Madaniya
Not a member yet
1133 research outputs found
Sort by
Eco-Action for Kids: Pelatihan Pupuk Organik Cair (POC) sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik di Panti Asuhan Al-Mawaddah Wahyu
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi anak-anak panti asuhan dalam pengelolaan sampah organik melalui edukasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah sehari-hari. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap, yaitu pra-pelaksanaan yang meliputi koordinasi dan persiapan materi serta alat, pelaksanaan berupa penyuluhan interaktif dan praktik langsung pembuatan pupuk organik cair, serta evaluasi terhadap pemahaman dan hasil praktik peserta. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak panti asuhan Al-Mawaddah Wahyu di Kota Makassar selama 12 hari dengan jumlah peserta sesuai kebutuhan panti, yang secara aktif terlibat dalam proses fermentasi sampah organik menjadi pupuk cair yang ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pengelolaan limbah organik dan kemampuan praktis membuat pupuk organik cair yang memberikan manfaat ekologis dan ekonomis bagi lingkungan panti. Kesimpulannya, program pengabdian ini berhasil memberdayakan anak-anak panti asuhan untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah, sekaligus menanamkan nilai kepedulian lingkungan yang berpotensi berkelanjutan dalam masyarakat
Peningkatan Kapasitas Guru SD dalam Menyusun Program Literasi Melalui Pendampingan Menulis Cerita Anak
Literasi membaca dianggap sebagai kegiatan penting dalam proses pemerolehan ilmu. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan membaca mengalami banyak persoalan baik dari kurangnya pembiasaan yang dilakukan oleh guru maupun dari minat anak itu sendiri. Oleh sebab itu guru perlu memiliki kompetensi dalam penyusunan program literasi di sekolah khususnya dalam bentuk menulis buku cerita anak. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam merancang program literasi berbantuan platform digital dalam bentuk cerita anak dengan harapan guru dapat menerapkan literasi dengan baik. Kegiatan pengabdian ini menerapkan metode Organizational Learning dengan tiga tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan peserta dalam memahami cerita anak dan teknik penulisannya. Hasil peningkatan berada pada nilai sedang dengan grain score sebesar 0,46. Meski demikian, guru telah menunjukkan kepercayaan diri dalam menulis cerita anak dan pemanfaatan platform digital seperti Literacy Cloud dengan baik sebagai contoh
Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa dalam Pembuatan “Kokedama” Sebagai Pengganti Pot Tanaman Hias di Dusun Borong Tarampang, Desa Bonto Bulaeng, Kec. Sinoa
Kuliah kerja nyata tematik Universitas Muhammadiyah Bone menyelenggarakan program edukasi dan pembekalan di Dusun Borong Tarampang, Desa Bonto Bulaeng, Kecamatan Sinoa tentang pembuatan kokedama dengan memanfaatkan limbah sabut kelapa sebagai pengganti pot tanaman hias. Pada saat pandemi Covid-19 maraknya pecinta tanaman hias terutama pada kalangan ibu rumah tangga. Kokedama merupakan suatu teknik menanam tanaman hias dengan berbentuk bulat. Sabut kelapa berfungsi sebagai media tanam untuk menjaga kelembapan unsur tanah yang cepat kering. Tujuan dari kegiatan yang dilakukan untuk menyadarkan masyarakat pentingnya mengolah sabut kelapa yang memiliki nilai guna bagi kehidupan. Metode kegiatan ini adalah melaksanakan observasi, pengumpulan sampel, pengumpulan data, sosialisasi dan pelatihan. Adapun hasil dari kegiatan yang dilaksanakan yaitu masyarakat mampu membuat kreativitas, meningkatkan kepedulian masyarakat serta lingkungan terbebas dari limbah. Kesimpulan yaitu bertujuan untuk meningkatkan kreativitas ibu PKK dalam mengolah kokedama
Pengarahan Teknik Pengembangan Produk Berbasis Kebutuhan Konsumen (Customer Needs) Pada UMKM Bawang Goreng
Bawang goreng merupakan produk olahan bawang merah yang digoreng hingga renyah dan digunakan sebagai pelengkap atau topping makanan. Produk ini memiliki nilai jual tinggi dan menjadi salah satu andalan UMKM karena bahan bakunya melimpah di pasar lokal, mendukung sektor pertanian, serta memberikan kontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi daerah. Permintaan bawang goreng stabil karena produk ini meningkatkan cita rasa dan cocok untuk berbagai jenis makanan. UMKM dapat memulai usaha bawang goreng dengan modal kecil dan mengembangkan inovasi melalui variasi rasa, kemasan menarik, hingga produk organik untuk meningkatkan daya tarik konsumen, termasuk potensi ekspor. Namun, UMKM bawang goreng menghadapi tantangan dalam kualitas bahan baku yang dipengaruhi musim, teknik produksi, hingga pengemasan. Masalah seperti bawang goreng berminyak, mudah tengik, atau kualitas yang tidak konsisten dapat mengurangi daya saing produk. Pengembangan produk berbasis kebutuhan konsumen (customer needs) menjadi penting untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, UMKM diberi arahan untuk memahami suara konsumen (voice of customer) dengan observasi, wawancara, dan umpan balik. Pendekatan Quality Function Deployment (QFD) digunakan untuk memastikan produk memenuhi kebutuhan pasar. Pengarahan ini membantu UMKM menciptakan produk berkualitas, diminati konsumen, dan berdaya saing tinggi di pasar
Penyuluhan Budidaya Maggot dan Akuaponik dalam rangka Pemberdayaan Desa Pagerwangi untuk Pengolahan Sampah Rumah Tangga Mandiri
Permasalahan sampah di Jawa Barat merupakan hal yang semakin dirasakan dampaknya. Tidak hanya di kota besar, masalah sampah juga dirasakan di pedesaan. Di sebagian kota bahkan sudah dipaksa untuk melakukan pengolahan sampah organik ditingkat kelurahan. Masyarakat Desa Pagerwangi masih belum menjalankan pengolahan sampah yang memadai sehingga sampah seringkali menumpuk pada tempat pembuangan sementara. Untuk mendukung pengolahan sampah organik pada skala kecil dan memberikan dampak ekonomis bagi masyarakat, bisa dilakukan dengan berbudidaya maggot. Penyuluhan kali ini memiliki tema budidaya maggot dan akuaponik. Akuaponik juga dibidik karena di lokasi target terdapat kolam yang kurang termanfaatkan dengan baik. Penyuluhan dilaksanakan di Balai RW 10 Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Sebelum melakukan penyuluhan, tim membangun akuaponik di kolam desa. Kuesioner disebarkan kepada warga yang hadir saat penyuluhan dengan menggunakan skala likert. Berdasarkan data yang didapatkan, masyarakat paham dengan topik yang dijelaskan, menilai program tersebut bermanfaat, dan merasa optimis terhadap akuaponik namun memiliki tingkat optimis yang lebih rendah pada budidaya maggot
Peningkatan Kompetensi Guru terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Metode Fun English di SD Kalukuang II Makassar
Guru sebagai tenaga pendidik memiliki tanggung jawab terhadap perkembangan peserta didik. Kompetensi guru harus dikembangkan secara berkelanjutan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dan pemahaman menggunakan Fun English terhadap Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di SD Negeri Kalukuang II Makassar. Sebelum pengabdian dilaksanakan, terlebih dahulu tim pengabdi melakukan observasi awal dan berdiskusi mengenai pelaksanaan workshop yang berfokus pada PPK, topik materi yang disepakati, dan jadwal kegiatan. Selama proses PKM berlangsung, mitra didukung untuk menggunakan metode Fun English sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam pengabdian yaitu meningkatkan kompetensi guru dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PKK). Metode pelaksanaan yang sudah diimplementasikan terdiri dari 4 tahap yaitu survei lapangan, koordinasi dengan masyarakat, pelaksanaan program dan tahap evaluasi. Substansi Materi yang disampaikan nantinya melalui metode role play, ceramah, tanya jawab dengan melibatkan guru bahasa Inggris di SD Negeri Kalukuang II Makassar. Tim pengabdi berupa menyajikan materi secara excited dengan memberikan praktik langsung yang dapat bermanfaat dalam proses kegiatan mengajar di kelas yang pada akhirnya memberikan benefit yang besar terhadap peningkatan kompetensi
Edukasi dan Pelatihan Budidaya Tanaman Menggunakan Teknik Hidroponik di SMAN 1 Muara Padang
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan terbatas melalui budidaya hidroponik bagi siswa SMAN 1 Muara Padang. Hidroponik dipilih karena memiliki berbagai keunggulan, seperti efisiensi penggunaan lahan, pupuk, serta perawatan yang lebih praktis. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi berbasis penghijauan dengan metode pembelajaran partisipatif yang melibatkan ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, mulai dari persiapan, edukasi teori, pembuatan media tanam, instalasi hidroponik, hingga evaluasi. Hasil angket menunjukkan tingkat kepuasan peserta mencapai 85,26% dalam kategori sangat baik. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan respons positif, serta peningkatan pemahaman terkait hidroponik. Kombinasi teori dan praktik terbukti efektif dalam memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Kesimpulan dari kegiatan edukasi hidroponik ini adalah dapat meningkatkan literasi sains dan lingkungan, dapat juga menumbuhkan sikap peduli lingkungan, tanggung jawab, dan kemandirian siswa
Gema Cerdas Angka dan Aksara Tingkat Sekolah Dasar Pada Desa Lampenai, Arolipu, dan Bawalipu
Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan wadah bagi siswa sekolah dasar untuk mengembangkan bakat akademik dan non-akademik melalui lomba Gema Cerdas Angka dan Aksara. Banyak siswa berbakat mengalami kesulitan mengakses informasi tentang perlombaan, sehingga kesempatan mereka untuk berkompetisi terbatas. Lomba ini mencakup tiga kategori utama, yaitu lomba puisi, Rangking 1, dan rekayasa daur ulang, yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu survei sekolah mitra, persiapan materi lomba, pelaksanaan di aula sekolah, dan evaluasi hasil kegiatan. Kegiatan ini melibatkan 38 siswa kelas IV-VI dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta dengan tingkat partisipasi yang baik di setiap kategori. Siswa mampu menampilkan kemampuan mereka secara optimal, dan dokumentasi perlombaan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk mengikuti kompetisi di masa mendatang. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan akses informasi mengenai lomba, sehingga lebih banyak siswa berbakat dapat berpartisipasi. Kesimpulannya, lomba Gema Cerdas Angka dan Aksara memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar, mengasah keterampilan siswa, dan membangun kepercayaan diri mereka dalam berkompetisi. Untuk pengabdian selanjutnya, disarankan adanya pengembangan sistem informasi lomba yang lebih terstruktur agar cakupan kegiatan dapat menjangkau lebih banyak sekolah
Pelatihan Pembuatan Pakan Itik Bergizi Tinggi dengan Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Bagi Kelompok Wanita Tani Bersama Desa Galung, Kabupaten Barru
Produksi telur itik tidak maksimal karena ketersediaan pakan tidak mencukupi kebutuhan ternak itik. Pengetahuan masyarakat mengenai penyediaan pakan untuk ternak itik juga masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produksi telur itik di Kelompok Wanita Tani (KWT) Bersama dengan memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan limbah pelelangan ikan sebagai pakan bergizi tinggi. Metode yang diterapkan pada PKM ini melalui prinsip belajar dengan berbuat/aksi (learning by doing), Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk kegiatan utama berupa: 1) penyuluhan/diskusi terfokus dan pelatihan; serta 2) praktik dan aplikasi langsung di lapangan dengan minimal skala percontohan (demo). Kegiatan pengabdian ini menghasilkan berbagai formulasi pakan itik yang dapat diaplikasikan oleh anggota KWT. Limbah pelelangan merupakan potensi besar sebagai pakan ternak itik bergizi tinggi. Produksi telur itik dapat ditingkatkan apabila pemanfaatan limbah pelelangan berupa ikan runcah dapat dioptimalkan karena merupakan pakan yang dapat memenuhi kebutuhan protein ternak itik. Penyuluhan dan praktik secara langsung pembuatan pakan itik bergizi tinggi berbahan dasar limbah pelelangan ikan dapat memperbaiki manajemen pemberian pakan bagi ternak itik dalam rangka meningkatkan produksi telur itik di KWT Bersama Desa Galung Kabupaten Barru
Pelatihan Inovasi Lidi Sawit dalam Penguatan Ekonomi Kreatif Kelompok Disabilitas Suku Akit di Pulau Rupat, Pesisir Riau
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok disabilitas Suku Akit di Desa Hutan Panjang, Pulau Rupat, melalui pelatihan inovasi pemanfaatan limbah lidi sawit menjadi produk bernilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna berupa mesin peraut dan pemotong lidi sawit. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi produk (piring, kotak tisu, keranjang), penguatan manajerial usaha, serta pemasaran berbasis digital. Program ini tidak hanya meningkatkan aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat inklusi sosial dan kemandirian kelompok disabilitas. Dengan demikian, pelatihan inovasi lidi sawit terbukti efektif mendorong penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal