Journal of Community Development
Not a member yet
    415 research outputs found

    Edukasi Kesehatan serta Pemeriksaan Kadar Gula Darah dan Tekanan Darah untuk Masyarakat Kelurahan Jatiwarna Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi

    Full text link
    Hipertensi merupakan faktor risiko tertinggi penyebab kematian nomor empat di Indonesia berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023. Selain itu, Diabetes Melitus juga termasuk penyakit penyebab kematian utama di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan tahun 2025 menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi dan diabetes terus mengalami peningkatan. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai risiko penyakit, pencegahan, serta kepatuhan pengobatan menjadi salah satu faktor utama tingginya angka kejadian kedua penyakit tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko, pencegahan, serta tata cara minum obat hipertensi dan diabetes melalui edukasi terstruktur. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan media leaflet yang dilaksanakan di Apotek Wahana Medika, Jatiwarna, Kota Bekasi. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan menggunakan pretest dan posttest terhadap 50 peserta untuk menilai tingkat pemahaman sebelum dan sesudah penyuluhan. Materi edukasi meliputi definisi penyakit, gejala klinis, faktor risiko, komplikasi, upaya pencegahan, serta cara penggunaan obat yang baik dan benar. Hasil pretest menunjukkan mayoritas peserta (36%) memperoleh nilai 60, dengan nilai terendah 40 dan tertinggi 90. Setelah penyuluhan, hasil posttest menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana 5 peserta (16%) memperoleh nilai 100, peserta dengan nilai 90 meningkat menjadi 14 orang (46%), dan tidak ada peserta dengan nilai di bawah 70. Dapat disimpulkan bahwa edukasi menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hipertensi dan diabetes melitus. Kegiatan serupa disarankan dilakukan secara berkala dengan cakupan peserta dan wilayah yang lebih luas serta pengembangan media edukasi yang lebih variatif

    Penguatan Literasi Mitigasi Bencana bagi Siswa Tunagrahita melalui Virtual Reality Berbasis Narasi Bilingual di SLB B-C Optimal Kenjeran

    Full text link
    Siswa tunagrahita merupakan kelompok rentan yang memiliki keterbatasan dalam memahami risiko bencana dan langkah perlindungan diri, terutama pada satuan pendidikan yang berada di wilayah rawan bencana seperti SLB B-C Optimal Kenjeran Surabaya. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat literasi mitigasi bencana dan proteksi diri siswa tunagrahita melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) dengan narasi bilingual yang dinamakan SafeQuest-VR. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif dan Human-Centered Design yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pengembangan modul literasi mitigasi bencana berbasis narasi bilingual, pembuatan media SafeQuest-VR, pelatihan guru dan orang tua, pendampingan pembelajaran, serta evaluasi program. Kegiatan melibatkan 20 siswa tunagrahita SDLB, 15 guru, dan 5 tenaga kependidikan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terhadap pengenalan jenis bencana, langkah perlindungan diri, kemampuan mengikuti instruksi simulasi, serta sikap fokus dan responsif selama pembelajaran, dengan rata-rata peningkatan sebesar 35–36%. Selain itu, program menghasilkan luaran berupa media SafeQuest-VR, modul pembelajaran, buku panduan, poster edukasi, dan video dokumentasi. Temuan ini menunjukkan bahwa SafeQuest-VR efektif sebagai media pembelajaran adaptif untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan mendukung penguatan pendidikan inklusif yang berkelanjutan

    Pelatihan Drone Pertanian Untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Jember Dalam Mendukung Pertanian Presisi

    Full text link
    Penerapan teknologi pertanian presisi menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian. Drone pertanian merupakan teknologi yang mulai banyak diadopsi untuk pemantauan tanaman, pemetaan lahan, dan aplikasi pupuk atau pestisida secara presisi. Namun, adopsi teknologi ini masih terkendala oleh keterbatasan sumber daya manusia yang terampil. Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Jember membutuhkan pelatihan drone spraying untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan dalam mengoperasikan drone bagi mahasiswa sebagai salah satu praktek dalam kegiatan belajar mengajar mahasiswa. Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut, STIPER bekerjasama dengan perusahaan jasa drone spraying Dragos Jember melakukan kegiatan pengabdian berupa pelatihan drone spraying di kampus STIPER. Kegiatan pelatihan ini juga diikuti oleh siswa siswi dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yapeni (Yayasan Pendidikan Petani) yang masih satu naungan yayasan dengan STIPER. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Jember dalam pemanfaatan drone untuk aplikasi pertanian. Metode kegiatan terdiri dari tiga tahap utama, yaitu (1) penyampaian materi teoretis mengenai prinsip kerja drone, regulasi, dan aplikasinya di bidang pertanian; (2) pelatihan praktik terbang drone simulator dan drone riil di lahan kampus; serta (3) contoh pelatihan penyemprotan (spraying) ke lahan kampus. Dampak dari Pelatihan ini antara lain mahasiswa memahami mengenai teori teknis dalam menerbangkan drone, 90% peserta mampu mengoperasikan drone spraying dasar dengan praktek langsung, memahami konsentrasi pengisian cairan dalam tangki spray, dan pergantian baterai untuk lahan yang lebih luas. Kegiatan ini berhasil membekali mahasiswa dan peserta dengan keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan industri pertanian 4.0 dan dapat menjadi modal untuk kegiatan penerjunan lapangan atau penelitian lebih lanjut

    Empowering Students Artistic Potential Through a Calligraphy Training Program at Al-Jauhar Islamic Boarding School Duri Bengkalis Regency

    Full text link
    Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan potensi seni santri melalui pelatihan kaligrafi yang terstruktur di Pondok Pesantren Al-Jauhar, Duri, Kabupaten Bengkalis. Kaligrafi Islam tidak hanya merupakan bentuk ekspresi artistik, tetapi juga media spiritual yang memperkuat kedekatan santri dengan Al-Qur’an sekaligus melestarikan warisan budaya Islam. Program ini diikuti oleh 10 peserta dan dilaksanakan selama 7 hari, dari tanggal 12 hingga 18 Januari 2026. Kegiatan meliputi pengenalan sejarah dan filosofi kaligrafi Islam, teknik dasar penulisan, sesi praktik terbimbing, serta evaluasi hasil karya santri. Metode pelatihan yang digunakan bersifat partisipatif dan berorientasi pada praktik, sehingga mendorong keterlibatan aktif, kreativitas, dan kerja sama antar santri. Hasil program menunjukkan bahwa 6 dari 10 peserta (60%) mengalami peningkatan keterampilan artistik, kreativitas, kedisiplinan, dan apresiasi terhadap estetika Islam. Selain itu, program menghasilkan luaran nyata berupa karya kaligrafi peserta dan pembentukan ekstrakurikuler kaligrafi di pesantren. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti menjadi media efektif untuk menumbuhkan bakat seni, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendukung pengembangan holistik santri di lingkungan pesantren

    Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Olahan Ikan Patin untuk Pencegahan Stunting

    Full text link
    Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah yang berdasarkan SSGI 2024 berada pada angka 22,1%, melebihi ambang batas WHO sebesar 20%. Kota Palangka Raya mencatat prevalensi stunting sebesar 19,1% dengan Kelurahan Pahandut sebagai salah satu penyumbang kasus tertinggi. Salah satu penyebab stunting adalah rendahnya konsumsi protein hewani pada anak, meskipun wilayah tersebut memiliki potensi sumber protein lokal yang melimpah seperti ikan patin. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi gizi keluarga, meningkatkan konsumsi ikan, serta memberikan keterampilan diversifikasi olahan ikan yang lebih variatif, higienis, dan ramah anak, terutama di wilayah RT 01 Pelabuhan Rambang. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama: edukasi gizi keluarga, sosialisasi manfaat ikan bagi pertumbuhan anak, dan pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar ikan patin dalam bentuk dimsum dan nugget. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta pelatihan terdiri dari 20 ibu rumah tangga dengan rentang usia produktif dan tingkat pendidikan dasar-menengah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi pada peserta sebesar 85% dan peningkatan keterampilan dalam mengolah ikan patin menjadi makanan kekinian yang lebih disukai anak. Respons masyarakat sangat positif, termasuk munculnya minat untuk mengembangkan produk olahan ikan sebagai peluang usaha rumah tangga. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran gizi, mendorong pemanfaatan potensi lokal, dan memperkuat kemampuan keluarga dalam menyediakan makanan bergizi sebagai upaya mencegah stunting secara berkelanjutan

    Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Mencegah Preeklampsia Melalui Olahan Edamame

    Full text link
    Preeclampsia is a pregnancy complication that contributes to maternal morbidity and mortality, while the knowledge of posyandu cadres and pregnant women regarding preeclampsia prevention remains limited, particularly in the utilization of local nutritious food. The main problem faced by the community partners was the low level of understanding among cadres and pregnant women about preeclampsia and the suboptimal use of edamame as an alternative nutritional source for its prevention. This community service program aimed to empower posyandu cadres through health education and training in processing edamame into an easy-to-consume beverage for pregnant women. The methods applied included socialization, education on preeclampsia and the nutritional benefits of edamame, as well as demonstrations and hands-on training in preparing edamame latte. The activity involved 6 posyandu cadres, 2 midwives, 4 pregnant women, and 17 mothers with toddlers at Posyandu Dahlia 35, Glagahwero Village, Jember Regency. The results showed an increase in knowledge regarding preeclampsia prevention among participants by 95% and an improvement in skills related to edamame processing by 95%. This program had a positive impact on strengthening the role of posyandu cadres as community health educators and promoting the utilization of local food resources as a supportive strategy for preventing preeclampsia at the community level

    Pelatihan Pola Makan Sehat dengan Metode Plate Meal Bagi Keluarga Orang dengan Tuberkulosis Resistan Obat Berbasis Bahan Makanan Lokal Papua

    Full text link
    Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO) merupakan masalah kesehatan serius yang membutuhkan penanganan jangka panjang dan berdampak besar terhadap kondisi fisik, psikologis, serta status gizi pasien. Keberhasilan pengobatan TB-RO tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan minum obat, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dukungan nutrisi yang adekuat dari keluarga. Di Provinsi Papua, ketersediaan bahan pangan lokal yang kaya gizi sebenarnya cukup melimpah, namun pemanfaatannya sebagai pola makan sehat bagi penderita TB-RO masih terbatas akibat kurangnya pengetahuan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan motivasi keluarga penderita TB-RO dalam menerapkan pola makan sehat dan seimbang melalui metode plate meal berbasis bahan makanan lokal Papua. Kegiatan dilaksanakan di Klinik VCT-TB RSUD Jayapura dengan sasaran keluarga pasien TB-RO dan didukung oleh kader kesehatan setempat. Metode pelaksanaan meliputi ceramah edukatif, diskusi interaktif, serta demonstrasi penyusunan menu plate meal menggunakan bahan pangan lokal seperti sagu, ubi jalar, keladi, ikan, dan sayuran hijau. Evaluasi capaian dilakukan melalui observasi partisipasi peserta dan refleksi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi dan peningkatan pemahaman mengenai prinsip plate meal, khususnya pembagian porsi makanan yang seimbang dan terjangkau. Peserta menyadari bahwa pola makan sehat dapat diterapkan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga dapat mendukung keberhasilan pengobatan TB-RO. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup pasien TB-RO serta mendukung keberhasilan program pengendalian TB-RO melalui pendekatan berbasis keluarga dan kearifan lokal

    Peningkatan Kemandirian Pembudidaya Ikan Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Pakan Buatan Berbasis Bahan Baku Lokal

    Full text link
    Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons atas tantangan struktural yang dihadapi pembudidaya ikan di Desa Marga Sungsang, Kabupaten Banyuasin, khususnya tingginya ketergantungan terhadap pakan komersial dan belum optimalnya pemanfaatan potensi sumber daya lokal. Dalam praktik budidaya, pakan komersial menempati porsi terbesar dalam struktur biaya produksi, yakni sekitar 60–80%, sehingga berdampak pada terbatasnya margin keuntungan serta meningkatnya risiko keberlanjutan usaha. Situasi tersebut kontras dengan kondisi lingkungan setempat yang memiliki ketersediaan bahan baku lokal, seperti keong mas, limbah kepala udang, dan ikan rucah, yang sejatinya berpotensi dikembangkan sebagai pakan mandiri bernilai ekonomis namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas pembudidaya ikan melalui pendekatan peningkatan pengetahuan dan pemahaman konseptual, sekaligus pengembangan keterampilan dalam memproduksi pakan buatan yang efisien, bermutu, dan berbasis sumber daya lokal. Proses pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui pengenalan program, penyampaian materi mengenai prinsip dasar formulasi pakan dan pemanfaatan limbah lokal, diskusi partisipatif, serta evaluasi pembelajaran menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Sebanyak 31 orang pembudidaya ikan berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 19 Oktober 2025. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, tercermin dari kenaikan skor rata-rata peserta dari 49,9 sebelum kegiatan menjadi 87,3 setelah pelatihan. Selain peningkatan aspek kognitif, peserta juga memperlihatkan sikap positif dan komitmen untuk mulai mengembangkan pakan mandiri sebagai strategi pengendalian biaya produksi. Luaran kegiatan meliputi laporan kemajuan, dokumentasi pelaksanaan, serta perencanaan tindak lanjut berupa pelatihan praktik lanjutan dan pengujian mutu pakan pada periode berikutnya, dengan harapan mendorong efisiensi dan keberlanjutan usaha budidaya ikan di wilayah pesisir. &nbsp

    Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Produksi Benih untuk Mendukung Pertanian Nirlimbah pada Kelompok Tani Mayang Jaya, Jember

    Full text link
    Permasalahan ketersediaan dan tingginya harga pupuk menjadi tantangan utama bagi banyak petani, termasuk di Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Biaya operasional budidaya yang tidak sebanding dengan hasil produksi menjadi kendala serius dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Melalui pendekatan konsep zero waste, pemanfaatan potensi limbah hasil pertanian diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi persoalan ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan petani dalam mengolah limbah produksi benih dan kotoran ternak menjadi pupuk organik yang lebih bernilai guna dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei potensi desa, sosialisasi manfaat pupuk organik, pelatihan pembuatan pupuk organik padat dan cair, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan petani setelah mengikuti kegiatan ini. Hal ini ditunjukkan dengan 40% petani telah mulai mencoba memproduksi pupuk organik secara mandiri. Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong keberlanjutan praktik pengolahan limbah di tingkat petani, sehingga mereka tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pupuk sendiri, tetapi juga mendukung produksi benih hortikultura yang ramah lingkungan dan bebas limbah

    Penguatan Moderasi Beragama Melalui Literasi Digital dan Pemahaman Kritis atas Algoritma Media Sosial Bagi Para Santri di Pondok Pesantren Belitung

    Full text link
    Pengaruh media sosial yang semakin masif membawa tantangan baru bagi penguatan moderasi beragama di kalangan generasi muda. Algoritma media sosial yang bekerja melalui personalisasi konten berpotensi mempersempit wawasan pengguna, memperkuat bias, munculnya sikap eksklusif dan intoleran melalui fenomena filter bubble dan echo chamber. Kondisi ini menjadi semakin krusial di tengah masyarakat multikultural seperti Belitung, khususnya bagi generasi muda dan santri sebagai agen perubahan dan pendakwah digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat moderasi beragama melalui literasi digital dan pemahaman kritis terhadap algoritma media sosial bagi generasi muda di Belitung. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan workshop, refleksi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop moderasi beragama, literasi digital, dan pemahaman algoritma media sosial yang melibatkan santri Pondok Pesantren di Belitung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep moderasi beragama, meningkatnya kesadaran literasi digital, serta kemampuan kritis dalam menyikapi konten keagamaan di media sosial dan memahami bahwa algoritma media sosial tidak bersifat netral dan berpotensi memengaruhi pola konsumsi informasi keagamaan. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang lebih kritis, moderat, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial, sekaligus memperkuat ekosistem digital yang toleran dan inklusif di tingkat lokal

    414

    full texts

    415

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Community Development
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇