Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta
Not a member yet
82 research outputs found
Sort by
Strategi Bisnis Dalam Keunggulan Bersaing Terhadap Peningkatan Penjualan Pada Sisik Melik Batik Banyu-wangi
: Berbagai industri batik semakin bermunculan serta menampilkan keunggulan bersaing yang berbeda, mulai dari motif, bahan baku, proses produksi, strategi pemasaran serta berbagai elemen yang mendukungnya. Sisik melik semakin dikenal oleh masyarakat luas melalui ciri khasnya. Kualitas produk dan inovasi produk baru serta pemasaran yang diimplementasikan mengakibatkan terjadinya peningkatan penjualan di Sisik melik. Inovasi dapat menjadi salah satu faktor agar bisa bertahan pada pasar dengan memberikan nilai plus di atas industri batik lainnya. Penjualan suatu industri di atas rata-rata pesaing lainnya dapat dimiliki jika melalui keunggulan bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bisnis dalam keunggulan bersaing terhadap peningkatan penjualan produk Sisik melik Batik Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra dan produk merupakan strategi diferensiasi dalam penelitian ini, sedangkan inovasi produk dan inovasi pemasaran adalah inovasi dalam penelitian ini. Strategi diferensiasi serta inovasi dalam upaya peningkatan penjualan Sisik melik dapat dibuktikan dari data jumlah penjualan yang meningkat selama tahun 2021 serta dapat mempertahankan diri pada posisi pasar persaingan
Analisis Miskonsepsi Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Materi Pokok SPLDV ditinjau dari Gaya Belajar Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter miskonsepsi siswa dan penyebabnya pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) yang ditinjau dari gaya belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Deskriptif, dengan pendekatan penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Subyek penelitian yaitu siswa kelas VIII SMP Kristen 1 YPK Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode ob-servasi, angket, tes dan wawancara. Hasil penelitian menyatakan siswa yang memiliki gaya belajar auditorial lebih banyak memiliki karakter miskonsepsi dan kelemahan dalam memecahkan masalah SPLDV dibandingkan siswa yang memiliki gaya belajar visual dan kinestetik. Sedangkan yang memiliki karakter miskonsepsinya sedikit dibanding yang lain adalah pada siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik. Penyebab miskonsepsi yang sama pada ketiga gaya belajar yaitu berasal dari guru dan siswa itu sendiri. Guru menjadi penyebab miskonsepsi karena konsep SPLDV yang disampaikan tidak semua dipahami dan siswa juga kurang memberi perhatian kepada penjelasan guru dan jarang mengungkapkan kesulitan kepada guru karena takut. Untuk itu guru dapat menggunakan model dan metode pem-belajaran yang sesuai untuk penanaman konsep dan menyesuaikan dengan gaya belajar siswa sehingga dapat meminimalisasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa
Analisis Usia Tanaman Padi Berdasarkan Berbagai Indeks Vegetasi Menggunakan Citra Kamera
Sistem pertanian yang ada saat ini hanya mengandalkan pengetahuan para petani dalam mengetahui usia tanaman padi dan masih belum ada teknologi tepat guna yang dapat menganalisis usia tanaman padi. Oleh karena itu, indeks vegetasi yang didapatkan dari citra kamera digital yang tergolong dalam ground-based remote sensing merupakan salah satu metode alternatif yang dapat digunakan dalam menganalisis usia tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model indeks vegetasi yang paling efektif dalam menganalisis usia tanaman padi. Penelitian ini dilakukan di lahan milik petani di Desa Kebonsari Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Sampel citra tanaman padi yang digunakan secara keseluruhan berjumlah sebanyak 400 citra. Analisis uji statistik menggunakan analisis determinasi untuk mencari koefisien determinasi antara variabel bebas dan variabel terikat. Varibel bebas pada penelitian ini yaitu data usia tanaman padi terukur sedangkan varibel terikat adalah indeks vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks vegetasi yang efektif untuk menganalisis usia tanaman padi menggunakan kamera digital yaitu indeks VARI. Selain itu, diperoleh juga bahwa usia tanaman padi varietas Cibogo proporsional terhadap nilai VARI hingga usia tanaman padi mencapai 78 HST. Pada usia tanaman padi 1-78 HST nilai indeks VARI mengalami peningkatan dan kemudian nilai indeks VARI mengalami penurunan hingga usia tanaman padi siap panen. Pola grafik yang didapatkan berlandaskan data hasil penelitian yakni parabolik dengan pendekatan fungsi parabolik y = -0.0002x2 + 0.0292x – 0.8001 dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 96.8%
Pengaruh Media Sosial Tiktok Terhadap Akhlak Siswa kelas 12 MIPA di SMA Muhammadiyah 2 Genteng
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat canggih salah satunya media sosial yaitu tiktok. Aplikasi ini yang sedang trend di kalangan siswa dan dapat mengubah akhlak siswa di SMA Muhammadiyah 2 Genteng. Penelitian ini menyusun rumusan masalah yaitu apakah media sosial berpengaruh terhadap akhlak siswa kelas 12 MIPA di SMA Muhammadiyah 2 Genteng.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media sosial tiktok terhadap akhlak siswa. Metode penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif yang berjenis analisis regresi linier sederhana, pengumpulan data melalui kuisioner berbasis skala linkert. Jumlah responden pada penelitian ini sejumlah 77 siswa dari kelas 12 MIPA. Penelitian ini menggunakan 4 uji standar dari uji validitas hingga normalitas, dengan demikian hasil menunjukkan bahwa media sosial tiktok terhadap akhlak siswa berpengaruh secara signifikan sebesar 0,226 atau 22,6%. Disimpulkan bahwa pengaruh media sosial tiktok terhadap akhlak siswa sebesar 22,6% atau dalam kategori rendah, yang berarti sisanya dipengaruhi oleh faktor lain
Aspek Hukum Terhadap Pengawasan Pemerintah atas Penyertaan Modal Negara Dalam Rights Issue di BUMN
State Owned Enterprises (BUMN) are state companies whose capital comes from separated state assets. The state as an investor in the formation of BUMN still has a role in supervising through institutions that have been given authority which are carried out by the government in a broad sense which includes not only executive institutions but also legislative institutions. In its development, every company including BUMN requires capital. The type of research used is normative juridical research which examines statutory products and other literature relating to government supervision and control of state capital participation in rights issues conducted by BUMN. There are at least provisions governing Government Supervision and control over state equity participation in rights issues in BUMN, including Law Number 19 of 2003 concerning State-Owned Enterprises by the Ministry of BUMN, State Treasury Law No. 1 of 2004 by BPK, and Law -Law 1945 Article 20A paragraph 1 whereby the DPR carries out the oversight function and the budget function which is carried out when the government wants to invest state capital into BUMN through the APBN mechanism
Analisis Keefektifan Program TJSL Rail Clinic PT. Kereta Api Indonesia Persero Di Kota Surabaya
Setiap Perusahaan memiliki tujuan masing-masing dalam membuat serta menjalankan programnya. Program yang beragam tersebut tidak lepas dari peran hubungan masyarakat dalam mengawasi serta mendampingi selama dalam proses agar program berjalan secara lancar. Hal ini selaras dengan penelitian terhadap program dari salah satu bidang usaha BUMN yakni “Rail Clinic”milik PT. KAI( Kereta Api Indonesia )Persero dengan tujuan untuk mengetahui implementasi dan timbal balik program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) tersebut di Pulau Jawa khususnya Kota Surabaya. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menitikberatkan pada dua hal yaitu mengetahui peran dan strategi dari praktisi humas PT KAI Persero dalam program TJSL “Rail Clinic”. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa program Rail Clinic sudah terlaksana secara efektif serta tepat sasaran dengan sasaran masyarakat yang tinggal di sekitar rel yang kurang mampu . Namun terdapat kekurangan yang kedepannya dapat diperbaiki yakni pemanfaatan media sosial yang baik agar citra “Rail Clinic” semakin baik dan dikenal oleh masyarakat
Analisis Permintaan Telur Ayam Ras Di Kabupaten Jember
Telur ayam ras merupakan sumber protein yang relatif murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan telur ayam ras di Kabupaten Jember, serta mengalisis tingkat elastisitasnya karena harga, elastisitas silang permintaan karena harga barang lain dan elastisitas pendapatan. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda model Cobb-Douglas. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan telur ayam ras secara nyata meliputi; harga telur ayam buras, harga ikan laut, jumlah pendapatan per bulan, dummy selera dan dummy wilayah penelitian. Sedangkan pengaruh dari variabel harga telur ayam ras, harga telur bebek, harga tahu, harga tempe, harga tepung, jumlah anggota keluarga dan tingkat pendidikan berpengaruh tidak nyata terhadap permintaan telur ayam ras. Nilai koefisien elastisitas harga telur ayam ras bersifat elastis dengan nilai -1,924. Elastisitas silang dari harga telur bebek sebesar 0,148 bersifat inelastis, Elastisitas silang dari harga telur ayam buras sebesar -1,261 bersifat elastis, Elastisitas silang dari harga ikan laut sebesar 3,241 bersifat elastis, Elastisitas silang dari harga tahu sebesar -0,177 bersifat inelastis, Elastisitas silang dari harga tempe sebesar -0,110 bersifat inelastis, Elastisitas silang dari harga tepung sebesar 0,807 bersifat inelastis. Sedangkan elastisitas pendapatan bernilai positif sebesar 0,618 menunjukkan bahwa permintaan telur ayam ras merupakan elastisitas pendapatan inelastis yang masih bersifat barang normal yaitu apabila telur ayam ras mengalami kenaikan permintaan jika pendapatan meningka
Perjanjian Kerja Bersama Wujud Pelindungan Hukum Bagi Pekerja Bank Pasca Pemberlakuan Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya berbagai perkembangan pengaturan tentang pekerja salah satunya pekerja Bank.Sejak diberlakukan pada tanggal 21 Maret 2023, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja, terdapat beberapa pasal yang cukup mengkhawatirkan bagi para pekerja. Perlindungan hak pekerja tereliminir dengan semakin banyaknya aturan yang berpihak pada pengusaha atau investor.Perjanjian Kerja Bersama merupakan salah cara yang dapat digunakan untuk meminimalisir dampak pengundangan Cipta Kerja tersebut.Permasalahan penelitian adalah Bagaimana Kedudukan perjanjian kerja bersama dapat memberikan perlindungan hukum bagi pekerja bank pasca Pemberlakuan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja?.Penelitian menggunakan jenis penelitian normatif dengan berbagai pendekatan,yaitu pendekatan perundang- undangan dan pendekatan konseptual.Sumber bahan hukum menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum non hukum. Hasil penelitian bahwa perjanjian kerja bersama dapat memberikan perlindungan hukum bagi pekerja bank pasca Pengundangan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja dengan cara dibuat dengan formulasi yang lebih baik dari formulasi yang ada pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja serta mengedepankan hak- hak pekerja bank.Pelaksanaan kewajiban Perbankan sebagai pihak yang menggunakan pekerja bank sebagai sumberdaya atas keberlanjutan praktek perbankan memiliki potensi tidak optimal dilaksanakan selaras dengan semakin banyaknya ketentuan yang mendegradasi hak hak pekerja bank.Perlu segera dibuat kebijakan khusus berkaitan kewajiban dan tanggungjawab bank dalam perjanjian kerja bersama agar perlindungan hukum pekerja bank dalam formulasi perjanjian kerja bersama dapat terealisasika
Perlindungan Terhadap Tenaga Kerja Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja
Pengesahan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perpu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja diharapkan bisa menciptakan dan meningkatkan lapangan kerja dengan memberikan kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan terhadap industri nasional dan perdagangan nasional, serta meningkatkan investasi sebagai salah satu kunci pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan terhadap tenaga kerja akibat disahkannya UU Cipta Kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan Undang-Undang (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil dari penelitian ini adalah tenaga kerja belum mendapat perlindungan secara maksimal dikarenakan dalam UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja belum cukup mengatur terkait masalah hak terhadap tenaga kerja. Sehingga belum tercapainya keadilan dan perlindungan yang lebih baik kepada segenap tenaga kerja di Indonesi
Pemanfaatan Jamur Entomopatogen Metarhizium anisopliae (Metsch) Sebagai Bioinsektisida Dalam Mengendalikan Hama Kepik Penghisap Buah (Helopeltis spp) Pada Kakao (Theobroma cacao L)
Helopeltis spp merupakan salah satu hama pada kakao yang dapat menyebabkan penurunan produksi pada budidaya kakao. Pengendalian hama ini masih banyak menggunakan pestisida kimiawi, efek dari Penggunaan pestisida berbahan aktif kimiawi sulit terdegradasi menyebabkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan seperti hilangnya keragaman hayati, dan berdampak pada hama sasaran yaitu memiliki ketahanan terhadap insektisida (resisten). Untuk itu diperlukan pengendalian yang ramah lingkungan dan aman. Salah satu penggunaan agensia hayati seperti jamur M.anisopliae, yang masih perlu untuk diteliti. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui larutan bioinsektisida dari jamur Metarhizium anisoplae dapat mengurangi aktivitas makan hama Helopeltis pada buah kakao (Theobroma cacao L) dan Mengetahui efektivitas dari berbagai konsentrasi bioinsektisida dari jamur Metarhizium anisopliae terhadap mortalitas hama Helopeltis pada buah kakao (Theobroma cacao L ). Penelitian ini bertempat di Laboratorium Proteksi Tanaman (Puslitkoka). Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan. Setiap unit percobaan terdiri dari 10 ekor instar V sampai Imago Helopeltis spp. Perlakuan terdiri dari K0 (control), K1 (10 g/L), K2 (15g/L), K3 (20 g/L), K4 (25 g/L), dan K5 (1 ml/L) kimiawi sebagai pembanding. Data yang diperoleh di analisis ragamnya (anova) dan di uji lanjut menggunakan BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bioinsektisida jamur M.anisopliae berpengaruh terhadap peningkatan mortalitas hama Helopeltis spp pada konsentrasi (25 g/L) dengan tingkat mortalitas 97,5 % Bioinsektisida jamur M.anisopliae berpengaruh terhadap penurunan aktivitas makan hama Helopeltis spp terdapat pada konsentrasi (25 g/L) dengan jumlah 140,5 tusuka