Journal of Community Development
Not a member yet
415 research outputs found
Sort by
Implementasi Teknologi Deep Frying dan Spinning Machine dalam Efisiensi Produksi Keripik Pisang di UMKM Aidaa Desa Arjasa, Jember
Keripik Aidaa merupakan salah satu UMKM di Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. UMKM ini memiliki produk potensial berupa keripik pisang. Proses produksi telah dilakukan dengan metode tradisional yakni menggoreng dengan wajan besar dan ditiriskan menggunakan saringan. Namun belum ada upaya pemanfaatan teknologi untuk mengefisiensikan produksi keripik pisang. Kegiatan pelatihan teknologi deepfrying dan spinning machine diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan umkm keripik aidaa tentang teknologi pengolahan keripik pisang yang lebih efisien waktu dan bahan minyak, serta memperbaiki kualitas produk dan umur simpan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2025 di UMKM Keripik Aidaa yang diikuti oleh pemilik dan karyawan UMKM Keripik Aidaa. Materi tentang teknologi pengolahan dengan teknologi deepfrying dan spinning machine disampaikan melalui presentasi yang dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan. Hasil dari pelatihan adalah tersampaikannya materi tentang teknologi deepfrying dan spinning machine kepada pemilik dan karyawan UMKM Keripik Aidaa. Materi yang disampaikan diharapkan dapat membantu kegiatan produksi dan pengembangan usaha UMKM Keripik Aidaa, terutama dalam efisiensi produksi
Penyuluhan Pendidikan Seks Pada Anak Sekolah Dasar Dalam Upaya Preventif Sejak Dini
Pendidikan seks sejak dini merupakan langkah strategis dalam upaya preventif terhadap perilaku menyimpang, kekerasan seksual, dan eksploitasi anak. Penelitian atau kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak sekolah dasar mengenai tubuh mereka, batasan pribadi, serta pentingnya menjaga diri dari tindakan yang tidak pantas. Melalui metode penyuluhan interaktif berdasarkan data empiris yang diperoleh melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Wangunjaya kecamatan agrabinta kabupaten Cianjur, yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif anak, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kesadaran sejak dini terhadap pentingnya perlindungan diri. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap anak-anak terhadap isu-isu yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi dan keamanan diri. Dengan pendekatan yang tepat dan dukungan dari orang tua serta guru, pendidikan seks dapat diberikan secara edukatif dan tidak tabu. Upaya ini penting sebagai bentuk pencegahan primer yang efektif demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak
Edugame Interaktif Pencegahan Merokok untuk Pelajar SMP 40 di Samarinda melalui Pendekatan Participatory Action Research (PAR)
revalensi merokok remaja di Indonesia terus meningkat, termasuk di Kalimantan Timur yang lebih tinggi dari rata-rata nasional. Di SMP Negeri 40 Samarinda, fenomena merokok masih marak dipengaruhi oleh tekanan teman sebaya, kurangnya pengawasan orang tua, dan pandangan permisif masyarakat terhadap rokok. Kondisi ini menuntut inovasi media edukasi yang sesuai dengan karakteristik remaja, sehingga pendekatan gamifikasi dipilih sebagai alternatif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan edugame papan “Lingkaran Prestasi” sebagai media interaktif pencegahan merokok sekaligus meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswa terkait bahaya rokok serta memperkuat kemitraan akademisi dengan sekolah. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru dan siswa melalui lima tahapan: pengkajian kebutuhan, desain media, pelaksanaan edukasi, evaluasi, dan tindak lanjut program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan antusias selama permainan, pengetahuan mengenai bahaya rokok meningkat, serta keterampilan menolak ajakan merokok semakin terasah. Guru menilai media ini lebih efektif dibandingkan penyuluhan konvensional, mudah dipahami, dan mampu memicu diskusi kelompok. Evaluasi dengan FGD memperlihatkan respon positif baik dari siswa maupun guru, serta komitmen bersama untuk menjadikan sekolah sebagai kawasan bebas asap rokok. Program ini juga menghasilkan rencana tindak lanjut berupa integrasi ke dalam program UKS dan upaya replikasi ke sekolah lain melalui dukungan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Dengan demikian, edugame “Lingkaran Prestasi” terbukti efektif sebagai media inovatif dalam pencegahan merokok pada remaja
Implementasi SMARCOS: Smart Water Conditioning System Berbasis Web-IoT di Balai Benih Ikan Kecamatan Mijen Semarang
Effective water quality management is crucial for fish hatcheries to ensure survival and productivity. At the Fish Hatchery Center (BBI) Cangkiran Mijen, water quality monitoring is still conducted manually, leading to unstable pond conditions. To improve monitoring efficiency, SMARCOS (Smart Water Conditioning System) was developed as a Web-IoT-based system for automated monitoring of water parameters such as pH, oxygen, and temperature. The program involved pond data collection, expert consultation, system design, testing, implementation, and partner training. Evaluation was conducted through satisfaction surveys and system performance monitoring. Results showed that SMARCOS effectively corrected water quality parameters automatically, enhanced monitoring efficiency, and provided easy access to information via an IoT-based website. Surveys indicated that partners were satisfied with the system’s usability. The adoption of IoT for water quality monitoring significantly improved the efficiency and accuracy of hatchery pond management. Training sessions also increased partner understanding of IoT technology. The success of SMARCOS demonstrates that IoT can be an innovative solution for fisheries modernization, with potential replication in other hatcheries to enhance productivity and efficiency in aquaculture
Sosialisasi Penerapan Softskill dan Hardskill Pada Sumber Daya Siswa Dalam Transaksi Keuangan Sosial Media di SMA Negeri 12 Surabaya
This community service activity aims to provide knowledge to SMA 12 Surabaya students about carrying out financial transactions on social media wisely and safely. According to Paais and Apituley (2023) the success of an individual is not only determined by his academic abilities (hard skills), but is also determined by soft skills, a skill needed so that an individual is able to manage his own emotions (intrapersonal skills) and is able to manage emotions when building relationships with others (interpersonal skills). The key to the formation of hard skills and soft skills is resources that are able and willing to change to become better. Student resources play an important role in financial transactions on social media. Some of the problems that exist include students' lack of knowledge about the dangers of making online transactions, and no knowledge about safe online transactions due to lack of information. Therefore, this activity aims to provide additional knowledge and insight about all buying and selling activities via social media, why transactions are made online, payment methods that can be used, and risks that can arise due to online transactions so that students can maximize their soft skills and hard skills. to maintain safe online transactions. Based on the results of the pre-test and post-test, there were 9 students in the "Poor" understanding category and only 1 student after that, in the "Enough" category before that there were 22 students and after that there were 6 students, in the "Good" category before that there were 8 students and after that showed an increase of 32 students. Thus, further community activities are needed regarding wider use of social media so that students can further develop their soft skills and hard skills
Manual ke Digital: Revitalisasi Pelayanan Publik di Kelurahan Sungai Pakning
Sungai Pakning Village Office has 12 village officials who are tasked with providing services to the people of Sungai Pakning Village, Bengkalis Regency. Public services carried out by the Sungai Pakning Village Government are currently still manual. The Sungai Pakning Village assistance office has not utilized information and communication technology in providing services to the community. The absence of the application of information and communication technology is a weakness that must be addressed by the Sungai Pakning Village Government. The purpose of this community service activity is to digitize village administration services carried out in Sungai Pakning Village using OpenSID which is developed openly (open source) by the Opendesa Community. This activity begins with a location survey, problem identification, implementation, socialization, and ends with an evaluation. This community service activity produces a website that can be used by the Sungai Pakning Village Apparatus in providing digital-based services to the community. The survey results produced socialization activities related to the suitability of the website, namely 37% very appropriate/clear, 60% appropriate/clear, 2% hesitant, and 1% quite appropriate/clear. This shows that participants can accept the community service activities that have been carried out
Implementasi SDGs Pendidikan Berkualitas oleh PT. BUMA Melalui Program BUMA School
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Pendidikan Berkualitas oleh PT. BUMA melalui program BUMA School. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan fokus penelitian implementasi SDGs Pendidikan Berkualitas dalam program BUMA School di SMK Negeri 6 Berau, khususnya pada Jurusan Teknik Alat Berat selama periode 2021-2024. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang bersumber pada laporan tahunan dan bulanan perusahaan, hasil wawancara bebas, dan dokumentasi serta data sekunder yang diperoleh melalui jurnal, berita media, dan buku yang relevan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan proses wawancara bebas, dokumentasi serta studi kepustakaan yang bersumber dari berbagai bahan literatur. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SDGs Pendidikan Berkualitas oleh PT. BUMA melalui program BUMA School adalah meliputi dukungan akses pendidikan menengah yang berkualitas, ketersediaan akses pendidikan teknik dan vokasi, pemberian keterampilan kerja yang relevan, penghapusan kesenjangan akses masyarakat lokal, pemberian materi pendidikan yang berkelanjutan, menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, dan meningkatkan kualitas tenaga pendidik
Pemberdayaan Kader Remaja "SEHATI" Dalam Upaya Mewujudkan Kelurahan Bebas Stunting Di Kelurahan Mantuil
The prevalence of stunting in South Kalimantan Province is 40.2% and in 2024 the number of stunted children in Mantuil Village is 72 children, one of the factors causing stunting is the high rate of anemia in adolescents in the Mantuil Village area, in 2023 a total of 115 or 35.7% of adolescent girls experienced anemia. South Banjarmasin Sub-district in 2022 also has the highest percentage of Early Marriage with 130 people dominated by people in the Mantuil Village area with 78 women and 9 men, the high number of Early Marriage cases is the biggest contributor to the incidence of stunting in the Mantuil Village area. The purpose of the activity is the formation of SEHATI Youth Cadres and a sustainable SEHATI Corner to improve public health status and increase adolescent knowledge as a community social action, as a reference in implementing stunting prevention programs in Mantuil Village. The method of implementing this activity which is carried out with the community and with the support of the local government consists of 3 stages, namely: SEHATI Youth Cadre Formation, Cadre Training and Sehati Corner Formation. Forming the Sehati Youth Cadre Institution with a total of 15 teenagers representing each RT in Mantuil Village, then empowering cadres through training activities on stunting, and simple health checks. The result of the implementation of this activity is the establishment of preventive and curative activities related to stunting prevention in Mantuil Village by the Sehati Youth Cadres through counseling activities for all teenagers in Mantuil Village. The evaluation showed a significant increase in the cadres' knowledge and skills. The average pretest score of participants was 45.3%, increasing to 93.3% in the posttest, with an average increase of 48%. Meanwhile, cadres' skills in conducting health education also improved, with an average pretest score of 23.7% and a posttest of 79.7%, showing an increase of 56%. Measurements were made through pretest and posttest tests which included stunting education material and cadre skill practice in conducting health counseling. With the SEHATI Corner, it is hoped that the sustainability of the program can be maintained and continue to provide benefits for adolescents in Mantuil Village in an effort to prevent stunting
Pemberdayaan Masyarakat Desa Tambong melalui Pembuatan Kampanye Digital yang Efektif sebagai Strategi Pemasaran Produk Unggulan Desa
Desa Tambong, salah satu desa wisata yang berada dalam kategori berkembang di kabupaten Banyuwangi menunjukan perkembangan yang positif dalam pengelolaan potensi wisatanya. Salah satunya dalam hal pengembangan produk unggulan desa yang dapat mendukung kegiatan wisata sebagai something to buy. Beberapa produk unggulan yang dimili adalah batik watu rejeng, kerajinan tangan, roti manis daun kelor, serta jamu tradisional. Sayangnya, potensi besar ini terkendala dengan penerapan metode pemasaran yang masih konvensional, dimana produk tersebut masih dipasarkan secara offline lewat BUMDes desa. Padahal di era digital saat ini, peluang memasarkan produk lewat e commerce tentunya lebih menjanjikan karena dapat menjangkau khalayak yang lebih luas. Minimnya pengetahuan pelaku UMKM dan pengurus BUMDes tentang pemasaran digital serta tidak adanya platform e-commerce yang dimiliki BUMDes menjadi masalah yang butuh untuk segera ditangani. Menanggapi permasalahn ini, tim pengabdian Politeknik Negeri Banyuwangi skema pemberdayaan masyarakat ingin memberikan solusi permasalahan yang ada dengan mengadakan pelatihan digital marketing dan pembuatan platform e-commerce yang dapat dimanfaatkan sebagai media pemasaran produk unggulan Desa Tambong. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini untuk memberikan wawasan tentang pentingnya menguasai dan menggunakan pemasaran digital sebagai sarana promosi produk unggulan dalam era digital seperti sekarang ini, serta memberikan platform pemasaran digital yang efektif untuk digunakan BUMDes
Analisis Pengetahuan Orang Tua tentang Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus sebagai Upaya Pencegahan Stunting
Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan suatu hal penting yang harus diperhatikan sejak dini karena berkaitan dengan zat gizi yang dikonsumsi. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kekurangan gizi. Stunting dapat menghambat pertumbuhan fisik dan kognitif anak-anak jika ditangani dengan hati-hati. Anak berkebutuhan khusus (ABK) merupakan anak yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak pada umumnya, mereka cenderung mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Keberlangsungan hidup anak berkebutuhan khusus berkaitan dengan tingkat pendidikan ibu, karena hal ini memengaruhi pola asuh, sikap, dan perilaku ibu terhadap anak, serta menjadi salah satu faktor utama dalam perbaikan status gizi keluarga. Oleh karena itu, penting untuk memberikan edukasi terhadap orang tua mengenai perannya dalam mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus anak berkebutuhan khusus di PAUD Inklusif Cerdas di Banyuwangi. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pemahaman dalam penanganan stunting bagi ABK. Metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini yaitu perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang terdiri dari perkenalan, penyuluhan dengan memberikan edukasi dan pelatihan, dan penilaian dengan penyebara kuisioner pretest dan posttest. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan orang tua sebesar 88,1% yang diproleh dari hasil tabulasi kuisioner