients with Pneumonia on Hospitalization Clinical Outcomes at Atma Jaya Hospital Intensive Care Unit

    No full text
    Pneumonia merupakan penyebab utama perawatan intensif dan kematian di rumah sakit, khususnya pada populasi geriatri. Terapi fisik dada kerap digunakan sebagai adjuvan dari antibiotik empiris pada pneumonia untuk meningkatkan ventilasi, membersihkan jalan napas, dan mencegah atelektasis, namun bukti ilmiah mengenai efektivitasnya terhadap kesembuhan dan mortalitas masih bervariasi. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan metode total sampling dari seluruh pasien geriatri dengan pneumonia yang menjalani rawat inap di unit perawatan intensif Rumah Sakit (RS) Atma Jaya, mulai dari bulan Januari 2022 hingga Desember 2024. Kriteria inklusi meliputi pasien berusia >60 tahun, mengidap pneumonia komunitas, dan menjalani rawat inap di ICU RS Atma Jaya. Sedangkan kriteria eksklusi merupakan pasien dengan pneumonia yang didapat (acquired pneumonia) di unit perawatan intensif RS Atma Jaya. Sebanyak 52 pasien memenuhi kriteria, terdiri dari 21 pasien (40,38%) yang mendapatkan terapi fisik dada dan 31 pasien (59,62%) tidak mendapatkan terapi fisik dada. Angka kematian pada kelompok terapi fisik dada sebesar 80,95%, hampir sama dengan kelompok tanpa terapi fisik dada (80,66%). Rerata lama rawat inap serupa pada kedua kelompok (13 dan 12 hari). Analisis gas darah pada pasien yang bertahan hidup (n = 6) menunjukkan bahwa perbaikan ventilasi alveolar tidak berkaitan langsung dengan pelaksanaan terapi fisi

    Perbandingan Karakteristik Klinikopatologik Karsinoma Kolorektal antara Pasien Geriatri dan Non-Geriatri: Comparison of Clinicopathological Features in Colorectal Carcinoma between Geriatric and Non-Geriatric Patients

    No full text
    Karsinoma kolorektal merupakan penyakit keganasan epitel usus besar dan rektum dengan angka kejadian dan mortalitas yang tinggi. Pasien usia lanjut (geriatri) merupakan populasi yang membutuhkan perhatian, di mana angka kejadian karsinoma semakin banyak. Karakteristik klinikopatologik merupakan parameter penting yang membantu pemahaman karsinogenesis pada kasus keganasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan profil klinikopatologik antara pasien geriatri (≥65 tahun) dengan non geriatri, berupa jenis kelamin, indeks massa tubuh, lokasi tumor, dan jumlah mitosis pada kasus karsinoma kolorektal. Penelitian dilakukan secara retrospektif dengan metode potong lintang, dengan mengambil data rekam medis pasien RS Atma Jaya periode Januari 2021 hingga September 2025. Sampel penelitian adalah pasien yang terdiagnosis karsinoma kolorektal dengan pemeriksaan Patologi Anatomi. Penelitian menemukan kasus karsinoma kolorektal pada pasien perempuan ditemukan pada usia yang lebih muda ketimbang pasien laki-laki (64,2 vs 67,4 tahun), serta karsinoma kolorektal pada kolon kanan ditemukan pada rerata usia yang lebih tua dibandingkan kolon kiri dan rektum (68,75 vs 64,5 tahun). Berdasarkan hasil perhitungan prevalence odds ratio (POR), kemungkinan ditemukannya obesitas dan jumlah mitosis yang tinggi lebih besar dibandingkan pasien non-geriatri (POR 1,5).  Pada pasien geriatri dengan karsinoma kolorektal, juga terdapat lebih besar kemungkinan tumor ditemukan di sisi kanan ketimbang pasien non-geriatri (POR 2,33)

    Uji Toksisitas Akut Oral Ekstrak Etanol Daun Halaban (Vitex pinnata L.): Acute Oral Toxicity Test of Ethanol Extract of Halaban Leaf (Vitex pinnata L.)

    No full text
    Tumbuhan halaban (Vitex pinnata L.) merupakan flora khas Kalimantan yang digunakan secara empiris oleh masyarakat Kalimantan untuk mengobati berbagai penyakit, seperti malaria dan diabetes. Dengan keragaman manfaatnya, daun halaban memerlukan profil keamanan untuk pengembangan lebih lanjut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui nilai rendemen, serta nilai LD50 dan efek toksik pemberian EEDH terhadap mencit. Daun halaban diekstraksi secara maserasi dengan etanol 96%. Mencit dibagi ke dalam 5 kelompok yang terdiri atas kelompok normal (NaCMC 1%) dan 4 kelompok uji (5, 50, 300, dan 2000 mg/Kg/BB). Tiap kelompok diamati selama 4 jam setelah perlakuan dan dilanjutkan selama 14 hari. Setelah 14 hari hewan dibedah untuk diamati organnya. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan nilai rendemen EEDH sebesar 25%. Hasil uji toksisitas akut, EEDH tidak menyebabkan kematian hingga dosis tertinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa EEDH memiliki potensi nilai LD50 >2000 mg/KgBB dan termasuk dalam sediaan yang bersifat praktis tidak toksik

    Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung Tahun 2023: Analysis Of Waiting Time For Prescription Services For Patients At Regional Hospitals dr.A.Dadi Tjokrodipo In The City Of Bandar Lampung In 2023

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi durasi rata-rata waktu tunggu serta kesesuaian waktu tunggu dalam menerima layanan kesehatan, diawali dari proses pendaftaran hingga masuk ke bagian tempat pemeriksaan dokter yang ada di instalasi Farmasi Rumah Sakit Daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung.Kajian ini termasuk kajian non eksperimental dengan rancangan deskriptif Prospektif, yakni dengan dengan menjalankan pengamatan resep rawat jalan yang ada di instalasi farmasi. Pengambilan sampel dijalankan secara Accidental Sampling ialah metode dalam mengambil sampel yang dijalankan dengan metode melakukan pemilihan secara acak pada sampel yang tak sengaja dijumpai, kemudian data dianalisis memakai software Microsoft Excel.Waktu tunggu layanan resep yang ada di rumah sakit ini mempunyai waktu rata- rata untuk obat Racikan ialah 54 menit serta resep obat Jadi ataupun non racikan ialah 34 menit. Hal itu memperlihatkan jika rata-rata waktu tunggu layanan resep pada obat Racikan sudah memenuhi ketentuan layanan Minimal waktu tunggu yakni <60 menit serta untuk resep obat Jadi ataupun non racikan belum memenuhi ketentuan layanan Minimal waktu tunggu yakni ≤ 30 menit

    Artikel Review : Kandungan Kimia Dan Aktivitas Antiinflamasi Tumbuhan Suruhan (Peperomia Pellucida L.): Review Article: Chemical Content And Anti-Inflammatory Activity Of The Suruhan Plant (Peperomia Pellucida L.)

    No full text
    Inflamasi adalah respons alami jaringan tubuh terhadap bahaya seperti patogen atau kerusakan sel, yang berperan penting dalam sistem pertahanan dan penyembuhan. Proses ini dapat bersifat akut atau kronis, dengan gejala seperti kemerahan, panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi jaringan. Tumbuhan suruhan (Peperomie pellucida L.) yang memiliki aktivitas antiinflamasi berpotensi sebagai pengobatan alami dalam mengatasi berbagai penyakit terkait inflamasi.Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji literatur atau artikel yang berhubungan dengan kandungan kimia dan aktivitas tumbuhan suruhan sebagai antiinflamasi. Artikel ini menggunakan metode literatur review dengan mengumpulkan data menggunakan jurnal atau artikel dengan ketentuan jurnal 10 tahun terakhir baik nasional maupun internasional yang diperoleh melalui database online seperti google scholar, pubmed, elsevier, research gate dan MDPI yang sesuai dengan kriteria eksklusi dan inklusi. Hasil dari studi literatur yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tumbuhan suruhan mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, polifenol, dan tanin yang beraktivitas sebagai antiinflamasi. Senyawa kimia seperti daidzein dan genistein, 8,9-dimethoxy ellagic acid, stigmasterol, 3, 4, dihydroxy-3-5-dimethoxy flavone-7-O-β-rhamnose, dillapiole dan pellucidin A berperan dalam mengatasi komplikasi inflamasi yang terbukti mampu menghambat jalur pensinyalan inflamasi (TNF-α, IL-1β, IL-6), meningkatkan sitokin antiinflamasi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan alami yang aman dan efektif

    Analisis Penerapan Akad Ijarah dan Akad Ba’I Pada Pengadaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Berdasarkan Kesesuaiannya Dengan Fatwa DSN-MUI di Instalasi Farmasi Rumah Sakit TK III Bhakti Wira Tamtama Semarang: Analysis of the Application of Akad Ijarah and Akad Ba\u27I in the Procurement of Pharmaceutical Supplies and Medical Devices Based on Conformity with Fatwa DSN-MUI at the Pharmacy Installation of TK III Bhakti Wira Tamtama Semarang Hospital

    No full text
    Perjanjian jual beli dan sewa yang sah merupakan proses penting dalam pengadaan sediaan farmasi dan alat kesehatan di instalasi farmasi yang dapat berpengaruh pada kualitas pelayanan di rumah sakit. Adanya hukum yang mengatur mengenai syarat sah jual beli dan sewa dapat melindungi pihak pengadaan rumah sakit sebagai pembeli dan juga pemasok sebagai penjual dari kerugian dan konflik akibat ketidakjelasan dan ketidaktahuan mengenai hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh masing masing pihak. Islam mengatur secara jelas dan rinci terhadap kegiatan bermuamalah serta perkara yang dapat membatalkannya. Tujan dari penelitian ini adalah untuk melihat proses pengadaan sediaan farmasi dan alat kesehatan telah sesuai dengan penerapan fatwa akad jual beli dan sewa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu pengambilan data primer didapatkan dari observasi dan wawancara secara langsung dan data sekunder didapatkan dari literatur yang berhubungan dengan analisis penerapan akad jual beli dan sewa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengadaan sediaan farmasi dan alat kesehatan telah memenuhi rukun dan syarat akad jual beli dan sewa. Dapat disimpulkan bahwa proses pengadaan sediaan farmasi dan alat kesehatan di rumah sakit sesuai dengan penerapan fatwa mengenai akad jual beli dan sewa yang sah.

    Analisis Evaluasi Manajemen  Terapi Penggunaan Obat Antituberkulosis pada Pasien Tuberkulosis Paru Anakdi RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran Tahun 2024: Analysis and Evaluation of Antituberculosis Drug TherapyManagement in Pediatric Pulmonary Tuberculosis Patients atdr. Gondo Suwarno Ungaran Regional General Hospital in 2024

    No full text
    Penelitian ini mengevaluasi manajemen terapi obat antituberkulosis pada pasien tuberkulosis paru anak di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran tahun 2024. Tuberkulosis (TB) adalah infeksi serius oleh Mycobacterium tuberculosis, dengan prevalensi tinggi di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Metode deskriptif non eksperimental dengan desain cross-sectional digunakan untuk menganalisis data dari 81 rekam medis pasien anak yang terdiagnosis TB paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi manajemen terapi penggunaan obat antituberkulosis pada pasien TB paru anak. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Fixed Dose Combination (FDC) telah diterapkan dengan baik, di mana semua pasien menerima obat dengan indikasi yang tepat. Meskipun ada dua kasus dosis tidak sesuai, manajemen terapi secara keseluruhan memenuhi pedoman yang ditetapkan. Penelitian ini menekankan pentingnya pemantauan dan evaluasi berkelanjutan dalam pengelolaan pengobatan TB paru pada anak untuk mencegah resistensi obat

    Pengaruh Freeze-Drying terhadap Kandungan Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.)): Effects of Freeze-Drying on Phenolic Content and Antioxidant Activity of Eleutherine bulbosa (Mill.) Ethanol Extract

    No full text
    Bawang dayak Eleutherine bulbosa (Mill.)) merupakan tanaman obat khas Kalimantan yang kaya senyawa fenolik dan flavonoid yang berperan dalam aktivitas antioksidan. Metode pengeringan berperan pada kestabilan senyawa aktif terutama pada ekstrak etanol. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh freeze-drying terhadap kandungan fenolik dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol bawang tiwai pada beberapa rasio pelarut terhadap bahan. Ekstrak etanol diperoleh melalui maserasi, kemudian diproses dengan freeze-drying menggunakan tiga variasi rasio pelarut: 1:0, 1:5, dan 1:10. Aktivitas antioksidan diukur dengan metode DPPH untuk menentukan nilai IC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol awal memiliki IC₅₀ sebesar 181,69 ppm. Freeze-drying tanpa penambahan pelarut (1:0) justru menurunkan aktivitas antioksidan dengan IC₅₀ meningkat menjadi 307,58 ppm. Namun, pada rasio 1:5 terjadi peningkatan aktivitas antioksidan yang signifikan dengan IC₅₀ sebesar 56,99 ppm, sedangkan rasio 1:10 menghasilkan peningkatan yang moderat dengan IC₅₀ 148,62 ppm. Perbedaan ini menunjukkan bahwa keberadaan pelarut selama proses liofilisasi berpengaruh penting dalam menjaga stabilitas fenolik dan meningkatkan efektivitas penangkal radikal bebas. Secara keseluruhan, freeze-drying dengan rasio 1:5 merupakan kondisi paling optimal untuk meningkatkan aktivitas antioksidan ekstrak bawang tiwai, sehingga berpotensi diaplikasikan dalam pengembangan bahan baku fitofarmaka yang lebih stabil dan bioaktif

    Evaluasi Pengembangan Echinochloa polystachya sebagai Pakan Ternak Berkelanjutan

    No full text
    Rumput rawa Echinochloa polystachya berpotensi menjadi sumber pakan hijauan berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pakan sapi potong di wilayah tropis basah. Kajian dilakukan pada April-Juli 2025 di Kota Samarinda dengan memadukan analisis kualitatif melalui Focus Group Discussion (FGD) berbasis Participatory Rural Appraisal bersama peternak dan pemangku kepentingan, serta analisis kuantitatif berupa pengukuran biomassa dan uji laboratorium kandungan nutrisi. Hasil pemetaan SWOT menempatkan E. polystachya pada kuadran agresif (Kuadran I), menunjukkan bahwa kekuatan dan peluang lebih dominan dibanding kelemahan serta ancaman. Kekuatan utama meliputi palatabilitas tinggi, pertumbuhan cepat, kemampuan adaptasi di lahan basah, serta kemudahan perawatan dan panen. Kelemahan mencakup umur simpan singkat, tajamnya daun, sifat mudah terbakar saat kering, dan keterbatasan ketersediaan lahan. Peluang terbuka melalui ketersediaan rumput yang melimpah, potensi pasar yang luas, dan dukungan pemanfaatan lahan rawa, sementara ancaman berasal dari risiko banjir dan lonjakan permintaan musiman. Produksi rata-rata mencapai 342,06 ton/ha/tahun atau 31,3 ton bahan kering dengan nilai ekonomi Rp146,6 juta/ha/tahun. Analisis proksimat menunjukkan kandungan bahan kering 9,15%, protein kasar 11,08%, serat kasar 33,83%, lemak kasar 3,06%, dan abu 4,62%, sesuai dengan kebutuhan pakan ruminansia. Temuan tersebut menegaskan posisi E. polystachya sebagai sumber hijauan strategis yang mampu mendukung produktivitas sapi potong, meningkatkan pendapatan peternak, serta memperkuat ketahanan pakan

    135

    full texts

    609

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇