Madaniya
Not a member yet
1133 research outputs found
Sort by
Membangun Identitas Merek yang Kuat Melalui Pelatihan Canva untuk UMKM di Kampung Badran Sari
Pada era digital, pemanfaatan teknologi memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas produk. Pelatihan ini bertujuan agar produk UMKM dapat bersaing lebih baik di pasar. di kampung Badran Sari melalui pembuatan desain grafis menggunakan aplikasi Canva. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi lima tahapan utama, yaitu persiapan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan demonstrasi. Tahap persiapan mencakup identifikasi UMKM sasaran dan penyusunan materi pelatihan. Penyuluhan memberikan pemahaman tentang pentingnya identitas merek, sementara pelatihan difokuskan pada penguasaan Canva untuk pembuatan logo dan katalog produk. Pendampingan dilakukan selama pelatihan, dan demonstrasi digunakan untuk menampilkan hasil karya peserta serta mengevaluasi efektivitas pelatihan. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 19 Februari 2025, yang diikuti oleh 3 pelaku UMKM di kampung Badran sari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta lebih antusias dalam memanfaatkan teknologi untuk memperkuat identitas merek mereka, serta mampu membuat desain grafis sederhana secara mandiri menggunakan aplikasi Canva. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan keterampilan desain grafis kepada 3 pelaku UMKM yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan identitas merek dan menjadikan produk UMKM Kampung Badran Sari lebih kompetitif
Pemanfaatan Solar Panel Sebagai Sumber Energi Pada Green House di Dusun Lepang Klungkung
Dusun Lepang merupakan salah satu wilayah yang berada di Kabupaten Klungkung Provinsi Bali. Tempekan Abian Kapas merupakan salah satu kelompok subak yang ada dengan jumlah anggota 12 orang. Dampak pembangun yang ada mengakibatkan perubahan saluran irigasi konvensional yang menyebabkan berkurangnya pasokan air ke kawasan pertanian. Ditetapkannya wilayah ini menjadi zona pink, di mana subsidi pupuk dan pestisida mulai ditiadakan. Model pertanian modern dengan penerapan energi hijau dari panel surya sebagai sumber daya listrik bagi green house menjadi alternatif dalam penanggulangan masalah irigasi dan serangan hama. Pelaksanaan dilakukan dengan melibatkan mitra secara langsung dalam pembangunan maupun instalasi solar panel untuk memberikan pengetahuan agar nantinya mampu melakukan perawatan maupun perbaikan secara mandiri sehingga program dapat berkelanjutan. Solar panel yang dipasang mampu menghasilkan daya listrik sebesar 1000 watt sebagai sumber energi untuk pompa dan exhaust fan. Hasil yang dapat dicapai melalui pengujian bulan pertama menghasilkan panel surya berfungsi dengan optimal sesuai perencanaan dapat menyuplai energi yang dibutuhkan oleh green house, bahkan masih kelebihan daya sebesar 321,9 watt. Pengujian pada bulan kedua panel surya berfungsi dengan optimal sesuai perencanaan dapat menyuplai energi yang dibutuhkan oleh green hosue, bahkan masih kelebihan daya sebesar 421,9 watt, sistem irigasi dan exhoust fan dapat berfungsi sesuai perencanaan pada saat pengamatan maupun pengujian serta tanaman dapat tumbuh subur tanpa adanya serangan hama
Manajemen Layanan Perpustakaan di UNM Parangtambung: Studi Pengalaman Mahasiswa UIN Alauddin Makassar dalam Praktik Kerja Lapangan
Perpustakaan merupakan salah satu elemen penting dalam dunia pendidikan, khususnya di perguruan tinggi. Sebagai pusat informasi dan pengetahuan, perpustakaan memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan layanan yang mendukung kegiatan akademik civitas kampus. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana manajemen layanan perpustakaan yang diterapkan di perpustakaan Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung serta bagaimana pengalaman mahasiswa UIN Alauddin Makassar selama menjalani praktik kerja lapangan. Fokus utama dari penelitian ini adalah pada sistem layanan sirkulasi, layanan referensi, dan pelayanan terhadap pemustaka. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa layanan di perpustakaan UNM Parangtambung telah dikelola secara sistematis dan cukup efisien, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu di tingkatkan khususnya dalam hal pelibatan mahasiswa dalam kegiatan operasional layanan secara lebih aktif. Secara keseluruhan, kegiatan PKL ini memberikan kontribusi positif dalam membantu perpustakaan untuk lebih terorganisir dan efesien dalam pengelolaannya. Selain itu, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa melalui pengalaman kerja langsung dan menerapkan ilmu yang diperoleh di perkuliahan ke dalam praktik di dunia nyata. Dengan adanya pengalaman yang berkelanjutan, diharapkan Perpustakaan UNM Parangtambung dapat semakin berkembang dalam memperkuat budaya literasi, inovasi, dan profesionalisme di lingkungan kampus
Pemberdayaan Usaha Mandiri Masyarakat dalam Budidaya Ikan Nila di Dusun Bangkala, Desa Jenemadingin, Kecamatan Pattallasang, Kabupaten Gowa
Kegiatan budidaya ikan nila dengan sistem kolam terpal dilatarbelakangi oleh potensi besar sektor perikanan dalam meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah dengan lahan terbatas. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberdayakan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan teknis budidaya ikan nila dengan metode sederhana, efisien, dan ekonomis agar dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi awal, pelatihan teknis budidaya, pembuatan kolam terpal berukuran 2 x 3 x 1 m dengan menggunakan rangka kayu, distribusi benih sebanyak seribu ekor per kolam, serta pendampingan rutin terkait manajemen pakan, kualitas air, dan pengendalian penyakit. Kegiatan ini melibatkan satu kelompok masyarakat yang beranggotakan 10 orang peserta aktif. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa kelompok berhasil memelihara ikan hingga panen dengan tingkat kelangsungan hidup mencapai delapan puluh persen. Kelompok mampu menghasilkan 170 kilogram ikan dalam satu siklus budidaya selama tiga bulan. Peserta ada peningkatan keterampilan, pengetahuan budidaya ikan, dan tambahan penghasilan yang signifikan dari hasil panen. Kegiatan ini menunjukkan bahwa budidaya ikan nila dengan kolam terpal dapat menjadi solusi praktis dan berdampak langsung bagi pemberdayaan masyarakat, dengan partisipasi aktif warga sebagai kunci keberhasilannya
Penerapan Etika Komunikasi pada Pelaku UMKM Kecamatan Bua Kabupaten Luwu
Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM di Kecamatan Bua. Pengabdian ini akan menerapkan etika komunikasi yang sangat baik dalam kegiatan bisnis/usaha atau marketing. UMKM mengakui betapa pentingnya etika komunikasi untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas jaringan usaha. Oleh karena itu, tim pengabdi akan mengadakan pelatihan, diskusi kelompok, dan simulasi langsung, dengan fokus pada prinsip-prinsip komunikasi yang sopan, responsif, jujur dan beretika, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Hasilnya akan menunjukkan bahwa pelaku UMKM telah memperkuat pemahaman mereka tentang konsep etika komunikasi dan telah mulai menerapkan praktik komunikasi yang lebih khusus dalam pengembangan hubungan dengan konsumen dan mitra bisnis/usaha. Beberapa peserta mengakui perubahan positif dalam cara mereka menanggapi keluhan pelanggan dan membangun interaksi yang lebih produktif di media sosial. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada keberlanjutan UMKM di Kecamatan Bua dan berfungsi sebagai contoh daerah lain dalam integrasi aspek etika komunikasi ke dalam strategi lokal untuk pemberdayaan ekonomi
Jejak Digital Masjid: Meningkatkan Peran Sosial DKM Lewat Website dan Konten
Masjid Al-Hidayah Sarijadi sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial menghadapi tantangan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung efektivitas dakwah dan manajemen masjid. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya optimalisasi website, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang melek teknologi, serta terbatasnya jangkauan komunikasi digital dalam menyampaikan informasi kepada jamaah dan masyarakat luas. Untuk mengatasi permasalahan ini, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun ekosistem digital masjid melalui hilirisasi teknologi tepat guna, dengan fokus pada optimalisasi website dan manajemen konten digital. Pendekatan yang digunakan dalam program ini mencakup beberapa aspek utama: (1) pelatihan dan pendampingan teknis dalam pembuatan serta optimalisasi website masjid, yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital anggota DKM dalam pengelolaan informasi berbasis digital; (2) workshop manajemen konten digital, yang melibatkan strategi pembuatan dan penyebaran konten berbasis multimedia seperti artikel, video dakwah, podcast, serta infografis guna meningkatkan keterlibatan jamaah secara daring; (3) implementasi teknologi tepat guna dalam digitalisasi masjid, termasuk penerapan sistem manajemen informasi untuk administrasi, jadwal kegiatan, dan sistem penggalangan dana online; serta (4) pendampingan berkelanjutan dan evaluasi program, untuk memastikan keberlanjutan pemanfaatan teknologi dalam manajemen masjid. Program ini melibatkan mahasiswa Magister Manajemen, khususnya dalam mata kuliah Digital Marketing, sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek (experiential learning) di bawah bimbingan dosen. Keterlibatan mahasiswa dalam program ini tidak hanya memberikan pengalaman praktik dalam penerapan strategi pemasaran digital, tetapi juga mendukung penelitian berbasis aksi dalam implementasi teknologi digital untuk organisasi sosial-keagamaan. Selain itu, program ini memiliki kesesuaian dengan roadmap penelitian KK Technology Based Management FEB Universitas Telkom 2023-2027, terutama dalam aspek artificial intelligence, big data, security management, smart government, dan digital marketing. Diharapkan melalui program ini, Masjid Al-Hidayah Sarijadi dapat mengadopsi ekosistem digital secara berkelanjutan, meningkatkan efisiensi penyebaran informasi dan dakwah, serta memperkuat keterlibatan jamaah dalam aktivitas berbasis digital. Program ini dapat menjadi model pengembangan masjid digital dalam konsep Smart City dan Smart Government, serta membuka peluang hilirisasi dan komersialisasi teknologi digital bagi komunitas masjid di Indonesia
Sosialisasi Gerakan “SatSet (Sarapan dan Jajan Sehat)” dan Skrining Faktor Risiko Gastritis sebagai Upaya Penanggulangan Gastritis pada Anak di Bulu Sukoharjo
Angka kejadian gastritis mengalami tren peningkatan pada anak sekolah dasar usia 10-12 dari tahun ke tahun, diperkirakan 15-20% anak usia tersebut menderita gastritis, sedangkan di Sukoharjo terdapat 10.835 kasus gastritis di tahun 2024. Faktanya, diagnosis gastritis pada anak-anak seringkali terhambat oleh beberapa faktor, seperti gejala tidak spesifik, keterbatasan komunikasi anak dalam menggambarkan keluhan serta rendahnya kesadaran orang tua dan tenaga medis akan kondisi ini. Hal ini menyebabkan tidak terdiagnosisnya atau terlambat terdiagnosisnya anak-anak dengan gejala gastritis. Kebiasaan melewatkan sarapan dengan berbagai alasan, dan lebih banyak jajan makanan siap saji merupakan faktor risiko yang meningkatkan risiko terjadinya gastritis pada anak-anak. Untuk itu diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak ini tentang gastritis, dan pentingnya sarapan pagi serta jajan sehat untuk mencegah terjadinya gastritis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kelompok sasaran yaitu anak usia 10-12 tahun di Desa Mojolung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo mengenai gastritis dan pentingnya sarapan pagi serta jajan sehat, khususnya faktor risiko gastritis, sehingga akan meningkatkan kesadaran untuk menghindarinya dan mencegah terjadinya gastritis. Dalam kegiatan ini, dilakukan deteksi faktor risiko gastritis melalui wawancara, dan pemeriksaan hemoglobin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 20 peserta yang terdiri dari 9 perempuan dan 11 laki-laki dengan rentang usia 10 hingga 12 tahun. Kegiatan dilakukan di Kecamatan Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Maret 2025, karena hasil Laporan Kinerja Dinas Kesehatan tahun 2020 didapatkan 10.835 kasus gastritis. Kegiatan ini meliputi edukasi mengenai gastritis dan pentingnya sarapan pagi serta jajanan sehat, wawancara untuk menilai faktor risiko setiap peserta, dan pemeriksaan hemoglobin. Sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan pre-test dan post-test untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dengan melihat nilai pre-test dan post-test. Efektivitas konseling terlihat dari peningkatan nilai post-test dari nilai pre-test sebesar 100%. Hasil penilaian faktor risiko pada responden hampir 50% melewatkan sarapan setiap harinya, konsumsi jajanan dengan pewarna dan msg total 100%, kebiasaan minum minuman karbonasi sebanyak 25%, peserta yang cemas sebanyak 20%. Hasil pemeriksaan hemoglobin didapatkan rata-rata Hb sebesar 13.80 ±0.81 mg/dl, dengan nilai minimum 11.80 mg/dl dan nilai maksimum 14.60 mg/dl. stal urat sedimen urin ditemukan positif pada 54%
Dari Limbah Menjadi Solusi: Literasi Sampah Melalui Pembuatan Ecoenzyme di Desa Glagahagung Kecamatan Purwoharjo
Persoalan sampah menjadi isu yang mencuat belakangan ini. Pengolahan limbah di Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, menjadi tantangan yang mempengaruhi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan pengabdian ini memperkenalkan ecoenzyme sebagai solusi ramah lingkungan dalam pengelolaan limbah. Ecoenzyme, hasil fermentasi bahan organik, memiliki kemampuan untuk menguraikan limbah serta memperbaiki kualitas tanah. Kegiatan pelatihan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pembuatan ecoenzyme dari bahan lokal, serta edukasi tentang manfaatnya dalam mengurangi pencemaran dan meningkatkan produktivitas pertanian. Pendekatan PAR mendorong partisipasi warga, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah berkelanjutan, dan mendorong kolaborasi untuk menciptakan solusi lokal. Diharapkan, penerapan ecoenzyme tidak hanya mengatasi masalah limbah, tetapi juga menghasilkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Hasil dari inisiatif ini akan menjadi langkah awal menuju keberlanjutan lingkungan di Desa Glagahagung
Peningkatan Kompetensi Siswa SMK 5 Bantaeng Melalui Pelatihan Pengelasan SMAW dalam Pembuatan Produk Bernilai Ekonomis
Kegiatan ini berfokus pada pelatihan pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) untuk siswa SMK 5 Bantaeng. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi praktis mereka dalam teknik pengelasan, khususnya dalam membuat produk bernilai ekonomi. Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori di sekolah dan praktik di dunia industri. Metode yang diterapkan sangat komprehensif, dimulai dari pemberian materi teori dasar, demonstrasi langsung, hingga sesi praktik intensif di mana siswa secara mandiri membuat berbagai produk. Hasilnya sangat memuaskan terjadi peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis siswa, seperti kemampuan menghasilkan lasan yang rapi dan kuat. Selain itu, kesadaran mereka terhadap standar keselamatan kerja juga meningkat drastis. Pelatihan ini tidak hanya mengasah keahlian teknis, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan pemahaman tentang proses produksi. Produk-produk yang mereka hasilkan, seperti rak atau meja kecil, menunjukkan bahwa keterampilan ini dapat diubah menjadi peluang wirausaha. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil membekali lulusan SMK 5 Bantaeng dengan kompetensi yang relevan dan dibutuhkan, menjadikan mereka lebih siap bersaing di dunia kerja
Pemberdayaan UMKM Kartini Bungaraya dalam Pengembangan Produk Lokal “Kerupuk Tuile” di Kampung Bungaraya Kabupaten Siak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan pelaku usaha mikro dalam mengolah ikan lele menjadi produk olahan bernilai tambah dengan pemasaran yang lebih luas. Metode pelaksanaan meliputi diskusi, metode praktik, dan metode pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan produksi kerupuk tulang ikan lele dengan nama Kerupuk Tuile, peningkatan pemahaman tentang pentingnya peran Perempuan dan UMKM dalam meningkatkan perekonomian. Peserta mampu mengembangkan produk dengan kemasan menarik yang meningkatkan daya saing pasar serta menjadikan produknya sebagai produk unggulan khas Kampung Bungaraya. Keterlibatan aktif kelompok dalam program ini memperkuat pemberdayaan ekonomi lokal dan peran perempuan sebagai penggerak perubahan sosial. Kegiatan ini juga membentuk UMKM Kartini Bungaraya berdasarkan SK Penghulu Kampung