Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa
Not a member yet
    218 research outputs found

    Village Government Strategy in Community Economic Empowerment through Village-Owned Enterprise Program

    Full text link
    The Village-Owned Enterprise program is expected to have a positive impact in boosting the village economy. Therefore, a mature strategy is needed from the Village Government through the Village-Owned Enterprises program to identify and utilize local potential in the village. This study aims to examine the strategies implemented by the Wonoasri Village Government in an effort to empower the community's economy through the Dana Asri Sejahtera Village-Owned Enterprise program, as well as identify factors that support and hinder the implementation of these strategies. This research adopts the concept of Wheelen and Hunger's theory of strategy implementation, which consists of Programs, Budgets, and Procedures.The method applied in this research is descriptive qualitative method. In this study, the technique of determining informants was carried out by applying the snowball sampling method.  The data collection techniques are through the stages of observation, interviews and documentation. Then the data is analyzed using the Miles and Huberman model theory. The results of this study indicate that the implementation of community economic empowerment strategies carried out by the Wonoasri Village Government through the Dana Asri Sejahtera Village-Owned Enterprise program is realized through the development of 3 types of business fields, namely 1) savings and loan business, 2) culinary market business, 3) livestock business. The strategy of the Wonoasri Village Government through the Dana Asri Sejahtera Village-Owned Enterprise program has run optimally due to supporting factors such as adequate capital and infrastructure. However, there are limited human resources that become obstacles in the implementation of strategies carried out by the Wonoasri Village Government through the Dana Asri Sejahtera Village-Owned Enterprise

    Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Pasca Pandemi Covid 19 Di Kabupaten Bangka Barat

    Full text link
    Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa pembangunan pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Bangka Barat setalah pandemi covid 19. Adanya pandemi covid 19 selama 2 (dua) tahun melanda seluruh dunia membuat beberapa kegiatan berwisata berkurang dan atau dihentikan sementara. Adanya pembatasan kegiatan wisata tersebut membuat pelaku wisata menjadi sepi dan membuat beberapa obyek wisata menjadi kurang terawat. Maka dari itu penulis ingin melakukan kajian bagaimana upaya yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Barat angka dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan setalah pandemic covid 19. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bangka Barat dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi literasi dan dokumentasi. Hasil penelitian Kabupaten Bnagka Barat memiliki beberapa jenis wisata mulai dari wisata bahari, wisata sejarah, wisata budaya, wisata relegi dan wisata kuliner yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Bangka Barat. Namun demikian aset wisata yang banyak tersebut belum dikelola dengan baik dan secara serius. Hal tersebut terlihat dari belum adanya kebijakan berkaitan dengan pengembangunan pariwisata secara berkelanjutan, belum ada upaya strategi promosi berskala besar mengingat banyaknya potensi wisata yang ada di Kabupaten Barat. Pemerintah kabupaten Bangka Barat harus membuat kebijakan yang stretegis yang berkaitan dengan pembangunan pariwisata secara berkelanjutan, harus ada penciri yang khas wisata yang ditawarkan untuk menarik wisatawan

    Implementasi Pelayanan Samsat Tanjak dalam Meningkatkan Pelayanan Pajak Kepada Masyarakat Perawang

    Full text link
    This study was conducted to discuss the implementation of SAMSAT TANJAK services to the people of Tualang sub-district, Siak district. This research was structured using a quasi-qualitative or quasi-qualitative type of research. The method that the author uses in this research is the simple research design (SRD) method. Theresults of this research are the implementation of Samsat Tanjak services in improvingtax services to the Perawang community. The findings in this research show that fromthe aspect of information system support, company location, atmosphere of the serviceplace/ decoration and layout have not run optimally, while from the management aspect, customer handling and company equipment have run well

    Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Pengawasan Pengelolaan Food Waste Hotel oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pengawasan pengelolaan food waste hotel oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang didapat dengan wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pengawasan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup tidak efektif karena adanya permasalahan dalam hal regulasi, program, data, sumber daya manusia, anggaran, sarana prasarana, serta partisipasi masyarakat. Permasalahan ini berdampak pada peningkatan volume food waste dan penumpukan sampah di TPA, yang berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan manusia. Penelitian ini merekomendasikan agar Dinas Lingkungan Hidup meningkatkan pengawasan aktif dan pasif, menyusun regulasi dan program yang jelas, mengorganisir data food waste, serta melibatkan masyarakat dalam pengelolaan food waste hotel

    Analisis Peran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dalam Pengembangan UMKM Di Desa Plunjaran Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo

    Full text link
    Penelitian bertujuan mendapatkan gambaran terkait peran BUMDES dalam pengembangan UMKM di Desa Plunjaran, menganalisis peran BUMDES bagi masyarakat dan pemerintah Desa Plunjaran serta memberikan rekomendasi program untuk pengembangan UMKM. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peran BUMDES Neo Trisabunda dalam pengembangan UMKM di Desa Plunjaran baik, mampu menjadi wadah untuk UMKM dengan memberikan fasilitas pemasaran produk UMKM masyarakat, sehingga produk lokal Plunjaran bisa terjual hingga ke berbagai wilayah. Peran untuk masyarakat dan pemerintah Desa Plunjaran berkaitan dengan pembangunan melalui SDGs mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yaitu memberikan PADes pada tahun 2020. Selanjutnya menciptakan lapangan pekerjaan yaitu menjadikan masyarakat sebagai karyawan di BUMDES dengan sistem penggajian. Kemudian memberikan donasi untuk masyarakat kurang mampu dan difabel sebesar 2,5% dari penghasilan BUMDES Neo Trisabunda. Adapun saran untuk lebih meningkatkan pengembangan UMKM Desa Plunjaran yaitu BUMDES memberikan bimbingan maupun pendampingan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, meningkatkan sinergisitas dengan masyarakat lokal khususnya pelaku UMKM yang belum bermitra dengan BUMDES

    Faktor Pendukung dan Penghambat Collaborative Governance dalam Pelaksanaan Program Air Bersih di Nagari Tluk Amplu Inderapura

    Full text link
    Kajian ini dilakukan untuk membahas terkait faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program air bersih di Nagari Tluk Amplu Inderapura Kecamatan Pancung Soal. Penelitian ini disusun dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Dan informan penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian ini adalah faktor pendukung dan penghambat Collaborative Governance dalam pelaksanaan program air bersih di Nagari Tluk Amplu Inderapura. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pendukung pelaksanaannya adalah kualitas SDM dalam pelaksanaan, ketersediaan dana pelaksanaan, partsipasi masyarakat setempat dan proses transparansi dalam berkolaborasi. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat dan masih terdapat ego sektoral pada masing-masing stakeholder

    Analisis Efektivitas Penerimaan Pajak Daerah di Kota Padang

    Full text link
    Artikel ini bertujuan untuk mengetahui Bapenda dalam mencapai efektivitas penerimaan pajak daerah di Kota Padang dan kendala yang dihadapinya. Tulisan ini dilatarbelakangi oleh penerimaan pajak daerah Kota Padang masih rendah atau kurang efektif, realisasi tidak mencapai target, dan kurangnya kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Padang. Dalam pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, dengan melakukan wawancara dengan pegawai Bapenda Kota Padang. Dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Menggunakan metode triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis efektivitas dalam penerimaan pajak daerah di Kota Padang sudah melaksanakan indikator dari Efektivitas diantaranya pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Namun dalam pelaksanaan tersebut masih belum maksimal karena adanya beberapa kendala dalam masing-masing indikator efektivitas

    Dinamika Internal Parti Politik Mempengaruhi Kualiti Demokrasi Parti Islam

    Full text link
    Parti politik adalah asas utama sistem demokrasi, dinamika yang berlaku dalam parti politik adalah pemboleh ubah yang mempengaruhi kualiti demokrasi. Corak dan ideologi parti politik mempunyai persamaan dan perbezaan sesuai dengan keadaan sesuatu bangsa, terutama Indonesia adalah negara pluralistik yang mempunyai berbagai macam perbezaan sehingga wajar memilih system multi-parti yang beragam. Parti politik ideologi Islam di Indonesia terdiri dari beragam parti yang bertujuan untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi umat Islam di Indonesia. Dengan perkembangan sejarah dan kemajuan teknologi, telah terjadi pergeseran dalam tujuan parti berakibat menimbulkan perselisihan cenderung berpecah belah. Sekiranya pengurusan parti berjalan dengan baik maka kelangsungan parti akan baik. Kajian  ini  mengupas  literatur  untuk melihat sistem pengurusan, kelangsungan parti dari aspek sejarah dan peraturan parti. Selanjutnya, penelitian mendalam terhadap literatur berkaitan turut membuktikan bahawa faktor dalaman dan luaran parti dapat menghambat keberlangsungan parti. Secara spesifiknya, literatur atau penerokaan ilmiah bersabit hubungan antara pengurusan dan kelangsungan parti dapat menjayakan hasil akhir perjuangan parti

    Pariwisata Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa: Studi Kasus Di Desa Wisata Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar

    Full text link
    Desa Mas, Ubud sudah terkenal ke manca negara sebagai desa penghasil seni kerajinan patung. Tersohornya Desa mas sebagai bagian Desa Wisata Ubud sebagai destinasi wisata tentu tidak terlepas dari peran aktif masyarakat sekaligus berbagai upaya konsisten pemberdayaan masyarakat setempat untuk meningkatkan kesejahteraan dan melestarikan seni budaya. Dengan sejarah dan budaya yang kaya serta keindahan alam yang menakjubkan, desa ini memiliki potensi besar untuk pariwisata berkelanjutan. Tulisan ini berfokus pada upaya menganalisis penerapan Pariwisata Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Mas, Ubud, Kabupaten Gianyar sebagai Desa Wisata yang telah menjadi destinasi internasional. Hasil dari penelitian ini dapat memberikan pemahaman terkait pentingnya Pariwisata Berkelanjutan untuk diterapkan selaras dengan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wisata yang menjadi tujuan turis mancanegara

    Proses Pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Di Kabupaten Bangli

    Full text link
    Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan lembaga keuangan desa yang dibentuk oleh Pemerintah Desa bersama masyarakat. Keberadaan BUMDes diharapkan dapat menggali potensi dan mengembangkan kreatifitas yang dimiliki oleh masyarakat desa yang akan memperbaiki perekonomian desa. Proses pembentukan dan pengelolaan BUMDes harus berjalan dengan baik. Pengelolaan BUMDes yang baik akan berdampak baik bagi pemerintah desa yang selanjutnya akan mempengaruhi peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) meningkatnya Pendapatan Asli Desa (PADes) akan membantu proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.  Terdapat 17 BUMDes yang berdiri di tiga Kecamatan di Kabupaten Bangli. Penelitian ini bertujuan untuk : 1). mengidentifikasi karakteristik, 2) menganalisis proses pembentukan, 3) menganalisis pengelolaan BUMDes di Kabupaten Bangli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan ditentukan dengan metode sensus, data penelitian diperoleh melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) BUMDes di Kabupaten Bangli sebagian besar sudah menjalankan usahanya selama 3-5 tahun. Sebagian besar jenis usaha yang dijalankan adalah usaha bisnis keuangan (financial business), jumlah karyawan BUMDes dipengaruhi oleh jenis bidang usaha yang dijalankan oleh BUMDes. Semakin banyak jenis bidang usaha yang dijalankan maka semakin banyak pula memerlukan tenaga kerja untuk dipekerjakan. 2) Dalam proses pembentukan BUMDes, berjalan denga baik karena telah memenuhi keseluruhan syarat administrasi yang tertuang di peraturan perundang-undangan serta keseluruhan proses pembentukan BUMDes melalui proses musyawarah Desa (Musdes). 3) Pengelolaan BUMDes di Kabupaten Bangli telah menerapkan enam prinsip tata kelola BUMDes yaitu kooperatif, partisipatif, emansipatif, transparan, akuntabel, dan sustainable dengan baik

    217

    full texts

    218

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇