1133 research outputs found

    Program Expressive Painting Meningkatkan Kemampuan Disabilitas Untuk Menghasilkan Karya

    Full text link
    Penyandang disabilitas mengalami keterbatasan motorik sehingga sulit berkarya. Penyandang disabilitas membutuhkan terapi motorik dan pengetahuan basic entrepreneurship dibutuhkan penyandang disabilitas. Program expressive painting merupakan pendampingan disabilitas melalui terapi motorik dan pengetahuan basic entrepreneurship. Tujuan pendampingan meningkatkan kemampuan motorik dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Metode pendampingan pada program expressive painting dilaksanakan dalam 3 kegiatan yaitu: 1) pendekatan psikologis dan pengetahuan basic entrepreneurship, 2) Eksekusi pembelajaran entrepreneurship, dan 3) evaluasi. Hasil pendampingan terjadi perubahan positif pada penyandang disabilitas sebagai berikut: 1) peningkatan motorik (bergerak, menggunakan kuas, melukis, menggambar, dan packing hasil karya), 2) peningkatan pengetahuan dan praktek entrepreneurship melalui bazar yang berhasil mendapatkan omset, dan 3) Hasil evaluasi mandiri terjadi perubahan signifikan pada motorik dan intelegensia. Sementara hasil evaluasi eksternal memberikan apresiasi pada kegiatan pendampingan. Program expressive painting memberikan akses ekonomi secara mandiri kepada penyandang disabilitas

    Implementasi Program Pemberdayaan Lansia Berbasis Kognitif dan Sosial untuk Peningkatan Kualitas Hidup di Samiran, Selo, Kabupaten Boyolali

    Full text link
    Peningkatan jumlah lansia di Indonesia menimbulkan tantangan dalam menjaga kualitas hidup, khususnya terkait penurunan fungsi kognitif dan rendahnya aktivitas sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia melalui pengembangan model pemberdayaan berbasis aktivitas kognitif dan sosial di Posyandu Lansia “Sehat Yuswa” Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif selama 1 bulan, melibatkan 45 lansia dan 5 kader posyandu. Tahapan kegiatan meliputi penyuluhan mengenai pentingnya stimulasi kognitif dan sosial, pelatihan berbagai aktivitas seperti permainan memori, latihan berhitung, permainan kata, diskusi kelompok, dan kegiatan berbagi pengalaman hidup, serta pendampingan kader untuk memastikan keberlanjutan kegiatan. Evaluasi dilakukan dengan pengukuran kemampuan kognitif dan kesejahteraan sebelum dan sesudah kegiatan, disertai observasi perilaku dan wawancara singkat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi lansia hingga 91 % dengan perbaikan fungsi kognitif dan kesejahteraan setelah intervensi. Nilai rata-rata skor Mini-Cog meningkat dari 2,9 menjadi 3,6 (peningkatan 22,4 %), sedangkan skor indeks kesejahteraan meningkat dari 46,8 menjadi 61,7 (peningkatan 31,8 %). Lansia tampak lebih aktif, percaya diri, dan mampu berinteraksi sosial secara positif, sementara kader posyandu menjadi lebih kompeten dalam memfasilitasi kegiatan inovatif. Kegiatan ini menghasilkan model pemberdayaan lansia berbasis komunitas yang sederhana dan efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif, sosial, dan psikologis. Pendekatan partisipatif menjadi aspek baru yang memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung penuaan sehat dan bermakna di tingkat desa

    Peningkatan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar Melalui Workshop Media Pembelajaran Digital dan Strategi Scaffolding

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru SD Negeri 83 Kota Lubuklinggau melalui penguatan kompetensi dalam pemanfaatan media pembelajaran digital dan strategi pembelajaran scaffolding. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi rendahnya kemampuan guru dalam menggunakan media digital, belum optimalnya penerapan strategi pembelajaran yang adaptif, serta kesenjangan implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat kelas. Metode pelaksanaan melalui workshop pembuatan media pembelajaran digital interaktif, pelatihan strategi pembelajaran scaffolding dan pendampingan oleh dosen dan mahasiswa dari Universitas PGRI Silampari. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam dua aspek utama yaitu pemanfaatan media pembelajaran digital, yang mendorong guru lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bahan ajar berbasis teknologi dan penerapan strategi scaffolding dalam pembelajaran, yang memperkuat kemampuan guru dalam memberikan dukungan belajar secara bertahap dan kontekstual kepada peserta didik. Dampak positif juga terlihat dari terbentuknya jejaring kerja antar guru yang berkomitmen mengembangkan instrumen asesmen literasi secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil angket kepuasan, 95% responden menyatakan puas dan sangat puas terhadap kegiatan ini, menandakan keberhasilan program dalam menjawab kebutuhan guru akan peningkatan kompetensi profesional dan literasi digital

    Integrasi Teknologi dalam Penguatan Peran Kader Posyandu: Literasi Hukum, Konseling Psikologis, dan Akuntabilitas Data di Kelurahan Tompotikka, Kota Palopo

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu Flamboyan di Kelurahan Tompotikka, Kota Palopo, melalui pelatihan yang berfokus pada penguatan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam pelayanan masyarakat. Pelatihan meliputi literasi hukum dasar, konseling berbasis komunikasi empatik dan teknik identifikasi psikososial, serta pengenalan dan penggunaan aplikasi PosKas (Posyandu Kas dan Kegiatan) sebagai sarana digital untuk pengelolaan keuangan dan data kegiatan Posyandu. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan dan praktik langsung, penerapan teknologi digital, serta pendampingan dan evaluasi terhadap hasil implementasi di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan kader dalam memahami aspek hukum pelayanan publik, keterampilan komunikasi empatik, serta penguasaan aplikasi PosKas. Para kader mulai beralih dari sistem pencatatan manual ke sistem digital yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong lahirnya model Posyandu berbasis teknologi yang dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bentuk inovasi dalam pemberdayaan masyarakat

    Strategi Penguatan Kapasitas Aparatur Desa dan Masyarakat dalam Tata Kelola Dana Desa untuk Ketahanan Keberlanjutan di Desa Konda Satu, Kec. Konda, Kab. Konawe Selatan

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dan masyarakat dalam tata kelola Dana Desa secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan di Desa Konda Satu, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari permasalahan umum di tingkat desa, yaitu rendahnya pemahaman aparatur terhadap regulasi pengelolaan keuangan desa, keterlambatan pelaporan, serta lemahnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengawasan. Berdasarkan Permendes PDTT Nomor 7 Tahun 2021, Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar lokal dan diskusi interaktif dengan menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang memiliki kompetensi dalam bidang pengawasan pengelolaan keuangan desa. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta evaluasi melalui kuesioner terhadap 30 peserta yang terdiri dari aparatur desa, BPD, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 90%, dengan respons yang sangat antusias dan interaktif. Peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip tata kelola desa berbasis transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Dampak kegiatan ini tidak hanya pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga pada terbentuknya komitmen kolektif antara aparatur dan masyarakat untuk memperkuat sistem pengelolaan keuangan desa yang lebih tertib dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan

    Pendampingan UMKM Tahu Isi Gemoy Ibu Ida di Kelurahan Samata, Gowa, Sulawesi Selatan

    Full text link
    Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan untuk membantu peningkatan kapasitas usaha UMKM Tahu Isi Gemoy Ibu Ida di Kelurahan Samata, Kabupaten Gowa, yang menghadapi kendala pada aspek produksi, manajemen, dan pemasaran. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi proses produksi, memperkuat tata kelola usaha, serta memperluas jangkauan pemasaran melalui inovasi teknologi dan pelatihan manajemen usaha. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan intensif, dan evaluasi hasil. Tim pelaksana terdiri atas dosen dan mahasiswa dari bidang manajemen dan akuntansi, sedangkan mitra terlibat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Peserta kegiatan berjumlah dua kelompok, yaitu kelompok produksi yang terdiri dari lima orang karyawan UMKM dan kelompok manajemen yang melibatkan dua mahasiswa pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 300 menjadi 750 buah per hari, efisiensi waktu pengolahan bahan meningkat hingga 83 persen, dan daya simpan bahan baku menjadi tiga kali lebih lama. Pada aspek manajemen, mitra telah menerapkan pembagian tugas, sistem pembukuan sederhana, serta kemasan dan label merek baru. Dalam aspek pemasaran, penjualan daring melalui media sosial berhasil meningkatkan penjualan hingga 50 persen. Kegiatan ini juga memberikan manfaat sosial berupa peningkatan jumlah tenaga kerja dari lima menjadi tujuh orang serta peningkatan kompetensi mahasiswa dalam praktik pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini berhasil mengintegrasikan penerapan teknologi tepat guna dan pelatihan manajerial berbasis partisipasi aktif masyarakat, sehingga menjadi model pemberdayaan UMKM yang efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kemandirian ekonomi lokal

    Peningkatan Kapasitas Guru SIK Kinabalu dalam Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Pendampingan Individual Learning-Centered Approach

    Full text link
    Peningkatan kapasitas guru dalam mendukung pembelajaran yang efektif merupakan tantangan utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka, meningkatkan keterampilan mereka dalam menyusun Modul Ajar, serta mengembangkan strategi pembelajaran berbasis Profil Pelajar Pancasila melalui Individual Learning-Centred Approach (ILCA). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan IHT (In House Training) dan dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting yang memungkinkan guru berpengalaman berperan sebagai fasilitator dalam memberikan pelatihan secara langsung di lingkungan sekolah. Evaluasi keberhasilan diukur menggunakan metode pre-test dan post-test, dengan hasil menunjukkan peningkatan skor dari 65,44 menjadi 85,11, serta perhitungan N-Gain Score sebesar 0,56 yang masuk dalam kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis Individual Learning-Centred Approach memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan berkelanjutan untuk mendukung transformasi pendidikan yang lebih adaptif dan inovatif

    Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Laporan Keuangan di Kedai Mie Ayam Yumie Berbasis Excel

    Full text link
    Program Sistem Informasi Akuntansi Laporan Keuangan pada Kedai Mie Ayam Yumie Berbasis Microsoft Excel merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi UKTS yang bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan sistem informasi akuntansi yang efisien dan terstruktur dalam pengelolaan laporan keuangan kedai. Prosedur kegiatan ini di mulai dengan menganalisis kebutuhan sistem dilanjutkan dengan desain aplikasi dan diakhiri dengan melakukan pengujian untuk memastikan fungsionalitas yang optimal. Hasil dari penerapan sistem ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi pemilik kedai mie ayam yumie. Selain itu, sistem ini juga bertujuan untuk meminimalisir kesalahan pencatatan manual yang sering terjadi, sehingga meningkatkan akurasi laporan keuangan

    Pemberdayaan Ibu PKK melalui Pelatihan Pembuatan Kerajinan dari Bahan Ramah Lingkungan dengan Teknik Ecoprint di Desa Salassae, Kabupaten Bulukumba

    Full text link
    Desa Salassae dikenal sebagai desa pertanian alami dan desa yang proklim (program kampung iklim) atau sebagai desa yang sudah tidak menggunakan plastik sekali pakai. Kurangnya pelatihan ataupun kegiatan kerajinan yang melibatkan ibu PKK yang menyebabkan banyaknya waktu luang yang terbuat karena sebagian besar ibu PKK merupakan ibu rumah tangga. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ialah untuk membantu meningkatkan keterampilan dan mengembangkan kreativitas ibu-ibu PKK di Desa Salassae, serta dapat dijadikan sebagai suatu kegiatan yang dapat bernilai ekonomis. Hasil pengamatan saat kegiatan PkM berlangsung, terlihat bahwa: 1). antusiasme para ibu PKK sangat besar dalam mengikuti kegiatan pelatihan kerajinan dari bahan ramah lingkungan dengan teknik ecoprint; 2). ibu PKK berpartisipasi aktif dalam mempraktikkan kegiatan; dan 3). ibu PKK sangat bersemangat untuk melanjutkan kegiatan pembuatan kerajinan dan berinisiatif menjadikannya sebagai usaha rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Salassae berjalan sukses, terbukti dengan tingginya antusiasme yang ditunjukkan para ibu PKK saat mempraktikkan kegiatan pelatihan, berinisiatif untuk menjadikan hasil kerajinan tersebut sebagai usaha rumah tangga

    Penanaman Bibit Pohon di Bukit Fakultas Pertanian Untuk Keberlanjutan Lingkungan Kampus Universitas Negeri Gorontalo

    Full text link
    Keberlanjutan lingkungan menjadi perhatian utama dalam pengelolaan ruang terbuka hijau di kampus, salah satunya melalui program penanaman bibit pohon di Bukit Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Bukit yang berada di Kawasan Fakultas Pertanian masih dalam kondisi terbuka tanpa penutupan lahan berupa vegetasi pohon, sehingga berpotensi untuk dilakukannya penanaman pohon guna mengurangi erosi permukaan tanah. Selain berfungsi sebagai pengendali erosi, keberadaan pohon-pohon juga memberikan manfaat tambahan menjadi naungan yang mendukung kenyamanan sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penanaman bibit pohon di Bukit Fakultas Pertanian untuk keberlanjutan lingkungan kampus Universitas Negeri Gorontalo. Peserta kegiatan ini melibatkan 53 mahasiswa dan tim dosen Jurusan Agroteknologi Universitas Negeri Gorontalo. Metode kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mahasiswa dapat memahami bahwa pohon memiliki manfaat ekologis yang menyeluruh dimulai dari akar hingga buah yang dapat dimanfaatkan secara langsung sebagai sumber pangan atau keanekaragaman hayati. Sehingga dengan melakukan penanaman pohon di wilayah kampus dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terkait teknik-teknik penanaman pohon yang benar. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan keasrian, kenyamanan, dan keindahan lingkungan kampus khususnya di Fakultas Pertanian

    1,129

    full texts

    1,133

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Madaniya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇