Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta
Not a member yet
82 research outputs found
Sort by
Implementasi Program Smart Kampung Pada Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Desa Tegaldlimo Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi
Program kerja pemerintah Kabupaten Banyuwangi khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat yang tertuang dalam program smart kampung merupakan konsep pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), fasilitasi pengembangan usaha, serta adanya pelatihan kewirausahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang implementasi Program Smart Kampung pada bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Tegaldlimo Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi dan memberikan gambaran tentang bagaimana dampak dari program tersebut di Desa Tegaldlimo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan program smart kampung di bidang pemberdayaan ekonomi di Desa Tegaldlimo telah terealisasikan dengan baik. Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan UMKM ini juga telah berhasil meningkatkan perekonomian masyarakat desa Tegaldlimo. Akan tetapi, pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya pada UMKM gerabah fasilitasi dan pelatihan masih belum merata. Hal ini dikarenakan kurangnya survei pemerintah desa terhadap masyarakat yang sudah lanjut usia dan masih bekerja. Oleh karena itu kepada pemerintah desa direkomendasikan untuk lebih teliti lagi dalam pemerataan program supaya terimplementasi dengan baik
Penerapan Mobile Absensi Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja PNS Untuk Mendorong Tansformasi Digital
Tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk memberikan gambaran tentang penerapan mobile absensidalam meningkatkan disiplin kerja PNS untuk mendorong transformasi digital pada Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jember. Kedua, untuk memberikan gambaran tentang kendala yang dihadapi dalam penerapanmobile absensi dalam meningkatkan disiplin kerja PNS untuk mendorong transformasi digital pada Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pada prinsipnya sistem mobile absensi pada Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jember sudah diterapkan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan disiplin dari para pegawai. Dengan penerapan mobile absensi ini, setiap pegawai dapat melakukan absensi secara tepat waktu, absensi dapat diakses mulai pukul 06.00-08.00 dan pulang tepat waktu pada pukul 16.00. dalam pelaksanaanya, mobile absensi ini memberikan proses absensi yang lebih praktis, memberikankemudahan pimpinan untuk dapat memantau para pegawai selain itu mobile absensi ini dapat meningkatkan target kerja pegawai.kedua, dalam penerapan mobile absensi di lingkungan Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jember ini tenyata masih ditemukan kendala, yaitu para pegawai kesulitan jika berganti device, tidak dapat login jika server penuh, selain itu bergantung pada data seluler atau sinyal
Students’ Motivation in Learning English by Using Content Language Integrated Learning (CLIL) Approach in Management class Economic Faculty at Muhammadiyah University
Content and Language Integrated Learning (CLIL) refers to a teaching and learning process where students learn other subjects such as physics or geography through a foreign language and also learn a foreign language through content-based subjects. This study was a classroom action research, which aims to increase students' motivation in learning English through the Content and Language Integrated Learning (CLIL) approach. Previous research at management class discovered that most the first -grade students were passive and needed more motivation to learn English. This research was conducted in collaboration with the English teacher who served as the study's observer. This study was divided into two cycles, each with two meetings. It was carried out over seven meetings, including a preliminary study and completing a questionnaire. According to observations, student participation in cycle 1 was 48.28% at the first meeting and 65.52% at the second. Meanwhile, student participation in Cycle 2 has increased. Student participation was 75.86% at the first meeting and 86.2% at the second. These findings indicate that student participation has met the study's success criteria, namely, 75% or more of the total number of students increased. In the first meeting, the student's participation was 75,86%, and in the second meeting was 86,2%. This result indicated that the student's participation had achieved this research's success criteria, more than 75% or more of the total number of students
Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Al Islam Melalui Perkaderan Profesi
Kompetensi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah berdampak pada mutu guru dalam melakukan aktivitas belajar mengajar di kelas. Pernyataan tersebut memperkuat teori kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership) bahwa faktor penting untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam organisasi sekolah diperlukan kualitas kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah yang kompeten. Selain faktor kepala sekolah, guru juga memiliki peranan pokok dalam aktivitas belajar mengajar. Tugas guru sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru sebagai fasilitator, motivator, pemacu, perekayasa pembelajaran, dan pemberi inspirasi belajar bagi peserta didik. Upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyajikan pembelajaran, maka kepala sekolah dituntut dapat memainkan peran kepemimpinan pembelajaran. Tujuan penelitian ini mengetahui strategi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru Al Islam sekaligus mengembangkan produk dalam bentuk modul perkaderan profesi yang berkelanjutan. Penelitian dilakukan dengan metode pengembangan atau Research and Development (R & D). Adapun R & D yang diambil menggunakan model ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dilakukan melalui pengembangan kurikulum, implementasi visi dan misi sekolah, serta peran kepala sekolah dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
Nilai Nilai Pendidikan Karakter Kh. Ahmad Dahlan dalam Mening-katkan Kecerdasan Spiritual dan Sosialsiswa Di SMK Muhammadiyah Jember
Pendidikan dan karakter memiliki persinggungan yang besar karena keduanya saling bergantung. Terdapat Beberapa berita mengenai dengan memudarnya nilai pendidikan karakter pada siswa oleh sebab itu perlunya pendidikan karakter yang baik. Fokus penelitian ini yaitu (1) Bagaimana Nilai Nilai Pendidikan Karakter Kh. Ahmad dahlan dalam meningkatkan Kecerdasan Spiritual siswa SMK Muhammadiyah Jember? (2) Bagaimana Nilai Nilai Pendidi-kan Karakter Kh. Ahmad dahlan dalam meningkatkan Kecerdasan Sosial siswa SMK Muhammadiyah Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif bertempat di SMK Muhammadiyah Jember prosedur pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dengan jumlah 5 informan teknis analisisnya meliputi Kategorisasi Data, reduksi data, penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Serta untuk keabsahan data memakai kredibilitas. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu (1) Terdapat Pembiasaan Nilai Nilai Pendidikan Karakter Kh. Ahmad dahlan dalam meningkatkan Kecerdasan Spiritual siswa di SMK Muhammadiyah Jember yakni Religiusitas yakni Shalat Dhuha, Nasionalisme yakni Memperingati Hari Besar Keagamaan, Jujur yakni Istiqomah shalat dhuha, Integritas yakni Konsisten menjunjung tinggi nilai luhur. (2) Terdapat Pembiasaan Nilai Nilai Pen-didikan Karakter Kh. Ahmad dahlan dalam meningkatkan Kecerdasan Spiritual siswa di SMK Muhammadiyah Jem-ber yakni Religiusitas yakni Berdoa untuk teman sakit, Nasionalisme yakni mengikuti upacara bendera, Jujur yakni Siswa tidak merokok di sekolah Integritas yakni Siswa Memakai baju seragam yang lengka
Peran Ibu Dalam Drama Korea Under The Queen’s Umbrella
Drama Korea Under The Queen’s Umbrella adalah sebuah drama yang menceritakan peran seorang ibu bagi anak-anak dan juga suaminya. Tokoh utama dalam drama ini adalah Kim Hye Soo yang berperan sebagai seorang Ratu pada era kerajaan Joseon dan juga sebagai seorang ibu dari 5 (lima) orang Pangeran Agung. Meski memiliki kesibukan sebagai seorang Ratu Joseon, namun ia tetap menjalankan perannya sebagai seorang ibu dan istri. Dalam drama ini juga diceritakan ambisi serta usaha seorang ibu untuk melindungi anak-anaknya dan menjadikan anaknya sebagai penerus tahkta yang layak. Hal ini yang membuat peneliti tertarik untuk menganalisis drama yang berjudul Under The Queen’s Umbrella ini. Yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah makna denotasi, konotasi, dan mitos tentang peran seorang ibu pada tokoh Ratu. Penelitian ini menggukan metode penelitian deskriptif kualitatif yang mengacu pada teori semiotika milik Roland Barthes. Hasil yang diperoleh dari penilitian ini dapat disimpulkan bahwa tokoh utama Ratu mampu menjalankan perannya sebagai seorang ibu dan seorang istri yang baik. Serta makna denotasi, konotasi, dan mitos juga digambarkan dengan jelas pada setiap adegan-adegan yang telah dipilih oleh peneliti menjadi unit penelitian. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran ibu dalam drama Korea Under The Queen’s Umbrella adalah sebagai seorang pendidik, teladan, panutan, dan sebagai pelindung dengan segala perjuangan dan usaha ibu untuk mendidik dan melindungi anaknya, ibu menjadi sosok yang memiliki kasih sayang yang luar biasa untuk anak-anak dan keluargany
Analisis Penentuan Komoditas Unggulan Tanaman Pangan di Provinsi Sumatera Barat dengan Pendekatan Location Quotient (LQ) dan Shift Share Analysis (SSA)
Pemetaan keunggulan komparatif dan kompetitif diperlukan untuk pengembangan sektor unggulan. Produksi tanaman pangan di Provinsi Sumatera Barat mengalami penurunan sejak tahun 2017, padahal sektor ini sangat dibutuhkan untuk mewujudkan swasembada pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran lokasi yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif komoditas tanaman pangan dan menganalisis autokorelasi spasial pola sebaran tersebut. Metode penelitian ini meliputi Location Quatient (LQ), Shift Share Analysis (SSA) dan indeks Moran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beras merupakan komoditas tanaman pangan yang memiliki keunggulan komparatif paling banyak yaitu di 13 wilayah, sedangkan ubi jalar merupakan komoditas yang memiliki keunggulan kompetitif paling banyak yaitu di 12 wilayah. Komoditas yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif paling banyak adalah beras dan ubi kayu di 6 wilayah. Pola sebaran padi, jagung dan kacang hijau memiliki autokorelasi spasial. Provinsi Sumatera Barat memiliki potensi untuk mengoptimalkan produksi pangan terutama pad
Strategi Penggunaan Dua Bahasa Dalam Proses Komunikasi Pedagang Dengan Pembeli Di Pasar Tanjung Jember
Dalam masayarakat mulitikultural pertukaran budaya pasti terjadi. Komunikasi antarbudaya muncul untuk menjembatani masyarakat multikultural dalam berinteraksi satu sama lain. Strategi komunikasi penting dilakukan untuk memahami pesan-pesan dari bahasa yang berbeda dalam interaksi komunikasi. Seperti halnya bahasa Madura dan Jawa digunakan dalam interaksi komunikasi pedagang dengan pembeli di pasar Tanjung Jember. Penelitian ini menggunakan teori sosisolinguistik yang dikemukakan oleh Chaer dan Agustina. Dengan metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif. Kehidupan masyarakat yang dikelilingi budaya berbeda-beda, menjadikan hambatan dalam berkomunikasi juga penting untuk dipahami dan mencarikan solusi yang tepat berdasarkan pada kajian komunikasi antarbudaya. Pada akhirnya dapat disimpulkan, strategi yang digunakan dalam interaksi komunikasi pedagang dan pembeli di pasar Tanjung berupa pemilihan bahasa, pemaknaan pesan dan penggunaan etika komunikasi. Hasil penelitian iniengungkap strategi pemilihan bahasa oleh pedagang berwujud alih kode, campur kode, dan tunggal bahasa. Penyampaian pesan dari seluruh data dilakukan secara verbal langsung, pesan pada keseluruhan data interaksi komunikasi berupa pernyataan, pertanyaan, permintaan, dan penawaran. Etika komunikasi antarbudaya yang digunakan penjual diantaranya etika kesopanan dan etika kesatuan bahasa. Hambatan komunikasi yang dialami pada penelitian ini disebabkan oleh faktor perbedaan bahasa dan etika buday
Pengujian Viabilitas Benih Terhadap Benih Jagung (Zea mays L.) Kedaluarsa Dengan Perlakuan Invigorasi
Uji viabilitas benih dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang kemampuan berkecambah dari suatu kelompok benih pada suatu kondisi tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh invigurasi terhadap viabilitas dan vigor benih jagung kadaluarsa. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Kebun Percobaan Unmuh Jember pada bulan November 2022-Desember 2023. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan Rancangan Acak Kelompok non faktorial yang terdiri atas 9 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Setiap plot terdiri dari 25 benih sehingga jumlah keseluruhan 675 benih. Perlakuan percobaan yaitu : CO = Kontrol; GA1 = 250 ppm; GA2 = 300 ppm; GA3 = 350 ppm; GA4 = 400 ppm; KN1 = 1000 ppm; KN2 = 5000; KN3 = 10000 ppm; KN4 = 15000. Data yang hasilkan dari Uji F (anova) kemudian dilanjut dengan uji DMRT duncan 5%. Variabel pengamatan meliputi daya kecambah, laju perkecambahan, potensi tumbuh, kecepatan tumbuh dan indeks vigor, dan keserempakan tumbuh. Penelitian menunjukkan pada variable pengamatan daya berkecambah dan laju perkecambahan pada benih kadaluarsa, perlakuan invigorasi dengan pemberian Giberalin maupun KNO3 lebih baik dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Sedangkan parameter potensi tumbuh hasil tidak berbeda dengan perlakuan invigorasi dengan pemberian KNO3. Berkebalikan dengan parameter potensi tumbuh bahwa parameter indek vigor perlakuan invigorasi dengan pemberian giberalin hasilnya lebih baik dari pada yang tidak diperlakukan atau dengan pemberian KNO3.. Hasil penelitian pengujian viabilitas benih terhadap benih jagung (zea maysL.) kedaluarsa dengan perlakuan invigorasi menunjukan perlakuan invigorasi berpengaruh terhadap peningkatan viabilitas dan vigor benih jagung kadaluarsa
Uji Daya Hasil Empat Strain Jagung (Zea mays L.) Pra-Komersial Terpilih
Uji daya hasil pada beberapa galur jagung mays L) dilakukan di salah satu perusahaan perbenihan yang bergerak bidang produksi benih jagung hibrida perusahaan tersebut adalah PT. Syngenta Seed Indonesia dimana kegiatan ini merupakan akhir dari penelitian. Uji Daya Hasil ini hasilnya akan menjadi acuan perusahaan untuk galur yang pantas untuk dilepas menjadi varietas baru. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok Non-faktorial (RAK) yang diulang sebanyak 6 kali pada setiap galurnya dan apabila pada parameter mempunyi notasi sangat berbeda nyata maka akan dilanjut ke uji selanjutnya yaitu uji DMRT (Duncan Multipe Range Test). Kegiatan uji daya hasil dilakukan pada galur yang terpilih yaitu Syn 212 , Syn 22, Syn 306 dan Syn 7328 yang diamati adalah tinggi tanaman, tinggi tongkol, panjang tongkol, berat segar panen tanpa kelobot, diameter tongkol, berat 1000 butir, berat kering pipil per plot, berat basah pipil pr plot, dan Produktivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada galur Syn 22 mempunyai keunggulan dari yang lain karena mempunyai nilai yang besar dibandingkan galur lain. Pada parameter galur nilainya Syn 22 dibanding Syn 7328 panjang tongkol sebesar 17.15 : 14.96 cm, berat segar panen tanpa kelobot 62.94 : 49.01 kg/plot, berat kering pipil 30.8 : 25.1 kg/plot, berat segar pipil 37: 32.3 kg/plot, Produktivitas 19.51: 15.19 ton/ha dan berat 1000 butir 247:247 gram. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa galur pra komersial yang dapat dilepas terdapat pada galur V2 yang mempunyai keunggulan dari galur yang lain