Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa
Not a member yet
218 research outputs found
Sort by
Penerapan Inovasi Access by KAI dalam Transformasi Pelayanan Publik pada PT KAI (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perubahan pelayanan di PT KAI (Persero) melalui aplikasi Access by KAI sebagai sarana penyedia layanan pembelian tiket kereta api. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana penerapan inovasi Access by KAI serta kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan inovasi Access by KAI tersebut. Jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan studi dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data, diterapkan Teknik triangulasi sumber dan Teknik analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan studi menunjukan bahwa penerapan inovasi Access by KAI ini sudah cukup membantu penumpang dengan beberapa fitur tambahan didalamnya, dan transformasi pelayanan cukup berubah signifikan setelah adanya inovasi ini, akan tetapi masih ada masalah informasi kursi yang tidak jelas dan aplikasi sering logout dari penerapan Access by KAI di PT KAI (Persero) Divre II Sumatera Barat
Politik Perkotaan: Analisis Dinamika dan Problematika Pembangunan Infrastruktur Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Kota Dhaka Bangladesh Tahun 2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika pembangunan di Kota Dhaka mengenai kualitas kehidupan masyarakat setempat, serta untuk mengetahui keterakaitan teori terhadap studi kasus mengenai pengaruh dinamika pembangunan infrastruktur terhadap kondisi kualitas kehidupan masyarakat di Kota Dhaka. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka atau penelitian kepustakaan, yang melibatkan pengumpulan, pembacaan, pencatatan, dan pengolahan bahan penelitian dari berbagai sumber literatur, untuk mengumpulkan data yang relevan, memahami setiap kesimpulan, dan menggunakan sumber-sumber tersebut sebagai literatur dan referensi dalam analisis penelitian, karena keterbatasan akses penulis terhadap sumber-sumber utama seperti wawancara dan observasi, serta membantu dalam menganalisis topik penelitian dengan menggunakan data yang tersedia. Hasil dari penelitian ini adalah Pembangunan infrastruktur penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, namun kegagalan dalam perencanaan kota serta keterkaitan pembangunan infrastruktur yang tidak tepat, menyebabkan masalah kompleks di Kota Dhaka, termasuk kepadatan penduduk tinggi, kemiskinan, pemukiman kumuh, sanitasi buruk, dan korupsi, sehingga dinamika pembangunan infrastruktur juga gagal meningkatkan produktivitas masyarakat karena pendapatan yang rendah
Penerapan Smart Government Dalam Mengembangkan Inovasi Smart Village Di Desa Gunung Putri
Desa didorong untuk maju dan mandiri, dengan harapan dapat mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya untuk kemajuan pembangunan desanya. Salah satu yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam membangun desa menjadi lebih maju ialah menerapkan konsep smart village. Konsep smart village menurut Herdiana terdapat tiga komponen yakni Smart government, smart community dan smart environment. dalam penelitian ini akan membahas lebih jauh terkait penerapan smart government di desa Gunung Putri yang merupakan salah satu komponen pengembangan inovasi smart village. Terkait dengan metode pengukuran indikator smart government yang digunakan untuk mengukur kesiapan sebuah desa dalam penerapan smart government, peneliti menggunakan tiga indicator menurut Eniyati, Candra, Retnowati, dan Mulyani (2017). Indicator tersebut yaitu (1) partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan, (2) ketersediaan layanan publik dan sosial, dan (3) transparansi tata kelola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan smart government dalam mengembangkan inovasi smart village di Desa Gunung Putri telah ada kemajuan yang signifikan yang ditandai dengan dibentuknya inovasi-inovasi yang memanfaatkan teknologi infromasi dan komunikasi. Namun masih terdapat tantangan yang perlu diatasi dalam hal pengembangan smart government khususnya dalam meningkatkan efektivitas dan keterlibatan warga
Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kecamatan Padang Utara
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sampah yang terus meningkat di Kecamatan Padang Utara. Sampah-sampah ini berasal dari berbagai sumber seperti rumah tangga, sektor perdagangan, dan fasilitas umum. Untuk mengatasi masalah ini, Kecamatan harus menerapkan kebijakan pengelolaan sampah berbasis 3R dengan penerapan kebijakan Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 21 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah. Namun, dalam pelaksanaannya, kebijakan ini memiliki beberapa kendala seperti masih terdapatnya tempat pembuangan sampah liar, kurangnya fasilitas pengelolaan sampah berbasis 3R, dan masih rendahnya partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana kebijakan 3R ini diterapkan di Kecamatan Padang Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan oleh William N. Dunn (2003) dengan enam indikator evaluasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah berbasis 3R di Kecamatan Padang Utara belum optimal, terutama dalam aspek recycle yang terhambat oleh minimnya infrastruktur pendauran ulang.
Implementation of Street Vendor Arrangement Policy in Wonoasri Village, Tempurejo District, Jember Regency
The implementation of the policy of structuring street vendors in Wonoasri village is carried out by providing separate policies for street vendors in Wonoasri village, building public facilities in the village square in order to increase convenience in trading, increase community resources for the village community, reduce unemployment, entertainment and gathering places for the community and increase economic value in selling. These conditions are also influenced by the Bumdes to manage street vendors in the Wonoasri Village square, where the Bumdes plays a role as a policy maker, rent financial regulator, facility provider, provider of rental space for street vendors, and supervisor of harmony between street vendors. One of the objectives of this study is to describe the implementation of the policy of structuring street vendors in the village square of Wonoasri, Jember Regency, which can be seen from three factors, namely the perspective of compliance, success, satisfaction and beneficiaries. This research specifically uses a qualitative approach method, the techniques in data collection used are observation, documentation and interview methods. The results of this study state that the implementation of the street vendor arrangement policy in Wonoasri Village, Tempurejo District, Jember Regency involves the Wonoasri Village Government, Wonoasri Village Bumdes, Street Vendors and the community around the Wonoasri Village Square. So it can be said that this policy has been successful and is a successful implementation. In implementing the policy of arranging street vendors in Wonoasri Village Square, there are several obstacles, including: Controlling the number of new street vendors, the discipline of street vendors and facilities and infrastructure that were previously inadequate but are now well met such as water, electricity, toilets, trash bins, selling space, prayer rooms, and parking lots. Improve better facilities and infrastructure so that traders and visitors can be more comfortable when visiting the Wonoasri Village Square
Kapasitas Kelembagaan Universitas Negeri Padang Dalam Mengakomodasi Pendidikan Inklusif Kepada Penyandang Disabilitas
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa penyandang disabilitas dalam mengakses layanan akademik dan layanan kemahasiswaan di Universitas Negeri Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas kelembagaan Universitas Negeri Padang dalam mengakomodasi pendidikan inklusif kepada penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, studi dokumentasi dan observasi. Informan dalam penelitian ini meliputi Sekretaris UNP, Lembaga Pengembangan Pendidikan Pelaksana Tugas Strategis UNP, Pusat Layanan Disabilitas UNP, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi UNP, Direktur Umum Biro Akademik UNP, Biro Perencanaan dan Kerjasama UNP, Biro Kemahasiswaan dan sejumlah mahasiswa penyandang disabilitas. Data dianalisis menggunakan Teori Kapasitas Kelembagaan dari Lewis dan Cowens (1985) dengan enam dimensi kapasitas kelembagaan yaitu: 1) kondisi informasi, 2) kondisi komunikasi, 3) kondisi simetri, 4) kondisi penegakan dan pencegahan, 5) kondisi pemantauan 6) pengaruh kumulatif dari kondisi. Hasil penelitian menunjukkan tidak terpenuhinya kapasitas kelembagaan UNP dalam memberikan layanan akademik dan layanan kemahasiswaan bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Namun, UNP tengah mengupayakan perbaikan layanan akademik dan kemahasiswaan untuk mengakomodasi kesetaraan dalam bidang pendidikan
Optimalisasi Penggunaan E-Survey Polri di Polresta Padang
E-Survey Polri merupakan platfrom yang dibuat oleh Mabes Polri yang berguna menilai pelayanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Melalui platform ini, masyarakat dapat memberikan penilaian dan masukan mengenai pelayanan yang mereka terima dari instansi Kepolisian. Dalam penggunaan terdapat beberapa permasalahan sehingga menyebabkan belum optimalnya penggunaan E-Survey Polri di Polresta Padang. Dengan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengoptimalan penggunaan E-Survey Polri di Polresta Padang. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Polresta Padang dan Polda Sumbar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman yakni data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), conclusion drawing/verification (menarik kesimpulan). Berdasarkan metode penelitian tersebut maka didapatkan hasil bahwa belum optimalnya penggunaan E-Survey Polri di Polresta Padang, hal tersebut terlihat dari belum terpenuhinya indikator e-government yang diungkapkan oleh Indrajit, indikatornya yaitu support, capacity, dan value. Sehingga didapatkan cara pengoptimalan penggunaan E-Survey Polri, salah satu caranya yakni melakukan sosialisasi secara merata, kontinyu, konsisten dan menyeluruh kepada masyarakat terkait penggunaan E-Survey Polri, menyediakan infrastuktur pendukung penggunaan E-Survey Polri seperti menyediakan satu handphone android yang telah dilengkapi dengan aplikasi telegram yang dapat digunakan oleh masyarakat yang tidak memiliki handphone android pada saat melakukan pelayanan ke Polresta Padang. Dan menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten melalui pemberian arahan dan petunjuk secara rutin kepada personel Kepolisian di Polresta Padang
Implementasi Kebijakan Kampanye Perubahan Perilaku dalam Upaya Penurunan Stunting di Puskesmas Danau Kerinci Barat
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan kampanye perubahan perilaku dalam upaya penurunan stunting di Puskesmas Danau Kerinci Barat. Pada penelitian ini yang menjadi narasumber terdiri dari kepala dan petugas puskesmas, kader KB, pakar stunting, aparat desa, dan remaja putri dan ibu hamil. Data dikumpulkan lewat Teknik wawacara deskriptif. Sesuai dengan hasil wawancara yang telah dilakukan kampanye kebijakan perubahan perilaku dalam upaya penurunan stunting di Puskesmas Danau Kerinci Barat telah dilakukan secara rutin dan mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak mulai aparat pemerintahan desa, puskesmas, hingga berbagai instansi terkait. Sesuai dengan hasil wawacara diketahui faktor penghambat terlaksananya kegiatan berkaitan dengan konsistensi waktu pelaksanaan, selain itu kegiatan tersebut dinilai efektif untuk menurunkan angka stunting untuk setiap kelahiran di Puskesmas Danau Kerinci Barat
Eksistensi Tungku Tigo Sajarangan dalam Pemerintahan Nagari Parambahan Kabupaten Tanah Datar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis temuan penelitian berupa eksistensi Tungku Tigo Sajarangan dalam Pemerintahan Nagari Parambahan kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini berangkat dari fenomena kurang terlihatnya eksistensi Tungku Tigo Sajarangan dalam Pemerintahan Nagari karena kuatnya dominasi Wali Nagari Parambahan serta kurang terlihatnya cheks and balances yang dilakukan aktor Tungku Tigo Sajarangan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Nagari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Wali Nagari Parambahan, Ketua Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Parambahan, Ketua Limbago Nan Salapan, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, anggota KAN dan masyarakat Nagari Parambahan. Penelitian menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Tungku Tigo Sajarangan belum maksimal, itu terlihat dari belum pernah aktor Tungku Tigo Sajarangan mengusulkan sebuah rancangan peraturan nagari, masih kurangnya keterlibatan langsung Tungku Tigo Sajarangan dalam pengawasan kinerja Wali Nagari, namun dalam penyerapan aspirasi masyarakat telah dilakukan Tungku Tigo Sajarangan dengan cukup baik dengan memanfaatkan modal sosial yang mereka miliki
Tinjauan Kolaboratif dalam Mendorong Pengembangan Desa Wisata Lapasi di Maluku Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran serta aktor kolaboratif dalam mendorong pengembangan Desa Wisata Lapasi, serta untuk memahami urgensi kolaborasi dalam meningkatkan potensi pariwisata lokal. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan sumber data dokumentasi, seperti studi literatur, data internet, dan observasi lapangan. Penggunaan perangkat lunak Nvivo 12 Plus telah memfasilitasi analisis mendalam dan sistematis terhadap informasi yang diperoleh, memberikan pemahaman yang komprehensif tentang dinamika kolaborasi dalam pengembangan Desa Wisata Lapasi. Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat lokal, dan pelaku usaha memiliki peran krusial dalam pengembangan Desa Wisata Lapasi. Pembinaan dan pengembangan desa wisata, perlindungan kelestarian alam, pengembangan infrastruktur dan fasilitas, serta dorongan terhadap ekonomi lokal merupakan fokus utama upaya kolaboratif tersebut. Hal ini dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan dan daya saing desa wisata di masa depan. Pengalaman sukses Desa Wisata Lapasi dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah lainnya untuk menerapkan model kolaboratif dalam pengembangan pariwisata lokal, memperkuat sinergi antara berbagai stakeholder, dan menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi pembangunan daerah secara keseluruhan