Madaniya
Not a member yet
1133 research outputs found
Sort by
Edukasi dan Pendampingan Penggunaan Coretax: Menuju Kepatuhan Pajak Yang Berkelanjutan
Salah satu faktor utama yang menyebabkan rendahnya kepatuhan pajak di kalangan UMKM adalah minimnya pemahaman mengenai kewajiban perpajakan, baik dari segi regulasi maupun teknis pelaporan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk memberikan edukasi dan pendampingan penggunaan aplikasi Coretax kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Palangka Raya yang belum terbiasa dengan sistem perpajakan digital. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam melaksanakan kewajiban perpajakan secara mandiri melalui pemanfaatan teknologi, sehingga tercipta kepatuhan pajak yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan sosialisasi interaktif dan pendampingan langsung UMKM. Kegiatan ini dihadiri oleh 21 peserta dari UMKM Palangka Raya yang sangat bermanfaat karena peserta dapat mengetahui penyelesaian atas masalah yang dihadapi seperti penyelesaian atas diterimanya Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK), sanksi denda karena keterlambatan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) masa pajak tertentu dan cara pelaporan SPT Tahunan Badan Usaha menggunakan Coretax. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukasi merupakan solusi efektif untuk mengatasi rendahnya kepatuhan pajak di kalangan UMKM Palangka Raya. Hal ini dibuktikan dengan tingkat kepuasan peserta terhadap materi edukasi Coretax sebesar 91,67% dan tingkat kepuasan akan manfaat dan dampak pelatihan Coretax sebesar 93,81%
Implementasi Media Poster Islami dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Edukatif di Panti Asuhan Ummu Aiman
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak binaan Panti Asuhan Ummu Aiman melalui media visual edukatif berupa poster bermuatan nilai-nilai Islami. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi dalam memberikan pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan berkarakter. Peserta kegiatan ini diikuti oleh 20 anak binaan panti asuhan Ummu Aiman. Metode participatory learning dan learning by doing diterapkan dalam kegiatan ini untuk melibatkan peserta secara aktif dalam pembelajaran dan belajar melalui pengalaman langsung dalam pembelajaran bahasa Inggris dan pembuatan poster menggunakan aplikasi Canva. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu menyerap informasi yang diberikan, terlibat aktif dalam pembuatan poster Islami dan mampu menghasilkan tiga (3) poster Islami selama kegiatan berlangsung, serta mampu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman dasar bahasa Inggris, dan kreativitas peserta dalam mengekspresikan pesan Islami melalui media visual. Penggunaan media poster berbasis nilai-nilai Islami terbukti efektif sebagai sarana pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan, bermakna, dan membangun karakter religius
Pemberdayaan Petani Melalui Pendampingan Kelompok Tani dalam Peningkatan Ekonomi Desa Pidodo Wetan Kabupaten Kendal
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pidodo Wetan, Kabupaten Kendal, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendampingan kelompok tani dan penguatan kelembagaan berbasis komunitas. Desa ini memiliki potensi pertanian yang tinggi, namun menghadapi berbagai permasalahan seperti distribusi pupuk bersubsidi yang tidak merata, rendahnya partisipasi generasi muda dalam pertanian, dan ancaman banjir tahunan yang mengganggu produktivitas lahan. Tim pengabdi melaksanakan program pendampingan selama 3 minggu dengan melibatkan kelompok tani Cucut Putih, Mudi Mulyo, dan Sidomukti yang tergabung dalam Gapoktan Mugi Rahayu. Metode pelaksanaan meliputi observasi, diskusi tantangan dan solusi kelompok tani, penguatan kelembagaan melalui sistem Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok, optimalisasi irigasi dengan bantuan pompa air, serta fasilitasi pemasaran hasil panen ke Perum Bulog. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan petani dalam produksi pupuk organik dan pemanfaatan teknologi pertanian ramah lingkungan. Penerapan sistem RDKK meningkatkan efisiensi dan transparansi distribusi pupuk bersubsidi. Kolaborasi dengan Perum Bulog meningkatkan posisi tawar petani dalam pemasaran hasil panen, sehingga harga jual menjadi lebih menguntungkan. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat nilai sosial dan budaya lokal melalui kegiatan tingkep tandur, yang berperan mempererat solidaritas sosial antarpetani. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berkontribusi nyata terhadap peningkatan kemandirian petani, ketahanan pangan lokal, dan ketangguhan ekonomi masyarakat desa
Efektivitas Program Desa Prima dalam Meningkatkan Kemandirian dan Budaya Produktif Perempuan Marginal melalui Pemanfaatan Media Digital
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Putat, Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, sebagai upaya peningkatan kemandirian ekonomi perempuan melalui program Desa Prima. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat yang didominasi oleh perempuan dengan pekerjaan informal dan pendapatan tidak tetap. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam pengelolaan usaha rumahan berbasis hasil olahan lokal, khususnya produk bolu kelapa, serta memperluas jaringan pemasaran melalui media sosial. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelatihan teknis pembuatan produk, pendampingan manajemen usaha, dan evaluasi hasil. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai dari Desember 2024 hingga Februari 2025, dengan melibatkan 15 peserta perempuan. Pendekatan partisipatif diterapkan melalui observasi, pelatihan interaktif, serta pendampingan intensif dalam proses produksi dan pemasaran daring melalui platform Facebook. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis peserta dalam pengolahan produk dan manajemen usaha kecil. Sebanyak 85% peserta mampu mengelola usahanya secara mandiri setelah kegiatan berakhir, dan 70% di antaranya telah aktif memasarkan produknya secara daring. Selain peningkatan kemampuan ekonomi, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap kepercayaan diri, solidaritas sosial, serta partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi desa. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis partisipasi dan pelatihan kewirausahaan mampu memperkuat posisi perempuan dalam ekonomi keluarga serta mendorong terwujudnya pembangunan ekonomi inklusif di tingkat lokal
Penggunaan Aplikasi Canva dalam Menciptakan Alat Belajar Interaktif untuk Para Pengajar
Kehadiran media belajar berbasis teknologi yang interaktif akan membantu guru dan siswa menciptakan suasana belajar yang seru dan menyenangkan. Dalam kegiatan belajar, ada beberapa alat interaktif yang digunakan oleh pengajar, salah satunya adalah aplikasi Canva. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang media Canva dalam pembelajaran di kelas, agar guru dapat menciptakan media sendiri berbasis teknologi. Keunggulan Canva adalah memiliki fitur yang lengkap dan dapat diakses secara online. Mitra kegiatan ini adalah Desa Penantian, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Metode kegiatan ini adalah metode presentasi, metode pendampingan dan metode praktik. Canva bisa menjadi pilihan bagi para guru yang ingin membuat media pembelajaran online. Dengan menggunakan Canva, diharapkan para guru dapat menghasilkan materi pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami topik yang mereka pelajari. Pelatihan ini sangat penting karena dengan pelatihan Canva mendorong guru untuk lebih kreatif dalam merancang dan mengembangkan materi pembelajaran
Preferensi Anggota Gerakan Pramuka terhadap Program Edukasi Ekonomi Kesehatan Berbasis Isu Kesehatan Lokal di Kalimantan Barat
Tingkat prevalensi penyakit tidak menular seperti hipertensi dan kasus penyakit menular seperti demam berdarah masih menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat di wilayah tropis dan berpenghasilan menengah, karena keduanya memberikan beban ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat, menunjukkan pentingnya edukasi kesehatan yang relevan dengan kondisi lokal. Gerakan Pramuka sebagai organisasi kepemudaan memiliki potensi besar dalam membangun kesadaran dan perilaku hidup sehat di kalangan generasi muda. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi anggota Gerakan Pramuka terhadap program edukasi ekonomi kesehatan berbasis isu kesehatan lokal, guna memperkuat keterlibatan mereka dalam upaya peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi pendekatan gabungan kualitatif dan kuantitatif. Tahap kualitatif dilakukan melalui diskusi kelompok terarah dan wawancara dengan pembina Pramuka, petugas kesehatan, serta tokoh masyarakat untuk merumuskan atribut program yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Tahap kuantitatif dilakukan dengan eksperimen pilihan terpisah (Discrete Choice Experiment) terhadap 200 anggota Pramuka yang tersebar di lima kabupaten/kota di Kalimantan Barat, yaitu Pontianak, Sambas, Singkawang, Ketapang, dan Kubu Raya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didominasi oleh anggota muda berusia 16–25 tahun dengan tingkat motivasi tinggi terhadap kegiatan yang bersifat praktis dan berbasis lapangan. Anggota Pramuka menunjukkan preferensi yang kuat terhadap topik kesehatan lokal seperti pencegahan hipertensi dan Demam Berdarah Dengue, serta lebih menyukai kegiatan berdurasi singkat dan interaktif. Kesimpulannya, keterlibatan aktif anggota Pramuka dalam program edukasi ekonomi kesehatan berbasis isu lokal menjadi pendekatan baru yang efektif untuk memperkuat literasi kesehatan dan kemandirian ekonomi masyarakat di Kalimantan Barat
Pendampingan Pelatihan Digitalisasi Laporan Keuangan dan Perpajakan bagi Internal Pegawai di Lingkungan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar
Sumber daya manusia sangat penting dalam suatu lembaga. Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar memiliki pegawai dengan latar belakang yang beragam. Peningkatan jumlah koperasi dan UMKM Kota Denpasar memberikan dampak kepada pegawai. Pegawai diharapkan memiliki kemampuan dalam penyusunan laporan keuangan dan perpajakan yang terdigitalisasi, sehingga dapat menjadi garda terdepan bagi Masyarakat untuk memberikan informasi mengenai penyusunan laporan keuangan dan perpajakan yang terdigitalisasi. Kegiatan dilaksanakan dengan lancar dan penuh antusias oleh peserta. Kegiatan pengabdian dirasakan dapat meningkatkan pemahaman peserta terkait laporan keuangan dan perpajakan yang terdigitalisasi. Pelaksanaan pengabdian diharapkan dapat dilaksanakan kembali dengan koperasi yang baru dibentuk dan durasi yang lebih panjang
Penguatan Kompetensi Guru dalam Menghadapi Pembelajaran di Era Digital Melalui Pelatihan Aplikasi Quizizz Sebagai Media Evaluasi
Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut guru untuk mampu beradaptasi dengan dinamika pembelajaran di era digital. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah bagaimana melaksanakan evaluasi pembelajaran secara efektif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik masa kini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru dalam menghadapi pembelajaran di era digital melalui pelatihan penggunaan aplikasi Quizizz sebagai media evaluasi interaktif. Pelatihan ini diberikan kepada 25 orang guru SMA Kolase Pendidikan Guru Khas Papua, yang membutuhkan peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses belajar mengajar. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis penggunaan aplikasi Quizizz, pendampingan praktik pembuatan kuis digital, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan evaluasi berbasis digital. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu menerapkan teknologi pembelajaran secara kreatif dan inovatif, sehingga mendukung terwujudnya proses pembelajaran yang lebih menarik, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital
Pendampingan Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Program Bimbingan Tugas Sekolah di Desa Bebalang
Program Bimbingan Tugas Sekolah yang dilaksanakan di Desa Bebalang merupakan bentuk pendampingan belajar bagi siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran serta menyelesaikan tugas-tugas sekolah. Program ini dilaksanakan selama satu bulan dengan metode tatap muka dan pendekatan partisipatif, yang melibatkan kelompok kecil siswa guna mengoptimalkan interaksi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman materi, kemandirian siswa dalam menyelesaikan tugas, serta motivasi belajar yang lebih baik. Program ini juga memperkuat peran serta orang tua dalam mendampingi proses belajar anak meskipun terbatas oleh waktu akibat aktivitas ekonomi. Pendampingan belajar melalui program ini memberikan dampak positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa serta membangun komunikasi yang efektif antara mahasiswa pendamping, siswa, dan orang tua. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara masyarakat, sekolah, dan mahasiswa mampu meningkatkan mutu pendidikan pada tingkat sekolah dasar di Desa Bebalang
Pelatihan Overhaul Mesin 4 Langkah Sebagai Modal Keahlian Pemuda RT 001/RW 01 Desa Poka
Pertumbuhan sepeda motor di Indonesia yang terus meningkat menimbulkan kebutuhan layanan perawatan dan perbaikan yang semakin tinggi. Kondisi ini menjadi tantangan bagi masyarakat usia produktif yang belum memiliki keterampilan teknis yang relevan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Poka RT 001/RW 01 dilaksanakan dengan tujuan membekali warga dengan keterampilan praktis dalam melakukan overhaul mesin sepeda motor empat langkah sebagai modal keahlian untuk bekerja atau berwirausaha. Metode pelaksanaan dilakukan selama tiga hari dengan kombinasi teori dan praktik. Hari pertama peserta mendapatkan materi mengenai komponen sepeda motor, sistem bahan bakar konvensional dan injeksi, sistem pelumasan, serta sistem pendinginan. Hari kedua dan ketiga difokuskan pada praktik langsung pembongkaran, pemeriksaan, perakitan, dan uji fungsi mesin dengan pendampingan instruktur. Peserta dibagi dalam kelompok kecil berisi untuk memudahkan pendampingan dan memastikan keterlibatan aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 15 peserta yang hadir konsisten, sebanyak 13 orang (86,67%) mampu melakukan prosedur overhaul dasar secara mandiri. Setiap kelompok berhasil menyelesaikan proses pembongkaran dan perakitan mesin dengan baik, serta memahami fungsi komponen yang ditangani. Manfaat yang diperoleh peserta meliputi peningkatan pengetahuan teknis, keterampilan praktis, serta munculnya motivasi wirausaha. Dua peserta bahkan menyatakan rencana membuka usaha bengkel sepeda motor di lingkungan tempat tinggal mereka. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan overhaul mesin sepeda motor empat langkah terbukti efektif meningkatkan keterampilan teknis sekaligus menumbuhkan inisiatif wirausaha masyarakat